1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ini modal dasar investor … 011209 1 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:56 pm

Modal Dasar
Senin, 30 November 2009 – 09:55 wib

Seringkali kita mendengar istilah modal dasar. Ia muncul dalam berbagai konteks dan pembahasan. Misalnya, “kemerdekaan sebagai modal dasar untuk mencapai kemakmuran, karena dengan kemerdekaan kita bisa membangun dan mewujudkan kemakmuran rakyat”.

Dalam konteks lain misalnya, “Adanya kepastian hukum adalah modal dasar yang harus dimiliki untuk menjaring investasi masuk ke Indonesia.” Dalam konteks yang lain lagi, sering ada pernyataan seperti, “Perusahaan PT ABC didirikan dengan modal dasar Rp 100 miliar.”

Jika ditelusuri akan banyak sekali pernyataan, pembahasan yang menyebut-nyebut istilah modal dasar. Kendati konteks bahasan yang mengandung istilah modal dasar berbeda satu dengan yang lain, namun sebenarnya jika didalami terkandung makna yang sama. Tanpa menyebut sesuatu yang bersifat numerik, modal dasar bisa diartikan sebagai modal utama yang fungsi dan peranannya amat vital dan strategis. Tanpa adanya modal dasar yang kuat, tidak mungkin seseorang mampu mewujudkan tujuan yang ingin dicapai.

Kita ingin menjadi investor yang sukses dan kaya misalnya, tidak mungkin tercapai tanpa modal dasar yang kuat. Modal dasar itu bisa berupa uang, semangat, ketrampilan atau pengetahuan dan sebagainya. Pendek kata, modal dasar adalah modal utama yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Begitupun dengan pendirian perusahaan. Dalam pendirian sebuah perseroan terbatas (PT) pasti dibutuhkan sebuah modal dasar yang kuat. Modal dasar perseroan adalah jumlah modal yang dicantumkan dalam akta pendirian sampai jumlah maksimal bila seluruh saham dikeluarkan. Modal dasar dalam sebuah perusahaan bersifat numerik, ada nilai yang tertera secara tegas karena ini menyangkut kebutuhan operasional perusahaan dan sebagainya.

Dus, semakin besar modal dasar perusahaan asumsinya semakin kuat modal perusahaan tersebut. Dalam perusahaan nilai modal dasar terkait erat dengan nilai modal ditempatkan dan disetor penuh. Modal ditempatkan dan disetor penuh inilah sebenarnya yang menjadi amunisi utama bagi perusahaan dalam memulai usahanya. Menurut UU Nomor 1 Tahun 1995 yang kemudian diamandemen menjadi UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) disebutkan bahwa paling sedikit modal yang ditempatkan dan disetor penuh adalah 25% dari modal dasar. Dari sini jelas, semakin besar modal dasar maka semakin besar modal ditempatkan dan disetor.

Gambarannya begini. Jika perusahaan didirikan dengan modal dasar Rp1 triliun misalnya, maka modal ditempatkan dan disetor penuh minimal Rp250 miliar. Jika modal dasarnya Rp 100 miliar, maka minimal modal disetornya Rp 25 miliar. Begitu seterusnya.

Pertanyaannya apakah nilai modal dasar ini akan statis selamanya ataukah berubah dari waktu ke waktu. Bagi sebuah perusahaan yang tumbuh dan berkembang, bisa dipastikan nilai modal dasarnya tidak mungkin statis, pasti akan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Perusahaan yang tumbuh dan berkembang pasti merasa bahwa untuk memberi ruang gerak yang lebih luas kepada manajemen dalam melakukan ekspansi usaha dibutuhkan modal disetor yang lebih besar. Nah, sebelum modal disetor disuntik maka yang harus dilakukan adalah menambah dulu nilai modal dasarnya.

Makanya, jika ada informasi tentang Emiten yang menambah atau menaikkan modal dasar maka logikanya emiten tersebut akan melakukan ekspansi usaha dan penambahan modal disetor. Perusahaan tidak akan merasa perlu menaikkan modal dasar tanpa adanya kebutuhan untuk meningkatkan modal disetor. Dan penambahan modal disetor berarti berkaitan dengan rencana ekspansi perusahaan.

Jika Anda ada sedikit waktu cobalah lakukan riset kecil-kecilan terhadap Emiten yang meningkatkan modal dasar. Dari sana Anda akan menemukan bahwa aksi korporasi peningkatan modal dasar tidak hanya berhenti di sana. Aksi korporasi ini pada periode selanjutnya akan diikuti dengan peningkatan modal disetor, misalnya melalui penawaran umum terbatas (right issue). Dari sini bisa dilihat bahwa modal dasar memang kebutuhan utama bagi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang dikehendaki. (Tim BEI)(//jri)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s