1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

GS menggerek WS, AS angkat SS (=saham-saham) … : 061009 6 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:53 am

order beli bumi:
3050
order jual bumi:
3200
3250
3350
… secara teknikal, bumi sudah tertahan di batas atas 3175 … medium bollinger bands di 3140 akan menahan tren bearish, kalo emang sinyal 3 bulan bumi akan terjadi, yaitu reversal pattern sejak awal Oktober 2009 … tapi medium bb 3 bulan bumi di 3025 akan beneran mensupport bumi sehingga level 3000-an masih terjangkau dalam bulan misteri ini …
… 1 jam buka, bumi tenggelam di bawah medium bb di 3125 … sinyal beli melemah saat buka 1 jam … hampir 90 menit buka, bumi mantul kuat ke batas atas bb di 3175 setelah berayun dari support di 3100 …
… sinyal ekuilibrium beli dan jual bumi saat jeda sebenarnya sudah menunjukkan betapa suam-suam kukunya investor karena terganggu sentimen negatif percepatan pembayaran akuisisi 3 usaha yang berbau misteri KEMAHALAN (sinetron joker lage … dah) … itu berarti investor dikadali dan berekspektasi akan dirugikan atawa minimal berkurang labanya karena aksi korporasi misterius di bulan misteri ini …
order beli bumi tambahan:
3025
… sinyal teknikal bumi jelas reversal dari beli ke jual menuju area jenuh jual di 3050 … medium bb sudah di 3100 sehingga ekspektasi kembali ke atas 3100 harus ditunda dulu hingga ada kejelasan soal kesepakatan pembayaran akuisisi …
order beli bumi:
3050 full matched
order jual bumi tambahan:
3075
order jual bumi:
3075
——————————————– saham lain
order beli adro:
1390
1400
order jual adro:
1440
order beli adro tambahan:
1430
——————————————– saham lain
order jual elsa:
355
360
order beli elsa:
340
order jual elsa:
360 full matched
355 full matched
——————————————– saham lain
order jual trub:
171
172
order jual trub tambahan:
170
——————————————– saham lain
order beli bnii:
380
order jual bnii:
400
405
order jual bnii:
400 full matched
405 full matched
order jual bnii tambahan:
410
415
——————————————– saham lain
order beli indy:
2400
order jual indy:
2550
——————————————– saham lain

——————————————– saham lain
… 20 menit buka, ihsg kembali ke bawah batas atas bollinger bands di 2505 … setelah ditunjang sinyal beli kuat di 2500 dan medium bollinger bands di 2480, maka ihsg tenggelam di area jenuh beli … ihsg di 30 menit buka sudah kembali ke 2493, seiring sinyal beli agak melemah sedikit ke luar area jenuh beli … tapi mantul naek maseh mungkin apalagi ada tren 6 bulan ihsg yang maseh punya ruang naek walau sudah memasuki area jenuh beli … sementara dalam teknikal 3 bulanan, batas atas bb di 2510-an berarti ada ekspektasi kenaikan ihsg akan berhenti jika mencium di atas 2500-an …
… 50 menit buka, ihsg mulai mantul naek menuju 2500 di 2496 … sinyal beli tetap kuat dan mulai keluar dari area jenuh beli … ihsg di 2498 1 jam buka dengan dipanggul sinyal beli kuat maseh …
… sinyal beli ihsg bener2 DAHSYAT … mungkin terpicu oleh pengumuman KENAIKAN SUKU BUNGA BANK SENTRAL AUSTRALI KE 3,25% … ini menunjukkan bahwa ekspektasi pemulihan ekonomi global mulai semakin kuat …
… rupiah juga ke 9470 … ini menunjukkan ada hujan badai di Jakarta… ooooopssss 😛 … maksudnya ada ALIRAN UANG PANAS LAGI KE BEI …
… ihsg langsung terjerat jenuh beli tapi masih mungkin bertahan karena belum terjadi rerversal pattern … ihsg 2520 bener2 udah menembus batas atas dan kemungkinan bisa menuju 2540 …
… 10 menit jelang jeda, ihsg maseh di atas medium bb 2410 … ada ekspektasi reversal pattern setelah jeda ke 2505 …
… 30 menit jelang tutup, ihsg berhasil mempertahankan sinyal beli ihsg yang kuat … batas atas 2530 sudah sempat ditembus dan medium bb terus menanjak s/d 2522 …

