1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

modal kerja bersih disesuaikan para broker sekuritas … 161209 16 Desember 2009

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 11:28 pm

16/12/2009 – 19:19
Bapepam Kumpulkan Pelaku Pasar di BEI
Susan Silaban & Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – Malam ini tengah berlangsung pertemuan antara pelaku pasar dengan otoritas Bapepam-LK dan pihak BEI guna membicarakan industri pasar modal ke depan.

Sepengetahuan INILAH.COM, Bapepam-LK, BEI dan pelaku pasar kan membahas tentang Modal Kerja BErsih Disesuaikan (MKBD), transaksi marjin dan kondisi perusahaan efek. Namun, menurut sumber INILAH.COM rapat yang masih berlangsung tidak bersinggungan dengan hal tersebut.

Memang, sebelum rapat usai ada beberapa perwakilan sekuritas yang keluar meninggalkan gedung BEI. Ketika ditanyai pertemuan antar pelaku pasar dan otoritas, mereka serempak mengatakan pembahasan adanya tambahan likuiditas, insentif pajak dan sebagainya.

Jika pembahasannya adalah tambahan likuiditas maka hal itu pun masih berkenaan dengan MKBD. Sebelumnya, Bapepam keukeuh akan menaikkan MKBD Rp25 miliar atau 6,25% dari total kewajiban (liability) ditambah dengan peringkat liabilities.

Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida pernah mengatakan yang menjadi masalah adalah bagaimana perusahaan sekuritas melakukan pencadangan dana kalau mereka tengah melakukan underwriting saham atau obligasi.

Soalnya, kalau perusahaan sekuritas melakukan underwriting kemungkinan MKBD akan turun drastis dan bisa di bawah ketentuan. Padahal, kalau terjadi, perusahaan sekuritas akan terkena suspen dari otoritas pasar modal.

Berarti, jika dinaikkan menjadi Rp25 miliar maka akan ada perusahaan efek yang berteriak apalagi dengan kondisi pasar modal yang belum pulih dari guncangan global.

Menyoal insentif pajak, Perusahaan yang go public akan mendapat insentif pajak sebesar 5%. Ini diharapkan bisa mendorong emiten lebih transparan. Tetapi, insentif itu dinilai belum signifikan bagi emiten-emiten yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh kelompok tertentu. [san/cms]
16/12/2009 – 19:45
Fuad: Cuma Bahas Peraturan Saja!
Agustina Melani

Fuad Rahmany
(inilah.com /Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta – Hasil pertemuan antara Bapepam-LK, BEI, dan pelaku pasar lebih menekankan pada sosialisasi peraturan XI.D.4, Peraturan Benturan Kepentingan dan Transaksi Material.

“Kami hanya membicarakan dan mensosialisasikan peraturan yang baru contohnya IX.D.4, benturan kepentingan dan yang lainnya,” ucap Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany seusai menghadiri rapat tersebut di gedung BEI, Rabu malam (16/12).

Sayang, ia enggan membeberkan hasil dari pertemuan dengan broker-broker tersebut. Terlebih lagi menjawab apa yang akan dilakukan perusahaan efek menyikapi peraturan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito pun setali tiga uang dengan Fuad. Ia mengatakan, pertemuan ini hanya membahas peraturan IX.D.4, Benturan kepentingan dan Transaksi Material. “Kita hanya membahas peraturan XI.D.4 yang 10% itu aja,” kata Eddy.

Sedikit berbeda dengan Fuad dan Eddy, Direktu Utama Financorpindo Nusa Edwin Sinaga lebih menekankan pertemuan tadi malam ini adalah pertemuan rutin 3 bulanan oleh anggota bursa dengan otoritas.

Ia pun tidak menampik pembahasan peraratura IX.D.4 pun ikut dibahas, namun ia lebih menekankan pada Single Investor Identity, Straight Throuht Prcessing (STP) dan Peraturan Know Your Custopmer (KYC). “Ini hanya pertemuan rutin 3 bulanan saja. Di dalamnya juga dibahas modering pasar modal,” kata Edwin malam ini.

Memang, pada pertemuan tadi malam itu ada usulan bagaimana peraturan KYC nantinya diimplementasikan jika investor memiliki double Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Nantinya seiring dengan banyaknya online trading maka bagaiman jika ada KTP berganda di Single ID-nya,” ujarnya.

Catatan saja, peraturan nomor V.D.10 tentang Prinsip Mengenai Nasabah oleh PJK di Bidang Pasar Modal. Memang, dalam minggu ini akan dikeluarkan enam peraturan Bapepam salah satunya XI.D.4 dan V.D.10. [san/cms]

Iklan
 

transaksi algoritma di saham … maybe yes, maybe no : 161209

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 10:48 pm

16/12/2009 – 18:01
Credit Suisse Luncurkan ‘Algorithmic Trading’
Susan Silaban

… mo tau lebe luas soal algoritmic trading bole unduh/download file penjelasan sekilas sistem transaksi terkomputerisasi ini : http://investorindonesiajaya.yolasite.com/
(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Advanced Execution Services (AES) Credit Suisse meluncurkan layanan terbaru bernama Algorithmic Trading (perdagangan berbasis algoritma) untuk ekuitas Indonesia.

Demikian keterangan pers AES Salea Head Asia Hani Shalabi, Rabu (16/12). “Penawaran ini merupakan sebuah nilai tambah dalam transaksi nasabah Credit Suisse di Indonesia,” Hani Shalabi hari ini.

