1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ini modal dasar investor … 011209 1 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:56 pm

Modal Dasar
Senin, 30 November 2009 – 09:55 wib

Seringkali kita mendengar istilah modal dasar. Ia muncul dalam berbagai konteks dan pembahasan. Misalnya, “kemerdekaan sebagai modal dasar untuk mencapai kemakmuran, karena dengan kemerdekaan kita bisa membangun dan mewujudkan kemakmuran rakyat”.

Dalam konteks lain misalnya, “Adanya kepastian hukum adalah modal dasar yang harus dimiliki untuk menjaring investasi masuk ke Indonesia.” Dalam konteks yang lain lagi, sering ada pernyataan seperti, “Perusahaan PT ABC didirikan dengan modal dasar Rp 100 miliar.”

Jika ditelusuri akan banyak sekali pernyataan, pembahasan yang menyebut-nyebut istilah modal dasar. Kendati konteks bahasan yang mengandung istilah modal dasar berbeda satu dengan yang lain, namun sebenarnya jika didalami terkandung makna yang sama. Tanpa menyebut sesuatu yang bersifat numerik, modal dasar bisa diartikan sebagai modal utama yang fungsi dan peranannya amat vital dan strategis. Tanpa adanya modal dasar yang kuat, tidak mungkin seseorang mampu mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

Kita ingin menjadi investor yang sukses dan kaya misalnya, tidak mungkin tercapai tanpa modal dasar yang kuat. Modal dasar itu bisa berupa uang, semangat, ketrampilan atau pengetahuan dan sebagainya. Pendek kata, modal dasar adalah modal utama yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Begitupun dengan pendirian perusahaan. Dalam pendirian sebuah perseroan terbatas (PT) pasti dibutuhkan sebuah modal dasar yang kuat. Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yang dicantumkan dalam akta pendirian sampai jumlah maksimal bila seluruh saham dikeluarkan. Modal dasar dalam sebuah perusahaan bersifat numerik, ada nilai yang tertera secara tegas karena ini menyangkut kebutuhan operasional perusahaan dan sebagainya.

Dus, semakin besar modal dasar perusahaan asumsinya semakin kuat modal perusahaan tersebut. Dalam perusahaan nilai modal dasar terkait erat dengan nilai modal ditempatkan dan disetor penuh. Modal ditempatkan dan disetor penuh inilah sebenarnya yang menjadi amunisi utama bagi perusahaan dalam memulai usahanya. Menurut UU Nomor 1 Tahun 1995 yang kemudian diamandemen menjadi UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) disebutkan bahwa paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor penuh adalah 25% dari modal dasar. Dari sini jelas, semakin besar modal dasar maka semakin besar modal ditempatkan dan disetor.

Gambarannya begini. Jika perusahaan didirikan dengan modal dasar Rp1 triliun misalnya, maka modal ditempatkan dan disetor penuh minimal Rp250 miliar. Jika modal dasarnya Rp 100 miliar, maka minimal modal disetornya Rp 25 miliar. Begitu seterusnya.

Pertanyaannya apakah nilai modal dasar ini akan statis selamanya ataukah berubah dari waktu ke waktu. Bagi sebuah perusahaan yang tumbuh dan berkembang, bisa dipastikan nilai modal dasarnya tidak mungkin statis, pasti akan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Perusahaan yang tumbuh dan berkembang pasti merasa bahwa untuk memberi ruang gerak yang lebih luas kepada manajemen dalam melakukan ekspansi usaha dibutuhkan modal disetor yang lebih besar. Nah, sebelum modal disetor disuntik maka yang harus dilakukan adalah menambah dulu nilai modal dasarnya.

Makanya, jika ada informasi tentang Emiten yang menambah atau menaikkan modal dasar maka logikanya emiten tersebut akan melakukan ekspansi usaha dan penambahan modal disetor. Perusahaan tidak akan merasa perlu menaikkan modal dasar tanpa adanya kebutuhan untuk meningkatkan modal disetor. Dan penambahan modal disetor berarti berkaitan dengan rencana ekspansi perusahaan.

