1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

setelah 6 hari mungkin pasar jeda … : 191109 19 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 2:05 am

Kamis, 19/11/2009 16:12 WIB
Astra Seret IHSG Minus 0,62%
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya tak mampu bertahan. IHSG akhirnya ditutup melemah akibat merosotnya saham PT Astra International Tbk (ASII).

Pada perdagangan Kamis (19/11/2009), IHSG ditutup melemah 15,441 poin (0,62%) ke level 2.468,788. Indeks LQ 45 juga melemah 3,476 poin (0,71%) ke level 487,784. IHSG pada hari ini bergerak sangat fluktuatif dan pada sesi I sempat ditutup menguat meski tipis.

Saham-saham regional bergerak cukup variatif.

Indeks Nikkei-225 melemah 127,33 poin (1,32%) ke level 9.549,47.
Indeks Hang Seng melemah 197,17 poin (0,86%) ke level 22.643,16.
Indeks Komposit Shanghai naik 17,38 poin (0,53%) ke level 3.320,61.
Indeks KOSPI naik 16,57 poin (1,03%) ke level 1.620,54.
Indeks Straits Times naik 22,02 poin ke level 2.767,06.

Sementara bursa-bursa Eropa dibuka melamah. Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,09%, DAX 30 melemah 0,06% dan CAC 40 melemah 0,26%.

Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 114.866 kali pada volume 9.408 juta lembar saham senilai Rp 3,817 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 94 saham turun dan 70 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 33.250, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 menjadi Rp 7.450, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.725, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 menjadi Rp 2.375.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 9.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 250 menjadi Rp 17.100, Indocement (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 11.900.

(qom/qom)
——————————- saham lain
order jual bumi:
2675
order jual bumi revisi:
2650
order jual bumi:
2650 full matched
order jual bumi tambahan:
2625
——————————- saham lain
order jual indy:
2250
2300
order jual indy revisi:
2225
order jual indy:
2225 full matched
——————————- saham lain
order jual antm:
2500
order jual antm revisi:
2475
order jual antm revisi:
2450
——————————- saham lain
order jual adro:
1740
order jual adro revisi:
1710
order jual adro revisi:
1700
order jual adro:
1700 full matched
——————————- saham lain
order jual elsa:
330
order jual elsa revisi:
325
order jual elsa revisi:
320
——————————- saham lain
order jual trub:
155
order jual trub:
155 full matched
——————————- saham lain
order beli bnii:
350
355
order beli bnii:
355 full matched
——————————- saham lain
… sinyal ihsg sebenarnya mulai kuat beli lage di 2485 … tapi volume lot transaksi cukup minim … batas medium bollinger bands di 2482 dan batas atas bb di 2489 akan mengawal eksistensi tren ihsg 191109… bila tembus 2490, ekspektasi 2500 TERBUKA LEBAR … tapi jika tenggelam di bawah medium bb, maka batas bawah bb terancam tren ihsg ke 2475 …
… 1 jam jelang jeda, ihsg mulai beli kuat lage, namun ekspektasi volume maseh sepi …
… 100 menit menuju tutup bursa, sinyal jual makin kuat … ada ekspektasi memasuki area jenuh jual di batas bawah bollinger bands 2479 … jika tembus maka ekspektasi ke batas psikologis 2475 mungkin saja tercapai …
… 3 menit jelang tutup, sinyal jenuh jual semakin kuat di 2460 sebagai batas bawah bollinger bands … ini yang menyebabkan mantul naek ke atas 2465 … JEDA di ihsg sudah terjadi ke 2468 …
——————————- saham lain
… baru aja terjadi ledakan di depan apotik di Yogya … apakah ini cuma kecelakaan kerja atawa terkait isu politis :
Kamis, 19/11/2009 10:43 WIB
Ledakan di Yogyakarta
Tabung Elpiji Dikeluarkan dari Apotek Medistra, Bau Gas Menyengat
Ari Santoso – detikNews

dok detikcom (foto: Bagus K) Yogyakarta – Sejumlah anggota Gegana Polda DIY masih menyelidiki sumber ledakan di Apotek Medistra Yogyakarta. Mereka mengevakuasi sebuah tabung gas elpiji ukuran 12 kg dari dalam apotek tersebut.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta, Kamis (19/11/2009), tabung gas elpiji tersebut masih utuh. Namun demikian, tercium bau gas yang sangat kuat. Karena itulah polisi melarang warga yang berjejal di sekitar lokasi kejadian menyalakan api seperti merokok dan sebagainya.