Ia menjelaskan, teknologi ini dibuat secara khusus bagi struktur pasar Indonesia agar dapat memaksimalkan likuiditas dan meminimalkan dampak terhadap transaksi nasabah. Hal ini merupakan langkah maju dalam upaya kami untuk menyajikan layanan terbaik kepada nasabah di mana pun mereka bertransaksi.

Peluncuran algorithmic trading mengukuhkan posisi Credit Suisse sebagai penyedia eksekusi algoritma terkemuka di Indonesia. Nasabah Credit Suisse sekarang dapat menggunakan algoritma untuk melakukan transaksi ekuitas yang terdaftar di Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Algoritma semakin popular secara global, karena dapat membantu investor untuk bertransaksi secara efisien, mengurangi biaya transaksi dan dampak pasar terhadap transaksi. Paket Alogaritma mencakup beragam pilihan yang tersedia di Asia Pasifik.

Credit Suisse dengan ini, menawarkan algoritma tradisional yang bertujuan untuk membagi volume transaksi seiring waktu, sesuai strategi. Algoritma juga dapat melakukan transaksi pada Volume Harga Tertimbang Rata-Rata (Volume Weighted Average Price) atas saham, serta meminimalkan implementasi yang meleset.

Saat ini, Credit Suisse menduduki ranking pertama di antara para pengelola transaksi (bookrunners) dalam Penerbitan Ekuitas Pasar Modal. Perseroan juga telah mengelola serangkaian transaksi-transaksi ekuitas, utang, merger dan akuisisi pada tahun 2009. [san/cms]

 

emiten indon mana ada yang berkualitas, tukang bikin masalah semua…161209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:48 pm

Indonesia Kekurangan Emiten Berkualitas
Rabu, 16 Desember 2009 – 07:18 wib
TEXT SIZE :

Foto: Koran SI
JAKARTA – Kenaikan signifikan indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) per 11 Desember 2009 mencapai Rp1.995 triliun.

Namun demikian, 69 persen atau sekitar Rp1.369 triliun berasal dari 20 emiten berkapitalisasi besar. Hal ini menandakan bahwa kondisi bursa Indonesia masih timpang dan kekurangan emiten berkualitas. “Bayangkan, saat ini ada sekitar 400 emiten di bursa tapi sebagian besar sahamnya tidak likuid,” ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong di Jakarta kemarin.

Wei Yiong mengakui, bursa Indonesia butuh lebih banyak emiten berkualitas untuk menyemarakkan perdagangan. Karena itu, BEI mendorong agar perusahaan- perusahaan besar bisa mencatatkan sahamnya di bursa,di antaranya PT Freeport dan PT Newmont. “Kami berharap mereka bisa listing agar ada penyeimbang di BEI, bukan hanya tujuh saham Bakrie saja yang menguasai pasar,”imbuh dia.

Selain menjajaki perusahaan tambang, BEI saat ini sedang melakukan pendekatan dengan Bank Indonesia (BI) agar perusahaan yang melakukan pinjaman perbankan di atas Rp500 miliar harus terlebih dahulu go public. “Kalau ini dilakukan maka akan ada transparansi dan yang diuntungkannya juga pihak perbankan,” jelas Wei Yiong.

Lebih lanjut Wei Yiong menuturkan, dari 20 perusahaan yang menguasai bursa, posisi pertama ditempati PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dengan kapitalisasi pasar Rp197,56 triliun, kemudian PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan nilai Rp137,644 triliun,PT Bank Central Asia Tbk sebesar Rp117,7 triliun, dan PT Bank Mandiri Tbk Rp97 triliun. Sedangkan PT Bumi Resources Tbk yang setiap hari menjadi penggerak IHSG hanya berada pada posisi 10 dengan kapitalisasi pasar senilai Rp49,9 triliun.

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk berada pada posisi 20 dengan nilai Rp30,242 triliun. Jika dilihat dari sisi industri, lanjut dia,bursa masih didominasi sektor keuangan yang menguasai 25,1 persen kapitalisasi pasar. Diikuti sektor infrastruktur, utiliti, dan transportasi yang menguasai kapitalisasi pasar 19,2 persen, sedangkan mining (pertambangan) ada di posisi berikutnya dengan porsi 14,3 persen.

Wei Yiong menjelaskan, meski hanya menduduki urutan ketiga kapitalisasi terbesar, jika dilihat dari nilai perdagangan harian, sektor pertambangan menduduki urutan pertama. Sektor ini mengusai 39,9 persen perdagangan saham, diikuti sektor infrastruktur sebesar 16,6 persen dan sektor keuangan sebesar 13,2 persen. Secara keseluruhan, kapitalisasi bursa Indonesia menempati urutan kedelapan di Asia.

Indonesia hanya lebih tinggi dari Thailand dan Philipina namun kalah dari Malaysia. Ini disebabkan jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Malaysia lebih banyak ketimbang di Indonesia. “Makannya kita butuh suplai emiten yang berkualitas untuk meningkatkan kapitalisasi pasar,” pungkasnya.

Secara terpisah, Direktur Utama BEI Ito Warsito menengarai keengganan perusahaan besar untuk masuk bursa lebih disebabkan pertimbangan internal. Menurut dia, BEI sebenarnya sudah melakukan kampanye secara kontinu untuk mendorong perusahaan besar go public.

