1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

lom GELEMBUNG, cuma KEMBUNG … 241109 24 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 7:49 am

Pemerintah Cemaskan Bubble Hot Money
Selasa, 24 November 2009 – 07:27 wib

JAKARTA – Pemerintah mulai mengkhawatirkan dampak negatif dari derasnya aliran modal saat ini. Namun, untuk saat ini dipastikan belum terjadi penggelembungan (bubble) yang bisa mengganggu ekonomi.

“Belum bubble kita, tapi kita memang khawatir terjadi bubble,” ujar Kepala Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bappepam LK) Fuad Rahmany di Jakarta kemarin. Saat ini, lanjut dia, modal yang masuk masih berdampak positif terhadap perekonomian nasional.Aliran modal tersebut, kata dia, dipicu fundamental makroekonomi Indonesia yang cukup stabil.

Fuad melanjutkan, modal-modal yang masuk ke Indonesia saat ini terbilang normal jika dibandingkan negara lain. “Saya angkanya tidak terlalu tahu persis.Tapi, dalam beberapa bulan terakhir ini memang positif bagi Indonesia,”tuturnya. Kekhawatiran terhadap hot money sebelumnya diungkapkan pula oleh Ekonom Suistainable Development Indonesia (SDI) Drajad Wibowo.

Dia mengatakan, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) perlu memperketat regulasi pasar modal juga keuangan guna mengendalikan hot money. Berbagai upaya dinilai perlu dilakukan, termasuk meniru kebijakan pemerintah Brasil yang menaikkan tarif pajak saham dan obligasi sebesar dua persen pada 19 Oktober lalu.

“Semua langkah untuk mengendalikan hot money layak untuk dijajaki dan diterapkan (pemerintah dan BI),” ujar dia. Pengendalian hot money, kata Dradjad, perlu dilakukan guna menghindari aksi spekulasi yang mengancam stabilitas makroekonomi nasional. “Karena itu mulai dari pengaturan perusahaan jasa pengelola pembiayaan (fund managers) sampai perpajakan perlu ditertibkan,” terang dia.

Sejauh ini, Dradjad mengatakan, belum terlihat langkah nyata dari pemerintah dan BI untuk mengendalikan kepemilikan asing. Kepala ekonom BNI Tony Prasentyantono juga mengatakan,kepemilikan asing harus dibatasi,terutama pada Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Memang, lanjutnya, kebijakan ini bisa mengurangi persepsi positif di mata investor asing.

Kebijakan pembatasan SBI, kata dia, masih jauh lebih baik dan dapat diterima dibandingkan pengendalian modal (capital control). “Kita kan tidak mau konyol biaya moneter BI bengkak tahun depan gara-gara banjir dana asing di SBI,” imbuhnya. Kendati demikian,lanjut Tony, BI harus hati-hati menetapkan pembatasannya.

Besaran ini harus bisa ditoleransi pasar sehingga tidak terlampau mengganggu persepsi pasar terhadap Indonesia. Seperti diberitakan Harian Seputar Indonesia sebelumnya, BI memprediksi jumlah dana yang diserap SBI bisa mencapai Rp300 triliun pada 2010. Dana tersebut naik 11% dari posisi saat ini sebesar Rp270 triliun.

Padahal, tahun ini saja BI memperkirakan bahwa sampai akhir tahun akan mengalami defisit sebesar Rp1,905 triliun, yang salah satu penyebab utamanya adalah karena tingginya bunga SBI yang harus dibayarkan. Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan, meski kebutuhan likuiditas untuk membiayai pertumbuhan ekonomi tahun depan sangat tinggi,namun pihaknya juga melihat adanya kelebihan likuiditas yang harus diserap.
(Meutia Rahmi /Koran SI/css)
————————————- saham lain
order beli indy:
2150
order beli indy revisi:
2175
order beli indy:
2175 full matched
————————————- saham lain
SEHUBUNGAN GELEMBUNG PASAR PORTOFOLIO, ADA 3 PIHAK YANG CUKUP BERPENGARUH: direktur IMF, Bill Gross (bos Pimco, trader obligasi terbesar di dunia) dan Roubini (menurut Bloomberg TV), YANG MENGKONFIRMASI KECEMASAN MEREKA TERHADAP KEMUNGKINAN BUBBLE DI PASAR PORTOFOLIO, yaitu Obligasi, Saham, dan Komoditas terutama di Pasar Negara Berkembang, misalnya Indonesia … jadi up2u lah …
IHSG Lanjutkan Pelemahan Tipis
Selasa, 24 November 2009 – 16:02 wib
TEXT SIZE :
Ade Hapsari Lestarini – Okezone

Ilustrasi. Foto: AP
JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih saja melanjutkan pelemahannya, setelah sebelumnya sempat anjlok hampir mendekati 30 poin pada perdagangan hari ini.

