1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

berburu di rimba saham indon … 241009 24 Oktober 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:45 pm

Sesi II Tutup
Aksi Buru Saham Terjadi, IHSG Positif
Indeks di BEI terangkat 1,42% ke level 2.467, sedang rupiah bercokol di posisi 9.432/US$.
JUM’AT, 23 OKTOBER 2009, 16:26 WIB
Antique

(VIVAnews/Tri Saputro)
BERITA TERKAIT
Dana Asing Keluar, IHSG Terus Tertekan
IHSG & Rupiah Minin Sentimen Positif
Pasar Kurang Respon Positif Kabinet Baru
Pasar Nanti Kabinet Baru, IHSG Berfluktuasi
Detik Terakhir, IHSG Berbalik Menguat
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia akhirnya kembali bermain di teritori positif, setelah empat hari terakhir bergerak negatif. Nilai tukar rupiah pun terlihat menguat terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurut pengamat pasar modal Gifar Indra Sakti, investor yang mulai mencoba kembali memburu saham-saham unggulan (blue chips) yang sudah terkoreksi cukup dalam selama beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama menguatnya IHSG di akhir pekan ini.

“Selain itu, regional yang bergerak positif juga membantu penguatan hari ini,” ujarnya kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2009.

IHSG pada penutupan transaksi Jumat, terangkat 34,76 poin (1,42 persen) ke level 2.467,95. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks menguat di posisi 2.452,63 atau naik 19,45 poin (0,79 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 3,97 triliun dan volume tercatat 9,88 juta lot, dengan frekuensi 86.907 kali. Sebanyak 143 saham menguat, 46 melemah, 68 ditutup stagnan, serta 207 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 678,82 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 912,26 triliun.

Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak positif. Hang Seng Index naik 379,21 (1,71 persen) ke level 22.589,73, Nikkei 225 menguat 15,82 poin atau 0,15 persen menjadi 10.282,99, dan Straits Times terangkat 35,31 persen (1,32 persen) di posisi 2.717,28.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang menguat cukup besar di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik 1.300 atau 4,14 persen ke level Rp 32.650, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat Rp 250 (1,14 persen) menjadi Rp 22.000, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) terangkat Rp 250 atau 1,70 persen di posisi Rp 14.950.

Rupiah Menguat
Gifar juga mengakui, menguatnya mata uang rupiah hari ini turut memberikan sentimen positif terjadinya aksi beli saham di lantai bursa. “Tapi asing terlihat masih melakukan tekanan jual di saham,” kata dia.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.432 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.480/US$.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.488 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.480-9.485/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
IHSG Ditutup Makin Melesat
Jum’at, 23 Oktober 2009 – 16:13 wib
TEXT SIZE :
Ade Hapsari Lestarini – Okezone

Papan Perdagangan IHSG. Foto: Koran SI
JAKARTA – Perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) terus mengalami kemajuan. Setelah terpuruk pada perdagangan kemarin, kali ini IHSG langsung melesat kencang.

IHSG perdagangan Jumat (23/10/2009) ditutup meningkat 34,77 poin atau setara 1,43 persen ke posisi 2.467,95. Volume perdagangan terpantau sebesar 4,71 miliar lembar saham senilai Rp3,56 triliun.

Indeks LQ45 naik 7,92 poin ke posisi 485,1 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) meningkat 7,01 poin ke posisi 402,01. Terpantau 142 saham menguat, 46 saham melemah, dan 68 saham stagnan.

Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh hijaunya saham-saham dari berbagai sektor, yang dipimpin dari sektor pertambangan sebesar 53,18 poin.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) melemah Rp150 ke Rp1.800, PT Smart Tbk (SMAR) terkoreksi Rp100 ke posisi Rp3.300, PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp50 menjadi Rp5.500, dan PT Bisi International Tbk (BISI) turun Rp40 ke posisi Rp1.800.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp1.300 ke level Rp32.650, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat Rp250 ke posisi Rp22.000, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp250 ke Rp14.950, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp200 menjadi Rp15.900. (ade)
Kabinet Indonesia Bersatu II
Wajah Parpol Bikin Investasi Asing Tertahan
Padahal Indonesia dianggap menarik karena sudah menjadi anggota negara G-20.
SABTU, 24 OKTOBER 2009, 04:55 WIB
Umi Kalsum, Mohammad Adam

(Adri Prastowo)
BERITA TERKAIT
Fadilah Jadi Menteri Saat Masih Eselon IV
‘Ribut’ Kursi Menkes Mirip Berita Gosip Artis
Ultah Kejutan Mari Pangestu di Kadin
Fadilah Supari Belum Dengar Pernyataan SBY
Fadilah Supari Dituduh Ingin Jual Vaksin H5N1
Web Tools

VIVAnews – Banyaknya orang parpol yang masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu II membuat investor asing tidak nyaman. Niat mereka menginvestasikan dananya di Indonesia tertahan.

“Padahal Indonesia lebih prospektif ketimbang Rusia,” ujar Umar dalam diskusi JJF (Jakarta Journalist Forum) bertajuk membedah Formasi Kabinet SBY Bidang Ekonomi di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat 23 Oktober 2009.

Umar mengetahui hal tersebut dari diskusi dengan teman-temannya di luar negeri. Menurut mereka, sebenarnya banyak investor asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Indonesia dianggap menarik karena sudah menjadi anggota negara G-20.

Dengan menjadi anggota G-20 Indonesia dianggap lebih prospektif untuk menanamkan modal oleh para investor besar, seperti perusahaan multinasional. Sebetulnya, kata dia, ini kesempatan emas bagi pemerintah untuk memacu peningkatan investasi jika ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun.

“Sayang investasi dari luar negeri akan sulit masuk Indonesia karena kabinet Indonesia Bersatu Jilid II banyak diisi tokoh politik,” kata dia.

Umar menyoroti menteri-menteri ekonomi yang diisi parpol seperti Menteri ESDM, Mentan, Menhub, Menhut, Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Oleh karena itu, pihak investor luar yang punya uang miliaran dolar itu masih belum berani menanamkan modalnya itu untuk kredit investasi di Indonesia. Sebab orang-orang riil-nya itu dianggap masih baru,” kata Umar.

Sementara investasi dalam negeri sangat terbatas, karena perbankan sangat membatasi kucuran kredit modal kerja bagi pengusaha, terutama pengusaha kecil dan menengah.

• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s