Australia’s central bank raises rates to 3.25 percent
Mon Oct 5, 2009 11:35pm EDT
SYDNEY (Reuters) – Australia’s central bank raised its key cash rate by 25 basis points to 3.25 percent on Tuesday, as surprising economic strength allowed it to withdraw some of the exceptional stimulus doled out during the global credit crisis.

The Reserve Bank of Australia (RBA) made the announcement following its monthly policy meeting. It was the first hike since March, 2008 and unwound just a little of the 425 basis points of easing delivered during the credit crisis.

(Reporting by Wayne Cole; Editing by Jonathan Standing)
Mengikuti gerak bursa regional yang sedang menderu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun langsung melaju menembus level 2.500.

Pada perdagangan Selasa (6/10/2009), IHSG dibuka langsung menguat 24,068 poin (0,97%) ke level 2.504,481. Sementara rupiah menguat di 9.505 per dolar AS.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat paling aktif diperdagangkan, namun kini stagnan di level Rp 3.150. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga terus melaju dengan kenaikan Rp 25 menjadi Rp 3.300 senilai Rp 42 miliar.

Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga langsung melesat hingga Rp 1.000 menjadi Rp 33.200, dan menjadi saham dengan kenaikan harga tertinggi.

Bursa-bursa regional juga sedang menguat. Indeks Hang Seng membuka perdagangan dengan kenaikan 159,61 poin (0,78%) ke level 20.588,68.Indeks Nikkei-225 menutup sesi pagi dengan kenaikan tipis 0,51 poin (0,01%) ke level 9.675,00.

Penguatan bursa-bursa Asia pada hari ini mengikuti jejak bursa Wall Street yang menguat cukup signifikan tadi malam. Pada perdagangan Senin (5/10/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) naik 112,08 poin (1,18%) ke level 9.599,75.

Sumber: detikcom
IHSG Terdorong Kuatnya Bursa Asia
Selasa, 6 Oktober 2009 – 10:01 wib
TEXT SIZE :
Rani Hardjanti – Okezone

Foto: Corbis.
JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat terdorong oleh bursa Asia yang menguat di jalur hijau. Pemicunya penguatan ini disebabkan oleh indeks Wall Street yang rebound.

IHSG pada perdagangan Selasa (6/10/2009) dibuka menguat 19,01 poin atau 0,77 persen ke posisi 2.499,42. Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 3,8 poin ke posisi 401,8 dan indeks LQ45 naik 4,27 poin ke posisi 490,78.

Volume perdagangan tercatat 1,08 miliar lembar saham senilai Rp571,9 miliar. Saham yang dibuka menguat sebanyak 89 jenis saham, melemah 18 jenis saham, dan stagnan 60 jenis saham.

Saham yang dibuka melemah atau top gainer, antara lain PT Jaya Konstruksi Manggala Prata Tbk (JKON) turun Rp90 ke posisi Rp500, PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 ke posisi Rp5.450, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp50 ke posisi Rp5.750.

Saham-saham yang dibuka menguat atau top gainer, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp1.100 ke posisi Rp33.450, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke posisi Rp15.550, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp200 ke posisi Rp7.900, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 ke posisi Rp20.850.(rhs)
——————————————– saham lain
06/10/2009 – 05:16
Rating Goldman Kerek Wall Street
Mosi Retnani Fajarwati

(yahoo.com)
INILAH.COM, New York – Pertumbuhan perdana pada sektor industri pelayanan dan beberapa bank besar di Amerika Serikat (AS), telah memicu para investor untuk kembali ke pasar saham.

Indikator indeks secara mayoritas rata-rata naik 1% pada perdagangan Senin (6/10), termasuk Dow Jones yang terkerek 112 poin.