“Bahkan,listing fee (biaya pencatatan saham) di Indonesia paling murah di Asia Tenggara,” ucapnya. Ito mengakui, pertumbuhan jumlah emiten memang menjadi fokus BEI ke depan. Dengan membaiknya iklim investasi, diharapkan para pengusaha tergerak untuk membawa perusahaanya ke bursa,” pungkasnya.(Rahmat Baihaqi/Koran SI/css)

 

jelang libuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…. rrrrrrrrrrr… tren MANTUL donk: 161209

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 12:17 pm


… secara teknikal parabolic sar memang sudah mulai jenuh beli, juga di slow stochastic tapi roc maseh punya ruang luas bwat kenaikan lanjutan … di candlestick hanya ada satu doji pada 8 desember 09 yang menunjukkan keseimbangan tren beli dan jual pada posisi terkoreksi … sinyal ketidakpastian itu merupakan sinyal reversal pattern dari bearish singkat menuju ke bullish mini … tampaknya medium bollinger bands di 2475 akan menjadi support yang lumayan kukuh … ada ekspektasi jika mantul naek terjadi seperti dimungkinkan oleh analisis teknikal momentum beli ke batas atas bollinger bands di 2540 … menurut gw 2009 akan ditutup sesuai dengan analisis seorang pro (yaitu di 2500an) yang mengaitkan dengan TINGKAT KREDIT USAHA yang disalurkan perbankan indo yaitu kurang dari 15% seperti yang ditargetkan oleh pemerintah, sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi 4,3% cuma akan berimbas kenaikan ihsg s/d 2550 saja … well, liat aja dah
… ada komentar dari analis pro soal pola candlestick saat ini di ihsg:

“Indeks hari ini kemungkinan akan bergerak pada kisaran 2.467/2.481– 2.510/2.524,” ungkapnya dalam riset yang dipublikasikan, Rabu (16/12).
Sementara dari sisi teknikal, khususnya dengan indikator candlestick chart, indeks membentuk pola spinning tops. Secara teoritis pola ini mengindikasikan neutral lines.

Jika indeks hari ini melemah, maka target penurunannya level 2.475 yang merupakan supportline CD dari uptrend channel ABCD. “Namun apabila indeks sanggup bertahan maka target kenaikannya adalah resistance I dan II hari ini,” ujarnya.

http://petajalaninvestasigw.blogspot.com/2009/12/bumi-mosok-kalah-ama-dssa-161209.html

…. WOW KEBETULAN ABIS DAH, IHSG BALEK KE ATAS 2500 ( https://transaksisaham.wordpress.com/2009/12/09/analisis-teknikal-sederhana-saham2-yang-gw-transaksikan-everyday/), BEBERAPA ORDER JUAL KECIL GW FULLY MATCHED … EMANG ANALISIS TEKNIKAL TETAP DIBUTUHKAN, SEKALI PUN SUASANA FUNDAMENTAL POLITIK AMAT MENCEKAM … fundamental ekonomi makro dan keuangan perusahaan sebenarnya MASEH SOLID bo … well, liat aja dulu dah, 161209 ini maseh punya jam kerja 2 jam lage sebelum tutup bursa hari ini … besok 171209 adalah hari terakhir bursa pekan ini yang sekaligus MENJADI PINTU KELUAR BWAT INVESTOR RAKSASA DAN RITEL YANG MO BERLIBUR PANJAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANK

16/12/2009 – 14:03
Dirut BEI: Kita Kehilangan 2 T
Agustina Melani

INILAH.COM, Jakarta – Direktur Utama BEI Ito Warsito mengakui, polemik Bank Century mengakibatkan nili transaksi BEI kehilangan Rp2 triliun. Di mana biasanay bisa meraup hingga Rp7 triliun.

“Kasus Bank Century memang belum ada kejelasan. Biasayanya transaksi bisa mencapai Rp4-7 tirliun, kini hanya Rp2 triliun,” kata Ito Warsito di gedung BEI, hari ini.

Walaupun kondisi IHSG masih tertekan, namun BEI tidak dapat memberikan proyeksi-proyeksi karena bukan kewenangan BEI. “Kami tetap netral,” ungkapnya.

Namun, ia memeprkirakan ada 22 emiten yang akan mencatatakan sahamnya di lantai bursa, yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan PT Dian Gunawan pada 2010. “Kami berharap ekonomi pada 2010 bisa membaik dan iklim ekonomi tak terganggu,” pungkasnya.

Namun, ia melihat ada keraguan dari investor untuk menanamkan modalnya di lantai bursa.

Pada kesempatan yang sama Direktu BEI Wan Wei Yong mengungkapkan, minimnya nilai tranaksi di lantai bursa lantaran penghujung tahun di mana biasanya pelaku pasar kurang berinvestasi. “Transaksi sepi karena minggu depan itu kan sudah libur dan besok kita hanya punya 1 hari kerja,” katanya.

Senada dengan Wei Yong, Direktur Utama Reliance Secuirites Stefanus Susanto pun melihat, menjelang liburan akhir tahun investor memilih untuk berlibur ketimbang investasi. [san/cms]

16/12/2009 – 16:04
Tembus 2.522 Lagi, IHSG Merekah 27,80 Poin
Susan Silaban

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Berakhirnya perdagangan hari ini, IHSG kembali menampakkan gairahnya kembali tembus 2.500. IHSG berakhir merekah 27,80 poin (1,11%) ke level 2.522,44.

