1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

tren tim 8 v. harga minyak = ihsg 051109 5 November 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:08 am

Kasus Bibit-Chandra Timbulkan Sentimen Negatif
Rabu, 04 November 2009 | 22:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Analis Ekonomi PT Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, menilai penguatan nilai tukar rupiah akibat adanya intervensi Bank Indonesia untuk mencegah gerakan sosial yang tidak terkontrol terkait dengan kasus Bibit-Chandra.

Nilai tukar rupiah kemarin ditutup sedikit menguat menjadi 9.580 per dolar AS (kurs tengah Bloomberg). “Penguatan ini ditengarai sebagai upaya intervensi BI dengan menjual dolar AS,” kata Lana dalam analisis harian Samuel Sekuritas di Jakarta, Rabu (4/11).

Lana melanjutkan, intervensi itu merupakan antisipasi meningkatnya suhu keamanan akibat memanasnya emosi publik terkait penahanan Bibit-Chandra oleh kepolisian. Demo dukungan publik di berbagai daerah marak terjadi, sehingga dikhawatirkan tidak terkontrol. Penahanan itu akhirnya ditangguhkan Selasa malam.

Penurunan indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, sebesar 1,58 persen pada perdagangan kemarin, menurut dia, juga dipengaruhi oleh sentimen negatif kekecewaan terhadap bobroknya sistem hukum di Indonesia. “Kasus Bibit-Chandra semakin membuktikan adanya ketidakpastian hukum di Indonesia,” ujarnya.

Masyarakat, lanjut Lana, merasa ngeri dengan aksi jual beli hukum, apalagi investor. Pengungkapan rekaman dalam Mahkamah Konstitusi kemarin menjadi klimaks emosi masyarakat, karena menunjukkan kasus ini lemah dan terkesan direkayasa untuk melemahkan fungsi KPK.

“Emosi publik terkuras dan geram mengikuti rekaman itu, karena hukum begitu mudah diatur dan diperdagangkan antara pengusaha dan penguasa. Rasa miris semakin kuat karena yang terlibat adalah pejabat-pejabat dengan posisi penting,” katanya.

Lana menambahkan, dugaan jual beli hukum ini memang telah menjadi rumor publik sebelumnya. Namun, dua kasus penyadapan telepon, yaitu pengungkapan pembicaraan kasus Urip-Artalyta beberapa waktu lalu dan Anggodo Widjaya—-adik buron Anggoro Widjoyo—-dengan pejabat di kepolisian dan kejaksaan di Mahkamah Konstitusi kemarin dan yang dilanjutkan hari ini, membuktikan adanya ketidakpastian hukum di Indonesia.

“Padahal faktor kepastian hukum dan pemberantasan korupsi merupakan salah satu penilaian penting investor, terutama asing, dalam berbisnis di Indonesia,” ujarnya.

Jika penyelesaian kasus ini berlarut-larut, Lana menegaskan, tidak hanya aksi ambil untung indeks saham di Bursa Efek semakin kuat tapi nilai tukar rupiah juga akan melemah.

GRACE S GANDHI
05/11/2009 – 07:00
Sip! Minyak Makin Asik
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Minyak kembali menguat dan menembus level Us$ 80 per barel, seiring dengan pelemahan dolar AS dan menurunnya suplai minyak di AS.

Harga minyak untuk kontrak Desember naik 0,61 sen ke US$ 80,21 per barel, berdasar perdagangan New York Mercantile Exchange.

American Petroleum menyatakan malam kemarin bahwa jumlah inventori minyak AS menurun. Cadangan minyak turun 3,3 juta barel, sementara para analis memprediksikan 1,3 juta barel.

Selain itu, nilai tukar dolar AS kembali melemah terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama Euro.

Pada perdagangan Nymex, minyak cair naik 1,65 sen ke US$ 2,09 per galon. Gas alam turun 1,5 sen ke US$ 4,9 per 1.000 kaki kubik dan harga gasolin naik 2,25 sen ke US$ 2,02 per galon.

Di London, harga Brent naik 67 sen ke US$ 78,78 pada ICE Futures.[mre]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s