1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

reksa dana itu NAFAS PANJANG gw … 301109 30 November 2009

Filed under: Investasi Reksa Dana — bumi2009fans @ 6:06 am

… ini bukti bahwa reksa dana saham gw LUMAYAN FULL bo :  http://investasireksadanaindonesia09.blogspot.com/2009/11/unjukkan-dadamu-reksa-dana.html

Michael Steven, BAMBOO INVESTING PENYADARAN INVESTASI MASA DEPAN
30/11/2009 00:20:27 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
Berdiskusi dengan Miachael Steven sangat mengasyikkan dan tidak membosankan. Sekalipun pengetahuan dan pengalaman di bidang keuangan, pasar modal cukup mendalam, Michael masih mau berbagi dan mendengar pikiran orang lain. Salah satu pemikiran orang lain yang diserap Michael adalah nama Bamboo Investing. ”Nama itu saya peroleh dari ngobrol dengan teman di rumah makan yang kebetulan ada bambu-bambunya,” demikian ungkap Direktur Utama PT Kresna Graha Sekurindo Tbk di kantornya.

Melalui pola Bamboo Investing, Michael berharap akan ada perubahan pola investasi masyarakat dari yang awalnya tabungan menjadi reksa dana. Tabungan oleh masyarakat sudah dikenal sejak lama sebagai insturmen investasi guna menyimpan hasil pendapatannya. Namun seiring perkembangan produk keuangan yang lebih canggih dan menjanjikan keuntungan yang lebih baik, fungsi tabungan sebagai alat investasi mulai berkurang dan tergantikan oleh reksa dana. ” Jadi kalau dulu masyarakat ada uang ditabung, kini ada uang dibelikan reksa dana, ada uang belikan reksadana,” ujar bapak tiga orang anak ini.

Dunia pasar modal yang telah digelutinya selama 23 tahun, boleh dibilang telah menjadi pilihan dalam pengembangan bisnisnya. Bagi Michael pasar modal bukan sekedar transaksi saham. Melalui pasar modal ini pula ada kepuasan tersendiri bagi dirinya, setidaknya bila dia mampu membawa perusahaan kecil yang tertutup menjadi perusahaan publik yang besar. ”Itulah kepuasan lain dari pasar modal,” akunya. Karena itu pula, melalui bendera Kresna Graha Sekurindo yang dirintis bersama teman-temannya, Michael berharap satu saat nanti, perusahaan itu akan menjadi holding yang akan membawahi berbagai bisnis yang akan diterjuninya.

Guna mengetahui apa harapan Michael dari pasar modal, serta bagaimana kiprah Kresna Graha dalam industri jasa keuangan serta memasyarakatkan pasar modal, Muhammad Ali, redaktur dan Tino fotografer Investor Daily mewawancarai Michael di kantornya. Berikut petikannya;

Anda kerap mengkampanyekan Bamboo Investing, apa sih Bamboo Investing itu?
Begini, Saya punya keinginan agar masyarakat bisa mengubah pola investasinya dari hanya menabung, menjadi investasi di pasar modal dengan membuat pola investasi seperti menabung. Dan memang kami akan arahkan Bamboo Investing menjadi investasi ritel lebih luas lagi, seperti celengan di mana orang rutin menabung dari kecil hingga besar untuk masa depan mereka.

Tanggapan pola investasi Bamboo Investing oleh masyarakat di berbagai kota, seperti Medan, Surabaya dan lainnya cukup baik. Jadi kita akan berusaha mengajak masyarakat untuk mencoba menabung untuk berinvestasi. Prinsip kita akan mengajak masyarakat membelikan reksadana saham secara kontuinitas, seperti menabung.

Loh apa bukan investasi di pasar modal berisiko besar ?
Kalau risiko di manapun ada, tapi menurut perhitungan kami, risiko pola Bamboo Investing sangat minim. Karena nasabah terus membeli (tabung) reksadana kita secara periodik dengan menggunakan pola everaging. Jadi Bamboo investing, itu berinvestasi secara berkala dan bertahap priodik dalam reksa dana saham pilihan. Apakah saham naik atau turun, nasabah sudah memastikan secara priodik akan membeli reksa dana tersebut. Sehingga secara rata-rata akan diperoleh harga pembeliaan reksa dana di level harga rata-rata.

Apa alasan mengajak masyarakat berinvestasi di pasar modal?
Potensi Indonesia untuk bertumbuh cukup besar, ini ditandai dengan PDB kita yang sudah masuk dalam 20 besar negara di dunia. Dan kalau ekonomi terus berrumbuh, maka pasar modal akan lebih cepat tumbuhnya, yang berarti invesatsi di pasar modal sangat menjanjikan. Itu lah alasan mengapa Kresna gencar mengajak masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.

Sebenarnya sejak kapan Anda tertarik berinvestasi di pasar modal?
Kalau pasar modal saya kenal sejak masa kuliah di Amerika, saat itu saya mencoba membeli saham, foreign exchange (forex), gold dan lainnya. Saya saat itu cenderung trading bukan investasi. Saya pernah bermain saham hingga 15 kali untung, tapi ada juga kerugiaan.