Indeks saham pada perdagangan Selasa (24/11/2009) sore ditutup turun tipis 9,54 poin atau setara 0,38 persen ke level 2.471,88. Sementara itu indeks LQ45 melemah tipis 1,76 poin ke posisi 488,05 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) menurun 0,45 poin ke posisi 409,74.

Nilai perdagangan ditutup sebanyak lima miliar lembar saham senilai Rp3,69 triliun. Adapun 56 saham tercatat menguat, 141 melemah, dan 63 diam di tempat alias stagnan.

Pergerakan saham di berbagai sektor masih saja fluktuatif dan bergerak mixed. Saham di sektor pertambangan terpantau tambah merosot menjadi 37,9 poin, sektor perkebunan melaju 28,86 poin, serta sektor properti melemah 3,09 poin.

Saham yang ditutup melemah atau top loser, di antaranya PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) turun Rp300 ke level Rp9.500, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp150 menjadi Rp10.050, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp125 ke Rp2.625, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp125 ke posisi Rp4.575.

Sementara saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Merck Tbk (MERK) menguat Rp3.900 ke posisi Rp78.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp650 ke posisi Rp23.400, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp550 ke Rp27.700. (ade)
Selasa, 24/11/2009 16:13 WIB
Jelang Libur Panjang, IHSG Terpangkas 9 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikutan terpangkas 9 poin seiring dengan koreksi bursa-bursa regional. Sejumlah bursa regional yang akan meliburkan diri di akhir pekan ini membuat suasana transaksi tampak kurang bergairah.

Mengawali perdagangan, IHSG sempat menguat. Namun penguatan IHSG tidak berlangsung lama. IHSG selanjutnya bolak-balik dari teritori positif ke negatif.

Pada perdagangan Selasa (24/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 9,532 poin (0,39%) ke level 2.471,884. Indeks LQ 45 juga melemah 1,764 poin (0,37%) ke level 488,047.

Bursa-bursa regional didominasi koreksi cukup besar.

* Indeks Komposit Shanghai turun tajam 115,14 poin (3,45%) ke level 3.223,53.
* Indeks Hang Seng turun 348,25 poin (1,53%) ke level 22.423,14.
* Indeks KOSPI turun 12,63 poin (0,78%) ke level 1.606,42.
* Indeks Straits Times turun 14,08 poin (0,5%) ke level 2.783,62.

Hampir seluruh bursa-bursa Eropa juga dibuka melemah tipis siang tadi.

Pada Jumat akhir pekan ini, bursa Wall Street dan Strait Times juga akan meliburkan diri dalam rangka merayakan hari Thanksgiving bersamaan dengan libur hari raya Idul Adha di Bursa Efek Indonesia. Libur ini membuat suasana transaksi selama pekan ini diperkirakan kurang bergairah.

Perdagangan berjalan penuh tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar dengan frekuensi transaksi mencapai 86.143 kali dengan volume transaksi sebanyak 5,734 miliar lembar saham senilai Rp 4,113 triliun. Sebanyak 56 saham naik, 141 saham turun dan 63 saham stagnan.