Analis pasar modal David Cornelis melihat, kendatipun indeks masih dalam tekanan lantaran kondisi dalam negeri tak kunjung selesai, namun ekspektasi pemelahan mulai bereda. Artinya, ada teknikal rebound hari ini.
Rabu, 16/12/2009 16:09 WIB
Banting Setir, IHSG Tembus Lagi 2.500
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menutup diri di zona hijau dan menembus level 2.500 setelah dua hari berturut-turut terjebak di zona merah. Saham-saham unggulan mulai kembali dikoleksi.

Pembalikan arah IHSG terjadi seiring dengan penguatan bursa-bursa regional Eropa pada siang tadi yang didominasi warna hijau. Menjelang libur akhir tahun, tampaknya pasar saham global masih berpeluang untuk mengalami penguatan, meskipun bakal terjadi dalam transaksi tipis.
IHSG Kembali Pijak Level 2.500
Rabu, 16 Desember 2009 – 16:11 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Penutupan indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menanjak sentuh di atas level 2.500. Indeks saham tiba-tiba menguat melonjak 27,808 poin atau setara 1,11 persen jelang penutupan perdagangan ke level 2.522,545.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/12/2009) sore, pergerakan saham seluruh sektor cenderung menguat. Seperti saham di sektor konsumer naik 10,16 poin, sektor perbankan yang naik tipis 1,69 poin, dan sektor pertambangan memimpin penguatan saham sore ini hingga 25,61 poin. Sementara sektor perkebunan malah terpangkas 0,81 poin.

16/12/2009 – 16:04
Tembus 2.522 Lagi, IHSG Merekah 27,80 Poin
Susan Silaban

(inilah.com /Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Berakhirnya perdagangan hari ini, IHSG kembali menampakkan gairahnya kembali tembus 2.500. IHSG berakhir merekah 27,80 poin (1,11%) ke level 2.522,44.

Analis pasar modal David Cornelis melihat, kendatipun indeks masih dalam tekanan lantaran kondisi dalam negeri tak kunjung selesai, namun ekspektasi pemelahan mulai bereda. Artinya, ada teknikal rebound hari ini.

Transaksi perdagangan di lantai bursa pun semakin menggeliat dibuktikan dengan berhasilnya meraih angka Rp2,758 triliun dengan volume perdagangan 4,687 miliar lembar saham yang didukung oleh 105 saham menguat, 88 saham melemah dan 56 saham masih stagnan.

Sore ini, indeks berhasil ditopang oleh sektor pertambangan melonjak 25,61 poin ke level 2.192,93 setelah tertekan dalam dua hari berturut-turut, namun sektor perkebunan lunglai 0,81 poin ke level 1.810. Indeks saham JII dan LQ45 pun berakhir cerah. Indeks saham JII) ditutup naik 7,40 poin ke level 421,12 dan indeks LQ45 ) pun naik 5,69 poin ke level 499,29.

Adapun saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan, yakni Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) lompat Rp1.800 ke Rp31.800, Dian Swastatika Tbk (DSSA) pun lonpat Rp1.075 ke Rp5.450, Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) pun lompat Rp700 ke Rp13.300, Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp250 ke Rp9.850, dan Astra International Tbk (ASII) naik Rp400 ke Rp34.500.

Sedangkan saham-saham yang turun drastis, yakni Astra Autopart Tbk (AUTO) turun Rp150 ke Rp5.700, Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 ke Rp20.250, Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pun turun Rp60 ke Rp3.950, dan Bumi Resources Tbk (BUMI) pun turun Rp25 ke Rp2.350. [san/cms]
Rabu, 16/12/2009 16:09 WIB
Banting Setir, IHSG Tembus Lagi 2.500
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menutup diri di zona hijau dan menembus level 2.500 setelah dua hari berturut-turut terjebak di zona merah. Saham-saham unggulan mulai kembali dikoleksi.

Pembalikan arah IHSG terjadi seiring dengan penguatan bursa-bursa regional Eropa pada siang tadi yang didominasi warna hijau. Menjelang libur akhir tahun, tampaknya pasar saham global masih berpeluang untuk mengalami penguatan, meskipun bakal terjadi dalam transaksi tipis.

Dan seperti biasa, dorongan beli cukup besar selalu memberikan perlawanan di menit-menit terakhir menjelang penutupan. Pada perdagangan Rabu (16/12/2009), IHSG ditutup naik 27,808 poin (1,11%) ke level 2.522,545. Indeks LQ 45 naik 5,692 poin (1,15%) ke level 499,236.

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif, sebagian masih terjebak di teritori negatif sepanjang perdagangan.
Indeks Komposit Shanghai turun 19,25 poin (0,59%) ke level 3.255,21.
Indeks Hang Seng turun 202,18 poin (0,93%) ke level 21.611,74.
Indeks Nikkei-225 naik 93,93 poin (0,93%) ke level 10.177,41.
Indeks Straits Times naik tipis 5,98 poin (0,21%) ke level 2.804,68.
Indeks KOSPI turun tipis 1,61 poin (0,10%) ke level 1.664,24.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 104.576 kali dengan volume 5,307 miliar saham senilai Rp 3,178 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 88 saham turun dan 56 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.600 ke Rp 31.800, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.075 ke Rp 5.450, Indocement (INTP) naik Rp 700 ke Rp 13.300, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 15.700, Astra International (ASII) naik Rp 400 ke Rp 34.500, Indofood (INDF) naik Rp 250 ke Rp 3.550, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 9.850, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 17.500.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Astra Autopart (AUTO) turun Rp 150 ke Rp 5.700, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 20.250, BISI International (BISI) turun Rp 60 ke Rp 1.400, Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke Rp 4.800, Adira (ADMF) turun Rp 50 ke Rp 6.750.
(dro/qom)
IHSG Kembali Pijak Level 2.500
Rabu, 16 Desember 2009 – 16:11 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Penutupan indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil menanjak sentuh di atas level 2.500. Indeks saham tiba-tiba menguat melonjak 27,808 poin atau setara 1,11 persen jelang penutupan perdagangan ke level 2.522,545.
Di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/12/2009) sore, pergerakan saham seluruh sektor cenderung menguat. Seperti saham di sektor konsumer naik 10,16 poin, sektor perbankan yang naik tipis 1,69 poin, dan sektor pertambangan memimpin penguatan saham sore ini hingga 25,61 poin. Sementara sektor perkebunan malah terpangkas 0,81 poin.

