1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

HATI-HATI, terpancing 26 November 2009

Filed under: Mentalitas Investor — bumi2009fans @ 8:06 am

Kamis, 26/11/2009 07:19 WIB
IHSG Dalam Bayang-bayang Kelesuan
Nurul Qomariyah – detikFinance
… hidup di dunia dan indo emang jelas bikin puzzzzink … karena TIDAK SEKATANYA PERBUATAN DAN OCEHAN … di jaman orde baru, gw sering menafsirkan ocehan POSITIF menjadi tafsiran NEGATIF dan sebaliknya, misalnya : pejabat bilang cadangan beras aman … gw menafsirkan sebenarnya cadangan itu tidak aman, karena faktanya harga beras naek terus; dll … nah di saham, SAMI MAWON … sering kali ANALIS PRO bilang saham LAGI LESU neh … gw menafsirkan saham sebenarnya MALAH BERGAIRAH, karena faktanya ihsg NAEK … jadi jangan terpancing ocehan analis pro (termasuk ocehan gw juga lho :P) … INVESTOR HARUS MANDIRI menafsirkan semua berita dan analisis orang laen … itu sebabnya gw membangun semua blog investasi ini … supaya belajar investasi menjadi investor mandiri (MANDI SENDIRI :P) … bukan menjadi investor KALANG KABUT NGOMELIN ORANG LAEN tapi EMANG DASARNYA BEGO 😛 …

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di tengah menguatnya bursa-bursa regional. Investor memilih untuk melepas saham-saham menjelang libur panjang.

Pada perdagangan Rabu (25/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 10,356 poin (0,41%) ke level 2.461,528. Investor memilih wait and see menjelang libur panjang transaksi.

Transaksi yang tipis dan lesu juga masih berlangsung di bursa Wall Street. Dalam volume perdagangan yang ekstra tipis, saham-saham di Wall Street ditutup menguat tipis karena dorongan sejumlah sentimen positif.

Pada perdagangan Rabu (25/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik tipis 30,69 poin (0,29%) ke level 10.464,40. Indeks Standard & Poor’s 500 juga naik tipis 4,98 poin (0,45%) ke level 1.110,63 dan Nasdaq naik tipis 6,87 poin (0,32%) ke level 2.176,05.

Bursa Tokyo juga dibuka masih dengan penuh kelesuan. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah hingga 94,28 poin (1%) ke level 9.347,36.

Lesunya perdagangan saham di bursa-bursa global itu akan terus berimbas ke perdagangan lantai bursa Indonesia. IHSG pada perdagangan Kamis (26/11/2009) diprediksi akan kembali bergerak mixed dengan kecenderungan melemah tipis.

Kamis, 26 November 2009 | 12:17

BURSA SAHAM

Emiten Bakrie Saling Menyeret, IHSG Tersungkur 1,26%

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus kembali terpuruk akibat aksi jual investor terhadap emiten Grup Bakrie. Kamis (26/11), hingga sesi pertama, indeks bertengger di 2.430,42 atau turun 1,26%. Perinciannya 24 saham naik, 154 saham turun, dan 44 saham tak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp 1,96 triliun.

Aksi jual muncul terhadap emiten Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Sentimen negatif ini muncul setelah mereka mematok harga rights issue di bawah harga pasar. Saham ENRG turun 8,51% menjadi Rp 215. Sementara DEWA turun 18,13% menjadi Rp 149.

Celakanya sentimen negatif itu turut menyeret emiten Grup Bakrie lainnya. Misal PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 5,77% menjadi Rp 2.450 dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) turun 7,41% menjadi Rp 250.

Emiten lain yang juga mencatatkan penurunan; PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 1,28% menjadi Rp 32.300, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 2,19% menjadi Rp 11.150, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,3% menjadi Rp 15.150, dan PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) turun 2,08% menjadi Rp 7.050.

Sebaliknya emiten yang mampu bertahan; PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 0,91% menjadi Rp 27.850, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 0,91% menjadi Rp 5.550, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 0,3% menjadi Rp 16.500, dan PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DOID) naik 1,34% menjadi Rp 1.510.

