1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

inilah order transaksi gw pasca peserta bobo di rapat parpol : 081009 8 Oktober 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 8:17 am

order beli bumi:
2800
2775
order jual bumi:
3025
order jual bumi tambahan:
2950
order beli bumi:
2800 full matched
2775 full matched
order jual bumi tambahan:
2800
2825
2850
2875
2900
… jelas sinyal jual kuat di bumi namun tanda reversal secara teknikal mulai timbul di 2775, 70 menit buka … memang tren buang barang secara bertahap seperti yang pernah dibicarakan akhir-akhir ini maseh berlangsung …
… 80 menit buka, bumi maseh dalam keraguan beli dan berada pada rentang 2775-2800 …
order jual bumi gw withdraw:
3025
order jual bumi tambahan:
2775
order beli bumi tambahan:
2750
2700
… 40 menit buka, bumi masih berusaha tembus batas atas bollinger bands di 2775 ke 2800 … sementara medium bb di 2750 …
order beli bumi tambahan:
2725
… 45 menit buka, bumi masih bersinyal sama kuat beli dan jual di ekuilibrium pada nilai 2800 …
order jual bumi:
2800 full matched
2825 full matched
… sinyal beli kuat di bumi untuk mencapai batas medium bb di 2850 …
… 85 menit menuju tutup bursa, bumi mulai menunjukkan pertanda reversal pattern ke jual lemah di 2800 … 80 menit menuju tutup bursa, sinyal beli sudah semakin berbalik arah ke 2775 di medium bollinger bands 2750 …
… 60 menit jelang tutup, bumi cukup tertekan reversal pattern ke 2775 …
order beli bumi:
2725 full matched
2750 full matched

Chart for Bumi Resources Tbk (BUMI.JK)
———————————————– saham lain
order beli adro:
1390
order jual adro:
1460
order beli adro:
1390 full matched
order jual adro tambahan:
1400
order jual adro:
1400 full matched
———————————————– saham lain
order beli trub:
161
order jual trub:
170
172
order beli trub:
161 full matched
order jual trub tambahan:
162
163
164
165
order jual trub:
162 full matched
order jual trub:
163 full matched
———————————————– saham lain
order jual indy:
2625
order jual indy tambahan:
2475
———————————————– saham lain
order beli bnii:
385
order jual bnii:
405
order beli bnii:
390
———————————————– saham lain
order beli elsa:
340
order jual elsa:
365
370
order jual elsa tambahan:
355
order beli elsa tambahan:
345
———————————————– saham lain
sinyal ihsg menuju jenuh jual dengan batas bawah bollinger bands di 2480 setelah 75 menit buka sesi 01 … seharusnya mulai ekspektasi mantul naek apalagi volume transaksi cukup deras … sinyal ihsg sempat di area jenuh jual pada 2476 … namun sudah mulai mantul naek ke 2478 menuju medium bb di 2484 … namun broker2 asing dan lokal mulai seperti berpantun balas pantun di transaksi bumi sehingga berimbas pada ihsg juga …
… 50 menit buka, ihsg masih kuat bersinyal beli dan menyentuh batas atas bb di 2490 … jika tembus, maka ekspektasi ke 2500 bisa saja …
… 65 menit menuju tutup, ihsg masih terkepung di rentang 2490 sebagai batas atas dan 2485 sebagai medium bollinger bands …
… ihsg ditutup di 2484 😦
———————————————– saham lain
Kamis, 08/10/2009 12:15 WIB
Sesi Siang
BUMI Benamkan IHSG di Bawah 2.500
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Merosotnya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyeret pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga di bawah level 2.500.

Selain saham BUMI, IHSG juga digerogoti oleh melemahnya saham-saham perbankan dan grup Astra. Pelemahan IHSG terjadi dalam nilai transaksi saham yang besar karena adanya crossing saham BUMI oleh broker CLSA Indonesia.

Pada perdagangan Kamis (8/10/2009) sesi I, IHSG ditutup merosot 34,518 poin (1,37%) ke level 2.478,888. Indeks LQ 45 melemah 7,720 poin (1,56%) ke level 487,377. Sedangkan rupiah masih menguat di 9.370 per dolar AS.

IHSG bergerak cukup bergejolak. IHSG sempat menguat pada pembukaan, dengan titik tertinggi pada 2.524,152. Namun jatuhnya saham BUMI langsung membuat IHSG terperosok.

Transaksi perdagangan cukup besar karena adanya crossing saham BUMI. Frekuensi di seluruh pasar tercatat sebanyak 60.479 kali pada volume 4.011 juta lembar saham senilai Rp 5.833 triliun. Sebanyak 40 saham naik, 133 saham turun dan 58 saham stagnan.

Sementara bursa-bursa regional bergerak menguat tipis.
Indeks Hang Seng menguat tipis 81,95 poin (0,39%) ke level 21.323,54.
Indeks Nikkei-225 menguat tipis 49,81 poin (0,51%) ke level 9.849,41.
Indeks Straits Times naik tipis 16,2 poin ke level 2.650,83.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 850 menjadi Rp 33.900, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 15.300, PTBA turun Rp 300 menjadi Rp 14.100, BUMI turun Rp 150 menjadi Rp 2.725, BCA (BBCA) turun Rp 175 menjadi Rp 4.75, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.550, BRI (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 8.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 4.925.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Timah (TINS) naik Rp 100 menjadi Rp 2.250, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 2.650, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp13.900. (qom/qom)

Sumber : Kompas Cetak
Kamis, 08/10/2009 10:10 WIB
Bakrie 7 Lesu, IHSG Terpuruk di Bawah Level 2.500
Nurul Qomariyah – detikFinance

Foto: Reuters Jakarta – Saham-saham kelompok Bakrie bergerak melemah, dan menyeret Indeks Harga Saham Gabungan ke teritori negatif. Padahal bursa-bursa regional bergerak menguat.