Pada pasar saham Asia, indeks Nikkei 255 naik 93,93 poin atau setara 0,93 persen ke posisi 10.177,41, indeks Seoul Composite turun 1,61 poin ke level 1.664,24, dan indeks Hang Seng turun tajam 202,18 poin ke posisi 21.611,74. Sementara itu, indeks Shanghai Composite di China yang ikut terkoreksi 19,25 poin ke posisi 3.255,21.

Indeks LQ45 naik 5,692 poin ke posisi 499,236 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga naik 7,038 poin ke posisi 421,123. Nilai perdagangan ditutup sebanyak 5,308 miliar lembar saham senilai Rp3,178 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 104.576 kali transaksi. Terdapat 105 saham yang menguat, 88 saham melemah, dan 58 saham stagnan.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp1.800 ke level Rp31.800, PT Dian Swastatika Tbk (DSSA) menanjak Rp1.075 ke posisi Rp5.450, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp700 menjadi Rp13.300, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp650 ke Rp15.700.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) turun Rp150 ke posisi Rp5.700, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp150 ke posisi Rp20.250, PT BISI International Tbk (BISI) turun Rp60 ke Rp1.400, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp50 ke Rp3.925, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 menjadi Rp4.000.

(css)

 

ipo @bumn lagi … 161209

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:56 am

Pemerintah Pastikan IPO Saham Tiga BUMN
16/12/2009 10:15:35 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tiga perusahaan pelat merah pada 2010.

Ketiga BUMN ini adalah PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Garuda Indonesia, dan PT Krakatau Steel. Sedangkan, PT Bank Tabungan Negara Tbk dipastikan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) bulan ini.

“IPO saham PP sudah lebih konkrit diharapkan tereliasasi pada kuartal I-2010. Sedangkan penawaran saham Garuda dan Krakatau Steel kemungkinan dilaksanakan semester II-2010,” kata Menneg BUMN Mustafa Abubakar seusai Rakor di gedung Menko, Selasa (15/12).

Dia mengatakan, peraturan pemerintah (PP) tentang IPO saham PP segera diputuskan oleh pemerintah, sehingga penawaran saham perusahaan konstruksi ini dapat digelar dalam waktu dekat.

PP akan melepas sebanyak 21,5% saham kepada publik untuk meraup dana sekitar Rp 1,3 triliun. Perusahaan telah menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi (underwriter) IPO saham, yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan DBS Securities.

Adapun Garuda kemungkinan melepas sebanyak 40% saham kepada publik untuk meraup dana sekitar US$ 300 juta. Perusahan akan memanfaatkan dana hasil IPO saham untuk pengembangan usaha. Namun, hingga kini perseroan belum menetapkan underwriter IPO saham.

Mustafa menambahkan, pelaksanaan IPO saham Krakatau Steel masih menunggu perkembangan industri baja nasional seiring pelaksanaan perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) tahun depan. “Kami akan melihat dulu, bagaimana pengaruh FTA terhadap Krakatau Steel. Hal ini masih harus dibahas dengan manajemen perusahaan,” imbuhnya.

Krakatau Steel berencana menggelar IPO berkisar 20-30% saham kepada publik pada semester II 2010. Pihaknya menargetkan dana senilai Rp 2 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat pengembangan usaha serta pengembangan usahanya.

Menyangkut rencana IPO saham beberapa BUMN lainnya, Mustafa mengatakan, pihaknya belum bisa memastikannya. “Kami akan fokus pada penawaran saham ketiga BUMN itu dulu setelah itu baru melanjutkan pembahasan IPO saham BUMN lainnya,” ujarnya.

Kementerian BUMN awalnya menargetkan divestasi saham tiga perusahaan perkebunan tahun depan, yaitu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, IV, dan VII.

Hingga kini, persetujuan divestasi aham PTPN III, IV, dan VII belum diperoleh dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meskipun kementerian BUMN telah mengajukan permohonan izin IPO saham tahun lalu.

PTPN III menargetkan perolehan dana IPO saham berkisar Rp 1,7 – 2 triliun. Perusahaan berniat melepas sektiar 20-30% saham kepada publik. (c131)

 

aturan baru transaksi marjin, ooopssss maseh digodok … 161209

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 10:14 am

Rabu, 16/12/2009 00:00 WIB

Bapepam-LK belum masukkan usulan margin

oleh :

JAKARTA: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) belum dapat memasukkan usulan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dalam peraturan transaksi margin PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun depan.