Peristiwa ledakan tersebut memang menarik perhatian warga. Mereka terus berdatangan ke lokasi kejadian. Semakin siang, semakin banyak warga yang datang sehingga kawasan Jl Cik Di Tiro terlihat sangat ramai.

Ledakan di Apotek Medistra terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Penyebab ledakan hingga saat ini belum diketahui. Namun akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka-luka terkena serpihan kaca. Polisi juga menutup ruas Jl Cik Di Tiro mulai 500 meter dari simpang empat Gramedia hingga persimpangan Jl Kartini. (djo/djo)
Ledakan di Apotek Medistra, Kaca RS Dr Yap Ikut Pecah
Artikel Terkait:
Ledakan di Apotek Medistra Lukai Pengendara Motor
Ledakan di Apotek Medistra, Yogyakarta
KAMIS, 19 NOVEMBER 2009 | 09:42 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Defri Werdiono

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah kaca di RS Mata Dr Yap pecah akibat ledakan yang terjadi di Apotek Medistra Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, sekitar pukul 08.10 tadi. Meski begitu, tidak ada pelayanan pasien yang terganggu. Jarak RS Dr Yap dengan apotek sekitar 100 meter.

Kaca-kaca yang pecah di antaranya berada di ruang transit dokter. Beruntung, pada saat kejadian ruang itu kosong dari aktivitas. Hermanus salah satu perawat menuturkan saat kejadian tengah ada rapat internal di ruang lain.

“Suaranya keras sekali, rapat sempat berhenti sesaat, sebelum akhirnya dilanjutkan lagi. Pengobatan pasien tidak terganggu, hanya akses jalan masuk ke rumah sakit yang tertutup,” ujarnya.

Sesaat setelah ledakan jalan Cik Di Tiro memang ditutup. Penutupan dilakukan di perempatan Gramedia dan bunderan kampus Universitas Gadjah Mada. Hingga sekarang, petugas dari Gegana Polda DIY dan tim identivikasi Polda DIY masih berada di lokasi.

Ada pun jumlah korban luka masih simpang siur, apakah satu atau dua orang. Penyebab ledakan sendiri belum diketahui, apakah berasal dari bahan kimia , konsleting listrik, atau lainnya.

Kamis, 19/11/2009 09:45 WIB
Terjadi Ledakan di Apotek Medistra Yogya
Bagus Kurniawan – detikNews

Ilustrasi Jakarta – Saat memulai sibuk beraktivitas, warga Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta, dikejutkan dengan suara ledakan cukup dahsyat pada pukul 08.10 WIB, Kamis (19/11/2009). Mereka pun berhamburan untuk mengetahui apa yang terjadi.

Pusat ledakan terletak di Apotek Medistra, seberang RS Mata Dr Yap. Kaca apotek hancur lembur dan berserakan di pinggir jalan. Menurut saksi mata, ledakan disertai getaran yang cukup keras dan juga semburan api.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian di daerah Sagan, Gondokusuman, itu. Apotek itu milik Wahyu Utomo.

Akibat kejadian tersebut ruas Jl Cik Di Tiro mulai dari 500 meter dari simpang empat Gramedia hingga persimpangan Jl Kartini, ditutup aparat serta diberi garis polisi. Tim Gegana juga masih melakukan olah TKP. Penyebab ledakan dan korban belum diketahui. Warga hanya bisa melihat dari ujung jalan yang ditutup.

(her/nrl)
Ledakan di Apotek Medistra, Yogyakarta

WILI
KAMIS, 19 NOVEMBER 2009 | 09:04 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Defri Werdiono

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Terjadi ledakan di Apotek Medistra, Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta, sekitar pukul 08.10, Kamis (19/11) ini. Belum diketahui penyebab ledakan, apakah berasal dari bahan kimia atau lainnya. Polisi telah mengamankan lokasi ledakan dengan memasang garis polisi.

Menurut warga di sekitar lokasi, satu orang terluka dalam peristiwa ini. Saat kejadian, korban tengah lewat dengan sepeda motor Yamaha Vega berwarna merah. Yang bersangkutan kemudian dibawa ke RS Bethesda, Yogyakarta.

Puji, salah satu pegawai BRI yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi, menuturkan, bunyi ledakan terdengar keras sebanyak satu kali, setelah itu disusul asap mengepul. “Saat itu saya sedang berada di lantai tiga. Apotek sendiri masih tutup,” ujarnya.

