1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

$400 jt out, gw SIAP menerkam bumi dkk lage … 221009 22 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:55 pm

…. RAKSASI ASING mah uda biasa GANGGUIN MELULU ihsg dan rupiah … ketika terjadi KRISIS, MEREKA KABUR TERBIRIT-BIRIT, DAN TIDAK ADA YANG MENGHALANG-HALANGI…. jadi anggap aja kejadian pekan ini adalah CRISES CREATED BY WYLO ET AL … lalu sikap apa yang akan diambil dalam krisis : WHEN BLOOD IN THE STREETS, SUCKS THE BLOOD … artinya BUY OPPORTUNITY SELL FEAR …

Kamis, 22/10/2009 18:08 WIB
Asing Tarik Dana Rp 4,242 Triliun, IHSG Anjlok 3,48% dalam 3 Hari
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Investor asing tercatat melakukan aksi jual alias menarik dana segar sebesar Rp 4,242 triliun selama 3 hari terakhir. Aksi ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 3,48% dalam periode tersebut.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Kamis (22/10/2009), aksi jual asing pada perdagangan hari ini mencapai Rp 1,735 triliun atau mencapai 34,03% dari total nilai perdagangan hari ini sebesar Rp 5,098 triliun.

Pada perdagangan Rabu (21/10/2009), asing menjual saham senilai Rp 1,259 triliun atau 33,91% dari total nilai perdagangan sebesar Rp 3,712 triliun. Pada perdagangan Selasa (20/10/2009), asing tercatat menjual senilai Rp 1,248 triliun atau 33,21% dari total perdagangan senilai Rp 3,757 triliun.

Total penjualan asing selama 3 hari mencapai Rp 4,242 triliun atau mencapai 33,75% dari total perdagangan di BEI selama 3 hari sebesar Rp 12,567 triliun.

Aksi jual asing besar-besaran ini membuat investor domestik ikutan melakukan aksi jual yang kemudian membuat level IHSG mengalami penurunan signifikan selama 3 hari berturut-turut.

Pada perdagangan Senin (19/10/2009), IHSG ditutup di level 2.520,924. Pada perdagangan Selasa (20/10/2009), seiring aksi jual masif asing, IHSG terkoreksi 18,708 poin (0,74%) ke 2.502,216.

Aksi jual asing terus berlanjut pada perdagangan Rabu (21/10/2009) yang membuat IHSG anjlok menembus level psikologis 2.500 ke level 2.476,787, turun 25,419 poin (1,01%).

Pada perdagangan hari ini, Kamis (22/10/2009), membengkaknya aksi jual asing membuat IHSG anjlok 43,613 poin (1,76%) ke level 2.433,184.

Kumulatif koreksi IHSG dari penutupan Senin (19/10/2009) hingga hari ini, Kamis (22/10/2009) mencapai 87,740 poin atau anjlok 3,48% seiring dengan aksi jual masif investor asing.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi sasaran jual terbesar. Dalam 3 hari terakhir, asing melepas BUMI senilai Rp 1,06 triliun atau mencapai 24,98% dari total nilai jual asing selama periode yang sama sebesar Rp 4,242 triliun.

Selain BUMI, asing juga memberikan tekanan jual besar-besaran pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Astra International Tbk (ASII). Asing tercatat melepas saham ASII senilai Rp 201,93 miliar dan BBRI sebesar Rp 192,354 miliar pada perdagangan hari ini.

Saham-saham lainnya yang juga menjadi sasaran penjualan asing antara lain: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp 51,538 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 46,418 miliar, PT Timah Tbk (TINS) senilai Rp 37,862 miliar.

Aksi beli asing pada perdagangan hari ini terkonsentrasi pada beberapa saham seperti PT Semen Gresik Tbk (SMGR) Rp 17,389 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 54,818 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar Rp 86,521 miliar, PT Medco Energi International Tbk (MEDC) Rp 16,575 miliar dan beberapa saham tambang batubara.

Berlawanan dengan BUMI, saham PT Adaro Energi Tbk (ADRO) dibeli asing sebesar Rp 5,591 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dibeli sebesar Rp 43,342 miliar dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dibeli asing sebesar Rp 68,372 miliar.

Aksi jual asing pada saham tampaknya mengikuti tren penjualan pada saham-saham di bursa Eropa dan Amerika Serikat. Selama kurun 2 hari terakhir, indeks bursa-bursa Eropa dan AS memang mengalami koreksi tajam yang kemudian diikuti
oleh koreksi bursa-bursa regional Asia.

