1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

analis pro nyalahin koreksi teknikal… gw KONTRARIAN akh :251109 25 November 2009

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 8:17 am

Rabu, 25/11/2009 07:49 WIB

MACD histogram berikan sinyal IHSG terkoreksi

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): Meskipun Dow Jones menguat tajam, melemahnya bursa regional menahan kenaikan indeks sehingga terkoreksi 9 poin ke level 2.471.

Optima Sekuritas menilai uptrend di bursa masih belum berubah di mana level 2.490-2.500 menjadi resistant kuat saat ini, sedangkan support di level 2.450.

OSK Nusadana menilai bahwa IHSG kemarin terkoreksi 0,34% ke level 2.471. Moving averages 20 dan 50 menunjukkan IHSG dalam masa uptrend. Namun, stochastic dan MACD histogram memberikan sinyal IHSG akan terkoreksi singkat dalam waktu dekat.

IHSG pada hari ini diproyeksikan bergerak dalam kisaran 2.454-2.490. Saham pilihan hari ini adalah PTBA, ASII, AALI, ITMG, dan ADRO.

Semantara itu, Kresna Securities mengemukakan bahwa IHSG kemungkinan melanjutkan penurunan setelah kemarin menembus support di 2.480 dan mencoba menguji titik support barunya di 2.423.

Posisi Bollinger Bands yang berada di range atasnya serta stochastic yang bergerak menurun menuju 73,1 akan mendukung penurunan indeks. Rekomendasi untuk saham JSMR, INDF, UNTR.
——————————— saham lain
order beli bumi:
2525
order jual bumi:
3000
… waduh VOLUME LOT TRANSAKSI bumi dan ihsg CUKUP MINIM kayanya … itu sebabnya ihsg bergerak turun naek di rentang sempit : 2480-2474 … ternyata 10 menit terakhir menuju jeda, ihsg tembus medium bollinger bands ke batas bawah bahkan tembus ke sinyal jenuh jual ihsg di 2470 …
… sinyal beli melemah s/d tembus area jenuh jual di 2460 tampaknya di awal sesi 02 nante … memang mantul naek di batas 2465 mungkin terjadi pada sesi 02 setelah terjadi ekspektasi medium bb turun ke 2470 dari 2475 …
… sinyal mantul naek beli mulai terjadi pada 65 menit terakhir jelang tutup, ihsg bersiap ke medium bollinger bands di 2467 … jika ekspektasi tembus medium bb maka batas atas bb di 2468 akan menjadi tantangan yang menarik …

… sinyal jenuh beli di W%R membuat membal koreksi kecil di ihsg ke 2465 setelah sempat berada di 2468 pada 45 menit terakhir buka …
… sinyal beli saat 25 menit terakhir malah menguat dan medium bollinger bands di 2464 maseh menjadi support ihsg … ekspektasi ihsg kembali mantul naek ke batas atas bb di 2470 setidaknya bisa terjadi di menit2 terakhir … TERNYATA TIDAK TERJADI :
Rabu, 25/11/2009 16:10 WIB

Terseret harga komoditas, IHSG turun 0,4%

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi ditutup pada zona negatif, yaitu turun 10,36 basis poin menjadi 2.461,53 terseret oleh jatuhnya saham-saham komoditas, menyusul runtuhnya harga komoditas pada hari ini.

Analis saham PT BNI Securities M. Alfatih mengatakan selain saham-saham komoditas, saham-saham consumer goods, persemenan dan perbankan tampaknya juga turut ‘terguncang’ akibat konsensus analis mengenai angka inflasi dan suku bunga yang diperkirakan meningkat.

Saham-saham yang mengalami penurunan adalah ASII turun Rp450 menjadi Rp32.900, UNVR turun Rp200 menjadi Rp11.250, INTP turun Rp350 menjadi Rp11.400, PGAS Turun Rp50 menjadi Rp3.750, SMGR turun Rp200 menjadi Rp7.200, BMRI turun Rp50 menjadi Rp4.525.

Selanjutnya, saham DOID turun Rp150 menjadi Rp1.490, ENRG turun Rp40 menjadi Rp235 dan INCO turun Rp100 menjadi Rp3.725.

