1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

order transaksi gw saat sinyal beli ada dan sehat … 131109 3 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 7:04 am

order beli bumi:
2375
2400
2425
order beli bumi tambahan:
2425 full matched
order beli bumi gw withdraw:
2400
order beli bumi:
2375 full matched
order beli bumi tambahan:
2325
order beli bumi:
2325 full matched
order beli bumi tambahan:
2300
order beli bumi:
2300 full matched
———————————- saham lain
order beli trub:
128
order beli trub:
128 full matched
order beli trub tambahan:
127
order beli trub:
127 full matched
order beli trub tambahan:
126
order beli trub:
126 full matched
———————————- saham lain

order beli bbri:
7250
order beli bbri:
7250 full matched
order jual bbri:
7000
order jual bbri:
7000 full matched
———————————- saham lain
order beli elsa:
305
order beli elsa:
305 full matched
———————————- saham lain
order jual bnii:
350
order jual bnii:
350 full matched
order jual bnii tambahan:
355
order jual bnii:
355 full matched
———————————- saham lain
order jual indy:
2125
order jual indy:
2125 full matched
———————————- saham lain
… sinyal beli ihsg maseh kuat menuju batas atas bollinger bands yang baru di 2390 …
… pasar tampaknya LAGI BELAJAR BAHASA JOWO di MK ๐Ÿ˜› … sepi s/d semua rekaman diperdengarkan … wadow, bahasa mandarin juga keluar akhirnya …
———————————- saham lain
Selasa, 03/11/2009 16:14 WIB
IHSG Tersungkur ke 2.334
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menguat di awal perdagangan akhirnya tidak bertahan. IHSG bahkan sempat tersungkur 40 poin lebih seiring melemahnya bursa regional.

Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), IHSG ditutup melemah 37,536 poin (1,58%) ke level 2.334,106. Indeks LQ 45 melemah 8,559 poin (1,84%) ke level 457,160. IHSG pagi tadi sempat menguat hingga 2.386,18.

“Koreksi tajam IHSG hari ini terutama dipengaruhi oleh sentimen bursa-bursa regional, Eropa dibuka siang tadi anjlok cukup dalam,” jelas analis PT BNI Securities, Muhammad Alfatih saat dihubungi detikFinance, Selasa (3/11/2009).

Bursa-bursa regional mayoritas ditutup melemah, kecuali bursa China. Bahkan bursa Eropa juga dibuka langsung melemah.
Indeks Hang Seng melemah 380,13 poin (1,76%) ke level 21.240,06.
Indeks Komposit Shanghai naik 37,58 poin (1,22%) ke level 3.114,23.
Indeks KOSPI turun tipis 9,17 poin (0,59%) ke level 1.549,92.
Indeks S&P/ASX turun 8,9 poin (0,20%) ke level 4.531,5.
Straits Times melemah 19,17 poin ke level 2.626,26.

Bursa-bursa Eropa juga dibuka melamah. Indeks FTSE 100 turun 0,91%, CAC 40 turun 0,87%, DAX 30 turun 0,34%.

Alfatih menambahkan, dari sisi domestik, kekisruhan seputar konflik KPK dan Polri setelah penahanan 2 pimpinan KPK non aktif Chandra M Hamzah dan Bibit S Riyanto juga memberikan sentimen negatif seputar masalah penegakan hukum

“Dari sisi domestik, masalah KPK ini tentu membawa sentimen kepastian hukum, tapi saya kira sedikit pengaruhnya. Selain itu, faktor rencana BUMI menerbitkan obligasi juga berpengaruh. Investor asing melihat bahwa ini akan menambah beban bunga BUMI. Ini membawa sentimen negatif yang kemudian ikut menyeret saham-saham lain,” urainya.

Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi hanya 81.530 kali pada volume 3.872 juta lembar saham senilai Rp 3,054 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 155 saham turun dan 47 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 800 menjadi Rp 30.250, PTBA turun Rp 300 menjadi Rp 14.550, BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 7.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 14.600, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.300, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.600.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.350, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 6.900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 11.100, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 15.550.

(qom/dro)
03/11/2009 – 14:43
Bursa Asia Mayoritas Anjlok Dipicu Data Pengangguran AS
INILAH.COM, Bangkok – Saham-saham di Bursa Asia Selasa (3/11) melemah walaupun adanya sinyal positif data manufaktur AS.

Para investor khawatir terhadap laporan pengangguran AS yang akan diumumkan JUmat mendatang yang diperkirakan akan naik. Angka pengangguran AS berada pada level tertingginya di September, yaitu mencapai 9,8%.

“Sepertinya ada banyak ketidakpastian di pasar,” kata Peter Lai, investment manager DBS Vickers di Hong Kong. “Saya sangat khawatir terhadapa performa ekonomi AS. Itu bisa memicu sentimen angka pengangguran AS mencapai level 10 persen”.

Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin kejatuhan saham di Asia, dengan melemah 154,28 poin (-0,7%) ke level 21.465,91, sementara indeks Kospi Korea Selatan turun 0,4% ke level 1.552,74. Bursa Jepang hari ini tutup mengingat hari libur.

