1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

CARA itung indeks saham neh … 18 September 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 9:26 am

Metode perhitungan indeks pasar saham
IS
Thursday, 18 September 2008 02:01
Indeks harga saham merupakan indikator perdagangan saham yang dibuat berdasarkan rumusan tertentu untuk mencerminkan tingkat aktivitas dan fluktuasi sebuah bursa efek.Pada umumnya ada tiga jenis utama cara perhitungan indeks pasar saham di dunia :

Perhitungan indeks harga saham tertimbang (price-weighted)

Cara perhitungan ini merupakan rata-rata aritmetika dari harga saham saat ini.

Rumusnya :

jumlah dari harga-harga saham/ jumlah saham dalam indeks

Metode ini digunakan oleh : Dow Jones Industrial Average (DJIA).

Perhitungan Indeks kapitalisasi pasar tertimbang (market value-weighted)

Cara perhitungan ini adalah dengan menjumlahkan seluruh kapitalisasi pasar dari seluruh saham yang ada pada indeks saat ini. Dimana kapitalisasi pasar itu sendiri berasal dari perkalian harga saham saat ini dengan jumlah saham beredar dari perusahaan yang bersangkutan. Dari jumlah ini kemudian dibagi dengan suatu indeks dari suatu periode yang dijadikan tahun dasar, yang diperoleh dengan cara perhitungan yang sama.

Dengan metode ini, perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar, akan sangat mempengaruhi turun naiknya indeks, bila dibandingkan dengan perusahaan yang berkapitalisasi pasar kecil.

Rumusnya :

jumlah dari (Harga saham hari ini x jumlah saham beredar) / (indeks dari tahun dasar)

Metode ini digunakan digunakan oleh NYSE, NASDAQ, MSCI , FTSE dan juga IHSG.

Karena IHSG di BEJ juga menggunakan metode perhitungan ini, maka pergerakan harga saham yang berkapitalisasi pasar besar (blue chips) seperti Telkom, Indosat, Gudang Garam, atau HM Sampoerna, sangat mempengaruhi IHSG. Karena selain harganya yang relatif cukup tinggi, floating rate-nya juga tinggi (jumlah saham yang beredar banyak). Sehingga umumnya, bila harga saham golongan ini naik, maka indeks juga akan terdongkrak naik.

Begitu juga dengan indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) dan FTSE 100 (Financial Times Stock Exchange) yang menganut metode perhitungan ini. Saat ini indeks tersebut ramai dibicarakan, karena akan mengubah susunan saham-saham yang terdapat didalamnya. Saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar, bobotnya akan naik, sementara yang kapitalisasi pasarnya kurang besar, bobotnya akan dikurangi, atau bahkan mungkin dikeluarkan dari indeks tersebut.

Perhitungan indeks harga saham tidak tertimbang (unweighted price)

Pada metode perhitungan ini seluruh saham memiliki timbangan yang sama, tanpa mempertimbangkan harga sahamnya saat ini, ataupun kapitalisasi pasarnya.

Harga saham Rp 11.000 akan sama berpengaruhnya dengan harga saham Rp 500. Begitu juga perusahaan berkapitalisasi pasar kecil akan sama saja dengan perusahaan berkapitalisasi besar. Diasumsikan investor terus menjaga nilai investasi dalam rupiah untuk setiap saham yang ada dalam indeks.

Misalkan suatu indeks awalnya memiliki 3 saham A, B, C dengan harga masing-masing Rp 100. Bila saham A saat ini berubah menjadi Rp 125, saham B Rp140 dan saham C Rp130, maka indeks menjadi :

(125 + 140 + 130)/3 = 132

Indeks ini digunakan pada Financial Times Ordinary Share Index pada 30 saham utama di London Stock Exchange.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s