1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

jual dan beli saham2 gw saat GREAT LEAP, maybe yes maybe no …171109 17 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 7:08 am

EKONOMI
17/11/2009 – 18:00
Bursa Asia Anjlok Dipicu Turunnya Harga Komoditas

INILAH.COM, Bangkok – Saham-saham di Bursa Asia umumnya melemah pada perdagangan Selasa (17/11) akibat investor mengunci beberapa keuntungan dan anjloknya harga komoditas.

Saham-saham Eropa juga anjlok. Kejatuhan saham di Asia ini bermula dari Tokyo berlanjut ke London setelah harga minyak tergelincir semalam dan dolar melemah terhadap yen. Harga emas juga turun dari level tertingginya dalam beberapa hari terakhir.

Pertemuan Presiden AS Barack Obama hari ini dengan Chinese President Hu Jintao diakhiri dengan kesepakatan, namun sepertinya tidak terpengaruh terhadap pasar.

Wall Street kemarin melesat akibat data penjualan ritel yang melebihi prediksi di Oktober 2009, meningkatkan kepercayaan pasar terhadap pemulihan ekonomi.

Namun antusiasme tersebut tidak berdampak ke Asia meskipun permintaan lebih baik untuk penjualan ritel.

Beberapa bursa Asia telah naik 70% lebih sepanjang tahun ini.

Di perdagangan Eropa, Britain’s FTSE 100 turun 0,6%, Germany’s DAX turun 0,3% dan France’s CAC-40 melemah 0,4%.

Di Asia, Indeks Nikkei 225  Jepang rata-rata anjlok 61,25 poin (-0,6%) ke level 9.729,93, di mana ekportir terpukul dengan penguatan yen. Hang Seng  Hong Kong melemah 29,83 (-0,1%) ke level 22.914,15 setelah sempat naik di atas 23.000 dan Indeks Kospi  Korea Selatan terjun 0,4% ke level 1.585,98.

Begitu juga, dengan saham-saham acuan Australia turun 0,5% dan Singapura jatuh 0,6%. Indeks Shanghai  China naik akibat optimisme pemulihan ekonomi, naik 0,2% ke 14 pekan tertingginya di 3.282,89.

“Para investor yakin, mereka akan melihat pendapatan perusahaan yang lebih baik ke depan dengan membaiknya ekonomi negara ini,” ujar Lin Feng, sebuah Fund Manager Sinolink Securities di Kota Western China, Chengdu.

Di AS, Dow naik 136,49 (1,3%) ke level 10.406,96 setelah sempat naik mendekati 164 poin. Indeks S&P 500 naik 15,82 (1,5%) ke 1.109,30.

Harga minyak Asia juga berada di bawah US$79 per barel akibat para investor melihat pertumbuhan permintaan minyak mentah tahun depan untuk mengimbangi ekonomi AS yang melempam saat ini. [cms]
Selasa, 17/11/2009 08:35 WIB
IHSG Dapat Peluru Semangat
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat cukup tajam di tengah penguatan bursa-bursa regional. Dipimpin saham PT Bumi Resources Tbk, saham-saham unggulan lain ikut bergerak menguat.

Pada perdagangan Senin (16/11/2009), IHSG ditutup menguat 41,874 poin (1,73%) ke level 2.468,675. Indeks LQ 45 naik 9,617 poin (2,01%) ke level 487,820.

Sentimen positif kembali hadir di lantai bursa. Penguatan bursa-bursa utama dunia diharapkan bisa menjadi katalis positif bagi pasar. Terutama bagi kenaikan saham-saham berbasis komoditas menyusul naiknya harga komoditas akibat melemahnya dolar AS.

Pada perdagangan Senin (16/11/2009), indeks Dow Jones naik hingga 136,49 poin (1,33%) ke level 10.406,96. Indeks Standard & Poor’s 500 juga menguat 15,82 poin (1,45%) ke level 1.109,30 dan Nasdaq naik 29,97 poin (1,38%) ke level 2.197.85. Indeks S&P untuk pertama kalinya ditutup di atas level 1.100 setelah Oktober 2008.

Bursa Jepang juga dibuka langsung menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 56,46 poin (0,58%) ke level 9.847,64.