Pengalaman apa yang menarik di pasar modal?
Menurut saya yang sangat menarik bermain di pasar modal, yaitu bagaimana kita mengelola dua kutub yang berseberangan, yaitu kutub keserakahan dan kutub kekhawatiran (Gread dan Fear). Dan itu memang tidak mudah dan itu sesuatu yang berat, kita kadang melihat opportunity itu adalah kesempatan yang mendorong kita pada keserakahan. Kadang kita harus melihat bahwa opportunity itu ada risikonya, hingga membuat kita jadi khawatir.

Apa yang membuat Anda begitu tertarik dengan pasar modal?
Kenapa saya berminat berbisnis di pasar modal, jangan semata hanya dilihat dari bermain sahamnya, tapi lebih pada upaya membantu perusahaan agar bisa bertumbuh cepat. Melalui pasar modal, Kresna bisa membantu perusahaan yang punya kemampuan berkembang untuk menjadi besar dengan kita bawa ke pasar modal. Dan kalau itu berhasil, tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi saya.

Saya bersyukur, bukan cuma bisa berbisnis, tapi juga bisa menjalankan peran membantu perusahaan kecil yang punya kreadibilitas dan akan berkembang untuk masuk pasar modal.

Selain dikenal sebagai broker, Kresna juga memiliki manajer investasi, bagaimana perkembangan manajer investasi Kresna?
Saat ini ada kebijakan dari Bapepam untuk pengetatan produk reksa dana, karena kasus Antaboga dan lainnya. Hal ini sebenarnya baik, tapi berdampak untuk Kresna. Saat ini distribusi produk lebih lama karena ada birokrasi tambahan. Tapi nggak apa-apa karena market dianggapnya masih recovery.
Perkembangan MI Kresna cukup bagus, sejak 2003 hingga 2005, waktu terjadi krisis, Kresna menjadi MI yang cukup kompeten.

Mengapa Kresna telat masuk bisnis Manajer Investasi?
Sebenarnya nggak telat, kami bentuk MI dua tahun setelah berdiri, sekitar 2002. Memang MI kami tidak agresif, sehingga pada 2003 dan 2005, kita berhasil menghindari crash di tengah banyaknya MI yang hancur. Tahun 2005, kami satu-satunya MI dengan AUM Rp 1 triliun, tidak minus dan bisa diredemption. Tahun 2006 ada industri reksa dana healing, tahun 2007 sudah lumayan. Ketika ada penurunan, tidak minus terlalu jauh, tapi tahun 2008 anjlok lagi.

Kami bisa terhindar dari hal-hal tersebut karena ada antisipasi, dan memang konservatif. Kami hanya mencapai AUM Rp 2-3 triliun dalam 3 tahun. Saat ini tidak mau ditingkatkan terlalu besar, tapi make sure bisa lewati penurunan pasar dengan sehat.

Bagaimana untuk tahun ini dan tahun depan?
2009 sebenarnya sudah mulai akan agresif, tapi sudah banyak aturan untuk reksa dana. Dan bank sudah mulai mengurangi distribusi reksa dana. Kresna sendiri akan masuk bank yang baru, sehingga mau digenjot pada 2010.

Tahun depan diharapkan ada booming reksa dana. Saat ini produk andalan kami Kresna indeks fund LQ 45. ini yang diharapkan diinvestasikan dengan bamboo investing, soalnya selama ini banyak terjadi salah investasi. Dengan metode ini, investor bisa memperoleh dollar cost averaging. Kenapa? Karena cost harga akan mengikuti pergerakan indeks, sehingga investor dapat moving average price.

Tahun depan, kami juga sudah punya online trading. Ini memang sudah coba dilaksanakan tapi kemarin pasar kurang kondusif. Tahun pertama kami targetkan minimal 5.000 nasabah, tapi at least nantinya sampai 20.000 nasabah. Transaksi dari online diharapkan bisa mencapai Rp 150-200 miliar per hari, sehingga total jadi Rp 200-300 miliar sehari.

Bagaimana komposisi bisnis Kresna?
Saat ini kami punya tiga unit bisnis, yaitu bisnis brokerage, manajer investasi serta pembiayaan dan investment banking. Nantinya kita harapkan komposisi pendapatan Kresna dari tiga unit bisnis ini akan sama, yaitu masing-masing sekitar 30 persen.

Apakah ada rencana Kresna melebarkan sayap bisnis ke sektor riil?
Itu tidak menutup kemungkinan, apakah sektor perkebunan, pertanian resources ataupun bisnis pemanfaatan teknologi untuk sektor riril.

Kita saat ini baru konsentrasi sektor keuangan, dengan masuk pada bisnis asuransi jiwa melalui pembeliaan asuransi Mira Life yang kita ganti dengan Kresna Life.
Apakah ada rencana menjadikan Kresna sebagai holding atau grup usaha?
Kemugkinan itu ada saja, dan mudah-mudahan Kresna berkembang dan menjadi lebih besar. Kita lagi pikirkan apakah akan jadi financial holding ataupun holding dan itu masih jangka panjang

Kresna Anda dirikan bersama teman-teman, bagaimana itu bisa terjadi?
Yah dari awalnya kita memang saling kenal dan setelah sepakat, mereka meminta saya untuk memimpin perusahaan. Kalau di bilang mengapa bisa? Yah kita ini kan seperti pemain drama yang cuma menjalankan skrip yang sudah ditetapkan oleh Yang Atas. Tapi kita tidak tahu akhir dari drama ini seperti apa. Karena itu kami syukuri saja peran ini.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s