1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

mikro = makro = mikro = makro … gw uda BIASA … : 111009 11 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:27 pm

Mikro dan Makro Ekonomi Tidak Dapat Dipisahkan

SHUTTERSTOCK
/
Artikel Terkait:
Menkeu: Kondisi Ekonomi Membaik karena Kinerja Pemerintah
Menteri Ekonomi Harus Pro Rakyat dan Pro Neolib
Indef: Kasus Century Akan Berdampak pada Ekonomi Politik
Pengusaha: Menteri Ekonomi Harus Mengerti Bisnis
Selama SBY-JK, Ekonomi Masih Merah tetapi Naik Kelas

MINGGU, 11 OKTOBER 2009 | 14:31 WIB
BOGOR, KOMPA.com – Pakar ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Hermanto Siregar MEc Minggu (11/10) menegaskan mikro dan makro ekonomi tidak dapat dipisahkan, baik dalam aspek teori maupun empiris.

Prof Hermanto Siregar, Sabtu (10/10) dikukuhkan sebagai guru besar tetap pada Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM) IPB bersama dengan Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto serta Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB Prof Yonny Koesmaryono. Ketiga pimpinan IPB tersebut melengkapi daftar dosen dan peneliti IPB yang bergelar profesor dari semula 138 menjadi 141 orang.

Dalam orasi ilmiah pengukuhan sebagai guru besar tetap, Prof Hermanto mengangkat tema “Kebijakan Makroekonomi Berbasis Mikro.”

Ia mengatakan, dalam merancang pembangunan ekonomi nasional, pemerintah seharusnya menyusun kebijakan makro setelah terlebih dahulu merancang secara komprehensif detil pada tataran mikro.

Dengan begitu, makro dan mikro ekonomi dapat dibangun bersamaan secara sinergis. Kedua basis ekonomi yang berbeda haluan ’mazhab’ tersebut dapat berkembang dan tumbuh secara bersamaan, sehingga tidak akan menimbulkan kesenjangan. Perlunya penguatan perhatian pemerintah pada faktor mikro dalam menyusun roadmap makro ekonomi nasional tak lain untuk menumbuhkan iklim sehat perekonomian nasional.

Pasalnya mikro ekonomi sangat berkaitan erat dengan sektor-sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat, seperti pertanian dan UKM. katanya. “Kalau bangsa ini mau sustain pangan harus diperkuat. Mikro kita perlu dibenahi untuk membangun pangan yang kuat. Kalau mikro sudah dibenahi, baru kita benahi makro,” imbuh pakar ekonomi tersebut.

Berkaca pada kebijakan pembangunan ekonomi pemerintah dalam lima tahun terakhir yang mengandalkan konsep “efek meretas ke bawah” yang gagal mengangkat perekonomian petani dan rakyat marjinal lainnya, Presiden SBY telah mencanangkan haluan baru ekonomi nasional dengan konsep tiga strategi yakni pro pertumbuhan , pro pekerjaan dan proa pada orang miskin.

Konsep strategi tersebut, menurut Prof Hermanto, sebagai salah satu wujud komitmen dalam membangun perekonomian makro berbasis mikro. Pembangunan perekonomian nasional harus diorientasikan pada penguatan dua basis sekaligus yakni mikro dan makro, agar ada keseimbangan antara yang kaya dengan yang miskin. Bila konsep itu dijalankan dengan baik, “InsyaAllah tidak akan ditemukan kesenjangan,” paparnya.

EDJ
Sumber : ANT

……………………. sejak gw jadi investor sejak 23 taon yang lalu, gw selalu berprinsip bahwa hidup keseharian gw tergantung pada perkembangan ekonomi GLOBAL dan MAKRO … maka bacaan gw mah sejak SD adalah hal2 yang bersifat politik, sosial, dan ekonomi makro … jadi, kalo guru besar ini bilang seperti di atas, well, gw mah gak heran dah 😛

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s