The Institute for Supply Management menyatakan, indeks servis untuk bulan September naik ke 50,9 dari sebelumnya 48,4 pada bulan Agustus.

Saham-saham di sektor keuangan dan energi memimpin gain usai Goldman Sachs menaikkan rating terhadap beberapa bank besar dan harga minyak yang menguat.

Beberapa data ekonomi akan muncul dalam pekan-pekan kedepan karena perusahaan-perusahaan akan memaparkan kinerja mereka selama kuartal III ini.

Pada penutupan perdagangan Senin, Dow Jones naik 112,08 poin (1,2%) ke 9.599,75, S&P 500 naik 15,25 poin (1,5%) ke 1.040,46, dan Nasdaq naik 20,04 poin (1%) ke 2.068,15.[mre]
Perdagangan Saham di Wall Street
Peringkat Perbankan Positif, Harga Saham Naik
Goldman Sachs meningkatkan peringkat bank-bank besar, saham finansial dan energi menguat
SELASA, 6 OKTOBER 2009, 07:48 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati

Reaksi seorang pialang saham di Bursa Wall Street (AP Photo/Richard Drew)
BERITA TERKAIT
Jumlah PHK September Khawatirkan Investor
Laporan dari AS Membuat Investor Asia Cemas
Dua Laporan Negatif Membuat Indeks Turun
Laporan di AS dan Jepang Perlemah Indeks
Yen Melemah, Indeks Saham di Asia Bangkit
Web Tools

VIVAnews – Pertumbuhan di sektor layanan industri yang terjadi untuk kali pertama dalam satu tahun ini memicu kenaikan indeks harga saham di bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat, Senin, 5 Oktober 2009. Indeks saham industri Dow Jones menguat 112 point dan semua indeks-indeks utama naik 1 persen.

Indeks Dow naik 112,08 poin (1,2 persen) ke level 9.599,75. Ini merupakan kenaikan pertama Dow dalam empat hari terakhir. Indeks saham indikator Standard & Poor 500 menguat 15,25 poin (1,5 persen) ke level 1.040,46, dan indeks komposit Nasdaq menguat 20,04 poin (1 persen) ke level 2.068,15. Sedangkan indeks saham perusahaan-perusahaan kecil Russell 2000 menguat 10,91 poin (1,9 persen) ke level 591,11.

Institute for Supply Management mengatakan bahwa indeks layanan mereka naik menjadi 50,9 pada September dari angka 48,4 pada Agustus. Analis yang disurvei oleh Thomson Reuters sebelumnya memprediksi indeks akan mencapai angka 50, garis pembagi antara pertumbuhan dan kontraksi. Indeks Institute for Supply Management belum tumbuh sejak Agustus tahun lalu.

Saham-saham finansial dan energi memimpin penguatan setelah Goldman Sachs meningkatkan peringkatnya terhadap bank-bank besar.

Thomas J. Lee, kepala strategi ekuitas di J.P. Morgan, mengatakan kenaikan indeks layanan merupakan faktor pendorong karena bisa membantu meningkatkan kepercayaan ekonomi yang merupakan elemen kunci bagi pemulihan perekonomian.

“Kita harus melihat dorongan-dorongan lain dalam enam bulan ke depan, yang merupakan keyakinan dalam sektor bisnis dan konsumen,” kata Lee.

Penguatan yang terjadi kemarin menyusul penurunan saham selama tujuh dari delapan hari terakhir akibat sentiment negatif di sektor manufaktur dan konsumen. (AP)

• VIVAnews
EKONOMI
06/10/2009 – 06:42
Ambil TLKM, BUMI, INCO, AALI & UNSP
Saham Lapis Dua Siap Dominasi
Natascha & Asteria

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (6/10) diperkirakan akan diwarnai pergerakan saham lapis dua. Namun saham-saham yang lebih direkomendasikan adalah TLKM, BUMI, INCO, AALI dan UNSP.

Hendri Effendi, analis pasar modal dari Citi Pacific mengatakan, pergerakan bursa masih akan cenderung konsolidasi dalam waktu yang cukup panjang. Sementara pembelian di saham unggulan tertahan. “Investor masih melakukan pembelian di saham second liner yang aktif,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (5/10) petang.

