1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

daripada maen saham, mendingan (3) … 281109 28 November 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:45 am

… gw mah uda lama punya blog investasi BERMACAM-MACAM, kalo mo baca klik link ini : http://inves-lah.blogspot.com/
Patrik C
Program Manager Property Business Academy
Rumah Kos, Pilihan Investasi Yang Menarik
Rabu, 28 Oktober 2009 15.19 WIB

(Vibiznews – Property) Rumah Kos sudah sejak lama menjadi lahan investasi bisnis yang menguntungkan dan masih tetap menarik hingga saat ini. Namun jika tidak cermat dan tidak tahu bagaimana memanfaatkan investasi ini, bisnis rumah kos bisa tidak berhasil. Rumah kos dapat menjadi passive income bagi sang pemilik tanpa harus mengeluarkan banyak dana. Misalnya jika sebuah rumah dibeli dengan cicilan, kita bisa mendapatkan biaya untuk membayar cicilan dengan menjadikannya rumah kos.

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam memulai bisnis rumah kos, yaitu :

Menggunakan Bank dalam pendanaan. Peranan bank disini adalah :
Sebagai sumber pendanaan
Sebagai rekan kerja yang membantu pengecekan dan keabsahan surat-surat rumah
Membantu mempermudah penghitungan biaya, termasuk biaya desain kamar yang dapat disesuaikan dengan budget.

Lokasi yang strategis.
Lokasi disini tergantung pada pasar yang diinginkan. Apakah pasarnya karyawan, buruh atau mahasiswa. Jika pasarnya mahasiswa, carilah lokasi yang berada sedekat mungkin dengan kampus. Jika pasarnya karyawan, carilah lokasi di dekat daerah perkantoran. Strategis juga berarti mudah dijangkau dengan kendaraan umum. Jangan memilih lokasi yang rawan banjir!

Desain
Semakin luas kamar, semakin banyak fasilitas maka akan semakin mahal harga sewa sebuah kamar kos. Sesuaikan desain kamar dengan luas bangunan dan perhatikan kenyamanan penyewa.

Faktor keamanan baik dari luar maupun dari dalam adalah faktor utama yang sangat penting untuk kelangsungan rumah kos. Jika sekali dikenal tidak aman, rumah kos akan langsung kehilangan pelanggan dan mempunyai citra yang buruk. Untuk mengatasi ancaman keamanan dari luar, rumah kos disarankan memiliki penjaga kos serta membuat peraturan-peraturan bagi penyewa kos agar tidak mengganggu lingkungan. Contohnya seperti : tidak menyalakan musik terlalu keras, tidak menerima tamu diatas pukul 22.00, dan sebagainya.
Sedangkan untuk faktor keamanan dari dalam, pemilik kos harus menyeleksi calon penghuni kos agar tempat kosnya tidak menjadi sarang narkoba, tempat pelacuran dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminta kartu identitas calon penghuni dan melapor keberadaan calon penghuni pada ketua RT setempat.

Untuk meningkatkan pendapatan dari uang sewa kos, ada beberapa tips berikut:

Cobalah untuk meminimalkan penggunaan listrik dengan memilih market karyawan karena karyawan lebih banyak berada di kantor daripada di rumah kos, dibandingkan dengan mahasiswa. Penghematan listrik juga dapat dilakukan dengan membuat bak penampung air yang besar.

Untuk meningkatkan harga sewa kamar dengan memberikan fasilitas yang lebih dan bisa digunakan secara bersama seperti TV Cable, Hot Spot, dll

Bukalah usaha sampingan untuk menambah pemasukan, seperti : laundry service, warung makan atau catering untuk penghuni kos.

Contoh Perhitungan Berinvestasi Pada Rumah Kos :
Sebuah rumah dijual seharga Rp. 300.000.000. Rumah tersebut sebelumnya adalah rumah kos dengan 15 kamar yang telah tersewa semua. Harga sewa per kamar Rp. 400.000 per bulan. Anda ingin berinvestasi dengan membeli rumah kos tersebut, perhitungannya adalah sebagai berikut :