Jika Anda ada sedikit waktu cobalah lakukan riset kecil-kecilan terhadap Emiten yang meningkatkan modal dasar. Dari sana Anda akan menemukan bahwa aksi korporasi peningkatan modal dasar tidak hanya berhenti di sana. Aksi korporasi ini pada periode selanjutnya akan diikuti dengan peningkatan modal disetor, misalnya melalui penawaran umum terbatas (right issue). Dari sini bisa dilihat bahwa modal dasar memang kebutuhan utama bagi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang dikehendaki. (Tim BEI)(//jri)

 

S1al …. 011209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:39 pm

Statistik: Sarjana Lebih Banyak Menganggur
Selasa, 01 Desember 2009 | 20:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Badan Pusat Statistik menyatakan angka pengangguran per Agustus 2009 sebanyak 7,87 persen, atau turun tipis ketimbang 8,14 persen pada Februari. Persentase itu diperoleh dari perbandingan angka penganggur sebanyak 8,96 juta orang dibagi angkatan kerja, 113,83 juta orang.

Penurunan tersebut didorong oleh naiknya jumlah pekerja dari 104,49 juta orang pada Februari menjadi 104,87 juta per Agustus lalu. Lapangan pekerjaan yang menempati porsi terbesar adalah pertanian dengan 41,61 juta pekerja.

Walaupun pekerja di sektor pertanian turun dari 43,03 juta orang per Februari, kenaikan angka pekerja didorong oleh naiknya pekerja di sektor lain. Mulai jasa yang naik dari 13,61 juta menjadi 14 juta, transportasi dari 5,95 juta menjadi 6,12 juta, perdagangan dari 21,84 juta menjadi 21,95 juta, dan sektor industri dari 12,62 juta menjadi 12,84 juta.

“Karena sedang tidak musim panen, banyak yang meninggalkan lapangan pertanian dan mencari pekerjaan di kota,” ucap Rustam. Sementara di kota terdapat banyak pekerjaan mulai dari buruh kasar, perdagangan, dan lainnya. “Apalagi mulai pertengahan tahun proyek pemerintah gencar karena anggaran sudah turun,” ujarnya.

Kebanyakan pekerja tercatat berkecimpung di sektor informal, yaitu 67,86 juta atau 69,35 persen. “Pekerja formal hanya 32,14 juta atau 30,65 persen,” ucap Rustam. Pekerja formal menunjukkan kenaikan 940 ribu orang dibandingkan Agustus tahun lalu. “(Hal ini) mengindikasikan terjadi pemulihan ekonomi dari dampak krisis global,” tutur dia.

Di balik kabar positif ini, yang perlu diperhatikan adalah masih dominannya pekerja dengan tingkat pendidikan rendah. Lulusan sekolah dasar mendominasi dengan 55,21 juta pekerja. Pekerja dengan pendidikan sarjana hanya 4,66 juta orang atau 4,44 persen.

Badan Statistik memasukkan orang yang bekerja minimal satu jam per pekan dengan penghasilan rutin sebagai pekerja. “Sesuai dengan ketentuan ILO (Organisasi Buruh Internasional),” ujar Rustam.

Jumlah pekerja dengan jam kerja 1 hingga 7 jam per pekan sangat minim, yaitu 1,31 juta atau sekitar 1 persen dari seluruh pekerja. Kebanyakan pekerja atau 73,30 juta, bekerja di atas 35 jam per pekan. “Ini menjawab kritik yang mengatakan data tenaga kerja BPS lemah karena memasukkan pekerja yang cuma bekerja satu jam seminggu,” kata Rustam.

REZA MAULANA

Mahasiswa Enggan Geluti Bidang Usaha Mikro
Selasa, 01 Desember 2009 | 15:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -Pusat Pengembangan Wirausaha Universitas Hasanuddin menyayangkan keengganan mahasiswa dan sarjana di Sulawesi Selatan untuk menggeluti usaha mikro.

Jumlah mereka yang serius terjun ke dunia usaha modal kecil ini tidak lebih dari satu persen setiap tahun. Ketua Pusat Pengembangan Wirausaha Unhas, M Asdar menjelaskan keengganan mengelola usaha mikro akan memperlambat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Sulawesi Selatan.

