1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

bosen dengan deposito, silakan ke saham, on ur own risks of course … 25 September 2009

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 8:47 pm

gw liat DEPOSAN emang mencari IMBAL HASIL terhadap DANAnya yang BERLIMPAH … gw juga pengen seh … tapi PROFIL INVESTOR SAHAM itu AMAT BERBEDA DARI profil deposan biasa, walau pun deposan itu punya dana di atas 10 M … gw ingatkan supaya bener2 pertimbangkan 100 X 100 Juta kali lipat untuk bermaen saham dengan DANA RAKSASA … kalo ada yang NEKAT kaya gw, gpp … karena NEKAT gw adalah 4 SEHAT 5 NEKAT … nekat gw itu hanya sebagian kecil dari dana yang gw kelola … kalo terjadi sesuatu dengan dana itu, gw pasrah aja dan gw cabut dari bursa saham … that’s it … simple 😛 … nah kalo deposan dengan DANA RAKSASA tidak mempunyai DNA INVESTOR SAHAM, jangan NEKAT dah … mending elo bantuin gw dengan cara TETAP SIMPAN DUIT ELO DI BANK2 BUMN DAN BESAR, kaya bbri dan bnii … dengan demikian elo ngebesarin dana raksasa elo sambil memberi laba bwat bank2 itu, sehingga bisa menurunkan PER bank2 itu, dan HARGA SAHAM BANK2 ITU JADI NAEK, dan gw dapat LABA BESAR DARI GAIN harga sahamnya …. ooopssss 😛

Jumat, 25/09/2009 00:59 WIB

‘Penurunan bunga deposito picu aliran dana ke pasar modal’

oleh :

JAKARTA: Penurunan suku bunga deposito perbankan disinyalir menjadi pemicu perpindahan dana dari perbankan ke pasar modal yang teridentifikasi dari pelemahan dana pihak ketiga pada Juli, terutama di kalangan bank asing dan bank persero.

Ekonom BNI Tony Prasetiantono menjelaskan penurunan bunga deposito perbankan membuka peluang terjadinya perpindahan dana ke pasar modal, tetapi pengalihan itu masih tergolong dalam batas wajar dan tidak mengganggu stabilitas likuiditas perbankan.

“Sangat mungkin turunnya dana perbankan dipicu oleh penurunan suku bunga bank meski belum terlalu drastis. Dana itu pindah ke pasar modal yang bisa dideteksi dari peningkatan IHSG secara signifikan belakangan ini,” katanya di Jakarta baru-baru ini.

Dana pihak ketiga perbankan dalam sebulan melorot hingga Rp17,7 triliun dari Juni yang sempat menembus Rp1.824,3 triliun atau turun 0,97% menjadi Rp1.806,6 triliun.

Penurunan dana paling tinggi terjadi pada kelompok bank persero dari posisi Juni Rp684,4 triliun turun Rp6,6 triliun menjadi Rp677,8 triliun.

Bahkan kelompok bank asing mencatat penurunan lebih drastis dari Rp135 triliun pada Juli ke posisi Rp121,4 triliun atau anjlok Rp14 triliun dalam 6 bulan.

Selain itu, penurunan dana memang terjadi juga pada kelompok bank devisa, BPD dan bank campuran dengan nilai penurunan sekitar Rp1 triliun pada setiap kelompok bank tersebut.

Namun, Tony meyakinkan penurunan dana pihak ketiga itu masih dalam batas normal dan tidak menunjukkan adanya masalah serius dalam likuiditas di industri perbankan nasional, sehingga tidak perlu disikapi berlebihan.

“Kalaupun ada masalah, itu hanya sedikit peningkatan NPL,” katanya.

Direktur Bank Mega Kostaman Thayib memaparkan penurunan dana pihak ketiga perbankan itu dipengaruhi sejumlah faktor di antaranya pemulihan pasar modal yang sebelumnya sempat jatuh dan memarkir dananya di deposito. (17)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s