Peraturan itu rencananya direvisi dengan beberapa masukan dari pelaku pasar. Peraturan yang berniat direvisi yaitu peraturan bursa Nomor II-H tentang Persyaratan dan Perdagangan Efek dalam Transaksi Marjin dan Transaksi Short Selling serta peraturan III-I tentang Keanggotaan Marjin dan Short Selling.

“Kami belum tahu waktu diundurnya hingga kapan, tetapi yang paling mendekati kepastian yaitu sepertinya tidak akan bisa diberlakukan pada Januari,” ujar Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida kepada pers pekan ini.

Dia menjelaskan selama usulan itu belum dapat dimasukkan ke dalam revisi peraturan BEI, peraturan bursa Nomor II-H yang baru disahkan pertengahan tahun ini tetap diberlakukan.

APEI mengusulkan seluruh saham yang masuk dalam indeks LQ45 dapat menjadi saham yang boleh ditransaksikan dengan menggunakan fasilitas margin. Usulan juga meminta konsep peraturan Bapepam-LK tidak merujuk ke saham individu, karena pada praktiknya pemberian margin lebih mudah jika berlaku untuk sejumlah saham (basket stock).

BEI dan pelaku pasar meminta izin pada Bapepam-LK karena peraturan itu mengacu pada peraturan otoritas pasar modal No.V.D.6 tentang Pembiayaan Penyelesaian Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah.

Pemberlakuan peraturan yang sudah direvisi itu awalnya akan diberlakukan pada awal tahun depan. Saat ini, sebanyak 67 anggota bursa (AB) dari 117 AB yang memberikan fasilitas margin.

Nurhaida mengatakan molornya target itu tidak dapat dihindari mengingat belum adanya pembahasan secara mendetail revisi peraturan margin itu oleh otoritas pasar modal dan BEI. Keterlambatan itu, lanjutnya, terjadi karena sempitnya waktu yang tersisa hingga 2009.

Koordinator Komite Ketua Umum APEI Lily Widjaja mengatakan pihaknya menerima kondisi tersebut dan menyatakan hak pemberlakuan itu sepenuhnya berada di tangan Bapepam-LK.

“Kami setidaknya sudah menyampaikan usulannya, masalah bisa atau belum bisa diterapkan secepatnya itu urusan lain,” ujarnya. (21)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

 

transaksi saham jelang “egp” mo libur panjaaaaaaaank … 161209

Filed under: JUAL beli HARIAN — bumi2009fans @ 7:52 am

Rabu, 16/12/2009 12:09 WIB
Transaksi Tipis, IHSG Merah Lagi
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjebak di zona merah selama 3 hari perdagangan berturut-turut pekan ini, seiring dengan tipisnya nilai transaksi serta minim sentimen positif di bursa-bursa regional Asia.

Pergerakan IHSG hari ini cukup atraktif, sempat masuk zona positif di level 2.498 dan sempat jatuh ke 2.482.

Pada perdagangan sesi I Rabu (16/12/2009), IHSG ditutup melemah 2,303 poin (0,09%) ke level 2.492,434. Indeks LQ 45 melemah 0,562 poin (0,11%) ke level 492,982.

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif.

Indeks Komposit Shanghai turun 3,43 poin (0,10%) ke level 3.271,03.
Indeks Hang Seng melemah 190,36 poin (0,87%) ke level 21.623,56.
Indeks Nikkei-225 naik 66,51 poin (0,66%) ke level 10.149,99.
Indeks Straits Times naik 5,22 poin (0,19%) ke level 2.803,92.

Perdagangan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 48.756 kali dengan volume 2,131 miliar saham senilai Rp 1,197 triliun. Sebanyak 64 saham naik, 105 saham turun dan 52 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.075 ke Rp 5.450, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 800 ke Rp 30.800, United Tractor (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 15.250, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 12.800, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 9.750, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 100 ke Rp 10.300.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 20.050, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 250 ke Rp 5.600, Unilever (UNVR) turun Rp 100 ke Rp 11.100, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 100 ke Rp 7.350, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 ke Rp 2.300. (dro/qom)

Indeks Turun Tipis
Rabu, 16 Desember 2009 | 12:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Berlanjutnya tekanan jual pada saham Bumi Resources, serta saham unggulan lainnya seperti Bank Mandiri, Bank BRI, serta Perusahaan Gas Negara membuat indeks kembali mengalami koreksi.

Pada perdagangan sesi pertama Rabu (16/12) siang ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia turun tipis 2,303 poin (0,09 persen) ke level 2.492,434 dari posisi kemarin di 2.494,737.

Sebanyak 94 saham mengalami penurunan, dan 58 saham yang naik, serta 52 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan mencapai 2,13 miliar saham, dengan nilai transaksi hanya Rp 1,2 triliun, serta frekwensi 49 ribu kali. Investor asing kembali melepas sahamnya dengan mencatat penjualan bersih senilai Rp 84 miliar.

Analis dari PT BNI Securities, Maxi Liesyaputra menjelaskan sentimen bursa hari ini sangat beragam. Indeks Dow Jones kemarin ditutup melemah 49,05 poin, namun harga minyak berhasil menguat ke level US$ 70 per barel dan diikuti oleh menguatnya harga komoditas lainnya seperti timah dan nikel. Bursa regional siang ini bergerak beragam. “Nilai tukar rupiah juga masih stabil dan hanya melemah tipis 10 poin ke level 9.480 per dolar AS membuat pergerakan indeks juga masih cenderung sempit,” paparnya.

