1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

daripada maen saham mendingan… (2) : 171109 17 November 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:23 am

Selasa, 17/11/2009 00:21 WIB

Usaha bakso naik kelas

oleh :

Bakso sekarang ini tidak lagi cuma milik pedagang keliling. Sebagai salah satu makanan favorit masyarakat, bakso pun marak digeluti sebagai produk yang mendatangkan banyak uang bagi pebisnis kelas elite.

Bakso ‘papan atas’ sekarang ini tidak hanya merek Bakso Lapangan Tembak, setelah muncul pemain sejenis yang menjual daging bulat berkuah seharga lebih dari Rp 10.000 per mangkuk. Di samping membidik pembeli kelas menengah atas, pebisnis bakso ini berupaya memperbanyak gerainya dengan waralaba atau mengajak investor lain.

Sebut saja Mister Baso, Bakso Kepala Sapi, Cak Nato, Cak Mansyur, Bakso Cak Man, hingga Bakso Kaget. “Umumnya bakso diminati masyarakat, terutama para wanita dan remaja, sehingga pasarnya akan tetap langgeng,” kata Eddy Sugiharto, GM Recruiting & Training Mister Baso.

Pebisnis nongerobak ini membidik konsumen yang mengutamakan kadar daging dalam olahan bakso yang dicampur tepung hingga 80%-90%. Ditambah lagi dengan jaminan higienitas pembuatan dan lokasi penjualan, serta jaminan bebas bahan pengawet boraks.

Di samping itu pebisnis menghadirkan bakso ‘elite’ di tempat yang lebih nyaman, seperti di pusat belanja. Pada saat yang sama, citra bakso sebagai makanan yang ecek-ecek menjadi makanan yang bisa ditemukan di tempat berkelas.

Hal itu pula yang menyebabkan harga bakso elit lebih mahal. Satu mangkuk bakso di pedagang gerobak keliling dijual dengan harga Rp5.000-Rp7.000, atau jika membeli di warung bakso harganya Rp8.000-Rp10.000, sedangkan yang membidik kelas menengah atas biasanya menjual semangkuk bakso mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 per mangkuk.

Untuk mempercepat ekspansinya Mister Baso mengajar sejumlah investor untuk membuka gerainya. Saat ini ada 82 gerai Mister Baso, dan hanya 15 unit di antaranya milik sendiri, dan lainnya dimiliki para investor.

Gerainya tersebar di Jabodetabek, Medan, Pekan Baru, Dumai, Duri, Serang, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Balo, Balikpapan, Papua. Dari total gerai Mister Baso 95% lokasinya dari gerai ada di dalam mal, sedangkan lainnya misal berada di rumah toko (ruko).

Hal sama juga ingin digarap Bakso Kaget yang bermula pengembangan usahanya dari Kota Bandung. Pebisnis Bakso Kaget menambah greget untuk menggaet pasarnya dengan menawarkan bakso dengan isi yang beraneka macam, seperti baso isi daging, jagung, udang, daging, keju, telur, daging cincang, dan kuahnya diberi cita rasa rempah yang khas.

“Setiap 3 bulan kami melakukan inovasi isi bakso yang baru. Kami yakin inovasi ini terus berlanjut karena pasar bakso yang besar. Orang Indonesia gemar bakso. Kalau pusing suka makan bakso [pedas dan panas] untuk menghilangkan penyakit itu,” kata Samsi Permayanthi, Seketaris Eksekutif Bakso Kaget.

Dari Bandung Bakso Kaget memperluas ekspansinya ke Medan. Selain membuat gerai yang disebut warung, Bakso Kaget juga menawari investor untuk memiliki gerobak bakso dengan modal Rp 9 juta, seperti empat gerai yang kini buka di Yogyakarta, sedangkan warung modalnya Rp 15 juta.

Satu gerobak bisa menjual 30-40 mangkuk per harinya dengan harga Rp10.000. Keuntungannya cukup besar dari harga jual, karena itu investasi gerobak bakso bisa kembali selama 5 bulan. Biasanya lokasi gerobak ada di halaman minimarket, kampus, dan di toko pakaian distro.

Meski bukan merupakan makanan asli Indonesia, racikan daging berikut tepung yang diberi bumbu sesuai dengan lidah lokal membuat bakso terus diburu. Dengan pelengkap mi atau bihun, membuat penggemarnya selalu maknyus ketika menyantapnya. (linda.silitonga @bisnis.co.id)

Oleh Linda T. Silitonga

Wartawan Bisnis Indonesia

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s