1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

emiten indon mana ada yang berkualitas, tukang bikin masalah semua…161209 16 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:48 pm

Indonesia Kekurangan Emiten Berkualitas
Rabu, 16 Desember 2009 – 07:18 wib
TEXT SIZE :

Foto: Koran SI
JAKARTA – Kenaikan signifikan indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini membuat kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) per 11 Desember 2009 mencapai Rp1.995 triliun.

Namun demikian, 69 persen atau sekitar Rp1.369 triliun berasal dari 20 emiten berkapitalisasi besar. Hal ini menandakan bahwa kondisi bursa Indonesia masih timpang dan kekurangan emiten berkualitas. “Bayangkan, saat ini ada sekitar 400 emiten di bursa tapi sebagian besar sahamnya tidak likuid,” ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong di Jakarta kemarin.

Wei Yiong mengakui, bursa Indonesia butuh lebih banyak emiten berkualitas untuk menyemarakkan perdagangan. Karena itu, BEI mendorong agar perusahaan- perusahaan besar bisa mencatatkan sahamnya di bursa,di antaranya PT Freeport dan PT Newmont. “Kami berharap mereka bisa listing agar ada penyeimbang di BEI, bukan hanya tujuh saham Bakrie saja yang menguasai pasar,”imbuh dia.

Selain menjajaki perusahaan tambang, BEI saat ini sedang melakukan pendekatan dengan Bank Indonesia (BI) agar perusahaan yang melakukan pinjaman perbankan di atas Rp500 miliar harus terlebih dahulu go public. “Kalau ini dilakukan maka akan ada transparansi dan yang diuntungkannya juga pihak perbankan,” jelas Wei Yiong.

Lebih lanjut Wei Yiong menuturkan, dari 20 perusahaan yang menguasai bursa, posisi pertama ditempati PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dengan kapitalisasi pasar Rp197,56 triliun, kemudian PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan nilai Rp137,644 triliun,PT Bank Central Asia Tbk sebesar Rp117,7 triliun, dan PT Bank Mandiri Tbk Rp97 triliun. Sedangkan PT Bumi Resources Tbk yang setiap hari menjadi penggerak IHSG hanya berada pada posisi 10 dengan kapitalisasi pasar senilai Rp49,9 triliun.

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk berada pada posisi 20 dengan nilai Rp30,242 triliun. Jika dilihat dari sisi industri, lanjut dia,bursa masih didominasi sektor keuangan yang menguasai 25,1 persen kapitalisasi pasar. Diikuti sektor infrastruktur, utiliti, dan transportasi yang menguasai kapitalisasi pasar 19,2 persen, sedangkan mining (pertambangan) ada di posisi berikutnya dengan porsi 14,3 persen.

Wei Yiong menjelaskan, meski hanya menduduki urutan ketiga kapitalisasi terbesar, jika dilihat dari nilai perdagangan harian, sektor pertambangan menduduki urutan pertama. Sektor ini mengusai 39,9 persen perdagangan saham, diikuti sektor infrastruktur sebesar 16,6 persen dan sektor keuangan sebesar 13,2 persen. Secara keseluruhan, kapitalisasi bursa Indonesia menempati urutan kedelapan di Asia.

Indonesia hanya lebih tinggi dari Thailand dan Philipina namun kalah dari Malaysia. Ini disebabkan jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Malaysia lebih banyak ketimbang di Indonesia. “Makannya kita butuh suplai emiten yang berkualitas untuk meningkatkan kapitalisasi pasar,” pungkasnya.

Secara terpisah, Direktur Utama BEI Ito Warsito menengarai keengganan perusahaan besar untuk masuk bursa lebih disebabkan pertimbangan internal. Menurut dia, BEI sebenarnya sudah melakukan kampanye secara kontinu untuk mendorong perusahaan besar go public.

“Bahkan,listing fee (biaya pencatatan saham) di Indonesia paling murah di Asia Tenggara,” ucapnya. Ito mengakui, pertumbuhan jumlah emiten memang menjadi fokus BEI ke depan. Dengan membaiknya iklim investasi, diharapkan para pengusaha tergerak untuk membawa perusahaanya ke bursa,” pungkasnya.(Rahmat Baihaqi/Koran SI/css)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s