1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

KESEBELASAN NEGATIF lawan solis maen saham :P 25 November 2009

Filed under: Mentalitas Investor — bumi2009fans @ 8:24 am

Rabu, 25/11/2009 00:00 WIB

Sentimen negatif serbu bursa

oleh :

JAKARTA: Gabungan sentimen negatif dari ranah hukum, politik, dan ekonomi menimbulkan tekanan jual skala besar di bursa, yang membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,39% (9,53 poin) ke level 2.471,88.

Ketidaktegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi rekomendasi Tim 8 dinilai menjadi sentimen negatif tambahan, yang menekan psikologi pasar.

Dari total transaksi kemarin Rp4,11 triliun, investor domestik melepas 141 saham senilai Rp3,29 triliun, sehingga 35% efek yang diperdagangkan di bursa ditutup melemah.

Analis PT BNI Securities Muhammad Alfatih mengatakan sikap presiden yang tidak menggunakan kewenangannya menanggapi temuan Tim 8, membuat pemodal khawatir pengkriminalan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berlarut-larut.

“Pemodal pada umumnya membutuhkan kepastian penegakan hukum. Ini sama seperti mereka menghindari emiten yang manajemennya mengkhawatirkan, meski bisnisnya bagus,” tuturnya kepada Bisnis, kemarin.

Pimpin pelemahan

Sementara itu, rupiah memimpin pelemahan nilai tukar sejumlah mata uang di kawasan Asia.

Pelemahan mata uang di Asia tersebut terlihat dari penurunan indeks dolar Asia sekitar 0,1% menjadi 110,87 lebih rendah dari penutupan akhir pekan lalu 111,24 yang merupakan kinerja terbaik lebih dari 1 tahun. Kurs rupiah kemarin turun 0,6% menjadi Rp9.513 per dolar AS pada pukul 16.10 WIB.

Hampir semua bursa Asia melemah seperti indeks Hang Seng yang turun 1,53%, dan KOSPI terkoreksi 0,78%. Hanya empat negara yang bursanya masih menguat yakni Filipina (0,87%), Taiwan (0,36%), Pakistan (0,13%), dan Malaysia (0,1%).

Sektor komoditas juga menyumbang sentimen negatif berupa penurunan harga minyak mentah. Harga energi dunia tersebut kemarin ditutup pada level harga US$77,37, atau melemah 0,24% setara dengan US$0,19 per barel.

“Di dalam negeri, saham PT Bumi Resources Tbk yang mendominasi transaksi pasar juga diterpa berita negatif terkait dengan rencana memperbesar utang. Kombinasi sentimen-sentimen buruk tersebut membuat bursa nasional tertekan,” ujar Alfatih. (Lutfi Zaenudin) (arif.gunawan@bisnis.co.id)

Oleh Arif Gunawan S.

Bisnis Indonesia

bisnis.com

25/11/2009 – 08:46
Siap-siap, IHSG Hari Ini Diprediksi Koreksi
Susan Silaban

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan turun. Melemahnya Nikkei dan penurunan harga minyak menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.

Demikian riset hariannya Reliance Securities seperti dikutip INILAH.COM, Rabu (25/11).

Tim riset menyimpulkan, Nikkei mengalami pelemahan akibat melamahnya Dolar terhadap Yen, di mana investor masih resah akan kondisi perbaikan ekonomi terutama mengenai penganggiran di AS. Investor di luar negeri lebih memilij menempatkan dananya ke instrumen yang memiliki risiko rendah seperti obligasi pemerintah AS dan Yen. Melemahnya Dolar mmebuat harga minyak ikut melemah hingga US$75 per barel.

Indeks saham Wall Street ditutup melemah setelah US Labor Departemen mengatakan bahawa PDB tumbuh pada tingkat tahunan 2,8% dalam periode Juli-September, lebih rendah dari perkiraan yaitu 3,5%. Namun demikian, The Federal Reserve menaikkan forecastnya untuk 2010 dan menunjukkan optimisme mengenai keberlanjutkan recovery.

Harga minyak jenis WTI light crude GDP AS tumbuh lebih lambat dari perkiraan dalam kuartal ketiga, menimbulkan kekhawatiran tentang permintaan energi. [san/cms]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s