IHSG pada perdagangan Kamis (8/10/2009) pukul 10.00 waktu JATS melemah hingga 16,386 poin (0,65%) ke level 2.492,892. Di awal pembukaan, IHSG sempat menghijau dan menembut level tertingginya di 2.524,152.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) justru bergerak melemah, setelah Aburizal Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Golkar. Saham BUMI turun Rp 75 menjadi Rp 2.800 dengan transaksi mencapai Rp 492,8 miliar.

Saham-saham grup Bakrie lainnya juga bergerak melemah seperti Bakrie & Brothers (BNBR), Bakrieland (ELTY), Energi Mega Persada (ENRG), Bakrie Telecom (BTEL), Darma Henwa (DEWA), Bakrie Sumatera Plantations (UNSP).

Sementara bursa-bursa regional bergerak menguat tipis.
Indeks Hang Seng dibuka menguat tipis 118,02 poin (0,56%) ke level 21.359,61.
Indeks Nikkei-225 menutup sesi I dengan penguatan tipis 49,81 poin (0,51%) ke level 9.849,41.

(qom/dro)

Dow Jones Tergelincir Tipis 5 Poin
Kamis, 8 Oktober 2009 – 07:50 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

NEW YORK – Indeks Dow Jones ditutup turun lima poin, sementara dua indeks utama lainnya mencatatkan gain, pada perdagangan Rabu (7/10/2009) waktu setempat, seusai mencatatkan gain yang tinggi dalam dua hari.

Sejumlah investor pun, menunggu hasil kinerja perseroan untuk kembali melanjutkan transaksi, usai mencatatkan gain yang tinggi dalam dua hari. Dengan minimnya sentimen ekonomi di lantai bursa, dan para investor juga menunggu hasil kinerja perseroan sejak Juli hingga September sebagai sinyal keadaan ekonomi.

Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (8/10/2009), produsen alumunium Alcoa Inc adalah perusahaan yang pertama dari 30 perseroan dalam indeks Dow Jones yang memaparkan kinerjanya pada perdagangan Rabu kemarin.

Para investor akhirnya berbahagia bahwa perseroan tersebut akhirnya mencatatkan laba usai mencatatkan kerugian dalam tiga kuartal terakhir. Pendapatan dan laba pun tercatat melebihi ekspektasi. Saham Alcoa pun tercatat naik. Pada perdagangan Rabu, para investor lebih memilih untuk tidak melakukan taruhan akan kinerja perseroan yang akan hadir.

Sentimen tersebut membawa indeks Dow Jones turun 5,67 poin atau setara 0,06 persen menjadi 9.725,58. Sedangkan indeks S&P 500 naik 2,86 poin atau setara 0,27 persen menjadi 1.057,58 dan indeks Nasdaq naik 6,76 poin 0,32 menjadi 2.110,33.

Indeks yang berfluktuasi diakibatkan juga oleh sentimen dua pekan lalu berupa tingkat pengangguran dan data manufaktur. Para analis berharap kinerja perseroan terkait yang akan dipaparkan segera, akan memberi sentimen positif bagi lantai bursa. (css)

Ical Jadi Ketum Golkar Segarkan IHSG
Kamis, 8 Oktober 2009 – 08:04 wib
TEXT SIZE :
Widi Agustian – Okezone

Foto: Koran SI.
JAKARTA – Kemenangan Aburizal Bakrie menjadi Ketua Umum Partai Golkar, nampaknya bakal menjadi sentimen positif bagi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.

Menurut analis pasar modal dari Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing, kejatuhan terkoreksi indeks pada perdagangan kemarin juga adalah akibat melemahnya saham Bakrie.

“Hari ini kita perkirakan akan rebound, kemarin juga penurunan dikarenakan terkoreksinya saham Bakrie,” katanya saat dihubungi okezone, di Jakarta, Kamis (8/10/2009).

Koreksi saham Bakrie pada perdagangan Rabu 7 Oktober kemarin merupakan antisipasi pelaku pasar atas hasil Munas Golkar. Terpilihnya Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie pastinya akan membawa angin segar bagi saham Bakrie, serta IHSG.

Walau demikian, menurutnya sedikit sentimen negatif akan datang dari faktor eksternal, yakni karena pelemahan tipis indeks Dow Jones. Selain itu, harga komoditas juga mengalami penurunan, terindikasi dari harga minyak yang turun akibat naiknya investasi minyak di Amerika.

“Tapi kita perkirakan indeks akan tertap rebound, yang perlu diwaspadai adalah profit taking,” imbuhnya.

Pardomuan menuturkan, indeks pada hari ini akan berkisar pada kisaran resistance 2.530-2.550. Sementara untuk support, berada pada 2.435-2.480. Dia merekomendasikan, saham Bakrie saat ini sangat potensial untuk dikoleksi hari ini.

Selain itu saham yang mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin, antara lain saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Semen Cibinong Tbk, juga potensial.

Sebelumnya, IHSG pada perdagangan Rabu kemarin, jatuh 15,56 poin atau 0,62 persen ke posisi 2.512,59. Di mana volume perdagangan terpantau 6,436 miliar senilai Rp6,85 triliun. Saham yang ditutup menguat 55 jenis saham, melemah 161 jenis saham, dan stagnan 55 jenis saham.(rhs)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s