Asdar memaparkan dari delapan ribu wisudawan setiap tahun, hanya satu persen yang menjadi wirausaha. Sisanya memilih mencari menjadi pegawai negeri dan swasta, atau lebih senang bersaing dengan 35 ribu pengangguran setiap tahun.

“Mahasiswa dan sarjana hanya bercita-cita menjadi pegawai ketimbang terjun di usaha mikro. Ini sangat disayangkan ketika potensi daerah lagi giat-giatnya digali,” kata Asdar kepada Tempo, Selasa (1/12).

Dari data 2005 – 2008 di Pusat Pengembangan Wirausaha Unhas, terlihat jumlah mahasiswa, sarjana dan masyarakat umum yang terjun di usaha mikro hanya mencapai 500 orang.

Kondisi ironis itu akan membuat potensi daerah yang kaya dengan hasil bumi tidak terkelola dengan baik. Bahkan dikhawatirkan daerah penghasil semen itu, akan diserbu pengusaha mikro dari Pulau Jawa dan Jakarta yang terbukti ulet dalam mengelola sumber alam dan limbah industri.

Melorotnya keinginan menjadi pengusaha mikro, jelas dia, karena faktor budaya dan mental yang dibenamkan sejak di bangku sekolah. Para pelajar dan mahasiswa diarahkan menjadi pekerja di lembaga pemerintah dan swasta.

“Tidak heran kalau setiap tahun banyak penggangguran potensial harus berlomba menjadi PNS atau pegawai swasta,” ungkap dia. Keengganan mahasiswa dan sarjana di Sulawesi Selatan itu, juga disebabkan tidak ada skema pembentukan usaha mikro dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing.

Padahal skema usaha sangat dibutuhkan untuk menciptakan wiraswasta yang akan menyerap dan membuka lapangan kerja. Pembentukan skema usaha, tutur dia, harus mendapatkan stimulus dari anggaran negara atau APBN, Departemen Koperasi, dan perguruan tinggi dalam bentuk pelatihan dan pembinaan.

Saat ini ada beberapa komoditi unggulan Sulawesi Selatan yang menunggu sentuhan dari pengusaha mikro, yakni beras, jagung, kakao, rumput laut, tambak, peternakan, dan udang. Termasuk sektor pertambangan marmer, semen, dan batu bara.

Mahasiswa dan sarjana, sambung dia, juga dihadapkan pada masalah modal awal untuk memulai usaha mikro yang sulit diperoleh melalui perbankan. Dikatakannya, rata-rata pengusaha mikro pemula membutuhkan modal kerja antara Rp10 juta – Rp25 juta.

Termasuk belum ada lembaga penjamin khusus menangani pengusaha mikro pemula yang belum visible dan bankabel. Padahal sudah ada aturan dari Keppres Nomor 2/2008 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 222/2008, tentang pembentukan lembaga penjaminan dengan modal minimal Rp50 miliar.

“Kalau dari 23 kabupaten di daerah ini mengucurkan sedikitnya Rp2 miliar per daerah maka sudah bisa dibentuk lembaga penjamin dibawah kontrol pemerintah provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, untuk menanggulangi kelangkaan wirausaha baru maka dibentuk Lembaga Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang bekerjasama dengan Bank Indonesia Cabang Makassar.

Lembaga dan bank akan bekerja untuk menjalankan program satu juta pengusaha 2010 – 2013. Program yang dikordinir Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah itu, untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha menjadi dua persen dari total penduduk 7,2 juta jiwa setiap tahun.

SULFAEDAR PAY

 

drop out dah … 011209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:32 pm

Tujuh Saham Terdepak dari Bursa
Senin, 30 2009 12:50 WIB
JAKARTA–MI: Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghapus tujuh saham yang dulunya tercatat di Bursa Efek Surabaya (BES) dari papan pencatatan bursa, yang efektif berlaku mulai 1 Desember 2009.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Senin, disebutkan, emiten yang dihapus itu yakni PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JASS), PT Courts Indonesia Tbk (MACO), PT Singleterra Tbk (SING), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Sara Lee Body Care Indonesia Tbk (PROD), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) dan PT
Tunas Alfin Tbk (TALFA).