Saham – saham yang membebani pergerakan indeks antara lain: Bumi Resources turun Rp 75 menjadi Rp 2.300, Bank Mandiri melemah Rp 50 menjadi Rp 4.525, PGAS turun Rp 75 menjadi Rp 3.900, Astra International terkoreksi Rp 50 menjadi Rp 34.050, Bank BRI merosot Rp 50 menjadi Rp 7.550, Antam jatuh Rp 25 menjadi Rp 2.175, serta Semen Gresik juga tergelincir Rp 100 menjaid Rp 7.350 per saham.

Indeks dalam dua hari cenderung turun, namun masih dalam pola tren naik sejak 3 Desember lalu. Indeks kemungkinan masih akan fluktuatif dan ada peluang untuk naik dengan kisaran pergerakan antara 2.462 – 2.520. “Batas bawah kuat ada di 2.462 sebagai batas perubahan arah tren indeks,” ujar Maxi.

VIVA B. KUSNANDAR

Rabu, 16 Desember 2009 | 10:49

PASAR SAHAM

IHSG Masih Tertekan

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (16/12) sempat menguat 0,09% ke level 2.497,07. Tapi, penguatan itu tidak bertahan lama dan IHSG terus terkoreksi. Pada pukul 10.30 WIB, IHSG sudah terkoreksi 0,17% ke level 2.490,457.

Nampaknya sentimen pelemahan Wall Street mengekor ke IHSG. Indeks Dow Jones pada perdagangan tadi malam turun 0,47% ke level 10.452. Bursa saham Asia sendiri bervariasi. Indeks Nikkei 225 naik 1% ke level 10.184,05, indeks Hang Seng turun 0,86% ke level 21.626,80, indeks Shanghai turun 0,13% ke level 3.270,12, indeks Kospi turun 0,16% ke level 1.663,21, dan indeks Strait Times naik 0,15% ke level 2.802,83.

Pasar sendiri berjalan cukup sepi. Dengan 45 saham harganya naik, 83 saham harganya turun, dan 49 saham tidak mengalami pergerakan harga.

Saham-saham yang harganya naik dan berhasil masuk daftar top gainers dalam rupiah adalah; PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 24,57% menjadi Rp 5.450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 1,33% menjadi Rp 30.400, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 1,04% menjadi Rp 9.700, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,56% menjadi Rp 4.875, dan PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) naik 12,05% menjadi Rp 465.

Sedang saham-saham yang masuk dalam daftar top losers dalam rupiah adalah; PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 0,98% menjadi Rp 20.200, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 0,84% menjadi Rp 23.700, PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) turun 1,17% menjadi Rp 8.450, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 0,89% menjadi Rp 11.100, dan PT Astra Intenational Tbk (ASII) turun 0,29% menjadi Rp 34.000.

Sopia Siregar

Para pelaku industri keuangan akan mengeluarkan pernyatakan sikap terkait polemik kasus PT Bank Century Tbk (Sekarang Bank Mutiara). Berlarut-larut kasus tersebut dikhawatirkan mengganggu kestabilan ekonomi dan pasar modal.

“Besok (Rabu) akan ada pernyataan sikap dari segenap pelaku industri keuangan, baik dari perbankan pasar modal dan seluruh elemen yang bergerak di sektor industri keuangan terkait polemik Bank Century,” ujar sumber detikFinance di Jakarta, Selasa malam (15/12/2009).

Rencananya, pelaku industri keuangan akan mengeluarkan pernyataan sikapnya di gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) Rabu 16 Desember 2009 pukul 13.00 WIB.

Menteri Perekonomian Hatta Radjasa ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut dirinya membenarkan adanya peryataan sikap dari para pelaku industri keuangan tersebut.

“Ya, itu (pernyataan sikap) nanti ya, kita ngomong,” ujar Hatta ketika ditemui usai menjadi pembicara kunci dalam BUMN Executive Breakfast Meeting di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/12/2009).

Namun dirinya enggan mengomentari lebih lanjut mengenai pernyataan sikap para pelaku industri keuangan tersebut.

Sumber: detikcom
16/12/2009 – 06:44
Prediksi IHSG
Bursa Sepi, Pilih Saham Bank
Natascha & Vina Ramitha

(inilah.com/Dokumen)

http://investorindonesiajaya.yolasite.com/order-transaksi-saham-lain; http://investorindonesiajaya.yolasite.com/order-transaksi-saham-harian-gw
INILAH.COM, Jakarta – Transaksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (16/12) diperkirakan masih sepi. Saham perbankan, seperti BMRI dan BDMN bisa menjadi pilihan di tengah situasi ini.

Hingga akhir tahun, analis pasar modal Poltak Hotradero memprediksikan kondisi pasar masih akan tetap sepi. Fund manager banyak yang memilih keluar dan pasar menjadi tipis. Menurutnya, membeli atau menaikkan indeks, bukan perkara sulit.

“Namun dengan aksi profit taking, hal ini makin sulit dilakukan,” katanya ketika dikonfirmasi via telepon INILAH.COM, Selasa (15/12) petang. Ia pun menyarankan untuk tidak terlalu percaya dengan window dressing.