Saham-saham yang turun di top loser antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 300 ke Rp 9.500, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 10.050, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 ke Rp 4.575, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 ke Rp 2.625, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 17.000.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 23.400, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 27.700, Astra International (ASII) naik Rp 200 ke Rp 33.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 16.100, Indocement (INTP) naik Rp 150 ke Rp 11.750.
(dro/qom)
————————————- saham lain
order jual trub:
150
order beli trub:
145
order jual trub:
150 full matched
order beli trub:
145 full matched
order beli trub tambahan:
140
141
order beli trub:
141 full matched
140 full matched
order beli trub tambahan:
137
139
order beli trub:
139 full matched
————————————- saham lain
order beli elsa:
315
order beli elsa:
315 full matched
order jual elsa:
325
order beli elsa tambahan:
310
order jual elsa tambahan:
320
————————————- saham lain
order beli bnii:
355
————————————- saham lain
order beli antm:
2350
order beli antm:
2350 full matched
————————————- saham lain
order beli bumi:
2575
2550
order beli bumi:
2575 full matched
————————————- saham lain
… 2 jam menuju tutup bursa, ihsg secara mendadak ambles ke batas bawah 2460 tembus mengarah ke 2450 … sinyal beli lemah karena tampaknya isu regional yaitu peringatan dari China bahwa tingkat kredit perbankan China sudah berlebihan dan harus dibatasi … dicemaskan stimulus ekonomi yang terhambat ini akan mengurangi laju pertumbuhan ekonomi China, dan pasti berimbas pada ekspor Indonesia ke negara tirai bambu itu …
… 115 menit menuju tutup, ihsg mulai mantul naek karena sempat memasuki area jenuh jual … ihsg tampaknya masih bisa tertahan support di 2460 …
… 100 menit terakhir, ihsg semakin berlaju beli ke medium bollinger bands di 2470 …
… 65 menit terakhir, ihsg mulai bersinyal jual lage di bawah medium bollinger bands 2470, bahkan golden cross sudah terjadi sebagai sinyal pembalikan arah ke arah jual kuat dan bisa menuju ke batas bawah bollinger bands di 2460 …
… 47 menit terakhir, ihsg lage bersinyal beli menuju medium bollinger bands di 2468 … tapi tampaknya dengan turunnya resisten di medium bb dari 2470 ke 2468, maka ekspektasi untuk tembus kembali 2470 hanya bisa terjadi pada menit2 terakhir …
… 23 menit terakhir, sinyal beli memasuki area jenuh beli di 2469, padahal medium bollinger bands 2467 sudah tembus … ekspektasi tembus ke batas atas bb di 2478 bisa saja terjadi …
… 1 menit terakhir, ihsg di dalam area jenuh beli, tapi berhasil ditutup di atas 2470: 2471 …
————————————- saham lain
BEIJING, Nov 24, 2009 (AFP)
China has stepped up its moves to curb banks lending massive amounts of money by issuing a rare warning it will restrict lenders’ access and other operations if they do not meet risk requirements.

Banks that fail to comply will face “restrictions on market access, overseas investment, and outlets and business expansion,” the China Banking Regulatory Commission (CBRC) said.

China’s banking laws have set the capital adequacy ratio — the amount of capital banks must hold against their risk — at a minimum eight percent.

Lenders must also raise their loan-loss provisions to at least 150 percent of their bad loans by the end of the year, the CBRC said in a statement posted on its website late Monday.

Such provisions at China’s commercial banks stood at 144.1 percent at the end of September, latest official data showed.

The published list of punishments banks may face was an unusual move, highlighting Beijing’s rising concern that brisk loan activity could result in asset bubbles and a slew of bad loans.

New bank loans reached 7.4 trillion yuan (1.1 trillion dollars) in the first half of the year, as banks heeded the government’s calls to pump money into the world’s third largest economy.

The pace slowed after regulators told banks to rein in lending and step up risk management, while seasonal factors also played a role, economists said.

New loans dropped to 253.0 billion yuan in October, the lowest monthly level since the beginning of the year, official data showed.

Selasa, 24/11/2009 07:36 WIB

Resistan psikologis 2.500 masih kuat

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): Resistan psikologis 2.500 masih kuat mengingat stochastic oscillator yang berada di area overbought menjadi pertimbangan bagi pelaku pasar selain perkembangan data di Amerika Serikat yang cenderung di bawah ekspektasi pelaku pasar.

Trimegah Securities berpendapat bahwa pengumuman angka penjualan rumah di AS diharapkan dapat menjadi katalis selain sentimen dari domestik. IHSG diperkirakan masih konsolidasi di level 2.450-2.500.

Optima Securities menilai kenaikan di bursa pada awal perdagangan tidak mampu bertahan lama karena dipicu profit taking terutama pada saham PGAS, BUMI, BBCA dan INTP.

IHSG melemah tipis enam poin ke level 2.481 dipicu adanya berita negatif tentang divestasi saham Newmont sehingga mengoreksi BUMI 2,6% yang berimbas ke psikologis pasar. Dari nilai transaksi pasar, BUMI menyumbang hampir 40%. Meskipun demikian, indeks masih dalam uptrend dengan resistant di 2.500 dengan support 2.460.

Sementara itu, OSK Nusadana mengatakan bahwa IHSG kemarin terkoreksi 0,24% ke level 2.481 yang dipicu oleh penurunan harga saham Bumi Resources. Namun, saham pertambangan batu bara lainnya Adaro Energy pada perdagangan kemarin menyentuh level 1,770 yang merupakan level all time high ADRO.

