1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ogah-ogahan di 2500-2400 … (2) : 231209 23 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:16 pm

Kamis, 24/12/2009 00:00 WIB

ULASAN PASAR
Total nilai transaksi saham turun

oleh :

JAKARTA: Total nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia kemarin mencapai Rp1,9 triliun atau turun dibandingkan dengan nilai transaksi hari sebelumnya yaitu Rp2,62 triliun.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup pada level 2.474,88 atau menguat tipis 7,24 poin (0,29%) dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 3,26 miliar saham.

Berdasarkan data Bloomberg, sekitar 69 saham ditutup naik dan 91 saham ditutup turun. Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 2% menjadi Rp3.825 per saham, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 1,68% menjadi Rp4.550 per saham dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik 3,10% menjadi Rp13.300 per saham.

Adapun saham yang turun yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,03% menjadi Rp9.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 1,23% menjadi Rp20.000 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,28% menjadi Rp34.000 per saham.

Sementara itu, Indeks BISNIS-27 kembali bergerak menguat tipis menjelang libur panjang Natal dan tahun baru. Indeks menguat ke level 231,51 naik 0,35% dari posisi penutupan hari sebelumnya.

Penguatan indeks ditopang oleh sentimen positif pergerakan indeks bursa saham regional seperti Hang Seng, Nikkei-225, dan STI Singapura.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) bergerak menguat sebesar 0,49% ke level 10.464,93 diikuti oleh Nikkei-225 sebesar 1,91%, Hang Seng naik sebesar 1,12%, dan STI Singapura yang bergerak naik 0,63%.

Ekspektasi kinerja emiten yang positif pada 2009 memicu aksi beli investor yang mengantisipasi kenaikan harga saham seusai liburan akhir tahun.

Aksi beli selektif terjadi pada saham pertambangan batu bara seperti Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat 1,32%, saham International Nickel Indonesia Tbk (INCO) naik 0,74%, dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik sebesar 0,29%.

Oleh Rahayuningsih

Bisnis Indonesia

&

Harry Setiadi Utomo

Analis Bisnis Indonesia Intelligence Unit

bisnis.com

23/12/2009 – 16:42
‘Second Liner’ & ‘Bluechips’ Jadi Bumper IHSG
Ahmad Munjin

INILAH.COM, Jakarta – Libur panjang Natal 2009 tidak memicu profit taking sehingga indeks berhasil mendarat di teritori positif. Saham-saham second liner dan bluechips menjadi bumpernya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu (13/12) ditutup menguat tipis 7,24 poin (0,29%) ke level 2.474,88. Sementara volume perdagangan mencapai 2,220 miliar senilai Rp1,2 triliun.

Saham yang mengalami penurunan mencapai 105 emiten, saham naik 74, dan saham stagnan 75. Untuk indeks LQ45 menguat 1,69 poin ke 488,04 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,58 poin ke 410,66. Sektor pertambangan masih melemah hingga penutupan dengan turun 0,63 poin ke 2.116,87.

Beberapa saham yang naik antara lain, PT Goodyear Indonesia (GDYR) naik Rp1.100 ke Rp9.800, PT Delta Djakarta (DLTA) menguat Rp1.000 ke Rp62.000, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) terangkat Rp400 ke Rp30.600, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp400 ke Rp13.300.

Beberapa saham yang turun antara lain, saham PT Mandom Indonesia (TCID) melemah Rp300 ke Rp7.800, PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp250 ke Rp20.000, PT Tri Polyta Indonesia (TPIA) terkoreksi Rp100 ke Rp2.450, dan PT Bayan Resources (BYAN) merosot Rp100 ke Rp 5.500.

Arga Paradita Sutiono, research analyst Asia Kapitalindo Securities mengatakan, penguatan tipis indeks hari ini karena terdongkrak oleh saham-saham second liner dan beberapa saham bluechips.

Seperti saham PT Bank Mandiri (BMRI), PT Mayora (MYOR), dan PT Telkom (TLKM). Namun, transaksi perdagangan saham sangat tipis. Karena itu kenaikan indeks sangat kecil.

Penguatan indeks juga ditopang pergerakan bursa regional hari ini yang positif. Indeks Hang Seng naik 1%, Nikkei menguat 1,9%, Shanghai terangkat 0,7%, dan Senzen terapresiasi 1,6%.

“Kekhawatiran pasar sebelumnya masih ada sehingga transaksi sepi karena pekan lalu bursa China anjlok tajam. IHSG ^JKSE pun sempat jatuh pada awal pekan ini,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (23/12).

Ia melihat potential upside hari ini sebenarnya masih ada. Apalagi, bursa regional memang bergerak positif. Bahkan, asing sejak dua hari lalu, justru melakukan aksi beli. “Net buy asing hari ini mencapai Rp148 miliar lebih rendah dari kemarin Rp200 miliar,” ujarnya. Artinya, masih ada tingkat kepercayaan asing untuk masuk bursa Indonesia.