Begitu juga dengan S&P/ASX 200 Australia, melemah 0,2% dan Bursa Taiwan melemah 0,2%. Tapi Indeks Shanghai China malah naik 0,9% ke level 3.105,11.

Di pasar uang, dolar AS melemah ke level 90,20 yen dari 90,29 yen. Euro naik ke US$1,4801 dari US$1,4764. [cms]

Selasa, 03/11/2009 09:40 WIB

Indeks pembukaan transaksi pagi naik tipis 0,14%

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (Bloomberg): Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada pembukaan sesi pertama pagi ini naik 0,14% pada pukul 09.35 WIB.

Indeks yang ditopang oleh 388 perusahaan yang ditransaksikan di lantai bursa, naik 3,31% menjadi 2.374,96. Di antara saham yang mendukung indeks, 37 naik, 21 turun dan 330 lainnya tetap.

Kenaikan indeks tersebut dimotori oleh Telekomunikasi Indonesia Tbk, United Tractors Tbk dan

Unilever Indonesia Tbk. Sedikitnya 273 juta saham berpindah tangan di bursa yang kini dipimpin oleh Ito Warsito itu.

Saham Bumi Resources Tbk, yang tak mengalami perubahan harga di posisi Rp2.425 tercatat paling aktif dilihat dari nilai transaksinya di bursa.

Saham lain yang aktif adalah Bank Rakyat Indonesia, yang turun Rp100 menjadi Rp7.150 dan Energi Mega Persada

Tbk yang tak mengalami perubahan di harga Rp310.

Para analis sebelumnya memprediksi bahwa HSG meredam tekanan jual pada awal perdagangan kemarin. Keberhasilan tersebut membuka peluang untuk menguji resistance 2.400 jika sentimen regional mendukung. (ln)

bisnis.com

PREDIKSI INVESTOR DAILY 3 November 2009: Indeks Cenderung Bervariasi
03/11/2009 07:09:49 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak bervariasi dengan volatilitas tinggi pada perdagangan hari ini. Sentimen regional akan menjadi faktor penentu arah pasar saham.

โ€œIndeks masih volatile sama seperti pergerakan indeks beberapa hari terakhir,โ€ ungkap analis Jakarta Securities T Hendri Andrean kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (2/11).

Berdasarkan analisis teknikal, menurut dia, indeks memang berpeluang rebound. Koreksi tajam indeks pada perdagangan pekan lalu menyisyaratkan penguatan. Kenaikan ini sangat tergantung kepada pergerakan bursa regional. Pada transaksi kemarin, indeks naik tipis 3,94 poin (0,17%) menjadi 2.371,64.

Hendry mengatakan, indeks mencoba menuju batas resistance 2.421, apabila sentimen negatif menyelimuti pasar sangat banyak, indeks akan menuju level support di 2.278.

Analis Optima Securities Ikhsan Binarto mengatakan, inflasi Oktober sebesar 0,19% bisa menjadi sentimen positif, karena target inflasi tahun ini akan berada di bawah 4%. โ€œRendahnya inflasi akan berdampak positif terhadap pergerakan saham emiten sektor konsumer,โ€ tuturnya.

Dia menjelaskan, penguatan harga saham sektor konsumen telah berhasil mengangkat indeks kemarin menuju level 2.371. Hari ini, indeks akan bergerak mengikuti sentimen yang berkembang dari pasar global serta regional. Kisaran pergerakan indeks berada pada level 2.310-2.400.(epa)

Selasa, 03/11/2009 07:14 WIB
Risiko profit taking masih nyata
oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): IHSG meredam tekanan jual pada awal perdagangan kemarin. Keberhasilan tersebut membuka peluang untuk menguji resistance 2.400 jika sentimen regional mendukung.

Namun, menurut Trimegah Securities, risiko profit taking masih nyata. Sehingga IHSG diperkirakan bergerak mixed di kisaran 2.324 – 2.400.

Sementara itu, Kresna Securities, berpendapat bahwa IHSG masih berkonsolidasi sambil menunggu konfirmasi pergerakan selanjutnya. Potensi up side indeks masih ada setelah menembus titik resistennya di 2.364.

Selain itu, indeks masih berada pada batas bawah Bollinger band diiikuti oleh MACD yang berada di daerah oversold di -14.1. Trading range pada hari ini antara 2.320 dan 2.398. Rekomendasi ADRO, BBRI, dan INDF.

Optima Sekuritas mengatakan bahwa data inflasi Oktober sebesar 0,19% membawa harapan tingkat inflasi sepanjang 2009 di bawah 4% sesuai dengan target pemerintah.

Optimisme ini, menurut dia, membawa sentimen positif ke bursa salah satunya emiten di sektor konsumsi yakni Unilever dan Gudang Garam. Keduanya menopang IHSG naik tipis 4 poin ke level 2.371. Arah IHSG masih menunggu sentimen global untuk kembali rebound. Level indeks ada di 2.310-2.400.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s