1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

SUARA GLOBALISASI BERGEMA, ihsg WASPADA … 201109 20 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 7:59 am

… TERNYATA INVESTOR EMANG NGACIR DARI PASAR : sepi transaksi membuat koreksi ihsg relatif SECUIL dah 😛 … bener2 yang bikin RUMOR KOREKSI DAHSYAT BERHASIL MENIPU PASAR dan INVESTOR YANG PENGECUT 😛 … syukur lah, investasi gw relatif aman dah …
… malah 7 menit buka, ihsg langsung POSITIF IJO 2470 … padahal Rp anjlok, tapi rupanya invisible hand bekerja lage hari ini … sinyal beli sebenarnya tidak kuat tapi sedang pulih dan masih jauh dari area jenuh beli … batas atas 10 menit buka berada di atas 2480, sementara medium bollinger bands di sekira 2472 …
… 35 menit buka, ihsg mengikuti jejak sejawatnya di global, ambles ke bawah medium bb menuju batas bawah bb di 2459 dalam sinyal jenuh jual hampir terjadi …
… 50 menit setelah jeda, ihsg memasuki area jenuh beli di sekira 2485 dan batas atas bollinger bands 2492 mulai terbayang …
… 75 menit menuju libur mingguan, ihsg TETAP di area jenuh beli dan sudah berada di area ini lebih dari 1 jam, ini menunjukkan betapa dorongan beli masih kuat tapi sekaligus volume lot transaksi tidak terlalu mendukung … semua analisis teknikal yang gw pake tampaknya benar mengonfirmasikan tren ihsg yang maseh kuat tapi yang aneh kok bisa terpantek pada rentang 2485-2487 …. padahal sebagian besar saham berkapitalisasi besar masih kuat sinyal belinya …
…. 50 menit jelang libur, ihsg dikonfirmasi oleh parabola sar mulai turun dari jenuh beli ke arah medium bollinger bands di sekira 2480 … ternyata sinyal beli berhasil tembus sinyal parabola sar ke 2487 lage … ternyata parabola sar memberi sinyal yang makin tidak jelas 20 menit jelang libur … medium bollinger bands sudah berada di 2484, sehingga jika tren ihsg tembus support ini mungkin akan tercapai batas psikologis 2480, sementara batas bawah bollinger bands di 2475 maseh jauh seh …
… 12 menit jelang libur, ihsg memberi sinyal beli yang terus melemah di 2484 …
… 9 menit jelang libur, ihsg memberi sinyal beli yang tetap lemah tapi sudah menyentuh support di 2484 sehingga mantul naek bisa diekspektasikan terjadi … wow, kebetulan full : ihsg tutup mantul ke 2487…

Chart for Composite Index (^JKSE)

————————————— saham lain
Jumat, 20/11/2009 16:12 WIB
BUMI Bikin IHSG Cerah
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan menguat pada akhir pekan ini. Penguatan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang cukup signifikan memberi dorongan besar bagi penguatan IHSG.

Saham BUMI terus bergerak menguat, menyusul kemenangannya dalam divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara. Setelah mendapatkan 10% saham Newmont melalui anak usahanya, Multicapital, BUMI kembali mendapatkan 14% saham Newmont yang semula akan dibagi ke Antam juga.

Saham BUMI berhasil naik hingga Rp 200 (7,62%) ke level Rp 2.825 dengan nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp 1,7 triliun.

Sementara IHSG pada perdagangan Jumat (20/11/2009) ditutup menguat hingga 18,577 poin (0,75%) ke level 2.487,365. Indeks LQ 45 juga menguat 3,483 poin (0,71%) ke level 491,267.

Bursa-bursa regional bergerak variatif meski Wall Street tadi malam merosot cukup tajam.

Indeks Hang Seng melemah 187,32 poin (0,83%) ke level 22.455,84.
Indeks Nikkei-225 melemah 187,32 poin (0,83%) ke level 22.455,84.
Indeks Komposit Shanghai melemah 12,27 poin (0,37%) ke level 3.308,35.
Indeks KOSPI naik tipis 0,06 poin ke level 1.620,60.
Indeks Stratis Times menguat tipis 5,65 poin ke level 2.764,44.

Perdagangan cukup moderat, dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 91.782 kali pada volume 8,322 juta lembar saham senilai Rp 4,743 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 53 saham turun dan 78 saham stagnan.