Saham-saham yang mengalami kenaikan adalah BBCA naik Rp50 menjadi Rp4.700, TLKM naik Rp50 menjadi Rp9.050, BNGA naik Rp40 menjadi Rp750, PTBA naik Rp350 menjadi Rp16.450, BBRI naik Rp50 menjadi Rp7.650, ADRO naik Rp10 menjadi Rp1.720, dan BYAN naik Rp100 menjadi Rp5.500.

bisnis.com
——————————— saham lain
order beli bbri:
2450
——————————— saham lain
order beli antm:
2300
order jual antm:
2425
order beli antm:
2300 full matched
order jual antm revisi:
2350
order jual antm gw withdraw:
2350
——————————— saham lain
order beli elsa:
305
order jual elsa:
320
325
order jual elsa revisi:
315
——————————— saham lain
order beli trub:
137
order jual trub:
143
order beli trub:
137 full matched
order beli trub tambahan:
134
order jual trub revisi:
138
order jual trub tambahan:
139
140

order jual trub:

138 full matched
——————————— saham lain
order jual indy:
2250
order jual indy revisi:
2200
order jual indy:
2200 full matched
——————————— saham lain
order beli bnii:
350
——————————— saham lain
IHSG Lesu di Tengah Rebound-nya Asia
Rabu, 25 November 2009 – 16:09 wib
TEXT SIZE :
Rani Hardjanti – Okezone

Foto: Koran SI.
JAKARTA – Pasar regional yang semula bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, kini ditutup menghijau. Namun, indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap bergerak lesu di jalur merah.

Bursa di kawasan Asia Pasifik, tercatat hanya IHSG dan indeks Kuala Lumpur yang mengalami pelemahan. IHSG ditutup melemah.

IHSG pada perdagangan Rabu (25/11/2009) ditutup melemah 10,35 poin atau 0,42 persen ke posisi 2.461,53. Pelemahan yang terjadi ini karena, sepinya sentimen positif. Pelaku pasar masih menunggu kepastian kasus Bank Century, sebagai refleksi kepastian hukum di mata investor.

Indeks Kuala Lumpur melemah 1,09 poin ke posisi 0,09 persen ke posisi 1.271. Sementara penguatan saham di kawasan Asia terjadi pada Indeks Shanghai yang menguat 2,07 persen ke posisi 3.290.17.

Volume tercatat 4,45 milar senilai Rp3,23 triliun. Saham yang ditutup menguat sebanyak 72 jenis saham, melemah 101 jenis saham, dan stagnan 70 jenis saham.

Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 2,56 poin ke posisi 407,17 dan Indeks LQ45 turun 2,25 poin ke posisi 485,79.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp3.000 ke posisi Rp49.000, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp350 ke posisi Rp16.450 , PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) naik Rp200 ke posisi Rp8.200, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp450 ke posisi Rp32.900.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp350 ke posisi Rp11.400, serta PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk (MBAI) turun Rp300 ke posisi Rp5.000. (rhs)
Asia shares gain, gold hits record high

On 2:51 am EST, Wednesday November 25, 2009
By Umesh Desai and Yoo Choonsik

HONG KONG/SEOUL (Reuters) – Asian stocks rose on Wednesday after the Federal Reserve raised U.S. growth forecasts for 2010, while gold struck a record high on a weaker dollar and a media report India was “open to buying” more of the precious metal.

European shares were seen rising on the improved prospects for the U.S. economy and U.S. S&P 500 futures were up 0.3 percent.

The dollar fell to its lowest in seven weeks against the yen and remained under pressure against other major currencies on a combination of factors including expectations that U.S. interest rates will remain low for some time.

Spot gold, which has risen 13 percent so far this month, held above $1,177.4 per ounce after hitting a high of $1,178.3 on a weakening dollar and the India’s Financial Chronicle newspaper report.

“The India report has certainly helped to push the momentum in the market today,” said Darren Heathcote, head of trading at Investec Australia.

Asian stock markets held firm, with the MSCI index of Asia Pacific stocks traded outside Japan (^MIAPJ0000PUS – News) rising 0.81 percent. The Thomson Reuters index of regional shares (^TRXFLDAXPU – News) was up 1.29 percent.

Tokyo stock market’s benchmark Nikkei average (Osaka:^N225 – News) turned higher after sliding to a four-month intraday low, but the outlook remained murky on doubts about the health of the world’s second-largest economy.

