1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

friday the thirteenth, the myths … 12 November 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:45 am

besok jum’at
besok tgl 13
besok tgl 13 N(yaman)OVEMBER
besok tgl 13 November 2009 seh …
Kamis, 12 November 2009 | 12:28
13/11/2009 – 17:01
IHSG Akhir Pekan Menguat
Berkat Duet BUMI dan ADRO
Asteria

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Akhir pekan ini, IHSG berhasil bertahan di area hijau. Duet maut saham BUMI dan ADRO melambungkan sektor tambang dan menjaga bursa tetap di teritori positif.

Pada perdagangan Jumat (13/11), IHSG akhirnya ditutup naik tipis 6,520 poin (0,27%) ke level 2.426,801. Indeks saham unggulan LQ 45 naik 1,255 poin (0,26%) ke level 478,203 dan indeks JII naik 0,33% ke 396.67.

Bursa saham Indonesia dibuka terkoreksi tipis 0,15% ke level 2416. Namun indeks bisa segera berbalik arah hingga sesi siang menguat ke level 2.425. Namun, Pergerakan indeks cenderung flat hingga akhir sesi dengan ditutup di angka 2.426.

IHSG akhir pekan ini berhasil berakhir di area positif, dengan pergerakan yang flat dan transaksi yang menipis. Tekanan datang dari negatifnya bursa AS dan mixed-nya bursa regional.

“Bursa regional bergerak turun sehingga IHSG berfluktuasi,” ujar Budi Ruseno dari Bhakti securities.

Harga komoditas yang kembali bergerak naik, menjadi sentimen positif yang mendongkrak bursa. Harga minyak mentah naik 0,29% ke level US$76,94 per barel dan harga CPO di Malaysia naik 0,25% ke level RM 638,92 per ton.

Saham perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Nasional Indonesia (BBNI) menjadi pengerak indeks, terkait rencana ketiga emiten ini membagikan dividen.

Sektor-sektor saham bergerak imbang di lantai bursa. Penguatan bursa dipimpin sektor pertambangan yang naik 1,6%, disusul sektor perkebunan yang naik 1,3%, konsumsi 0,9%, finansial 0,4% dan manufaktur 0,2%. Sedangkan sektor infrastruktur memimpin penurunan bursa dengan jatuh 0,7%, properti dan perdagangan melemah 0,5%, industri dasar 0,2% dan aneka industri 0,2%.

PT Adaro (ADRO) dan PT Bumi Resources (BUMI) mengokohkan posisinya sebagai dua saham teraktif di lantai bursa sejak pembukaan perdagangan. ADRO ditutup menguat Rp90 ke level 1710, dan mendominasi penguatan bursa dengan nilai transaksi Rp614 miliar, atau 21,4% dari total perdagangan hari ini.

Sedangkan BUMI ditutup naik Rp50 ke level Rp2.450, dengan nilai transaksi Rp525 miliar,atau 18,3% total perdagangan.

Perdagangan menipis, dengan volume transaksi tercatat sebanyak 5.215 juta lembar saham, senilai Rp 2.868 triliun dan frekuensi mencapai 59.969 kali. Sebanyak 101 saham naik, 69 saham turun dan 72 stagnan.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 menjadi Rp 17.150, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 550 menjadi Rp 25.650, PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP) menguat Rp 200 menjadi Rp 7.750, dan PT Astra Agro Lestari (AALI) terangkat Rp 150 di posisi Rp 22.150, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 7.450 dan Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 760.

Sedangkan emiten-emiten yang merosot antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 menjadi Rp 7.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 15.550, Astra International (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 32.700, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.150.

IHSG menguat di tengah variatifnya bursa regional. Indeks Komposit Shanghai di China naik 14,70 poin (0,46%) ke level 3.187,65, indeks Hang Seng naik 156,06 poin (0,70%) ke level 22.553,63. dan Straits Times terangkat 0,99 poin (0,04%) di posisi 2.727,23.

Sedangkan indeks Nikkei-225 di Jepang ditutup melemah 34,18 poin (0,35%) ke level 9.770,31, indeks KOSPI melemah 0,74 poin ke level 1.571,99 dan indeks Straits Tipis turun tipis 0,71 poin ke level 2.725,53. [mdr]

Jumat, 13/11/2009 01:50 WIB

PREDIKSI
Pemodal antisipasi koreksi

oleh :

JAKARTA: Kenaikan bursa 2 hari terakhir diperkirakan memperbesar potensi aksi ambil untung (profit taking) pemodal, terutama hari ini merupakan kesempatan transaksi terakhir untuk pekan ini.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diduga melemah, dan hanya berbalik menguat ketika muncul sentimen positif yang dampaknya sangat signifikan baik dari dalam maupun luar negeri.

Analis PT Kresna Securities Jordan Zulkarnaen mengatakan secara historis pemodal cenderung merealisasikan keuntungan pada akhir pekan, terutama ketika bursa telah menguat beberapa hari.

“Di tengah ketiadaan sentimen yang dominan, pemodal cenderung menggunakan horizon investasi jangka pendek. Sehingga akhir pekan ini akan terjadi aksi ambil untung,” tuturnya, kemarin.

Ekspektasi kinerja emiten selama 2009, lanjutnya, dinilai telah tecermin dalam har?ga saham sekarang setelah perusahaan-per?usahaan terbuka unggulan memublikasikan neraca keuangan per September 2009. Pemodal telah mengantisipasi kinerja positif emiten, meski agak tertekan akibat krisis.

Selanjutnya, para pemodal masih me?nunggu arah perekonomian 2010 dan kinerja emiten ke depan akan seperti apa. “Inilah yang membuat bursa saham bergerak di kisaran yang sempit, tidak ke mana-mana selain di rentang 2.400,” ujarnya.

Pada perdagangan Kamis, IHSG menguat 16,4 poin (0,68%) ke level 2.420,28, melawan tren koreksi bursa regional. Indeks Hang Seng melemah 1,01%, KOSPI turun 1,39%, dan Nikkei-225 tertekan 0,68%.

Nilai transaksi kemarin mencapai Rp5,58 triliun. Sebanyak 74 saham naik, 108 saham turun dan 67 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp500 menjadi Rp25.100, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp70 menjadi Rp1.620.

Oleh Arif Gunawan S.

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Hendra Soeprajitno
Berhasil Bertahan, IHSG Mantap di Posisi 2.420

Saham Masih Melaju, Rupiah Stabil
Berpeluang Menguat, Saham Cermati KPK Vs Polri
China Dorong Wall Street
142 Saham Naik, IHSG Kembali Melaju di 2.400
Pertambangan Topang Perdagangan Saham Pagi
KAMIS, 12 NOVEMBER 2009 | 16:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Sektor miscellaneous industry dan manufaktur penjadi penopang utama Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia Kamis (12/11), di tengah merahnya mayoritas bursa regional.

IHSG berhasil ditutup naik 0,68 persen atau 16,402 poin pada 2.420,281, meski jumlah saham yang turun lebih banyak dibandingkan saham yang naik, yakni 108 saham turun berbanding 74 saham naik.

Sementara indeks Kompas100 meningkat 0,85 persen, kemudian indeks LQ45 bertambah 0,97 persen, serta Jakarta Islamic Index menguat 1,18 persen.

Nilai perdagangan hari ini mencapai Rp 5,579 triliun dari 101.029 kali transaksi dengan volume 6,040 miliar saham.

EDJ

Editor: Edj

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s