Saham-saham yang berhasil menguat harganya di top loser antara lain PTBA naik Rp 550 menjadi Rp 15.550, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 7.700, PGN (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 3.875, Medco Energi (MEDC) naik Rp 75 menjadi Rp 2.775.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 menjadi Rp 16.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 15.600, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 menjadi Rp 7.400, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100.

(qom/qom)
20/11/2009 – 11:55
Bursa Saham Sesi Siang
BUMI dan TLKM Sokong IHSG
Ahmad Munjin & Asteria

(inilah.com /Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Setelah dibuka melemah, IHSG akhirnya berangsur-angsur menguat. Sektor tambang memimpin kenaikan bursa, dengan dominasi pergerakan saham BUMI dan TLKM.

Pada perdagangan Jumat (20/11) sesi siang, IHSG menguat 10,910 poin (0,44%) ke level 489,972 dan indeks saham unggulan LQ 45 menguat tipis 2,188 poin (0,45%) ke level 489,972. Perdagangan mencatat volume transaksi sebesar 2.509 juta lembar saham, senilai Rp 1,760 triliun dengan frekuensi 36.633 kali. Sebanyak 79 saham naik, 57 saham turun dan 76 stagnan.

Hampir semua sektor menguat, kecuali perkebunan dan aneka industri. Sedangkan sektor tambang memimpin penguatan dengan naik 1,3%, disusul sektor konsumsi dan infrastruktur yang naik 0,6%, kemudian properti 0,4%. Demikian juga sektor industri dasar dan manufaktur yang naik 0,3%, serta perdagangan dan finansial yang naik 0,2%.

PT Bumi Resources (BUMI) dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mendominasi bursa. BUMI naik Rp75 ke level Rp2.700, dengan nilai transaksi sebesar Rp701 miliar, atau 39,8% total perdagangan siang ini. Sedangkan TLKM yang naik Rp50 ke level Rp9.050, menempati nilai transaksi terbesar kedua Rp86 miliar, atau 4,7% total perdagangan.

Bayu Nugroho, Fund Manager PT Valbury Asia Securities memperkirakan pergerakan indeks hingga penutupan sore nanti akan bervariasi (mixed), seiring negatifnya data-data perumahan AS. “IHSG hari ini hingga sepekan ke depan akan bergerak pada kisaran support 2.450 dan resistance 2.490,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (20/11).

Menurutnya, data housing start di AS yang turun di luar perkiraan, menjadi 529 ribu unit ketimbang sebelumnya 592 unit. Ini merupakan level terendah dalam 6 bulan terakhir. Hal ini membuat pasar kurang agresif sehingga nilai transaksi hari ini sangat tipis. Demikian pula dengan data izin membangun (billing permit) yang juga turun ke 552 ribu dari estimasi sebesar 580 ribu. “Padahal tahun lalu, mencapai 575 ribu izin,” imbuhnya.

Di dalam negeri, lanjut Bayu, indeks masih menunggu sentimen positif baru. Sementara itu, bursa regional dan pola pergerakannya masih bervariasi, sehingga tidak bisa diandalkan menjadi penggerak IHSG. “Karena itu, kalaupun indeks naik, tidak akan signifikan dan kalaupun turun paling-paling 0,5%,” ujarnya.

Dalam kondisi ini, Bayu merekomendasikan saham-saham sektor perbankan dan komoditas. Saham-saham pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI), PT Aneka Tambang (ANTM) seiring penguatan harga emas di level US$1.143 per troy ons, dan PT Adaro Energy (ADRO). “Saya rekomendasikan buy on weakness dan menunggu koreksi lebih dalam lagi untuk setor komoditas,” pungkasnya.

Di sisi lain, Reliance Securities memprediksikan, IHSG hari ini akan melemah seiring turunnya harga komoditas dan data initial jobless claims di AS. Sentimen negatif lainnya ialah melemah nya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. “Tertekannya bursa regional juga akan berpengaruh negatif terhadap bursa hari ini,” ungkapnya dalam riset Jumat (20/11).

Pelemahan IHSG didukung secara teknikal, dimana Williams % R mengalami overbought, mengindikasikan pelemahan hari ini. MACD juga masih bergerak mendatar sehingga potensi penguatan belum dapat terjadi. Stochastics jangka pendek juga mengindikasikan pelemahan melalui jarak %K dan %D yang sudah terbuka lebar. “IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 2454-2591,” ujarnya.

