1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

isu politis itu MEMANG KEJI … 181109 18 November 2009

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 6:48 pm

Kepastian Hukum Terganggu, Pengusaha Mulai Tunda Investasi
19/11/2009 13:42:01 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
Kalangan pengusaha mulai menunda investasi akibat terganggunya kepastian hukum menyusul perseteruan antara lembaga hukum Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Umum Asosasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa sejumlah investor asing yang berencana menanamkan modalnya di sejumlah proyek manufaktur dan infrastruktur menunda realisasi investasinya. Selain itu, investor dalam negeri menunda berekspansi hingga perseteruan tersebut diselesaikan.

“Miliaran dolar Amerika Serikat (AS) rencana investasi berpotensi lepas dalam 2-3 tahun mendatang. Kalau Preseiden menunda-nunda terus keputusan soal perseteruan itu, proyek-proyek akan tertunda,” ujar Sofyan usai seminar publik tentang Konflik KPK dengan Polri dan Dampaknya Terhadap Iklim Investasi di Dalam Negeri yang digelar oleh Universitas Pelita Harapan (UPH) di Jakarta, Rabu (18/11).

Untuk itu, lanjut dia, Presiden harus segera menentukan sikap dan keputusan atas rekomendasi yang disampaikan oleh Tim 8. Menurut dia, tim tersebut dipilih sendiri oleh Presiden sehingga tidak ada alasan tidak mempercayai rekomendasi mereka.
“Presiden harus menentukan, yang salah disalahkan, yang benar dibenarkan. Kalau ditunda-tunda justru akan menimbulkan ketidakpastian. Perusahaan saya sendiri saja masih wait and see kalau mau investasi akibat masalah ini,” paparnya.

Perseteruan KPK dengan Polri, kata dia, mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kewibawaan pemerintah dan hukum. Untuk itu, lanjut dia, harus diwaspadai munculnya people’s power sebagai parlemen jalanan.

“Kalau sudah begitu, semua akan jadi korban. Bila perlu, pengusaha terancam jual aset demi menjaga cash flow. Jadi, harus diputuskan bagaimana mengubah kondisi negatif ini jadi positif,” imbuh Sofyan.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Infrastruktur dan Investasi Chris Kanter. Menurut dia, setiap investor dari negara lain selalu menanyakan kapan permasalahan ini diselesaikan. Sebab, lanjut dia, hal itu adalah menyangkut kepastian hukum.

“Bagi investor, tidak penting siapa yang korupsi atau yang salah. Mereka melihat, lembaga yang seharusnya mengatasi masalah hukum dan korupsi justru korupsi juga. Dari sejumlah pertemuan, mereka mengaku lebih baik menunda dulu rencana investasi di sini (Indonesia),” tutur Chris.

Solusinya, Chris mencontohkan, jika diibaratkan sebagai perusahaan, harus dilakukan restrukturisasi segera demi mengembalikan kepercayaan masyarakat dan investor. (eme)

Rabu, 18/11/2009 17:28 WIB
Kasus Cicak-Buaya, Investasi Tertunda Sampai Miliaran Dollar
Suhendra – detikFinance

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi memperkirakan potensi penundaan investasi sebagai dampak kasus cicak-buaya hingga ratusan juta dollar AS, bahkan miliaran dollar AS. Meskipun sampai saat ini belum ada data yang pasti soal potensi kerugian ini.

“Ada potensi ratusan juta, hingga miliaran dollar US, yang bisa keluar,” kata Sofjan dalam acara seminar konflik Polri dengan KPK dampaknya terhadap iklim bisnis di Indonesia, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (18/11/2009).

Sofjan mengatakan potensi penundaan investasi hingga miliaran dollar AS ini belum seberapa dampaknya bagi Indonesia. Namun kata dia yang paling merugikan adalah Indonesia telah kehilangan momentum yang akan sulit kembali.

“Ini kerugian besar, sekarang kita kehilangan momentum,” katanya.

Ia mencontohkan masalah kehilangan momentum akan menjadi momok terbesar bagi Indonesia.

Dalam investor summit lima tahun lalu, banyak investor yang berminat untuk masuk di segala sektor termasuk infrastruktur, namun harus kehilangan momen karena terkendala masalah pembehanan aturan termasuk pembebasan lahan dan lain-lain.

“Sekarang kita kehilangan momentum lagi. Kita harus promosi lagi, karena negara lain juga menawarkan investasi,” katanya.

Sementara itu Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Adrianus Mooy mengatakan penundaan investasi yang akan masuk ke sektor riil dapat dilihat adanya tren penempatan asing di SUN dan SBI.

Sekarang ini kata dia banyak investor asing yang sudah dapat persetujuan investasi namun lebih memilih instrumen di SUN ataupun SBI.

“Ini kecurigaan tapi memang betul nampaknya,” katanya.

(hen/dnl)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s