Penguatan bursa-bursa global akan menjadi sentimen positif. Namun harga saham-saham yang sudah dinilai terlalu mahal akan menghadang laju IHSG lebih jauh. IHSG diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

IHSG kemarin bergerak menguat +1,72% pada level 2.468,675. Menguatnya indeks didukung oleh kenaikan saham BUMI menyusul pembayaran akuisisi 10% saham Newmont Nusa Tenggara. Secara teknikal, indeks tengah berada dalam trend menguat jangka pendek pasca tertembusnya kembali level 2.400. Hari ini kami perkirakan indeks akan menguji level resistance 2.482-2.491, sebelum menembus level 2.500-an. Sementara untuk support berada di 2.451. Kami rekomendasikan trading jangka pendek pada saham bluechip seperti BBRI, BMRI, UNTR, UNSP.

Optima Sekuritas:

Kenaikan IHSG sebesar 1.7% atau 41 poin ke level 2.468 di dorong oleh saham BMRI, ASII, PGAS, dan BUMI. Sementara dari nilai transaksi sebanyak 30% di sumbang oleh BUMI yang mengalami kenaikan 6%. Up trend bakal berlanjut mengingat MACD & MA membuat pola golden cross. Investor sebaiknya akumulasi dan hold hingga uptrend yang terjadi sudah jenuh. Kisaran indeks ada di 2.440-2.490.

(qom/qom)

————————————— saham lain
order jual bumi:
3000
order beli bumi:
2525
————————————— saham lain
order beli adro:
1680
order jual adro:
1750
order beli adro:
1680 full matched
————————————— saham lain
order beli trub:
124
order jual trub:
130
order jual trub:
130 full matched
————————————— saham lain
order beli indy:
2200
order jual indy:
2350
order beli indy:
2200 full matched
————————————— saham lain
Selasa, 17 November 2009 | 16:11

BURSA SAHAM

Mencoba Bertahan, IHSG Ditutup Naik 0,21%

JAKARTA. Pencapaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama harus tergerus. Ujungnya, Selasa (17/11), hingga sesi kedua berakhir, indeks bertengger di 2.473,79, atau naik 0,21%. Nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp 4,34 triliun.

Perinciannya 84 saham naik, 88 saham turun, dan 84 saham tak mengalami perubahan harga. Saham-saham yang mencatatkan penguatan; PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) naik 9,7% menjadi Rp 147, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 4,82% menjadi Rp 174, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 2,67% menjadi Rp 7.700, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) naik 2,11% menjadi Rp 1.730, dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) naik 2,78% menjadi Rp 7.400.

Sementara saham-saham yang melemah; PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 2,03% menjadi Rp 16.900, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 0,92% menjadi Rp 27.050, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 1,09% menjadi Rp 22.650, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 0,96% menjadi Rp 2.575, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 1,02% menjadi Rp 4.875.

Hendra Soeprajitno

————————————— saham lain
PREDIKSI INVESTOR DAILY 17 November 2009: Indeks Menguji Resistance
17/11/2009 07:17:49 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melanjutkan penguatan hari ini. Indeks mencoba menguji batas resistance pada level 2.482.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, pergerakan indeks akan ditopang oleh penguatan harga saham unggulan, seperti BBRI, BMRI, UNTR, UNSP. “Secara teknikal, indeks sedang tren menguat jangka pendek. Tren tersebut terbentuk pasca ditembusnya kembali level 2.400,” ujarnya kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (16/11).

Dia mengatakan, indeks akan menuju level resistance 2.482. Apabila posisi ini ditembus, indeks selanjutnya menuju resistance kuat 2.491 sebelum menyentuh level 2.500. Adapun batas bawah pergerakan indeks berada pada level 2.451.

Pada perdagangan kemarin, indeks menguat 41,87 poin (1,72%) menjadi 2.468,675. Kenaikan indeks ditopang saham BUMI setelah ada kabar pembayaran akuisisi 10% saham Newmont Nusa Tenggara. Nilai transaksi saham mencapai Rp 5,32 triliun dengan volume sebanyak 12,03 juta lot. (epa)
REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 17 November 2009
17/11/2009 07:19:55 WIB
Trimegah Securities
Pelaku pasar perlu mewaspadai kemungkinan aksi ambil untung (profit taking), menyusul rally indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah berlangsung cukup panjang. Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran 2.440-2.482. Membaiknya kondisi regional serta global berdampak positif terhadap indeks kemarin. Indeks ditutup menguat 41,87 poin (1,72%) menjadi 2.468,67.

