1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

bukti langsung: euforia saham pekan ini : 180909 18 September 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:55 am

Jumat, 18 September 2009 | 10:38

INDEKS REGIONAL TERUS MENCETAK REKOR

Libur Panjang, Bursa Terus Cetak Rekor

JAKARTA. Menjelang libur panjang Lebaran, euforia masih melanda bursa saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun kian melaju kencang. Kemarin (17/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,72% menuju 2.456,99.

IHSG sempat terlihat akan mengalami koreksi di awal perdagangan dan berada di 2.449. Tapi menjelang penutupan di sore hari, investor gencar melakukan transaksi dan indeks pun bergerak naik. Nilai transaksi harian kemarin mencapai Rp 4,89 triliun. Asing kembali melakukan pembelian saham lumayan besar, yakni Rp 1,04 triliun.

Kalau dihitung selama sepekan, indeks sudah naik 1,6% dari posisi Jumat (11/9) lalu yang masih berada di level 2.415. “Kenaikan ini terjadi akibat kenaikan indeks regional dan harga minyak dunia,” kata Jordan Zulkarnaen, Kepala Riset Kresna Graha Securities.

Pada perdagangan kemarin, indeks bursa regional memang kembali naik. Indeks Shanghai melompat 2,02% menjadi 3.060,26, Hang Seng naik 1,71% menjadi 21.768,51, Nikkei 225 menanjak 1,68% dan bertengger di level 10.443,80. Sementara harga minyak dunia juga naik menjadi US$ 72 per barel (lihat halaman 6).

Purwoko Sartono, Analis Panin Sekuritas menambahkan, membaiknya data industri Amerika Serikat membuat investor kembali berani menaruh dana di pasar modal. Selain itu, naiknya peringkat surat utang Indonesia versi Moody’s Investors Service dari Ba3 menjadi Ba2 juga ikut membawa sentimen positif. “Makanya, asing masih tertarik masuk,” cetusnya.

Purwoko meramal, seusai libur lebaran nanti pergerakan IHSG akan tergantung pada pasar regional. Perkiraannya IHSG akan bermain di level 2.400-2.500.

Jordan menimpali jika indeks regional naik, IHSG akan menuju 2.500. Tapi kalau turun indeks bisa jatuh ke bawah 2.400.

Abdul Wahid Fauzi Reuters

Hasil Riset The Economist
RI Termasuk Pasar Kunci Bagi Investor Global
Indonesia berada pada peringkat ke-6 pasar potensial bagi perusahaan-perusahaan Inggris
KAMIS, 17 SEPTEMBER 2009, 20:05 WIB
Renne R.A Kawilarang

ilustrasi investasi (Adri Prastowo)
BERITA TERKAIT
Pesan Ramadhan PM Inggris untuk Indonesia
Inggris Puji Bhinneka Tunggal Ika
Web Tools

VIVAnews – Di tengah resesi ekonomi yang melanda dunia, Indonesia justru diidentifikasi sebagai salah satu pasar kunci bagi investor global. Demikian menurut hasil penelitian terbaru oleh Departemen Perdagangan dan Investasi Inggris.

Berdasarkan kajian Unit Intelijen dari Majalah The Economist pada Emerging Markets Summit di London, Kamis 17 September, Menteri Urusan Bisnis, Peter Mandelson, mengungkapkan temuan-temuan tersebut berdasarkan laporan terbaru yang memeriksa perilaku bisnis global terhadap pasar potensial yang dapat menjadi pencerah saat krisis global.

Selain Brazil, Rusia, India dan China, Indonesia berada pada peringkat ke-6 pasar potensial yang dipertimbangkan untuk dimasuki oleh perusahaan Inggris dalam lima tahun ke depan.

“Para pebisnis seharusnya bersikap strategis terhadap ekspor mereka dan melakukan perencanaan jangka panjang. Banyak pasar potensial menunjukkan kondisi ekonomi yang berkembang, dan diharapkan dapat tumbuh hingga beberapa tahun ke depan,” kata Mandelson.

Hubungan perdagangan antara Inggris dan Indonesia sangat sehat. Menurut data Kedutaan Besar Britania Raya di Jakarta, Inggris mengekspor ke Indonesia senilai hampir £391 juta di tahun 2008 (£289 juta di tahun 2007). Total ekspor pada 5 bulan pertama tahun 2009 mencapai £123,5 juta. Di Indonesia, Inggris direpresentasikan dalam sektor minyak dan gas, layanan keuangan, dan sektor retail.

Berdasarkan hasil kerja Departemen Perdagangan dan Investasi Inggris, laporan yang berjudul ‘Bertahan dan Sejahtera: pasar potensial dalam resesi global’, memberikan pengetahuan baru mengenai kesempatan-kesempatan dan pentingnya strategi jangka panjang yang ditawarkan oleh ekonomi potensial.

Laporan ini berdasarkan survey atas lebih dari 540 eksekutif bisnis kelas atas di 19 sektor bisnis; lebih dari 40 persen responden yang diwawancarai bekerja di perusahaan-perusahaan yang bermarkas di pasar potensial.

• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s