Indikator teknikal memberikan sinyal IHSG akan break out dari masa konsolidasi saat ini, yang tecermin dari naiknya moving averages dan MACD line. IHSG pada hari ini diproyeksikan bergerak dalam kisaran 2.474-2.493. Saham-saham pilihan kami hari ini adalah PTBA, CTRA, INDF, ITMG, dan ADRO.

Kresna Securities menduga IHSG kemungkinan masih melanjutkan konsolidasi di sekitar titik support di 2480, setelah pada perdagangan kemarin gagal melanjutkan penguatan.

Posisi Bollinger band yang sudah tinggi serta Stochastic yang mulai bergerak turun ke 78,5 dari sebelumnya 86,8 memungkinkan berlanjutnya penurunan indeks. Trading range pada hari ini berada dalam kisaran 2.468-2.495. Rekomendasi untuk saham JSMR, INDF, UNTR.

Trimegah Securities

Resistance kuat Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada level 2.500 berada pada area jenuh beli (overbought), sehingga menjadi pertimbangan pelaku pasar dalam bertransaksi. Selain itu, transaksi pemodal juga mempertimbangkan data-data angka penjualan rumah di Amerika Serikat (AS). Data angka penjualan rumah AS diharapkan menjadi katalis selain sentimen domestik. Indeks diproyeksikan bergerak pada area konsolidasi 2.450-2.500.

Optima Sekuritas

Indeks bergerak mixed terbatas pada perdagangan kemarin setelah sempat menguat pada awal perdagangan. Pelemahan indeks kemarin akibat tekanan jual terhadap saham-saham unggulan yang dimotori saham BUMI. Hari ini, indeks akan bergerak pada kisaran support 2.462 dan resistance 2.494. Pergerakan konsolidasi indeks kemungkinan berlanjut selama sepekan ini.

Reliance Securities

Indeks diproyeksikan bergerak menguat sebagai dampak sentimen positif atas sentimen positif dari bursa global dan regional. Indeks akan bergerak pada kisaran 2.462-2.505. Pemodal dapat mencermati saham-saham PGAS, BUMI, ADRO dan INDF. Pada perdagangan kemarin, indeks terkoreksi tipis 5,95 poin atau 0,24% ke posisi 2.481,42.

Kresna Graha Sekurindo

Indeks cenderung konsolidasi menuju titik support pada level 2.480. Posisis bollinger band indeks telah berada di batas atas dan stochastic oscillator mulai bergerak turun menjadi 78,5 dari 86,8. Indikator-indikator itu menunjukkan kemungkinan berlanjutnya penurunan indeks pada kisaran level 2.468-2.495. Saham yang direkomendasikan antara lain JSMR, INDF, UNTR.

Sumber : INVESTORINDONESIA

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak mendatar (sideways) pada perdagangan hari ini. Indeks membutuhkan sentimen kuat untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya.

“Indek masih bergerak sideways pada kisaran sempit,” ujar analis Reliance Asset Management Deni Hamzah kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (23/11).

Dia mengatakan, potensi ini tercermin dari volatilitas transaksi perdagangannya dalam lima hari terakhir. Secara umum, indeks masih dalam tren menguat (bullish). Indeks berpotensi menguji level resistance 2.500. Pada penutupan kemarin, indeks terkoreksi tipis 5,95 poin atau 0,24% ke posisi 2.481,42.

Deni menjelaskan, posisi indeks sudah mencapai level tinggi, sehingga investor kemungkinan bersikap hati-hati dalam bertransaksi. Hal itu membuat pasar cenderung berspekulasi.

Pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh tanggapan presiden terhadap rekomendasi tim 8 terkait kasus pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Sementara itu sentimen global yang menjadi penodorong indeks belum ada.

Hari ini, menurut Deni, indeks akan bergerak pada kisaran support 2.450 dan resistance 2.495. Penggerak indeks datang dari saham sektor pertambangan, infrasruktur,grup Astra dan grup Bakrie.

Pada perdagangan kemarin, nilai transaksi indeks kemarin mencapai Rp 4,41 triliun dengan volume sebanyak 14,86 juta lot. Sebanyak 69 saham menguat, 106 melemah, 69 ditutup stagnan, serta 226 saham tidak terjadi transaksi. Pemodal asing membukukan penjualan saham (net selling) sekitar Rp 66,84 miliar. (epa)

Sumber : INVESTORINDONESIA

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s