Menurut BEI, penghapusan saham itu dilakukan mengingat perusahaan-perusahaan tersebut mengalami setidaknya satu dari dua kondisi yang ditentukan oleh BEI.

Pertama, mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial ataupun secara hukum atau kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka serta tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Kedua, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.

Dengan dihapusnya ketujuh saham tersebut, maka mereka tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan terbuka. Namun sepanjang perseroan masih menjadi perusahaan publik, maka tetap wajib memperhatikan kepentingan pemegang saham publik dan mematuhi keterbukaan informasi dan pelaporan
kepada Bapepam-LK.

Jika salah satu dari tujuh perusahaan tersebut hendak mencatatkan kembali sahamnya di BEI, maka proses paling cepat dapat dilakukan enam bulan sejak penghapusan saham dengan catatan perseroan memenuhi persyaratan pencatatan kembali saham. (Ant/OL-02)

 

paling penting: LABA TERBAIK BWAT investor … 011209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 3:12 pm

Pasar Modal RI Terbaik Kedua Setelah China
Selasa, 1 Desember 2009 – 12:05 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Pasar modal Indonesia dinilai menjadi yang terbaik kedua setelah pasar modal China. Di mana sejak awal tahun pasar saham telah menguat hingga 82,1 persen.

“Pasar saham menguat 82,1 persen. Pasar modal (Indonesia) merupakan pasar modal kedua terbaik setelah China,” ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa, saat menjadi keynote speech dalam acara Seminar tentang Outlook 2010 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (1/12/2009).

Sementara itu, rupiah juga mengalami penguatan hingga 15,6 persen dan merupakan yang tertinggi di Asia. Selain itu, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD64,5 miliar di mana cadangan sempat turun menjadi USD51 miliar.

“Kita harus optimistis dalam menghadapai 2010, konsumsi domestik meningkat di November 2009,” katanya.

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa sinyal pertumbuhan ekonomi dunia dan emerging market menguat di kuartal III-2009. Bahkan dalam forum G20 ekonomi akan membaik.

Maka dari itu, dia pun memberi semangat untuk jangan berkecil hati bila krisis ekonomi akan terus berkelanjutan.

Selama pertumbuhan ekonomi Indonesia baik, employment baik, tetaplah kerja keras dan semangat untuk membuat lebih baik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (ade)

 

iming2 doank … 011209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:19 am

Tutup Tahun IHSG Menuju 2.648
Selasa, 1 Desember 2009 – 08:49 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat (bullish) di kisaran level 2.262-2.648 di akhir tahun ini. Selain itu, sejumlah pelaku pasar diprediksi melakukan window dressing terhadap laporan akhir tahun mereka.

“IHSG hingga akhir 2009 diperkirakan masih akan bergerak dalam pola trend bullish, pada kisaran range 2.262 – 2.648,” ujar analis PT Reliance Securities Gina Novrina Nasution, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Selasa (1/12/1009). Dijelaskannya, titik resisten pada Desember 2009 berada di level 2.648, sedangkan titik support di level 2.262.

IHSG pada November 2009 mengalami penguatan sebesar dua persen dan year to date (YtD) sebesar 78,2 persen. “Pergerakan IHSG masih dalam pola uptrend channel, penguatan akan terjadi hingga akhir tahun dengan pola uptrend channel,” katanya.

Biasanya, jelas Gina, menjelang akhir tahun biasanya beberapa pihak yang berkepentingan melakukan aksi pengangkatan harga saham guna memperbaiki bobot portofolio mereka agar terlihat lebih bagus di akhir tahun atau dikenal dengan istilah window dressing.

Pelaku pasar modal tentunya sudah mengantisipasi akan kemungkinan kembali terjadinya window dressing. Harapan ini dapat dimaklumi, mengingat dalam window dressing kerap kali terjadi suatu pergerakan anomali saham-saham tertentu dalam dua atau satu minggu di penghujung tutup tahun dengan tingkat pengambilan yang tumbuh signifikan.