Kerasnya ledakan dirasakan calon pasien RS Mata Dr Yap yang berada di seberang apotek. Seorang pasien mengatakan, ledakan membuat kaca di rumah sakit bergetar.

The Explosion in Yogyakarta Takes A Victim
/
THURSDAY, 19 NOVEMBER 2009 | 9:26 AM
YOGYAKARTA, KOMPAS.com – The explosion occured at Medistra drug store, Cik Di Tiro street, Yogyakarta, at 08:10, Thursday. It was not known yet what caused the explosion whether it is from chemical substances or others.

Police used the police line to block the residents entering the place. According to sources around the place, one person is injured because of the explosion.

The victim treated at the local Bethesda Hospital was a riding a red Yamaha Vega motorcycle around the area when the explosion happened. One of the staff of a national bank, Puji, who works around 200 meters from the explosion site claimed that he heard a loud explosion with billowing smoke seen right after it.

“I was on the the third floor (of his office building). The drug store was closed (when it happened),” said him.

The intensity of the explosion was felt by the patient visiting the Dr. Yap Eye Center accross the pharmacy. A patient there said that the explosion caused the hospital’s windows to vibrate. (Defri Werdiono/C17-09)
——————————- saham lain
Kamis, 19/11/2009 09:47 WIB

Saham Telkom memimpin, indeks pagi ini cerah

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Perdagangan saham hari ini dibuka dengan cerah meski indeks naik tipis, yaitu 0,12% pada level 2,487,23 ditopang oleh saham TLKM, ASII, JSMR dan BBRI.

Saham-saham di Bursa Efek Indonesia yang mengalami kenaikan ada 35 saham, 38 saham turun dan 320 saham tidak berubah.

Kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini dipimpin oleh saham TLKM yang naik Rp100 menjadi Rp9.000, ASII naik Rp50 menjadi Rp34.300, JSMR naik Rp50 menjadi Rp1.940, BBRI naik Rp50 menjadi Rp7.700 dan BMRI naik Rp50 menjadi Rp4.850. Adapun, saham BUMI tidak berubah dari level Rp2.625.

Analis saham PT Anugerah Securindo Indah Asep Subroto mengatakan seiring dengan posisi penutupan yang berada di atas pembukaan hari yang sama dan lebih tinggi terhadap penutupan hari sebelumnya, IHSG dinilai masih menyimpan energi penguatan jangka pendek untuk menguji level 2.560 jika persyaratannya dipenuhi.

Persyaratan itu adalah level tertinggi dan penutupan hari ini harus lebih tinggi dari level tertinggi dan penutupan hari sebelumnya tanpa ada topping tail.

Trading strategy hari ini adalah perubahan status map the trend pada short-term dan minor trend yang mengalami peningkatan status.

“Belum mengubah strategi minor trend kami yaitu antisipasi perubahan arah. Namun untuk short-term (jangka lebih pendek), kami mencoba mengubahnya dari sebelumnya protective profit menjadi trade buy,” kata Asep.

Meski demikian, aksi pembelian short-term kali ini belum dimaksudkan sebagai buyback atas posisi jual sebelumnya melainkan hanya sebatas trading buy in short-term.

Risk Management : aksi beli yang memanfaatkan pola breakout tetap harus diwaspadai juga sebagai bull trap. Karena itu, jika pembelian telah dilakukan, pastikan terdapat new high pada beberapa bar berikutnya minimal 3-5 bar dan lakukan stop loss jika terdapat penutupan di bawah harga terendah pada 16 November 2009.

Today Outlook : Pola perdagangan kemarin yang membentuk opening range memanfaatkan trading range hari sebelumnya, masih menyembunyikan energi apakah sebagai reaksi kecil atau sebagai kekuatan untuk melanjutkan penguatan jangka pendek.

“Karena itu pola perdagangan hari ini kami prediksikan masih cenderung memanfaatkan trading range dua hari sebelumnya. Lakukan trade buy jika terjadi opening range breakout,” ujar Asep.

bisnis.com
e-trading:
Technical Picks

IHSG (2484) – SELL
ANTM (2450) – SELL
BBNI (1980) – SELL
UNVR (11.000) – SELL on Strength (11.100-11.200).

