1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ekonomi berlari LAGE, investor terengah-engah lah … : 111009 11 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:10 pm

11/10/2009 – 13:47
Investasi Sudah Indikasikan di Titik Balik

(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Pertumbuhan investasi memasuki kuartal IV 2009 telah mengindikasikan arah titik balik yang lebih jelas. Hal ini searah dengan ekonomi dunia yang sudah mulai pulih dari krisis.

Demikian dikatakan Direktur Perencanaan Makro Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Prijambodo di Jakarta Minggu (11/10). “Titik terendah telah terlewati dan kini investasi mengindikasikan titik balik,” katanya.

Bambang Prijambodo menjelaskan titik balik pertumbuhan investasi hanyalah masalah waktu saja. Hal ini karena perekonomian dunia juga telah menunjukkan sebuah pandangan yang lebih positif. “Perbaikan perekonomian dunia dari gerak ekonomi dunia tentunya akan berpengaruh positif terhadap komoditas dan barang yang dibutuhkan. Pada waktu ekonomi kembali pulih, permintaan ekspor meningkat dan investasi akan meningkat,” katanya.

Dorongan pemulihan, menurut Bambang Prijambodo ,terutama dipicu oleh kawasan Asia, khususnya China dan India. Dua negara ini akan menjadi motor penggerak perbaikan iklim ekonomi kawasan.

China dan India sendiri oleh IMF diperkirakan mencapai 8,5 persen dan 5,4 persen di 2009. Pada 2010, pertumbuhan ekonomi China dan India diperkirakan meningkat menjadi sembilan persen dan 6,4 persen.

Sedangkan, secara global, perekonomian dunia juga mengalami perbaikan cukup signifikan pada 2010 nanti. Hal ini bisa dilihat dari perkiraan pertumbuhan ekonomi 2009 dan 2010 yang terus direvisi ke atas oleh lembaga-lembaga ekonomi dunia.

IMF yang semula memperkirakan pertumbuhan dunia -1,4 persen pada 2009, kini merevisi menjadi tumbuh -1,1 persen. “Pertumbuhan 3,1 persen di 2009 secara teknikal pertumbuhan dunia lepas dari resesi,” katanya.

Sementara ekonomi AS, menurut perkiraan IMF pada 2009 masih terkontraksi sebesar 2,7 persen. Namun pada 2010, ekonomi AS telah memasuki pertumbuhan positif 1,5 persen.

Bambang Prijambodo menyebutkan indikasi sektor investasi yang lebih baik juga tampak dari data kredit investasi Bank Indonesia (BI). Berdasarkan data BI, pembalikan investasi telah tampak sejak Juni-Juli dimana pertumbuhan kredit investasi terus meningkat.

Namun di Bulan Maret, kredit investasi turun menjadi Rp259,9 triliun atau tumbuh -1,8 persen (mtm). April, kredit investasi kembali turun menjadi Rp285,5 triliun atau tumbuh -1,4 persen (mtm). Pada Mei 2009, investasi kembali meningkat menjadi Rp260,4 triliun atau naik 1,9 persen (mtm). Kenaikan ini berlanjut pada Juni yang mencapai Rp266,9 triliun atau naik 6,5 persen (mtm). Juli, kredit investasi kembali meningkat menjadi Rp272,3 triliun, atau naik 5,4 persen (mtm).

Sedangkan angka sementara BI di Agustus, kredit investasi diperkirakan menguat kembali menjadi Rp287 triliun atau naik 14,7 persen (mtm).

Menurut dia, masalah investasi hanya menunggu waktu saja. Para pengusaha menurut dia saat ini telah siap. Mereka yang semula masih menunda investasi dan mengurangi produksi karena adanya perlambatan perekonomian kini telah bersiap-siap kembali. “Memang ada kesiapan investasi di dalam negeri yang dilakukan menghadapi ekonomi Asia yang membaik,” katanya. [*/hid]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s