1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

sentimen tak selalu manteng … 221009 22 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 8:08 am

Sesi II Tutup
IHSG & Rupiah Minin Sentimen Positif
Indeks di BEI terkoreksi 1,02% ke level 2.476, sedang rupiah berada di posisi 9.455/US$.
RABU, 21 OKTOBER 2009, 16:18 WIB
Antique

Papan pengumuman valas (Prasetyo Utomo)
BERITA TERKAIT
Pasar Kurang Respon Positif Kabinet Baru
Pasar Nanti Kabinet Baru, IHSG Berfluktuasi
Detik Terakhir, IHSG Berbalik Menguat
IHSG & Rupiah Kompak Menguat
Rupiah Topang Pergerakan Positif IHSG
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak negatif.

Menurut analis PT BNI Securities Asti Pohan, pelemahan bursa di Amerika semalam yang berimbas ke bursa kawasan Asia, terutama di Jepang dan Singapura masih menjadi pemicu terkoreksinya IHSG.

“Melemahnya harga komoditas tambang dan energi turut mendorong,” ujarnya melalui riset yang diterima VIVAnews di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2009.

Dia menambahkan, dari dalam negeri juga masih minim sentimen positif, seperti belum ada berita makro ekonomi yang dapat mengapus sentimen negatif luar negeri serta berita korporasi yang belum banyak diliris. “Pengumuman Kabinet lanjutan pemerintah SBY, sepertinya juga tidak banyak
mendongkrak pergerakan indeks hari ini,” kata Asti.

IHSG pada penutupan transaksi Rabu, terkoreksi 25,42 poin (1,02 persen) ke level 2.476,80. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks melemah di posisi 2.476,39 atau turun 25,82 poin (1,04 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,71 triliun dan volume tercatat 7,37 juta lot, dengan frekuensi 87.595 kali. Sebanyak 44 saham menguat, 146 melemah, 75 ditutup stagnan, serta 199 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 489,16 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 1,11 triliun.

Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak negatif. Hang Seng Index turun 66,85 (0,30 persen) ke level 22.318,11, Nikkei 225 melemah 3,45 poin atau 0,03 persen menjadi 10.333,39, dan Straits Times terkoreksi 14,76 persen (0,54 persen) di posisi 2.696,33.

Di Bursa Efek Indonesia, saham komoditas yang melemah cukup besar di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 750 atau 3,08 persen ke level Rp 23.550, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp 50 (0,22 persen) menjadi Rp 22.450, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terkoreksi Rp 50 atau 0,86 persen di posisi Rp 5.700.

Rupiah Melemah
Asti mengakui, mata uang dolar AS yang mengalami penguatan setelah sekian lama melemah yang mengakibatkan terkoreksinya harga-harga komoditas turut menjadi katalis pelemahan indeks di hari ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.455 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.450/US$.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.475 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.365-9.392/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Kamis, 22/10/2009 06:46 WIB

Penurunan harga saham diduga berlanjut

oleh : Arif Gunawan Sulistyono

JAKARTA (bisnis.com): Anjloknya harga-harga saham akibat aksi jual asing mencapai Rp1,25 triliun pada perdagangan kemarin diperkirakan berlanjut hari ini, menyusul tembusnya titik psikologis bursa 2.500.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak di teritori negatif dan sulit bergerak kembali ke titik psikologis tersebut.

“Indeks kemungkinan melanjutkan penurunan setelah pada perdagangan kemarin menembus titik support-nya pada level 2.480,” papar analis senior PT Kresna Securities Mardesiana, kemarin.

Secara teknis, lanjutnya, indikator stokastik bergerak menurun menuju 49, bersamaan dengan penurunan rata-rata pergerakan konvergen-divergen (MACD) ke titik 28,4.

Pada perdagangan kemarin, indeks terkoreksi 25,42 poin (1,02%) ke level 2.476,8 dan sempat menyentuh titik terlemah harian 2.476,39 pada sesi perdagangan pertama. Koreksi terjadi bersamaan dengan bursa utama Asia seperti Hang Seng (0,3%), Nikkei (0,03%), dan Straits Times (0,54%).

Kresna memperkirakan indeks hari ini bergerak dengan kisaran transaksi antara titik topang 2.459 dan titik resisten 2.498.

Dari nilai transaksi Rp 3,71 triliun pada perdagangan kemarin, investor asing melakukan penjualan Rp1,25 triliun, dengan transaksi jual bersih Rp306,05 miliar.

Indeks BISNIS-27 terkoreksi pada perdagangan hari ketiga pekan ini seiring dengan sentimen positif dalam negeri yang sangat sedikit dan tekanan dari luar negeri meningkat akibat harga minyak dan data penjualan rumah di AS.

Indeks BISNIS-27 turun ke level 225,7 karena aksi jual investor setelah indeks bergerak bullish dalam 3 pekan terakhir akibat apresiasi rupiah terhadap dolar AS. (Harry Setiadi Utomo, analis Bisnis Indonesia Intelligence Unit)

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s