1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

BEI = Bursa Efek (as)I(ng) … :P : 121009 12 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:58 am

Senin, 12 Oktober 2009 | 07:32

KEPEMILIKAN SAHAM BEI

Asing Masih Mendominasi Kepemilikan Saham di BEI

JAKARTA. Kendati aksi jual asing akhir pekan lalu begitu marak, tak berarti investor asing meninggalkan bursa saham kita. Buktinya, mereka masih mendominasi kepemilikan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Merujuk data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 8 Oktober 2009 kepemilikan asing di saham mencapai Rp 773,127 triliun. Nilai itu setara dengan 67,29% dari total saham yang tercatat di KSEI.

Porsi kepemilikan asing tersebut tidak banyak berubah dari posisi akhir September lalu. Saat itu KSEI mencatat, nilai kepemilikan asing mencapai Rp 772,274 triliun alias sekitar 67,36% dari total saham yang tercatat di KSEI. “Penurunannya tidak signifikan, hanya sekitar 0,07%,” hitung Direktur KSEI Trisnadi Yulrisman, akhir pekan lalu.

Bahkan, dibandingkan posisi akhir Agustus 2009, posisi kepemilikan asing itu justru naik dari angka Rp 715,232 triliun atau 65,68% dari total saham tercatat di KSEI. Trisnadi menyimpulkan, investor asing melakukan aksi jual hanya untuk merealisasikan keuntungan. Jadi, tidak benar-benar keluar dari bursa kita.

Herlina KD KONTAN

Sesi I Tutup
Asia Alami Tekanan, IHSG Terkoreksi
Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak negatif seperti Hang Seng Index.
SENIN, 12 OKTOBER 2009, 12:15 WIB
Antique

Bursa Efek Indonesia (VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Ambil Untung Saham Unggulan Tekan IHSG
Grup Astra Terkoreksi, IHSG Melemah 1,4%
IHSG Masih Bertahan di Atas 2.500
IHSG Bertahan di Atas Level 2.500
Investor Ambil Untung, IHSG Turun 0,4%
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali terhempas ke zona merah, setelah pada awal transaksi pagi dibuka menguat. Tekanan jual yang melanda bursa acuan Asia diprediksi menjadi katalis pelemahan.

Menurut riset PT Mega Capital Indonesia kepada VIVAnews hari ini, pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen dari bursa global dan regional.

Sekuritas tersebut menambahkan, dari domestik, pelaku pasar terlihat masih menantikan laporan keuangan kuartal III-2009 yang diperkirakan baru akan dirilis akhir bulan ini.

Indeks akhir sesi I awal pekan ini, terkoreksi di posisi 2.466,49 atau melemah 7,91 poin (0,32 persen), dari pembukaan transaksi pagi tadi yang terangkat 6,23 poin (0,25 persen) ke level 2.480,63.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 1,57 triliun dan volume tercatat 3,54 juta lot, dengan frekuensi 43.868 kali. Sebanyak 48 saham menguat, 91 melemah, 74 stagnan, serta 251 saham tidak terjadi transaksi.

Saham-saham unggulan (blue chips) yang melemah harga besar antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp 200 (1,41 persen) di posisi Rp 13.900, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp 200 atau 2,48 persen menjadi Rp 7.800, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp 100 (2,05 persen) ke level Rp 14.000.

Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak negatif seperti Hang Seng Index melemah 20,07 atau 0,09 persen menjadi 21.479,37 dan Seoul Composite turun 10,21 poin (0,62 persen) di posisi 1.636,58.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg, rupiah pukul 12.00 WIB, berada di posisi 9.485 per dolar AS. Sedangkan menurut data RTI, mata uang lokal tersebut berada di level 9.4397/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s