1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

kata kunci yang mesti ditaklukkan investor: INFLASI … : 111009 11 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:49 pm

Beban Hidup Tambah Berat
10 Oktober 2009 00:00 WIB 418 Dibaca | 16 Komentar
NEGARA ini dimerdekakan untuk menyejahterakan rakyat. Bukan kesejahteraan pejabat atau segelintir orang. Pemerintahan silih berganti, akan tetapi tujuan kemerdekaan itu masih sebatas cita-cita. Belum bisa diwujudkan sepenuhnya. Tidak sedikit rakyat yang hidup dalam kubangan kemiskinan menanggung beban hidup yang semakin berat.

Perjuangan meningkatkan kesejahteraan rakyat hanya lantang diteriakkan pada saat elite negeri ini berlomba-lomba menggapai kekuasaan.

Janji meningkatkan kesejahteraan rakyat hanya ditaburkan sekali dalam lima tahun pada saat ritual kampanye. Seusai kampanye, para elite sudah nyaman bersinggasana di atas kursi empuk kekuasaan, rakyat pun kembali menemui kenyataan hidup.

Kenyataannya, penguasa tidak ragu-ragu meluncurkan kebijakan yang kurang populis, yaitu menaikkan harga. Beban hidup pun kian menekan rakyat.

Lihatlah tarif tol naik, harga gas elpiji naik, harga kebutuhan pokok naik, dan tahun depan sudah ada ancang-ancang tarif listrik pun akan naik. Tragisnya, penaikan harga itu tidak pernah diikuti dengan upaya konkret negara untuk menaikkan daya beli masyarakat. Justru sebaliknya yang terjadi, penaikan harga menyebabkan daya beli masyarakat merosot.

Adalah benar bahwa pemerintah dan DPR sudah menetapkan penaikan gaji pegawai negeri, TNI, dan Polri sebesar 5% dalam APBN 2010. Penaikan gaji yang tidak seberapa itu tidak otomatis meningkatkan daya beli mereka. Daya beli mereka, juga masyarakat pada umumnya, justru menurun akibat menanggung efek domino penaikan harga itu. Mereka menanggung penaikan harga barang kebutuhan hidup dan penaikan uang sekolah anak-anak.

Efek domino penaikan tarif tol akan memengaruhi biaya transportasi. Sekalipun pengaruhnya tidak sebesar penaikan harga BBM, tetap saja berpengaruh pada penaikan tarif jasa yang terkait dengan transportasi.

Penaikan harga elpiji dan rencana penaikan tarif listrik disebut-sebut untuk menyelamatkan BUMN pengelolanya dari kerugian triliunan rupiah.

Masyarakat selalu berada dalam posisi tawar yang lemah, bahkan sangat lemah, berhadapan dengan negara. Setelah pemerintah mengonversi minyak tanah dengan gas, sesuka hati pula pemerintah menaikkan harga gas. Meski negeri ini dikaruniai gas berlimpah, pemerintah lebih mengutamakan ekspor gas daripada memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Beban paling besar yang bakal dipikul rakyat adalah menanggung akibat penaikan tarif listrik. Dunia usaha sudah pasti tidak mau memikul beban sendirian sehingga ia menaikkan harga jual produknya.

Lagi-lagi rakyatlah yang harus memikul beban penaikan harga, sedangkan para elite hanya bisa mengumbar janji memberi subsidi secara langsung. Subsidi langsung telah menempatkan rakyat dalam posisi sebagai pengemis dan elite dipersepsikan bermurah hati.

Jika negara membiarkan rakyat menanggung beban hidup yang terus menumpuk, rakyat menjadi asing di negerinya sendiri. Lambat laun rasa memiliki Indonesia tergerus. Bila itu yang terjadi, tujuan kemerdekaan kian menjauh.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s