(dro/qom)
Kamis, 22/10/2009 16:14 WIB
IHSG Anjlok 43 Poin Sambut Kabinet Baru
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur bersamaan dengan pelemahan bursa-bursa regional lain. Anjloknya saham grup Astra dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan andil terbesar bagi pelemahan IHSG.

Selain faktor eksternal, IHSG juga tidak memberikan respons yang positif atas pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Banyaknya figur yang tidak kompeten membuat pasar merasa sedikit tidak nyaman. Pos-pos menteri yang didengungkan SBY dinilai tidak sesuai janji pada saat kampaye.

“Terjadi inkonsistensi, di luar perkiraan. Lebih banyak orang politik dibandingkan profesional, Makanya sentimen pasar negatif,” jelas kepala riset PT Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing ketika dihubungi detikFinance.

Pada perdagangan Kamis (22/10/2009), IHSG ditutup merosot 43,613 (1,76%) ke level 2.433,184. Indeks LQ 45 juga melemah 9,398 poin (1,93%) ke level 477,170. IHSG pada hari ini sempat melemah 50 poin lebih, dengan titik terendah pada 2.421,515.

Bursa-bursa regional lainnya juga mencatat koreksi yang cukup besar:
Indeks Komposit Shanghai melemah 19,18 poin (0,62%) ke level 3.051,41.
Indeks Nikkei-225 melemah 66,22 poin (0,64%) ke level 10.267,17.
Indeks Hang Seng melemah 107,59 poin (0,48%) ke level 22.210,52.
Indeks KOSPI melemah 23,53 poin (1,42%) ke level 1.630,33.

Perdagangan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 96.813 kali dengan volume 4.055 juta lembar saham senilai Rp 5,098 triliun. Sebanyak 36 saham naik, 171 saham turun dan 57 saham stagnan.

Saham-saham grup Astra mengalami penurunan harga yang cukup besar, sebagai koreksi atas kenaikan harga saham grup tersebut yang sudah cukup besar sebelumnya. Saham Astra International (ASII) turun Rp 1.150 menjadi Rp 31.350, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 menjadi Rp 15.700, Astra Agi Lestari (AALI turun Rp 700 menjadi Rp 21.750.

Saham-saham lain yang mencetak penurunan harga di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 300 menjadi Rp 7.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.650, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.575.

Sedangkan saham-saham yang berhasil mencetak kenaikan harga antara lain PTBA naik Rp 150 menjadi Rp 14.700, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 50 menjadi Rp 23.600, International Nickel (INCO) naik Rp 25 menjadi Rp 4.225. (qom/dnl)

Kabinet Baru Disambut Merah Pasar Saham
Kamis, 22 Oktober 2009 – 16:18 wib

Rani Hardjanti – Okezone

JAKARTA – Pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II disambut dengan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terkoreksi cukup dalam.

Pelemahan terjadi bukan sebagai bentuk mutlak apresiasi negatif pelaku pasar atas susunan kabinet, khususnya Tim Ekonomi SBY-Boediono, yang selama ini ditunggu-tunggu. Namun lebih kepada sentimen pasar Asia yang tengah tidak kondusif.

Seluruh indeks saham di bursa Asia merah, kecuali indeks Malaysia, KLSE yang menguat tipis 0,37 persen ke posisi 1.176,9.
Selebihnya terkoreksi, dipimpin indeks harga saham gabungan (IHSG) 1,76 persen atau 43,6 poin ke posisi 2.433,18. Kemudian disusul indeks BSE yang melemah 1,18 persen ke posisi 200,95 dan disusul indeks Seoul yang melemah 1,42 persen ke posisi 1.630,33.

Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/10/2009), Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 8,64 poin ke posisi 395 dan indeks LQ45 turun 9,3 poin ke posisi 477,17.

Volume perdagangan tercatat 3,847 miliar senilai Rp4,53 triliun. Saham-saham yang ditutup menguat 36 jenis saham, melemah 171 jenis saham, dan stagnan 57 jenis saham.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp150 ke posisi Rp14.700, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) naik Rp100 ke posisi Rp4.425, dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik Rp100 ke posisi Rp3.600.

Saham-saham yang ditutup melemah top loser, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.150 ke posisi Rp31.350, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp700 ke posisi Rp15.700, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp700 ke posisi Rp21.750.(rhs)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s