Siang ini, emiten-emiten yang menguat antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menguat Rp 350 menjadi Rp 15.350, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 250 ke posisi Rp 26.700, PT Unilever Indonesia (UNVR) terangkat Rp 200 menjadi Rp 11.250, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 7.550, Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 9.050. [mdr]
Jumat, 20/11/2009 11:43 WIB
Sesi Siang
BUMI Tahan IHSG Tetap Positif
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ragu-ragu pada perdagangan akhir pekan ini. Penguatan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan kontribusi bagi penguatan IHSG.

Mengawali perdagangan, IHSG bergerak menguat tipis. Namun selanjutnya IHSG sempat beberapa kali melintas ke teritori negatif.

Dan akhirnya pada perdagangan Jumat (20/11/2009) sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat 10,910 poin (0,44%) ke level 489,972. Indeks LQ 45 juga menguat tipis 2,188 poin (0,45%) ke level 489,972.

Bursa-bursa regional siang ini cukup variatif.

Indeks Nikkei-225 melemah 101,65 poin ke level 9.447,82
Indeks Hang Seng melemah 139,77 poin ke level 22.503,391
Indeks Straits Times naik tipis 5,93 poin ke level 2.764,72.

Perdagangan sangat sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 36.633 kali pada volume 2.509 juta lembar saham senilai Rp 1,760 triliun. Sebanyak 79 saham naik, 57 saham turun dan 76 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain PTBA naik Rp 350 menjadi Rp 15.350, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 7.550, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 menjadi Rp 26.700, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.700. Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 9.050.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) melemah Rp 50 menjadi Rp 33.200, BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 7.600, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 2.350.

(qom/qom)
Jumat, 20/11/2009 11:36 WIB

TLKM umumkan bagi dividen, IHSG naik 0,4%

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini naik 0,4% menjadi 2.479,70 ditopang oleh kenaikan harga saham TLKM yang berencana membagikan dividen interim Rp26,65 per saham pada Desember nanti.

Indeks pada sesi I naik 10,91 basis poin dengan 74 saham naik, 50 saham turun dan 263 saham tidak berubah. TLKM naik Rp50 menjadi Rp9.050, BUMI naik Rp50 menjadi Rp2.675, BBCA naik Rp25 menjadi Rp4.725, PGAS naik Rp25 menjadi Rp3.850, BMRI naik Rp25 menjadi Rp4.750.

Selanjutnya, BYAN naik Rp150 menjadi Rp5.350, PTBA naik Rp200 menjadi Rp15.200, BSDE naik Rp40 menjadi Rp810, UNVR naik Rp50 menjadi Rp11.100, dan ADRO naik Rp10 menjadi Rp1.690.

Saham-saham yang mengalami penurunan adalah GGRM turun Rp350 menjadi Rp16.750, BBRI turun Rp50 menjadi Rp7.600, ASII turun Rp150 menjadi Rp33.100, ANTM turun Rp25 menjadi Rp2.350 dan AALI turun Rp150 menjadi Rp22.500.

bisnis.com
Awas, IHSG Rawan Profit Taking!
Jum’at, 20 November 2009 – 07:35 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Ancaman profit taking yang kemungkinan terjadi di pasar saham dalam dan luar negeri, membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) berproyeksi melanjutkan pelemahannya di akhir pekan ini.

“IHSG masih berpotensi mengalami tekanan,” kata analis pasat modal dari Paramitra Alfa Sekuritas Pardomuan Sihombing, di Jakarta, Jumat (20/11/2009).

Profit taking yang mungkin terjadi ini bukan tak lain adalah karena faktor akhir pekan. Di mana biasanya investor membutuhkan dana segar dan keluar terlebih dahulu dari pasar.

Sementara itu, sentimen lainnya yakni merosotnya bursa Wall Street. “Dan akhirnya berimbas ke IHSG,” ucapnya.

Menurutnya, indeks akan berada dalam kisaran suport resistance 2.420-2.490. Di mana sektor yang potensial adalah sektor infrastruktur, perbankan dan consumer goods.