——————————- saham lain
PREDIKSI INVESTOR DAILY 19 November 2009: Potensi Penguatan Indeks Terbatas
19/11/2009 08:33:42 WIB
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung terbatas hari ini. Pada perdagangan kemarin, indeks naik 10,40 poin (0,42%) menjadi 2.484,23.

“Indeks memang berpeluang melanjutkan penguatan, meskipun terbatas karena telah rally dalam beberapa hari terakhir. Penggerak indeks akan datang dari saham grup Bakrie,” ujar analis Citi pacific Sekuritas Hendri Effendi kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (18/11).

Dia mengatakan, secara teknikal, indeks masih bertahan di atas moving average (MA), sehingga peluang penguatan tetap terbuka. Adapun indikator stochastic oscillator juga menunjukkan indeks berada di area jenuh beli (overbought).

Jika level tersebut tertembus, maka indeks bakal menuju 2.530. Adapun level support indeks berada pada 2.450.

Analis Optima Sekuritas Ikhsan Binarto mengatakan, indeks masih melanjutkan fase bullish yang ditopang oleh saham bluechips. “Indeks kemungkinan melanjutkan penguatan menuju level upper band 2.500 dengan support 2.460,” ujarnya.

REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 19 November 2009
19/11/2009 08:36:34 WIB
Trimegah Securities
Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemungkinan konsolidasi pada kisaran 2.460-2.500. Indikator stachastic menunjukkan indeks memasuku area overbought dan resistance turun untuk jangka menengah, menyusul kekhawatiran aksi ambil untung (profit taking).
Pola ini membuat sejumlah investor memilih untuk berhati-hati dalam bertransaksi. Meski demikian, peningkatan volume perdagangan saham beberapa hari terakhir bisa menjadi sinyal positif bagi indeks.
Bhakti Securities
Indeks akan bergerak mendatar dengan kecenderungan menguat menuju level 2.500. Kisaran pergerakan indeks berada pada level 2.450-2.500. Pada perdagangan kemarin, indeks berhasil ditutup menguat 10 poin setelah adanya sentimen positif dari saham-saham grup Bakrie.
Laju IHSG Terhambat Koreksi Dow Jones
Kamis, 19 November 2009 – 08:02 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Penguatan indeks harga saham gabungan yang terbatas diperkirakan akan terkendala koreksi indeks Dow Jones. Kendati demikian indeks saham diproyeksikan mampu mengatasi hal tersebut.

“Marketnya masih kuat, dan masih akan ada penguatan walau terbatas,” kata analis pasar modal dari Finance Corpindonusa Edwin Sebayang, saat dihubungi okezone, di Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Edwin menjelaskan, jika pelemahan tipis indeks Dow Jones tersebut hanyalah faktor profit taking semata, bukan karena fundametal. Sementara, sentimen positif akan lebih dominan.

Saat ini, kata Edwin likuditas sedang membanjiri pasar modal Indonesia. Yakni akibat nilai tukar rupiah yang masih akan berada di kisaran Rp9.300-9.700 serta karena pihak perbankan besar yang menurunkan tingkat bunga depositonya.

Ditambah lagi, pada Desember-Januari fund manager asing akan mengevaluasi investasinya, dan melakukan investasi di portofolio baru. “Jadi November-Desember ini saham masih akan positif,” tegasnya.

Support resiatance indeks pada perdaggan hari ini akan berada di kisaran 2.449-2.520. Di mana saham yang memiliki potensi penguatan, antara lain saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Indo Tambang Megahraya Tbk (ITMG), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), serta PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Sebelumnya, pada perdagangan kemarin, Indeks tercatat naik 10,44 poin atau setara 0,42 persen ke level 2.484,229. Pergerakan saham seluruh sektor cenderung bergerak positif.

Seperti saham di sektor perkebunan menguat 12,15 poin, sektor konsumer naik 5,85 poin, hingga sektor pertambangan menguat di sore ini hingga 13,87 poin. Kendati demikian, hanya sektor perbankan yang turun tipis 1,73 poin.

Pada pasar saham Asia, indeks Nikkei 255 terkoreksi 53,13 poin atau setara 0,55 persen ke posisi 9.676,8 dan indeks Hang Seng turun tajam 73,82 poin ke posisi 22.840,33. Sementara itu, indeks Shanghai Composite di China yang berhasil menanjak 30,34 poin ke posisi 3.303,23 dan indeks Seoul Composite naik 17,99 poin ke level 1.603,97.