Pada perdagangan kemarin, indeks mengalami tekanan terbatas. Hal ini disebabkan sentimen negatif dari bursa regional yang melemah. Sementara keputusan BI yang menahan suku bunga di level 6,5%, sesuai dengan ekspektasi, sehingga pergerakan pasar tidak terlalu buruk.

Menurutnya, pasar semula mengkhawatirkan kenaikan suku bunga untuk antisipasi inflasi. Dengan terkendalinya inflasi, maka pergerakan market pun menjadi tidak terlalu negatif. “Selama indeks masih di atas 2.430, yang merupakan level support cukup kuat, IHSG masih akan terus konsolidasi dengan trend menguat,” paparnya.

Ia menilai, investor masih menahan beberapa saham unggulan untuk melakukan profit taking di level lebih baik. Namun, meskipun saham berkapitalisasi besar masih konsolidasi, investor bisa masuk ke saham-saham tersebut, terutama bila harganya sudah terkoreksi.

Hendri memprediksikan, akan ada kenaikan di beberapa saham unggulan, seperti Telekomunikasi Indonesia (TLKM ), PT Bumi Resources (BUMI) dan PT International Nickel Indonesia (INCO). “Kenaikan emiten-emiten ini belum terlalu banyak sehingga masih bisa mengangkat bursa,” ujarnya.

Saham lain yang disarankan adalah yang berasal dari sektor minyak kelapa sawit (CPO). Menurutnya, sektor perkebunan ini masih tergolong lagging, karena belum menyesuaikan dengan melejitnya IHSG ke rekor tertinggi akhir pekan lalu di angka 2.479. “Saham yang kami rekomendasikan adalah PT Astra Argo Lestari (AALI) dan PT Bakrie Sumatra (UNSP),” ucapnya.

Terkait aktifnya saham lapis dua, Hendri tidak merekomendasikan investor untuk melakukan pembelian. Ia mencontohkan saham lapis kedua PT Dayaindo Resources International (KARK) yang biasanya tidak bergerak, kemarin ditutup menguat. Emiten tersebut memang mempunyai sentimen khusus, yaitu mendapatkan kontrak suplai batubara ke China.

Namun, ia menilai penguatan KARK lebih disebabkan faktor lain. “Menurut saya, penguatan KARK lebih disebabkan karena pelaku pasar tidak ada pilihan lain,” tukasnya. “Daripada saham second liner dan spekulatif, sebaiknya milih saham CPO, yang notabene lebih kuat.”

Pada perdagangan Senin (5/10), IHSG ditutup menguat tipis 0,02% ke level 2.480,413. Perdagangan sore ini mencatat volume transaksi sebesar 7,311 miliar saham, senilai Rp 4,130 triliun dengan frekuensi 108.594 kali. Sebanyak 116 saham naik, 68 saham turun, dan 79 stagnan.

Saham PT Bumi Resources (BUMI) dan PT Medco Energy (MEDC) kemarin berhasil menopang penguatan bursa. Saham BUMI tercatat naik Rp 75 menjadi Rp 3.150 dengan nilai transaksi mencapai Rp 754,8 miliar, atau 18,25% total transaksi bursa. Sedangkan MEDC yang naik Rp 25 menjadi Rp 3.275, mencatatkan nilai transaksi Rp 520,1 miliar, 12,6% total transaksi bursa.

Emiten-emiten yang menguat antara lain PT Semen Gresik (SMGR) naik 150 ke level Rp 6.450, United Tractor (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 15.300, PT Gudang Garam (GGRM) terangkat Rp 100 menjadi Rp 14.600, PT Holcim Indonesia (SMCB) naik Rp 60 menjadi Rp 1.430, dan PT Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 4.875.

Sedangkan beberapa emiten yang melemah antara lain PT Astra International (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 32.200, PT Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 menjadi Rp 4.775, PT Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 menjadi Rp 14.100, dan PT Indocement (INTP) turun Rp 150 menjadi Rp 11.350. [mdr]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s