Saham yang potensial untuk menguat, antara lain PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Jasa MArga Tbk (JSMR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Indoffod Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Sebelumnya, IHSG pada perdagangan kemarin, Kamis (19/11/2009) ditutup melemah 15,44 poin atau 0,62 persen ke posisi 2.468,79. Pelemahan dimotori oleh saham Astra dan sepinya sentimen.
Volume perdagangan tercatat 8,92 juta lembar, senilai Rp3,32 triliun.

Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 3,27 poin ke posisi 406,63 dan indeks LQ45 turun 3,48 poin ke posisi 487.78. Saham yang ditutup menguat sebanyak 104 jenis saham, stagnan 94 jenis saham, dan stagnan 70 jenis saham.(rhs)

PREDIKSI INVESTOR DAILY 20 November 2009: Indeks Rawan Profit Taking
20/11/2009 07:05:50 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melanjutkan pelemahan akibat aksi ambil untung (profit taking). Saham-saham unggulan yang sudah jenuh beli (overbought) bisa memicu pelemahan indeks akhir pekan ini.

“Level indeks sudah terlalu tinggi, sehingga peluang terjadinya aksi profit taking saham semakin besar,” ujar analis Dongsuh Securities Ryan Ariyadi Suwarno kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (19/11).

Ryan mengatakan, kenaikan indeks yang terjadi dalam sepekan sudah membentuk celah (gap), sehingga dibutuhkan koreksi untuk menutup celah itu. Pada penutupan perdagangan saham kemarin, indeks terkoreksi 15,44 poin atau 0,62% menjadi 2.468,79.

Selain kemungkinan dilanda aksi profit taking, menurut dia, indeks akan bergerak memantau sentimen pasar regional, seperti data pengangguran Amerika Serikat (AS) yang dirilis tadi malam.

Menurut Ryan, indeks akan menguji level support 2.426 dan resistance 2.484. (epa)
REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 20 November 2009
20/11/2009 07:08:23 WIB
Trimegah Securities
Indeks akan konsolidasi hari ini pada kisaran 2.440-2.490. Kegagalan menembus resistance indeks di atas 2.482 pada perdagangan kemarin membuat kemungkinan terjadinya tren turun jangka menengah makin kuat.Meski demikian, pemodal perlu mencermati data tingkat pengangguran Amerika Serikat yang dirilis tadi malam, karena hal ini bisa menjadi katalis bagi pergerakan saham di pasar domestik.

Kresna Graha Sekurindo
Indeks cenderung konsolidasi hingga ada sentimen kuat penopang kenaikan indeks. Secara teknikal, potensi berlanjutnya pelemahan indeks hari ini tetap terbuka, setelah kemarin indeks gagal menembus titik resistance di atas 2.480. Indikator stochastic juga menunjukkan pergerakan indeks turun dari sebelumnya 93,2 menjadi level 85,6. Hari ini, indeks akan bergerak pada kisaran 2.454-2.487. Investor dapat mencermati saham JSMR, PGAS, dan ANTM.

Erdhika Elit Sekuritas
Indeks kemungkinan bergerak bervariasi (mixed) pada kisaran 2.425-2.525. Penurunan indeks makin terbuka karena kemarin ditutup melemah 15,44 poin atau sebesar 0,66%. Penurunan indeks akibat aksi profit taking. Meski demikian, pemodal dapat mencermati saham BMRI, BBNI, LSIP dan KLBF.
————————————— saham lain
… suara globalisasi BERNADA VERY CAUTIOUSLY OPTIMISTIC … coba baca posting gw di link ini :  http://ekonomitakseriuslagi.blogspot.com/2009/11/tak-lekang-oleh-waktu-pesimisme-negara_20.html