DP Rp. 60.000.000 , Pinjaman Rp. 240.000.000 dengan KPR. Bunga 12%, cicilan Rp. 2.936.500 per bulan, jangka waktu pinjaman 15 tahun. Jika kamar disewakan, maka perhitungan keuntungan menjadi sebagai berikut.
Penghasilan penyewaan kamar : Rp. 400.000 x 15 kamar – Rp. 2.936.500 (cicilan/perbulan) = Rp. 3.063.500 per bulan
Biaya listrik, air dan kebersihan setiap bulan Rp. 1.500.000
Keuntungan bersih : Rp. 3.813.500 – Rp. 1.500.000 = Rp. 1.563.500

Jika harga rumah kos semakin naik setiap tahun, maka keuntungan pun semakin bertambah.
Tidak sulit dan sangat menarik karena dengan uang Rp. 60.000.000, Anda mendapatkan penghasilan tetap setiap bulan sebesar Rp. 1.563.500 atau 2,6% per bulan atau sebesar 31,2% per tahun.
Nah, investasi yang menarik, bukan? Mulai pilihlah lokasi untuk investasi rumah kos Anda.

(Patrik C/AS/vbn)
Patrik C
Program Manager Property Business Academy
Alasan Utama Mengapa Berinvestasi Pada Properti
Senin, 24 Agustus 2009 09:20 WIB

(Vibiznews – Property) – Properti merupakan salah satu bentuk aset yang harus dimiliki oleh semua orang. Ini bukanlah pilihan, karena semua orang membutuhkan tempat untuk berteduh. Di samping itu, dengan tingkat permintaan yang besar, terdapat juga peluang untuk berinvestasi di sektor propeti. Sedikitnya ada enam alasan mengapa Anda harus memiliki properti sebagai investasi, yaitu :

1. Properti dapat Menjadi Sumber Passive Income
Investasi properti dapat menjadi sumber passive income. Bukan hanya income yang didapat dari capital gain karena mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dikurangi dari harga beli. Melainkan apabila properti yang Anda beli, disewakan menjadi toko, kos-kosan atau hunian, Anda akan mendapatkan passive income. Dengan harga sewa yang besarnya sekitar 7% – 9% dari nilai jual properti Anda, maka Anda akan memperoleh passive income yang dapat terus Anda nikmati selama periode sewa.
2. Modal dapat Disesuaikan
Investasi pada properti biasa dilakukan dengan investasi modal besar. Itu benar, tetapi modal juga bisa disesuaikan, karena harga properti dari yang relatif kecil sampai besar, semuanya ada. Bila modal kecil menjadi batasan, Anda dengan modal 50 juta dapat memulai investasi pada bidang properti seperti pada perumahan tipe sederhana ataupun kavling-kavling siap bangun. Properti dapat dibeli secara kredit atau mengangsur. Dengan demikian Anda dapat memulai investasi properti bahkan dengan modal yang relatif kecil.
3. Dapat Digunakan Sebagai Jaminan Pinjaman
Properti dapat digunakan sebagai agunan untuk mendapatkan kredit kepada Bank. Pihak Bank akan lebih mudah memproses pencairan dana bila properti yang digunakan sebagai nilai jaminan. Dengan demikian, properti dapat digunakan untuk mendapatkan tambahan daya ungkit investasi.
4. Properti adalah Investasi yang Aman
Memang harga properti dapat juga turun, tetapi jangan khawatir, properti tetap lebih stabil nilainya dibandingkan saham, obligasi , komoditi emas atau investasi jenis lainnya. Itulah sebabnya properti menawarkan tingkat keamanan investasi yang lebih tinggi. Pihak Bank pun telah melihat properti sebagai aset yang memiliki keamanan sangat baik, karena itu Bank banyak memberikan pinjaman pada proyek-proyek properti.
5. Memberi Nilai Prestige
Memiliki properti hampir sama dengan memiliki emas, permata atau investasi lainnya yang dapat dipamerkan kepada orang lain dan dijadikan simbol prestige dan status sosial.
6. Investasi yang Tepat di Saat Kritis
Investasi properti dapat memanfaatkan situasi ekonomi. Ketika krisis ekonomi terjadi, banyak orang melepas investasi properti yang mereka miliki dengan harga murah. Bagi investor, ini adalah saatnya untuk membeli. Sebaliknya ketika ekonomi membaik, investor dapat menjual properti dgn harga pasar yang berlaku. Profit pun dapat diraih.
Dengan sejumlah alasan di atas kini membuat Anda semakin ingin berinvestasi di properti bukan?. Selamat berinvestasi!!

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s