Hendra Soeprajitno kontan
Kamis, 26/11/2009 12:06 WIB

Jelang libur panjang, IHSG terjun 1,03% jadi 2.430,42

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Menjelang libur akhir pekan yang panjang, indeks pada siang ini beristirahat pada posisi merah atau turun 31,11 basis poin (1,03%) menjadi 2.430,42 basis poin.

Pada perdagangan saham sesi I hingga pukul 12:00 ini, sebanyak 22 saham naik, 144 saham turun dan 241 saham tidak berubah.

BUMI tercatat sebagai top loser dengan kehilangan Rp150 dan menjadikan sahamnya menjadi Rp2.450. Selanjutnya, BMRI juga turun Rp125 menjadi Rp4.400, INCO turun Rp150 menjadi Rp3.575, PGAS turun Rp50 menjadi Rp3.700.

Selain itu, TLKM turun Rp50 menjadi Rp9.000, ADRO turun Rp30 menjadi Rp1.690, INTP turun Rp250 menjadi Rp11.150, SMGR turun Rp150 menjadi Rp7.050, UNVR turun Rp100 menjadi Rp11.150 dan UNTR turun Rp200 menjadi Rp15.150.

Saham-saham yang mencatatkan kenaikan adalah saham GGRM naik Rp500 menjadi Rp17.450, ITMG naik Rp200 menjadi Rp27.800, BYAN naik Rp50 menjadi Rp5.500, dan DOID naik Rp20 menjadi Rp1.510.

bisnis.com
Sesi I Tutup
Jelang Libur Panjang, IHSG Tergerus 31 Poin
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.462,31 dan terendah 2.429,91.
KAMIS, 26 NOVEMBER 2009, 12:15 WIB
Arinto Tri Wibowo

Papan perdagangan saham (ANTARA)
BERITA TERKAIT
Regional Bervariasi, IHSG Berbalik Melemah
Indeks Terimbas Regional, Luruh 4,91 Poin
Saham Unggulan Picu Pelemahan IHSG
Sempat Berfluktuasi, IHSG Berakhir Menguat
Sempat Terkoreksi, IHSG Naik Tipis
Web Tools

VIVAnews – Mayoritas indeks bursa regional yang melemah dan minimnya sentimen positif jelang libur panjang memicu aksi jual di pasar saham domestik.

Kondisi itu mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tergerus 31,1 poin (1,26 persen) ke posisi 2.430,42. Volume saham berpindah tangan mencapai 6,87 juta lot saham senilai Rp 1,96 triliun dengan frekuensi 52.976 kali.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.462,31 dan terendah 2.429,91. Sebanyak 24 saham menguat, 154 saham melemah, dan 44 saham lainnya stagnan.

Saham-saham yang mengontribusi penurunan indeks di antaranya PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah Rp 150 (5,76 persen) menjadi Rp 2.450, PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) turun Rp 150 (4,02 persen) ke posisi Rp 3.575, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi Rp 150 (3,31 persen) menjadi Rp 4.375.

Tim riset PT CIMB Securities Indonesia menilai, jelang libur panjang, nilai transaksi saham di bursa efek jauh lebih kecil dari sebelumnya. Melihat indikator pagi ini, momentum turun masih terlalu kuat.

“IHSG telah turun 4 kali dalam lima hari terakhir dan memiliki support dekat MA (moving average) 50 hari di level 2.445,” tulis riset itu.

Selain itu, indikator moving average convergence divergence (MACD) mulai melemah, meskipun masih positif. “Sementara itu, indikator relative strenght index (RSI) 14 hari berada di titik 54,45 atau netral,” tulis riset itu.

Di bursa regional, indeks Hang Seng sempat melemah 242,19 poin (1,07 persen) ke level 22.369,61, Nikkei 225 menjadi 9.394,48 atau turun 47,16 poin (0,5 persen), dan Straits Times terkoreksi 14,12 poin (0,51 persen) ke posisi 2.778,72.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s