Chart for Composite Index (^JKSE)
… jika disimak secara teknikal sinyal beli ihsg sudah JENUH BELI (konfirmasi 2 grafik teknikal saham) … namun karena sinyal beli tetap kuat, maka koreksi yang terjadi mungkin TIDAK MENDORONG JAUH S/D BATAS BAWAH bollinger bands di 2320 … medium bollinger bands di 2405 akan cukup sulit dilewati tren bearish jelang libur mingguan ini … sama sulitnya berekspektasi ihsg mampu menggenjot akselerasi ke 2500, sebagai batas atas bollinger bands … bila momentum beli MIRIP periode awal September 09 s/d akhir September 09 BERULANG, maka ekspektasi koreksi dalam tidak terjadi … koreksi yang terjadi malah menjadi sinyal beli lanjutan yang lebe kuat s/d akhir N(yaman)ovember 2009 … semoga
————————————— saham lain
order beli bbri:
7650
order beli bbri:
7650 full matched
————————————— saham lain
order jual antm:
2375
order beli antm:
2300
order jual antm gw withdraw:
2375
order beli antm tambahan:
2325
order beli antm revisi:
2350
order beli antm tambahan:
2375
order beli antm tambahan:
2400
order beli antm:
2400 full matched
————————————— saham lain
order jual adro:
1680
order beli adro:
1640
order jual adro:
1680 full matched
————————————— saham lain
order jual elsa:
315
order beli elsa:
300
order jual elsa gw withdraw:
315
order beli elsa revisi:
310
order beli elsa tambahan:
315
order beli elsa:
315 full matched
————————————— saham lain

Chart for Bumi Resources Tbk (BUMI.JK)
order jual bumi:
2650
2625
order beli bumi:
2575
order jual bumi:
2675 full matched
order beli bumi tambahan:
2600
order beli bumi tambahan:
2625
2650
order jual bumi tambahan:
2750
order jual bumi :
2750 full matched
… 5 menit sebelum libur, sinyal beli bumi maseh kuat walaupun sedang terjadi membal koreksi di rentang 2775 dan 2800 … ekspektasi 2825 sebenarnya maseh mungkint terjadi karena batas itu batas atas bollinger bands saat ini … wow, kebetulan abis: bumi tutup di 2825 …
————————————— saham lain
order beli bnii:
350
————————————— saham lain
order beli indy:
2100
order jual indy:
2175
order jual indy gw withdraw:
2175
order beli indy revisi:
2150
————————————— saham lain
order jual trub:
151
order jual trub:
151 full matched
order beli trub:
149
150
order jual trub tambahan:
152
order beli trub:
150 full matched
149 full matched
————————————— saham lain
Nilai tukar rupiah kembali melorot. Pasar saham yang kembali bergejolak memicu investor untuk kembali ke aset-aset yang aman yakni dolar AS.

Pada perdagangan Jumat (20/11/2009), rupiah dibuka kembali melemah ke 9.590 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.560 per dolar AS.

Di pasar global, dolar AS kemarin tercatat menguat terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Investor kembali ke dolar AS yang dianggap lebih aman di tengah pasar saham yang kembali merosot.

Euro tercatat melemah ke 1,4922 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4961 dolar. Dolar AS berbalik ke 88,99 yen, dari sebelumnya di 89,34 yen.

“Gelombang pesimisme memukul pasar saham dan komoditas pada Kamis, dan membuat dolar bergerak menguat karena investor mulai melepaskan eksposure risiko,” ujar Michael Malpede dari Easy Forex seperti dikutip dari AFP.

Sumber: detikcom

————————————— saham lain
20/11/2009 – 07:01
Dolar AS Menguat, Wall Street Anjlok
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Tekanan terhadap pemulihan ekonomi memicu para investor untuk meninggalkan lantai bursa, dan beralih pada investasi perdagangan dolar AS.

Ketiga indeks utama di Wall Street turun sekitar 1% pada perdagangan Kamis (19/11), termasuk Dow yang sempat kehilangan 94 poin pada pertengahan perdagangan. Saham-saham energi dan material membukukan penurunan yang tajam seiring dengan penguatan dolar AS terhadap harga komoditas.

Sementara itu, penurunan peringkat oleh para analis terhadap industri chip menekan saham-saham teknologi untuk turun tajam.

Seiring dengan anjloknya pasar saham, para investor pun beralih investasai ke perdagangan dolar AS dan surat utang. Pasar regional pun mengalami penurunan yang cukup tajam. The Chicago Board Options Exchange’s Volatility Index, indeks kekawatiran Wall Street, naik lebih dari 4%.

Selama hampir sepanjang tahun ini, para investor menjual dolar AS dan menanamkan dananya dalam saham dan komoditas yang dinilai memiliki return lebih tinggi sehubungan dengan mulai pulihnya perekonomian.

Pada penutupan perdagangan Kamis, Dow jatuh 93,87 poin (0,9%) ke 10.332,44, S&P 500 turun 14,9 poin (1,3%) ke 1.094,9 dan Nasdaq 36,32 poin (1,7%) ke 2.156,82. [mre]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s