1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

29 Oktober 2009 telah terjadi reversal pattern … 25 November 2009

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 4:14 pm

ada fenomena menarik pada 29 Oktober 2009 dari sudut teknikal yaitu palu nikmat : bullish hammer …

Bullish Hammer

This pattern signals a trend…

Reversal

How to identify…

  1. Small real body at the upper trading range.
  2. Color of the body is not important.
  3. Long lower shadow at least twice the length of the body.
  4. Little or no upper shadow.
  5. Previous trend should be bearish.

Similar pattern(s)…

Bullish Hammer is a special case of the Dragonfly Doji.

Bearish Three Black Crows

Bearish Three Black Crows

This pattern signals a trend…

Reversal

How to identify…

  1. Three consecutive black days with lower closes each day.
  2. Each day opens within the body of the previous day.

Similar pattern(s)… Bearish Identical Three Crows
… nah ini yang 3 hari berturut-turut ihsg terkoreksi dan selalu dibuka dalam rentang ihsg sehari sebelumnya dan ditutup selalu lebih rendah daripada penutupan sehari sebelumnya, telah terjadi pada tgl 23-25 N(yaman)OV 2009: pembalikan arah bullish ke bearish secara teknikal bisa terjadi dan dikonfirmasikan secara teknikal candlestick ini … well, up2u lah, gw mah siap2 trading aja kaya hari ini 251109

Antisipasi Libur, Investor Ramai-ramai Lego Saham
Rabu, 25 November 2009 | 17:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Aksi ambil untung yang melanda saham grup Bakrie dan diikuti saham lainnya membuat indeks justru menurun di tengah menguatnya bursa regional. Jatuhnya harga minyak ke US$ 76 per barel membuat harga saham sektor pertambangan ikut menekan indeks saham domestik.

Analis dari PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono menjelaskan, menjelang libur panjang seiring perayaan Hari Raya Idul Adha, investor memilih untuk melepas portofolio sahamnya guna merealisasikan keuntungan yang telah diperoleh.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan, Rabu (25/11) ditutup pada level 2.461,528, atau turun 10,356 poin (0,42 persen) dari posisi sebelumnya di level 2.471,884.

Sebanyak 101 saham mengalami koreksi, hanya 72 saham yang naik, serta 70 saham lain harganya stagnan. Volume perdagangan mencapai 5,04 miliar, senilai Rp 3,89 triliun, serta frekuensi lebih dari 89 ribu kali. Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 14,03 miliar.

Saham-saham yang masih bisa dicermati pada Kamis adalah saham sektor perkebunan, seiring naiknya harga minyak sawit di pasar international. “Serta saham saham yang akan membagian dividen interm yang diharapkan bisa menjadi pemanis bagi perdagangan bursa akhir bulan bulan ini,” ujarnya.

Di pengujung perdagangan pekan ini, indeks saham domestik diperkirakan bergerak fluktuatif dan cenderung melemah dalam rentang antara 2.450 hingga 2.478. “Dan kalau pun indeks naik juga sangat terbatas,” ucapnya.

VIVA B. KUSNANDAR

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s