As confidence in Japan’s economy wanes, financial markets have been reflecting some of that concern with the stock market trailing rest of the region significantly these past few weeks.
yf

Sepi Sentimen Positif, Saham Masih Konsolidasi

Kompas/Ichwan, Alif
Artikel Terkait:
Pertumbuhan Ekonomi Direvisi, Wall Street Melemah
Rupiah dan Saham Lemas
IHSG Bergerak Zig-zag
Dollar Melemah, Wall Street Sentuh Level Tertinggi
ADRO Menahan Keterpurukan BUMI, IHSG Turun 0,24 Persen
RABU, 25 NOVEMBER 2009 | 09:48 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan Rabu (25/11) pagi masih bergerak di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama sampai pukul 09.38 waktu JATS naik 0,10 persen atau 2,445 poin ke posisi 2.474,329. Saham-saham komoditas masih menopang indeks pada awal sesi ini.

Sementara itu, indeks Kompas100 juga naik 0,12 persen, indeks LQ45 menguat 0,13 persen, dan Jakarta Islamic Index bertambah 0,09 persen.

Kemarin, tekanan jual pada saham Grup Bakrie dan anjloknya bursa regional Asia memberikan sentimen negatif bagi IHSG yang melemah 0,38 persen pada level 2.471,884.

“Kami memerkirakan indeks memang cenderung konsolidasi pada pekan ini. Minimnya sentimen positif membuat indeks sulit untuk rally lebih lanjut,” kata analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.

Ia melihat beberapa saham yang akan memberikan deviden interim (PTBA, SMGR, BBRI, BMRI, UNVR) dapat menjadi pilihan untuk jangka pendek/menengah di tengah pasar yang kehilangan arah.

Ia memperkirakan kisaran support-resistance hari ini pada 2.451-2.485.

Editor: Edj
Rabu, 25/11/2009 12:11 WIB
Regional Lesu, IHSG Terpangkas 6 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mengakhiri sesi pagi ini di teritori negatif setelah bergerak zig-zag dan dalam pengaruh kelesuan bursa regional. Suasana libur akhir pekan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Wallstreet, dan Strait Times masih membuat transaksi agak lesu.

Pada perdagangan Rabu (25/11/2009) sesi I, IHSG ditutup melemah tipis 6,795 poin (0,27%) ke level 2.465,089. Indeks LQ 45 juga melemah 1,44 poin (0,29%) ke level 486,607. IHSG sempat menguat hingga 2.482,292.

Bursa-bursa regional juga bergerak lesu dan cenderung melemah atau menguat tipis.
Indeks Shanghai melemah 5,88 poin (0,18%) ke level 3.217,64.
Indeks Hang Seng melemah tipis 41,23 poin (0,18%) ke level 22.381,91.
Indeks Nikkei-225 juga menguat tipis 16,34 poin (0,17%) ke level 9.417,92.
Indeks Straits Times naik tipis 2,75 poin (0,10%) ke level 2.782,70.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 49.017 kali pada volume 2,575 miliar lembar saham senilai Rp 1,987 triliun. Sebanyak 43 saham naik, 93 saham turun dan 67 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bayan Resources (BYAN) naik Rp 200 ke Rp 5.600, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 9.150, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 8.150, Unilever (UNVR) naik Rp 100 ke Rp 11.550, Nukit Asam (PTBA) naik Rp 50 ke Rp 16.150.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 ke Rp 7.200, Indocement (INTP) turun Rp 150 ke Rp 11.600, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 33.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 16.900, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 ke Rp 2.525. (dro/dnl)
——————————— saham lain
Rabu, 25/11/2009 08:10 WIB
IHSG Belum Banyak Tingkah
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah dalam transaksi yang tipis. Investor terlihat sangat berhati-hati menjelang libur panjang transaksi pada pekan ini. IHSG sempat bolak-balik ke teritori negatif dan positif.

Pada perdagangan Selasa (24/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 9,532 poin (0,39%) ke level 2.471,884. Indeks LQ 45 juga melemah 1,764 poin (0,37%) ke level 488,047.