“Walaupun di dera kasus gagal bayar dubai world senilai USD59 miliar, namun di bursa kita tidak terlalu terkena imbas yang besar. Angka inflasi yang diperkirakan masih terkontrol YoY di bawah tiga persen menambah sentimen positif dalam negeri dan bursa kita,” pungkasnya. (css)

 

saat mencari nafas baru … 011209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:59 am

https://transaksisaham.wordpress.com/2009/11/30/sistematisasi-order-transaksi-saat-imbas-dubai-asistemik-301109/

gw ukur KEN(ovember)YAMANAN bulan lalu berdasarkan tingkat harga penutupan ke 8 saham yang gw punya … secara umum jelas reksa dana saham/campuran gw, berdasarkan gain di ihsg, seharusnya memberikan nafas panjang yang gw perlukan … sementara 2 saham memberi gain positif,yaitu ADRO dan BBRI terutama karena sentimen positif dari aksi korporasi pembagian dividen … 6 saham laen terkoreksi tapi gw atasi lewat trading  seh …

———————————— saham lain
order jual bumi:
2400
2450
2475
2550
order jual bumi:
2400 full matched
order jual bumi revisi:
2425

order jual bumi:

2425 full matched

2450 full matched
———————————— saham lain
order jual elsa:
305
310

order jual elsa tambahan:

300

order jual elsa:

300 full matched

305 full matched
———————————— saham lain
order jual indy:
2275
2300

order jual indy tambahan:

2225
———————————— saham lain
order jual bnii:
355
———————————— saham lain
order jual trub:
130
132
134
order jual trub:
130 full matched
order jual trub revisi:
131

order jual trub:

131 full matched

132 full matched
———————————— saham lain
order jual bbri:
7550

order jual bbri tambahan:

7500
order jual bbri:
7500 full matched
7550 full matched
———————————— saham lain
order jual antm:
2300

order jual antm:

2300 full matched
———————————— saham lain
Selasa, 01/12/2009 16:08 WIB

Angka inflasi dan ekspor topang IHSG naik 1,5%

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup naik 36,66 basis poin (1,5%) pada level 2.452,50, menyusul pengumuman inflasi sebesar 2,41% dan ekspor Indonesia yang naik 10,1% di atas ekspektasi pelaku pasar.

Pada perdagangan hari ini, 128 saham naik, 48 saham turun dan 231 saham tidak berubah. Harga saham yang mengalami kenaikan adalah UNVR naik Rp650 menjadi Rp11.700, BBCA naik Rp125 menjadi Rp4.925, BBRI naik Rp200 menjadi Rp7.600, BUMI naik Rp125 menjadi Rp2.475.

Selanjutnya, BMRI naik Rp100 menjadi Rp4.550, PGAS naik Rp75 menjadi Rp3.725, INCO naik Rp150 menjadi Rp3.600, AALI naik Rp650 menjadi Rp22.950, ASII naik Rp250 menjadi Rp32.600 dan ANTM naik Rp100 menjadi Rp2.300.

Adapun, saham yang mengalami penurunan adalah SMGR turun Rp200 menjadi Rp7.100, BNGA turun Rp20 menjadi Rp710, BBNI turun Rp25 menjadi Rp2.000, DOID turun Rp40 menjadi Rp1.490, dan BDMN turun Rp4.400.

bisnis.com

Regional Melaju, IHSG Cetak 36 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Bursa-bursa kawasan Eropa dibuka menguat dengan rata-rata di atas 1% siang tadi. Ini membuat laju kenaikan bursa-bursa kawasan Asia semakin kokoh bertahan di zona positif, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik 36 poin.

Pada perdagangan Selasa (1/12/2009), IHSG dibuka naik tipis dan sempat jatuh ke teritori negatif di level 2.412,997. Namun seiring dengan penguatan bursa-bursa regional dan pembelian saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh investor, IHSG pun akhirnya ditutup menguat 36,664 poin (1,51%) ke level 2.452,501. Indeks LQ45 naik 8,571 poin (1,79%) ke 484,828.

