1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ihsg’s bucked the trend : 021009 2 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:48 pm

Jumat, 02/10/2009 16:26 WIB
IHSG Melawan Arus Pelemahan
Wahyu Daniel – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini di teritori positif meski sepanjang perdagangan Jumat bergerak di teritori negatif.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (2/10/2009) ditutup sangat tipis, hanya naik 1,877 poin (0,08%) ke level 2479,848. Indeks LQ45 juga naik tipis 0,655 poin (0,13%) ke level 487,107.

IHSG berbalik arah di akhir-akhir sesi setelah sepanjang perdagangan bergerak melemah mengikuti pelemahan bursa regional.

Bursa-bursa regional bergerak melemah mengikuti merosotnya Wall Street tadi malam.

Indeks Nikkei-225 ditutup merosot 246,77 poin (2,47%) ke level 9.731,87.
Indeks Hang Seng merosot 579,76 poin (2,77%) ke level 20.375,49.
Straits Times turun 48,68 poin ke level 2.608,76.

Perdagangan saham sangat ramai, dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,432 triliun. Sebanyak 5,042 miliar lembar saham diperdagangkan dengan total transaksi sebanyak 98.569. Sebanyak 112 saham mengalami penurunan, 80 saham naik, dan 74 saham bertahan atau stagnan.

Penurunan terbesar terjadi pada harga saham Astra (ASII) yang turun Rp 850 menjadi Rp 32.650, kemudian saham Gudang Garam yang ditutup turun Rp 400 menjadi Rp 14.500.

Saham BUMI menjadi pada perdagangan hari ini mencatatkan nilai transaksi yang paling besar, yaitu mencapai Rp 1,3 triliun. Investor berbendera asing telah melakukan aksi jual saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) secara masif. Dalam 3 hari perdagangan, nilai penjualan asing mencapai Rp 2,306 triliun.

Menurut salah seorang pelaku pasar yang enggan disebutkan namanya, aksi jual massif asing terhadap saham BUMI disebabkan aksi pinjaman US$ 1,9 miliar dari CIC bisa membahayakan kinerja BUMI ke depan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indocement (INTP) naik Rp 700 menjadi Rp 11.500, Medco Energi (MEDC) naik Rp 175 menjadi Rp 3.250, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 4.825, BCA (BBCA) naik Rp 225 menjadi Rp 5.050.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 850 menjadi Rp 32.650, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 8.550, BUMI turun Rp 50 menjadi Rp 3.075, United Tractor (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 15.200.

(qom/qom)

Akhir Pekan, IHSG Rebound Tipis
Jum’at, 2 Oktober 2009 – 16:21 wib

Rani Hardjanti – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini berhasil ditutup menguat tipis. Kondisi ini terjadi di tengah bursa Asia yang cenderung bergerak merah.

Penguatan ini terjadi akibat data inflasi September yang 1,05 persen atau secara kumulatif (Januari-September 2009) sebesar 3,46 persen. Kondisi ini membuat pelaku pasar optimistis bahwa target inflasi akhir 2009 sebesar empat persen yang ditetapkan pemerintah akan tercapai.

IHSG pada perdagangan Jumat (2/10/2009) ditutup menguat 1,88 poin atau 0,08 persen ke posisi 2.479,85. Jakarta Islamic Indeks (JII) ditutup melemah 2,89 poin ke posisi 398,78 dan indeks LQ45 naik 0,65 poin ke posisi 487,11.

Volume perdagangan ditutup sebanyak 4,745 miliar lembar saham senilai Rp4,17 triliun. Saham yang ditutup menguat sebanyak 80 jenis saham, melemah 112 jenis saham dan stagnan 74 jenis saham.

Saham yang mengalami penguatan atau top gainer, antara lain PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp3.500 ke posisi Rp130.000, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp700 ke posisi Rp11.500, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke posisi Rp24.050.

Saham-saham yang mengalami pelemahan atau top loser, antara lain, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp850 ke posisi Rp32.650, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp400 ke posisi Rp14.500, dan PT Cahaya Kalbar Tbk (CEKA) turun Rp290 ke posisi Rp1.200.(rhs)

03/10/2009 – 06:47
Pengangguran Lagi-lagi Picu Wall Street Merah
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Para investor semakin menjauhi lantai bursa pada perdagangan Jumat (2/10), usai mendapat data ekonomi yang lagi-lagi mengecewakan.

Pelemahan yang terjadi pada perdagangan di Wall Street dipicu oleh pernyataan pemerintah bahwa banyak perusahaan yang melakukan perampingan karyawan, melebihi ekspektasi para ekonom. Laporan tersebut menimbulkan kekawatiran akan lambatnya pemulihan ekonomi.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) mengejutkan para investor terkait laporannya bahwa tingkat perusahaan yang melakukan perampingan karyawan sebanyak 263 ribu pekerjaan untuk bulan September. Angka tersebut lebih tinggi dibanding bulan Agustus dan ekspektasi para ekonom sebanyak 180 ribu pekerjaan. Tingkat rata-rata pengangguran naik menjadi 9,8% dari proyeksi 9,7%.

Selain itu, penurunan tingkat pesanan di pabrik menurun tajam dalam dua minggu terakhir. Departemen Perdagangan AS melaporkan tingkat pesanan bagi pabrik turun 0,8% untuk bulan Agustus. Para analis sebelumnya berharap akan ada peningkatan jumlah.

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/10), Dow Jones turun 21,61 poin (0,2%) menjadi 9.487,67, level tersebut merupakan yang terendah sejak penutupan September lalu. Standard & Poor’s 500 turun 4,64 poin (0,5%) ke 1.025,21, dan Nasdaq turun 9,37 poin (0,5%) menjadi 2.048,11.

Selama sepekan, Dow turun 1,8%, S&P 500 turun 1,8%, dan Nasdaq turun 2%.[mre]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s