Pola perdagangan yang tipis tersebut diprediksi akan kembali terulang pada perdagangan Rabu (25/11/2009) ini. IHSG akan kembali bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis. Saham-saham dari emiten yang akan membagikan dividen akan menjadi pilihan investor untuk saat ini.

Bursa Wall Street tadi malam juga ditutup melemah tipis, setelah pemerintah merevisi angka PDB pada triwulan III-2009 menjadi 2,8% menjadi 3,5%.

Pada perdagangan Kamis (24/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 17,24 poin (0,16%) ke level 10.433,71. Indeks Standard & Poor’s melemah tipis 0,59 poin (0,05%) ke level 1.105,65 dan Nasdaq melemah 6,83 poin (0,31%) ke level 2.169,18.

Bursa Tokyo juga masih lesu. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah tipis 19,68 poin (0,21%) ke level 9.381,90.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

Tekanan jual pada saham Grup Bakrie serta anjloknya bursa regional Asia, memberikan sentimen negatif bagi IHSG kemarin. Setelah bergerak fluktuatif akhirnya IHSG ditutup melemah -0,38% pada level 2.471,884. Bursa regional Asia tercatat gagal memanfaatkan momentum naiknya Dow Jones sehari sebelumnya. Kami memperkirakan indeks memang cenderung konsolidasi pada pekan ini. Minimnya sentimen positif membuat indeks sulit untuk rally lebih lanjut.

Disisi lain, kami juga melihat beberapa saham yang akan memberikan deviden interim (PTBA, SMGR, BBRI, BMRI, UNVR) dapat menjadi pilihan untuk jangka pendek/menengah ditengah pasar yang kehilangan arah. Kisaran support-resistance hari ini 2.451-2.485.

Optima Sekuritas:

Meskipun Dow Jones sebelumnya menguat tajam namun melemahnya bursa regional menahan kenaikan indeks sehinggat terkoreksi 9 poin ke level 2.471. Saham BMRI, BUMI, ADRO, dan BBRI menjadi penyumbang terbesar turunnya indeks. Investor asing masih akumulasi sebesar Rp 325 miliar. Uptrend di bursa masih belum berubah dimana level 2.490-2.500 menjadi resistant kuat saat ini sedangkan support di level 2.450.

(qom/qom)

REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 25 November 2009
25/11/2009 07:20:59 WIB
Trimegah Securities
Pertumbuhan penjualan rumah baru di Amerika Serikat sebesar 10.1% tidak mampu menopang indeks bursa asia. Hal ini akibat kekhawatiran akan kebijakan pengetatan moneter pemerintah Tiongkok, sehingga bisa memperlambat pemulihan ekonomi kawasan Asia. Hari ini, indeks diproyeksikan konsolidasi pada kisaran 2.450-2.500. Pelaku pasar sebaiknya mewapadai penurunan indeks hingga di bawah support 2.450.

Kresna Graha Securites
Indeks berpotensi melanjutkan pelemahan setelah gagal mempertahankan level support 2.480 pada perdagangan saham kemarin. Indeks akan mencoba menguji titik support barunya pada level 2.423. Posisi Bollinger Bands berada pada kisaran atas serta stochastic bergerak turun menuju 73,1, sehingga menopang penurunan indeks. Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran 2.454-20491. Hari ini, pemodal dapat mencermati saham-saham JSMR, INDF dan UNTR.
PREDIKSI INVESTOR DAILY 25 November 2009: Indeks Respons Regional
25/11/2009 07:18:50 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak mengikuti perkembangan sentimen dari pasar regional. Pada perdagangan kemarin, indeks melemah 9,53 poin (0,38%) menjadi 2.471,88.

“Pemodal akan mengamati perkembangan indeks bursa regional dalam bertransaksi saham hari ini,” kata analis Bumiputera Capital Indonesia Ridwan Novayanto kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (24/11).

Pergerakan indeks akan dipengaruhi sejumlah data eksternal, seperti produk domestik bruto (GDP) Amerika Serikat (AS). Selain itu, permintaan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok untuk menaikkan capital adequacy ratio (CAR) bank bisa menjadi sentimen negatif terhadap perdagangan saham. Perkembangan harga minyak mentah serta komoditas global juga mempengaruhi pergerakan saham.

