1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

mana bisa volume transaksi ngalahin bumi, dah : 211009 21 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:58 pm

21/10/2009 – 17:01
Penutupan IHSG
ADRO Gagal Tahan Koreksi BUMI
Asteria

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia kembali memerah akibat memburuknya bursa eksternal dan tergelincirnya harga minyak mentah. Penguatan saham ADRO gagal menahan aksi jual saham BUMI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  pada Rabu (21/10) ditutup melemah 25,419 poin (1,02%) ke 2.476,797. Indeks LQ 45  juga melemah 5,864 poin (1,19%) ke level 486,568 dan Jakarta Islamic Index (JII)  turun 1,2% ke level 403.65.

Sejak pembukaan, bursa terpantau terus melemah. IHSG di awal perdagangan terkoreksi 0,56% ke 2.488 dan terus terperosok hingga pada sesi siang berada di 2.476. “Aksi wait and see pasar mencermati pengumuman kabinet nanti malam, menyebabkan bursa bergerak flat hingga penutupan,” ujar analis Recapital securities, Poltak Hotradero.

Menurutnya, pelemahan IHSG dipicu memburuknya bursa regional, menyusul koreksi tajam pada Wall Street. “Para pelaku pasar menggunakan momentum ini untuk merealisasikan keuntungannya,” katanya.

Indeks Dow jones terkoreksi setelah angka produsen AS mengalami penurunan harga. Padahal, sektor konsumsi AS merupakan penyumbang terbesar pendapatan, dengan kontribusi mencapai 70%. Hal ini mengindikasikan pemulihan ekonomi AS akan berjalan lebih lama. “Kondisi ini tak pelak menimbulkan reaksi negatif di pasar Asia,” katanya.

Sementara koreksi bursa regional juga dipicu pelemahan bursa China, menyusul penurunan rating perusahaan telekomunikasi, salah satu sektor penting di negeri tirai bambu tersebut. “Sektor telekomunikasi ini juga cukup berpengaruh terhadap emiten di Indonesia, sehingga IHSG terimbas sentimen negatif,” paparnya.

Indikator penekan bursa lain berasal dari harga minyak dunia yang turun. Harga sumber energi ini turun untuk pertama kalinya dalam sembilan hari, setelah dolar menguat dari level 14 bulan terendahnya dan persediaan dilaporkan naik menjadi 3,85 juta barel. “Dolar mulai rebound sehingga rupiah mengalami tekanan. Hal itu menyebabkan harga minyak merosot ,” ulasnya.

Pada perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi, harga kontrak minyak mentah Desember turun tajam 84 sen (1,1%) dan ditutup di level US$79,12 per barel. Padahal, kemarin harga minyak telah menembus level psikologis US$80 per barel.

Semua sektor terpantau mengalami koreksi, dimana industri dasar memimpin pelemahan bursa dengan turun 2,3%. Disusul sektor manufaktur dan aneka industri yang turun 1,8%, konsumsi 1,4%, finansial 1,2%, perdagangan 0,9%, serta sektor infrastruktur, tambang dan perkebunan yang turun 0,3%.

Saham Adaro (ADRO) dan PT Bumi Resources (BUMI) mendominasi pergerakan bursa. BUMI yang melemah Rp25 (0,87%) menjadi Rp2.825, mencatatkan nilai transaksi Rp1,075 triliun, atau 28,9% total perdagangan. Sedangkan ADRO yang naik Rp50 (3,3%) menjadi Rp1.560, membukukan transaksi Rp278 miliar, atau 7,5% transaksi bursa.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi sebesar 3.684 juta lembar saham, senilai Rp 3,712 triliun, dengan frekuensi 87.595 kali. Sebanyak 44 saham naik, 146 saham turun dan 75 saham stagnan.

Beberapa emiten yang melemah antara lain PT Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 750 menjadi Rp 23.550, Astra International (ASII) turun Rp 700 menjadi Rp 32.500, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 menjadi Rp 6.750, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 7.700, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.650, PT Astra Agro Lestari (AALI) melemah Rp 50 menjadi Rp 22.450, dan PT Bayan Resources (BYAN) terkoreksi Rp 50 di posisi Rp 5.700.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Schering Plough Indonesia (SCPI) naik Rp1.500 ke level Rp39.000, PT Fast Food Indonesia (FAST) naik Rp150 menjadi Rp3.500, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 3.725, London Sumatera Indonesia (LSIP) naik Rp 50 menjadi Rp 8.400, Charoen Pokphan (CPIN) naik Rp 85 menjadi Rp 2.025.

IHSG melemah seiring negatifnya bursa Asia. Salah satunya adalah bursa China yang melemah, setelah melesat ke level dua bulan tertinggi. Aksi profit taking investor terjadi pada saham otomotif dan perusahaan asuransi.

Indeks komposit Shanghai  turun 0.5% pada 3.070.59 dan indeks Shenzhen jatuh 0.4% ke 1.069,56. Demikian juga bursa Korea yang terkoreksi akibat aksi ambil untung di saham teknologi.

Mengabaikan kenaikan pada sektor otomotif. Indeks Kospi  ditutup turun 5.29 poin (0.3%) ke level 1.653,86. Indeks Hang Seng  di Hong Kong turun 66,85 (0,30%) ke level 22.318,11, dan indeks Straits Times  terkoreksi 14,76 (0,54%) di posisi 2.696,33.

Sementara bursa saham Tokyo berakhir flat, dimana indeks Nikkei  turun 3.45 poin (0.03%) ke 10.333,39 dan indeks Topix naik 0.25 poin (0.03%) ke level 913.70. Terjadi profit taking di saham sektor properti dan juga sektor teknologi. [mdr]

21/10/2009 – 22:35
Ekonom: Hatta Rajasa Mampu & Cukup Cerdas
Ahmad Munjin

Hatta Rajasa
(inilah.com /Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta – Pengangkatan Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian dinilai positif. Hatta cukup cerdas dan diyakini mampu mendobrak kelambatan-kelambatan di pemerintahan.

Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala Ekonom Danareksa Research Institute mengatakan dari sisi kecerdasan Hatta sangat cukup. Buktinya, tegas Purbaya, ‘si rambut pirang’ itu bisa survive di pemerintahan hingga sekarang di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Menurutnya, alumni Institut Teknologi Bandung itu bisa mendobrak kelambatan-kelambatan di pemerintahan. “Sehingga proyek-peoyek yang lambat dan mis-koordinasi antar departemen bisa dihilangkan,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (21/10) malam.

Namun, Purbaya menggarisbawahi, Hatta Rajasa harus didukung oleh staf yang kuat. Pasalnya, dilihat dari latar belakangnya, jika tidak didukung dengan staf yang kuat, penempatan Hatta di Menko perekonomian menjadi salah tempat. “Karena dia tidak memiliki knowledge ekonomi yang cukup dalam,” tukasnya.

Tapi, hal ini bisa diatasi dengan memperoleh tim yang kuat di kementeriannya sendiri. Jika tidak, Hatta akan susah untuk mensinkronkan menteri-menteri di bawah koordinasinya. “Pada saat bicara akan aneh. Kalau di-backup Wapress akan lucu jadinya. Kalau di-backup oleh staf yang kuat itu cukup,” imbuhnya. [mdr]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s