Optima Sekuritas
Penguatan indeks sebanyak 41 poin (1,72%) menjadi 2.468 pada perdagangan kemarin ditopang oleh penguatan saham BMRI, ASII, PGAS, dan BUMI. Sebanyak 30% nilai transaksi BEI dikontribusikan oleh saham BUMI setelah menguat 6% menjadi Rp 2.600 per unit. Indeks diproyeksikan melanjutkan penguatan hari ini, mengingat MACD & MA telah membentuk pola golden cross. Investor dapat mengakumulasi dan hold sejumlah saham hingga uptrend mulai jenuh. Indeks akan bergerak pada kisaran 2.440-2.490.

Kresna Graha Sekurindo
Indeks berpeluang naik setelah kemarin berhasil menembus titik resistance 2.423. Pergerakan MA 5 yang memotong MA 20 dari bawah serta posisi MACD yang bergerak naik menjadi -3.8 dari posisi sebelumnya -9.4 akan mendukung penguatan indeks hari ini. Trading range indeks hari ini adalah 2.440-2.485. Pemodal dapat mencermati saham BMRI, UNTR, dan PGAS.

Erdhika Elit Sekuritas
Indeks berpotensi melanjutkan penguatan setelah ditutup naik pada perdagangan kemarin sebanyak 41.87 poin (1,72%) menjadi 2.468. Berdasarkan analisis teknikal, indeks mengindikasikan golden cross dengan kisaran pergerakan 2.420-2.490. Pemodal dapat mencermati saham BBNI,SMCB,MEDC, dan UNVR.
————————————— saham lain
17/11/2009 – 07:30
Wow! S&P 500 Tembus 1.100
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, New York – Membaiknya penjualan ritel pada Oktober lalu dan pelemahan dolar AS, memicu positifnya Wall Street pada perdagangan Senin (16/11).

Pelemahan dolar AS memicu harga emas dan harga komoditas linnya termasuk minyak. Hal tersebut mengerek saham-saham di sektor energi dan material.

Selain itu, pernyataan Chairman

Federal Reserve Ben Bernanke yang akan mempertahan kan suku bunga acuan pada level terendahnya, juga memicu penguatan pasar modal. Ben juga mengatakan bahwa dirinya tidak melihat adanya pengaruh dikucurkannya dana dari pemerintah menyebabkan pergerakan spekulatif.

Sentimen positif lainnya datang dari Departemen Perdagangan yang menyatakan, penjualan ritel Oktober lalu naik 1,4%. Nyaris dua kali lipat dari proyeksi para analis, yang didorong oleh penjualan otomotif.

Pada perdagangan Senin, Dow Jones naik 136,49 poin (1,3%) ke 10.406,96, S&P 500 naik 15,82 poin (1,5%) ke 1.109,3 dan Nasdaq naik 29,27 poin (1,4%) ke 2.197,85. S&P 500 berada pada level terbarunya sejak Oktober tahun lalu. [mre]


Selasa, 17/11/2009 06:47 WIB

Up trend bakal berlanjut , MACD & MA buat pola golden cross

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): Kondisi regional yang kondusif mendukung usaha IHSG untuk menembus tren turun jangka menengahnya meski tertahan di area resistan.

Trimegah Securities mengatakan bahwa pelaku pasar diharapkan mewaspadai kemungkinan aksi profit taking mengingat rally yang panjang. IHSG hari ini diperkirakan di kisaran 2.482-2.440.

Sementara itu, Optima Sekuritas menilai kenaikan IHSG sebesar 1.7% atau 41 poin ke level 2.468 di dorong oleh saham BMRI, ASII, PGAS, dan BUMI. Dari nilai transaksi sebanyak 30% di sumbang oleh BUMI yang mengalami kenaikan 6%.

Menurut Optima, up trend bakal berlanjut mengingat MACD & MA membuat pola golden cross. Investor sebaiknya akumulasi dan hold hingga uptrend yang terjadi sudah jenuh. Kisaran indeks ada di 2.440-2.490.

Di sisi lain, Kresna Securities mengemukakan bahwa IHSG kemungkinan masih melanjutkan kenaikan setelah indeks menembus resistan lamanya di 2423.

Pergerakan MA 5 yang memotong MA 20 dari bawah serta posisi MACD yang bergerak naik menjadi -3.8 akan mendukung potensi kenaikan indeks. Trading range pada hari ini berada antara 2.440 dan 2.485. Rekomendasi saham untuk BMRI, UNTR, PGAS.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s