Bursa-bursa regional juga mencetak penguatannya, setelah ada kepastian Dubai World akan merestrukturisasi utangnya senilai US$ 26 miliar.
Indeks Hang Seng naik 291,65 poin (1,34%) ke 22.113,15.
Indeks Nikkei 225 naik 226,65 poin (2,43%) ke 9.572,20.
Indeks Strait Times naik 32,22 poin (1,18%) ke 2.764,53.
Indeks KOSPI naik 14,12 poin (0,91%) ke 1.569,72.
Indeks Shanghai naik 40,06 poin (1,25%) ke 23.235,36.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi sebanyak 75.861 kali sebanyak 6,423 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,465 triliun. Sebanyak 140 saham naik, 53 saham turun dan 54 saham stagnan.

Perdagangan juga mencatat transaksi tutup sendiri (crossing) atas 25% saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) oleh Northstar senilai Rp 189,1 miliar.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainer adalah Sepatu Bata (BATA) naik Rp 3.500 ke Rp 30.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 800 ke Rp 29.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 22.950, Unilever (UNVR) naik Rp 650 ke Rp 11.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 17.700, Bukit asam (PTBA) naik Rp 350 ke Rp 16.800, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 125 ke Rp 2.475.

Saham-saham yang berada di jajaran top loser antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 ke Rp 7.100, Delta Dunia (DOID) turun Rp 40 ke Rp 1.490, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 25 ke Rp 4.400, Indika (INDY) turun Rp 25 ke Rp 2.200, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 75 ke Rp 2.750.
(dro/qom)
———————————— saham lain


Selasa, 01/12/2009 12:11 WIB
IHSG Menguat 10 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Bursa-bursa regional sudah pulih dan melanjutkan tren kenaikan setelah sempat dilanda kekhawatiran akibat gagal bayar Dubai World. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikutan melanjutkan kenaikan.

Pada perdagangan Selasa (1/12/2009), IHSG dibuka naik tipis dan sempat jatuh ke teritori negatif di level 2.412,997. Namun seiring dengan penguatan bursa-bursa regional dan pembelian saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh investor, IHSG pun akhirnya ditutup menguat 10,987 poin (0,45%) ke level 2.426,824. Indeks LQ45 naik 2,784 poin (0,58%) ke 479,021.

Indeks Hang Seng naik 119,29 poin (0,55%) ke 21.940,79.
Indeks Nikkei 225 naik 143,92 poin (1,54%) ke 9.489,47.
Indeks Strait Times naik 20,99 poin (0,77%) ke 2.753,11.
Indeks KOSPI naik 10,55 poin (0,68%) ke 1.565,33.
Indeks Shanghai koreksi sendirian sebesar 2,18 poin (0,07%) ke 3.193,12.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi sebanyak 39.104 kali sebanyak 3,084 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,778 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 60 saham turun dan 47 saham stagnan.

Perdagangan juga mencatat transaksi tutup sendiri (crossing) atas 25% saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) oleh Northstar senilai Rp 189,1 miliar.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainer adalah Bukit asam (PTBA) naik Rp 350 ke Rp 16.800, Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 22.550, Unilever (UNVR) naik Rp 150 ke Rp 11.200, Astra International (ASII) naik Rp 100 ke Rp 32.450, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 28.800, HM Sampoerna naik Rp 100 ke Rp 10.200.

Saham-saham yang berada di jajaran top loser antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 ke Rp 7.100, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 150 ke Rp 5.600, Lonsum (LSIP) turun Rp 100 ke Rp 8.000, Indocement (INTP) turun Rp 50 ke Rp 11.050. Sampoerna Agro (SGRO) turun Rp 50 ke Rp 2.400, Delta Dunia (DOID) turun Rp 30 ke Rp 1.500.

(dro/qom)

———————————— saham lain
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup menguat meski sempat dibuka melemah akibat sentimen sementara gagal bayar Dubai World. Investor yakin gagal bayar Dubai World tidak banyak berpengaruh ke pasar finansial Indonesia.

Pada perdagangan Senin (30/11/2009), IHSG ditutup menguat hingga 22,318 (0,93%) ke level 2.415,837. Indeks LQ 45 menguat 5,465 poin (1,16%) ke level 476,257. IHSG hari ini sempat melemah hingga 23 poin ke level 2.370,53.