Ridwan menjelaskan, indeks akan bergerak bervariasi dengan kisaran terbatas, karena minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Berdasarkan analisis teknikal, seperti indikator moving average convergence divergence (MACD) menujukkan indeks masih posisi positif. Adapun level kritis indeks berada pada 2.460.

Indeks kemungkinan bergerak di atas garis support level 2.460. Selama support ini dapat dipertahankan, indeks berpeluang menembus level psikologis 2.500. Namun, jika level 2.460 ditembus, indeks kemungkinan turun menuju level 2.433.

Analis Optima Sekuritas Iksan Binarto mengatakan, tren kenaikan indeks menuju level 2.490-2.500 masih belum berubah. Adapun level support berada pada 2.450. (epa)

Kejaksaan dan Polri Siap Ikuti Perintah, Presiden: Hentikan Kasus Chandra–Bibit
24/11/2009 23:55:13 WIB
Oleh Novy Lumanauw

JAKARTA, INVESTOR DAILY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan penghentian kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepolisian dan kejaksaan lebih baik tidak membawa kasus inike pengadilan. “Solusi seperti ini lebih banyak manfaatnya dibanding mudharatnya,” jelas Presiden dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/11) malam.

Namun, Presiden menjelaskan, cara yang ditempuh tetap mengacu kepada ketentuan perundang-undangan dan tatanan hukum yang berlaku. ”Saya tidak boleh dan tidak akan memasuki wilayah ini,” jelas Kepala Negara.

Presiden menjelaskan, penghentian penyidikan berada di wilayah lembaga penyidik (Polri), penghentian tuntutan merupakan kewenangan lembaga penuntut (kejaksaan), sedangkan pengenyampingan perkara melalui pelaksanaan asas oportunitas merupakan kewenangan jaksa agung. “Sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan, dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini. Demikian pula, saya sungguh berharap KPK juga melakukan hal yang sama di institusinya,” jelas Presiden.

Awalnya, Presiden berpendirian, forum yang tepat untuk menyatakan Bibit-Chandra salah atau tidak adalah pengadilan. Dengan catatan, proses penyidikan dan penuntutan mendapatkan kepercayaan publik yang kuat. Prosesnya pun fair, objektif, dan disertai bukti-bukti yang kuat.

Dalam perkembangannya, menurut Presiden, yang muncul adalah ketidakpercayaan yang besar kepada pihak Polri dan Kejaksaan Agung. “Oleh karena itu, faktor yang saya pertimbangkan bukan hanya proses penegakan hukum itu sendiri tapi juga faktor-faktor lain seperti pendapat umum, keutuhan masyarakat kita, azas manfaat, serta kemungkinan berbedanya secara hakiki antara hukum dengan keadilan,” jelas Presiden.

Dalam pidatonya yang berdurasi sekitar 30 menit itu, Presiden merespons positif rekomendasi Tim-8 dan suara-suara masyarakat luas agar tidak ada kasus-kasus hukum, utamanya pemberantasan korupsi, yang dipetieskan di KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung. “Kalau tidak cukup bukti hentikan tetapi kalau cukup bukti mesti dilanjutkan.

Hal ini untuk menghindari kesan adanya diskriminasi dan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. Apalagi kalau pemeti-esan ini berkaitan dengan praktik-praktik mafia hukum,” kata Presiden.

Menurut Presiden, kasus Chandra – Bibit meski dapat diselesaikan, tugas pemberantasan korupsi di negeri ini masih belum rampung. Ia menilai kejadian ini membawa hikmah dan pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional di negeri berpenduduk 230 juta jiwa ini belum selesai, utamanya reformasi di bidang hukum.

Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution menilai, pernyataan Presiden SBY itu sudah sesuai dengan rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Kasus Hukum Bibit dan Chandra M Hamzah (Tim 8). “Walaupun agak memutar, intinya Presiden menginstruksikan kepada Kejaksaan Agung dan Kepolisian untuk menghentikan kasus Bibit dan Chandra. Kepolisian bisa menggunakan kewenangannya dengan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), sedangkan Kejaksaan mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP),” jelas Buyung di Jakarta, tadi malam.