Nilai perdagangan ditutup sebanyak 7,808 miliar lembar saham senilai Rp4,589 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 109.403 kali transaksi. Terdapat 93 saham yang menguat, 78 saham melemah, dan 87 saham stagnan.(rhs)
19/11/2009 – 06:04
Konstruksi Anjlok, Wall Street Ngikut
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Indeks ditutup melemah pada perdagangan Rabu (18/11), usai anjloknya data konstruksi rumah dan proyeksi yang mengecewakan dari perusahaan teknologi.

Indeks melemah satu hari usai level tertinggi dalam 13 bulan, Dow Jones tergelincir 11 poin. Para analis menyatakan, indeks butuh istirahat usai penguatan beberapa hari terakhir. “Sedikit konsolidasi pada perdagangan. Para trader terlalu takut untuk meninggalkan pasa lama-lama,” ujar Senior Vice President of global interest rate products MF Global Chicago John Brady.

Sementara itu data-data ekonomi yang bermunculan membuat para investor waspada akan pemulihan ekonomi. Departemen Perdagangan menyatakan, pembangunan konstruksi rumah dan apartemen jatuh ke level 10,6% pada Oktober lalu menjadi 529 ribu. Para ekonom memproyeksikan sebelumnya sebesar 600 ribu. Sedangkan ijin mendirikan bangunan, kunci utama aktivitas masa depan, tergelincir 4% dan lebih rendah dari proyeksi.

Saham-saham teknologi melemah usai BMO Capital Market menyatakan, Blackberry maker Research in Motion Ltd. menghadapi peningkatan kompetisi dari telepon-telepon seluler yang harganya lebih rendah. Selain itu proyeksi dari pembuat software Autodesk Inc. dan Salesforce.com, lebih rendah dari ekspektasi para analis.

Pada penutupan perdagangan Rabu, Dow Jones turun 11,11 poin (0,1%) ke 10.426,31, S&P 500 turun 0,52 poin (0,1%) ke 1.109,8, dan Nasdaq turun 10,64 poin (0,5%) ke 2.193,14. [mre]
——————————- saham lain
Bursa Asia Melemah, IHSG Terus Menguat
Rabu, 18 2009 17:04 WIB 108 Dibaca | 0 Komentar
JAKARTA–MI: Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/11), kembali naik 0,42 persen setelah sehari sebelumnya ditutup naik 5,114 poin (0,21 persen).

IHSG BEI ditutup naik 10,44 poin menjadi 2.484,23 dan indeks saham-saham unggulan (LQ45) menguat 2,147 poin (0,44 persen) ke posisi 491,260. Analis Riset PT Valbury Asia Securities Krishna Dwi Setiawan di Jakarta, Rabu, mengatakan, indeks hanya mampu menguat tipis karena pelaku pasar mulai merealisasikan keuntungan dari kenaikan tiga hari terakhir.

“Masih beruntung indeks tidak ditutup turun menyusul penurunan sebagian besar indeks bursa saham regional,” ujarnya. kenaikan moderat pada saham SMGR, ASII, BUMI, dan PGAS menahan potensi koreksi indeks.

Selain itu, indeks Dow Jones masih mampu naik moderat 30 poin ke level tertinggi barunya ditopang oleh kenaikan harga saham-saham energi, metal, dan komoditas lainnya sejak harga minyak mentah kembali mendekati level US$80 per barrel. “Wall Street juga mengikuti langkah Warren Buffett yang diketahui memiliki saham Exxon dan menambah kepemilikannya di saham Walmart,” katanya.

Sementara itu, beberapa bursa di kawasan Asia melemah, seperti indeks Hang Seng turun 73,82 poin (0,32 persen) ke level 22.840, Nikkei-225 melemah 53,13 poin (0,55 persen) ke level 9.676, dan Straits Times juga melemah 15,24 di posisi 2.749. Frekuensi alih saham kali ini adalah 7.808 kali dengan jumlah saham yang ditransaksikan 7,646 miliar lembar dan nilai kapitalisasi Rp4,031 triliun. Sebanyak 93 saham naik, 78 saham turun, dan 87 saham tidak bergerak.

Beberapa saham yang menguat di antaranya Semen Gresik (SMGR) naik Rp250 menjadi Rp7.650, PGN (PGAS) naik Rp100 menjadi Rp3.875, Bumi Resources (BUMI) naik Rp50 menjadi Rp2.625, ASII naik Rp600 menjadi Rp34.250. (Ant/OL-04)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s