Saat ini transaksi di pasar relatif terbatas. Sehingga investor mudah untuk masuk, namun susah keluar. “Sebaiknya pasar menunggu ramai dulu, baru mulai transaksi lagi, karena pasar Indonesia sangat lebar,” ujarnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, tahun depan ada risiko besar yang membayangi bursa, seiring banyaknya negara yang akan menerbitkan obligasi. Hal itu bertujuan untuk mendanai stimulus mereka di pasar obligasi. “Akibatnya, pasar surat utang menarik karena banyak perang imbal hasil. Sedangkan bursa saham lebih dibayangi risiko ambil untung pada akhir tahun,”ulasnya.

Tak heran, jika fund manager mulai mengurangi porsi mereka di saham. Mereka lebih banyak menempatkan di pasar obligasi. “Ini menunjukkan ada periode konsolidasi panjang tahun depam,” paparnya.

Di tengah situasi ini, Poltak tidak banyak memberikan rekomendasi, ia hanya menyarankan untuk memilih pasar surat utang. “Terutama jangka panjang, karena saat ini memang orientasinya jauh ke depan,” lanjutnya.

Namun jika masih ingin bermain di bursa saham, ia menyarankan investor memilih saham perbankan, yang dinilai merupakan pemimpin pemulihan ekonomi. Selama saham perbankan belum banyak bergerak, jangan harap ada reli panjang di bursa dalam negeri.

“Saham yang bisa menjadi pilihan adalah PT Bank Mandiri (BMRI) dan PT Bank Danamon (BDMN),” pungkasnya.

Pada perdagangan Selasa (15/12), IHSG ditutup turun 11,649 poin (0,46%) ke level 2.494,737. Perdagangan berjalan cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat 4,722 miliar saham, senilai Rp 2,454 triliun dan frekuensi 93.669 kali. Sebanyak 61 saham naik, 129 saham turun dan 68 stagnan.

Beberapa emiten yang terpantau melemah antara lain PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp350 ke Rp20.400, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melemah Rp200 ke Rp7.600, PT HM Sampoerna (HMSP) terkoreksi Rp150 ke Rp15.050, PT Bank Mandiri (BMRI) anjlok Rp100 ke Rp4.575 dan PT United Tractors (UNTR) turun Rp150 menjadi Rp15.050.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Dian Swastatika (DSSA) naik Rp875 ke Rp4.375, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) menguat Rp500 ke Rp30.000, PT Astra Otoparts (AUTO) terangkat Rp150 ke Rp5.850, PT Astra International (ASII) naik Rp 150 ke Rp 34.100, PT Indocement (INTP) terapresiasi Rp100 ke Rp12.600, dan PT Telkom (TLKM) naik Rp 100 ke Rp 9.600. [ast/mdr]
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak pada kisaran terbatas hari ini. Transaksi saham akan dipengaruhi sentimen dari dalam maupun luar negeri.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, indeks akan mencoba bertahan pada level support 2.476 setelah terkoreksi 11,67 poin menjadi 2.494,72 pada perdagangan saham kemarin. “Penurunan indeks dipicu pelemahan harga saham sektor pertambangan serta aksi jual investor asing terhadap saham bluechips,” ujarnya kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (15/12).

Penurunan indeks juga dipicu berlarut-larutnya penyelesaian kasus Bank Century. Menurut Purwoko, investor sedang melakukan aksi wait and see atas penyelesaian kasus bank tersebut. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap transaksi saham di lantai bursa.

Meski demikian, menurut dia, apabila ada sentimen positif kuat masuk pasar, indeks berpotensi berbalik arah menguji batas resistance 2.509. Perdagangan saham akan ditopang pergerakan saham INTP, ASII, dan INKP.

Pada perdagangan saham di bursa kemarin, indeks terkoreksi 11,65 poin (0,46%) menjadi 2.494,74. Adapun nilai transaksi saham sebanyak Rp 2,45 triliun dengan volume sebanyak 9,44 juta lot. Investor asing membukukan pembelian bersih saham (net buying) senilai Rp 14,88 miliar.

Indeks bursa Asia juga ditutup bervariasi, indeks Hang Seng melemah 271,83 (1,23%) menjadi 21.813,92, Nikkei 225 turun 22,20 (0,22%) menjadi 10.083,48, dan Straits Times terkoreksi 0,84 poin (0,03%) menuju 2.798,70

Sumber : INVESTORINDONESIA
Rabu, 16/12/2009 08:10 WIB Aksi jual berlanjut, IHSG bakal meneruskan pelemahan oleh : Sylviana Pravita R.K.N. JAKARTA (bisnis.com): Aksi jual tampaknya masih akan berlanjut pada hari ini menjelang akhir tahun ini, meski demikian pengumuman The Fed mendorong bursa bergerak mix. Perdagangan hari ini diproyeksikan bergerak pada level 2.460-2.520. Trimegah Securities menilai divergensi harga dan volume membuat pelaku pasar menjadi terlihat berhati-hati dilihat dari nilai perdagangan yang lebih rendah dibandingkan rata-rata harian dalam minggu ini. Tekanan jual pada saham unggulan mengakibatkan IHSG kembali berkonsolidasi. Dari regional, pengumuman The Fed mengenai kondisi ekonomi di AS mengakibatkan bursa asia bergerak mix. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan masih bergerak mix di kisaran 2.460-2.520. Erdikha Sekuritas menyoroti IHSG kemarin ditutup melemah hingga 11,65 poin (-0,47%). Indeks hari ini secara teknis berpotensi meneruskan pelemahan. Investor agar lebih berhati-hati dalam memilih saham. Pergerakannya berkisar 2.463-2.529. Saham-saham rekomendasi Erdikha adalah SGRO dan KLBF. bisnis.com