Hal senada diungkapkan pjs Ketua KPK Tumpak Panggabean. Dia menangkap pesan Presiden SBY kepada Kejaksaan Agung dan Kepolisian untuk tidak membawa kasus Bibit-Chandra ke pengadilan. “Intinya, kasus itu tidak masuk ke pengadilan. Mekanismenya diserahkan kepada kejaksaan dan kepolisian,” tegas dia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar menilai, pidato Presiden sudah sangat jelas arahnya. “Tegas sekali beliau mengatakan kasus Bibit-Chandra untuk tidak dibawa ke pengadilan,” kata dia di Istana Merdeka, Senin (23/11) malam.

Patrialis mengakui, Presiden memang tidak secara terbuka untuk memilih satu dari tiga opsi rekomendasi Tim 8. “Menurut saya, arahnya ya deponering. Karena kalau SKP2 dan SP3 kan bicara soal materi (kasus) yang jadi kewenangan Polri dan Kejaksaan,” kata dia.

Chandra M Hamzah memastikan, Presiden SBY tidak pernah memintanya untuk mengundurkan diri bersama Bibit dari KPK. Penegasan itu sekaligus membantah rumor bahwa Presiden telah meminta keduanya mundur sebagai kompensasi karena Presiden mendorong agar kasus yang menimpa mereka dihentikan. “Tidak ada itu. Dalam menegakkan kebenaran, tidak ada negosiasi,” tegas Chandra, tadi malam.

Sikap Kejaksaan dan Polri

Di tempat terpisah, Kejaksaan Agung menyatakan akan menghentikan kasus Chandra M Hamzah pada tahap penuntutan dengan cara mengeluarkan surat ketetapan penghentian penuntutan. “Kami akan menyatakan perkara ini belum layak masuk pengadilan,” kata Marwan Effendy, jaksa agung muda pidana khusus, kemarin.

Berdasarkan jaksa peneliti, berkas Chandra tetap akan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, berkas akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Saat berkas di tangan jaksa penuntut umum itulah Kejaksaan akan menghentikan perkara ini. “Pertimbangannya, perbuatan pidana terbukti sesuai pasal yang disangkakan, tapi aspek pertanggungjawaban pidananya belum ada,” jelas Marwan.

Marwan menambahkan, opsi untuk menghentikan perkara dengan jalan deponir atau pengesampingan perkara demi kepentingan umum sulit dilakukan. Sebab, kejaksaan perlu mempertimbangkan terlebih dahulu pendapat lembaga negara lain, misalnya Dewan Perwakilan Rakyat dan Mahkamah Agung, mengenai definisi kepentingan umum. “Itu akan repot sekali,” ujar dia.

Marwan Effendy menjelaskan, kejaksaan akan mengikuti dan mendukung sikap Presiden SBY. Sebab, Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Terlebih lagi, kejaksaan dan kepolisian adalah pembantu Presiden. “Namun, Presiden tidak berhak memberikan deponering. Sebab, itu merupakan kewenangan khusus Jaksa Agung sebagai penuntut umum,” jelas dia

Kejaksaan menyerahkan mekanisme penghentian perkara Bibit-Chandra kepada polisi. Sampai saat ini, berkas Bibit masih di tangan polisi. ”Bila polisi menghentikan kasus Bibit, polisi harus mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan,” jelas Marwan.

Sementara itu, Mabes Polri menyatakan segera menindaklanjuti sikap tegas Presiden SBY yang tidak akan melanjutkan proses hukum Bibit dan Chandra ke pengadilan. Namun, Polri belum bersedia menyebutkan sikapnya atas pidato presiden SBY. “Kalau memang kepolisian tidak bisa menemukan alat bukti, tentunya di-SP3. Intinya, akan ditindaklanjuti. Tapi hasilnya apa kita tunggu,” kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishaq, Senin (23/11) malam.

Sulistyo menegaskan, Polri segera merumuskan sikap atas pidato SBY. Yang pasti, Polri bersama Kejagung segera menindaklanjuti arahan Presiden SBY. “Nanti akan ada tim yang merumuskan. Tapi yang jelas, presiden menyerahkan ke Polri dan Kejaksaan Agung untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkas dia.

Saat ini, berkas perkara Chandra M Hamzah sudah berada di tangan Kejagung, sedangkan berkas perkara Bibit S Rianto masih berada di tangan polisi.(c125)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s