Bursa-bursa utama dunia juga sudah pulih. Bursa Wall Street juga membaik setelah Dubai World mengumumkan akan merestrukturisasi sebagian dari grup tersebut, termasuk unit usaha propertinya, Nakheel. Total utang yang akan direstrukturisasi mencapai US$ 26 miliar.

Pada perdagangan Senin (30/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 34,92 poin (0,34%) ke level 10.344,84. Indeks Standard & Poor’s 500 naik 4,14 poin (0,38%) ke level 1.095,63, Nasdaq naik 6,16 poin (0,29%) ke level 2.144,60.

Namun sebagian bursa regional kembali mengalami koreksi teknikal setelah kemarin mencetak penguatan tajam. Indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyp mengawali perdagangan Selasa (1/12/2009) dengan melemah 63,73 poin (0,68%) ke level 9.281,82.

IHSG pada perdagangan Selasa ini juga diprediksi akan kembali bergerak variatif dengan kecenderungan melemah. Investor akan kembali melanjutkan koreksi teknikal untuk sejumlah saham yang sudah terlalu mahal seperti sektor pertambangan.
detik.com
———————————— saham lain
01/12/2009 – 08:37
IHSG Hari Ini Bakal Menguat
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – IHSG pada perdagangan hari ini diprediksi menguat seiring dengan menguatnya bursa di AS.

Sentimen Dubai World diperkirakan tidak akan terlalu berpengaruh negatif terhadap perdagangan di BEI, di mana Dubai World telah menyatakan akan merestrukturisasi utangnya. Dari regional Asia dilaporkan bahwa The Purchasing Manager’s Index di China November ini tidak berubah di level 55.2.

“Angka ini dibawah perkiraan yaitu 55,7%,” tulis riset Reliance Secuirites seperti dikutip INILAH.COM, Selasa (1/12).

Index saham Wall Street Senin kemarin ditutup mengauta setelah diberitakan bahwa Dubai World akan merestrukturisasi US$26 miliat utang dari beberapa perusahaan, mengurangi ketakutan gagal bayar atau default. Dubai World mengumumkan akan merestrukturisasi bagian dari kelompok, termasuk un it properti Nakheel dengan nilai total utang yang dibawah oleh perusahaan-perushaaan subjek pada proses restrukturisasi.

Harga minyak jenis WTI Light Grude ditutup menguat di NYMEX setelah data perekonomian AS yang positif memicu optimisme pemulihan ekonomi dan ketakutan tentang krisis utang Dubai mereda. [san/cms]
01/12/2009 – 04:00
Ayo! Beli Saham BMRI, ASII dan UNTR
Wahid Ma’ruf

INILAH.COM, Jakarta – Pergerakan IHSG  pada perdagangan Selasa (1/12) diperkirakan masih berpotensi menguat di kisaran 2.400-2440 dengan saham pilihan

BMRIASII dan UNTR.
Hal itu dikatakan analis saham Panin Securities Purwoko Sartono kemarin. “Untuk besok (hari ini) kami melihat indeks akan menguji level resistance 2.430-2.440. Support level berada di 2.400,” katanya.

Penguatan yang terjadi kemarin masih rawan koreksi karena sentimen positif yang minim dari ekonomi global. Apalagi kasus penundaan pembayaran utang Dubai World merupakan salah satu contoh bahwa efek resesi masih akan melanda korporasi menjelang akhir tahun ini.

Pada perdagangan Senin kemarin, IHSG mengalami penguatan. Hal ini ditopang reboundnya bursa regional Asia setelah akhir pekan lalu anjlok akibat kasus Dubai World menjadi pendorong naiknya indeks dalam perdagangan kemarin. Meski sempat mengalami koreksi, akan tetapi IHSG berhasil ditutup naik 22,33 poin (0,93%) di level 2.415,837.

Untuk saham pilihan Bank Mandiri (BMRI), Astra International (ASII) dan United Tractors (UNTR). Saham-saham ini masih memiliki prospek cerah dengan kinerja perseroan yang cukup bagus. Meskipun ekonomi belum pulih tetapi masih tetap membukukan laba. [hid/cms]