Hanya saja, karena hari ini menjelang libur Natal 2009, menyebabkan transaksi di bursa sangat tipis hanya Rp1,2 triliun. Bahkan Arga memperkirakan hingga pekan depan pun transaksi akan sideways di kisaran Rp2-3 triliun. “Karena itu, penguatan indeks hanya tipis,” turutnya.

Beberapa pelaku pasar masih memanfaatkan T-Plus Three dengan aksi beli. Hal ini sudah diekspektasikan indeks bergerak sideways. Sebab, kenaikan indeks kemarin sangat tinggi 1,49% setelah sehari sebelumnya turun 3%. Potensial up masih ada tapi tipis.

Sementara itu, window dressing bukanlah faktor penguatan indeks. Pasalnya, penguatan IHSG tahun ini sudah mencapai 83%. Kalaupun terjadi window dressing peluangnya sangat kecil. “Karena MI (Manajer Investasi) sudah mendapatkan return yang tinggi, mereka tidak lagi melakukanya,” ucapnya.

Hanya saja sekarang, pelaku pasar tinggal mencari sektor-sektor yang masih memiliki potensi upside. Namun hal ini bukanlah window dressing. “Investor harus cepat memanfaatkan peluang kenaikan karena harapan window dressing sangat tipis,” pungkasnya.[mdr]

Rabu, 23 Desember 2009 | 16:26

PASAR SAHAM

Perdagangan Hari Terakhir Pekan Ini Naik Tipis

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan di hari terakhir pekan ini berhasil mempertahankan penguatannya. Meksi tipis, IHSG berhasil menguat 0,29% ke level 2.474,883.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 70 saham harganya naik, 92 saham harganya turun, dan 75 saham tidak mengalami pergerakan harga. Perdagangan di lantai bursa juga relatif sepi. Volume transaksi di bursa mencapai 3,264 miliar saham dengan nilai transaksi hanya mencapai Rp 1,902 triliun.

Meski sepi transaksi, penguatan bursa saham Asia selain indeks Nikkei 225 yang libur ikut mendongkrak kenaikan IHSG. Indeks Hang Seng berhasil rebound dan naik 1,12% ke level 21.328,74, indeks Shanghai naik 0,76% ke level 3.073,78, indeks Kospi naik 0,35% ke level 1.661,35, dan indeks Strait Times naik 0,61% ke level 2.841,07.

Saham-saham yang harganya naik dan menempati daftar top gainers dalam rupiah adalah; PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik 12,64% menjadi Rp 9.800, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik 1,64% menjadi Rp 62.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 1,32% menjadi Rp 30.600, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik 3,1% menjadi Rp 13.300, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 7,55% menjadi Rp 4.275.

Sedangkan saham-saham yang harganya turun dan masuk daftar top losers adalah; PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) turun 3,7% menjadi Rp 7.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 1,23% menjadi Rp 20.000, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun 1,77% menjadi Rp 5.550, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,03% menjadi Rp 9.600, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,29% menjadi Rp 34.000.

Sopia Siregar
Sesi II Tutup
Transaksi Tipis, IHSG Hanya Raup 7 Poin
Volume saham mencapai 6,52 juta lot senilai Rp 1,9 triliun dengan frekuensi 63.662 kali.
RABU, 23 DESEMBER 2009, 16:09 WIB
Arinto Tri Wibowo

Papan perdagangan saham (ANTARA)
BERITA TERKAIT
IHSG Masih Berjaya, Bertahan Naik 36 Poin
Tekanan Jual Rontokkan IHSG 78,1 Poin
Jelang Liburan, IHSG Berakhir Melemah
IHSG Rebound, Rupiah Stabil
IHSG Terkoreksi, Rupiah Stabil
Web Tools

VIVAnews – Aksi sejumlah pemodal yang menahan diri dan cenderung bersikap hati-hati mengantisipasi libur panjang, berimbas pada pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hingga akhir perdagangan Rabu 23 Desember 2009, nilai transaksi di BEI relatif kecil dengan volume yang tidak cukup besar. Meski demikian, menjelang libur Natal besok, IHSG mampu ditutup menguat

IHSG terangkat 7,24 poin (0,29 persen) ke level 2.474,88. Volume saham mencapai 6,52 juta lot senilai Rp 1,9 triliun dengan frekuensi 63.662 kali.

Sebanyak 74 saham menguat, 105 melemah, dan 75 saham lainnya stagnan. Sementara itu, sebanyak 225 saham tidak terjadi transaksi. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.476,57 dan terendah 2.456,21.

Analis PT BNI Securities Maxi Liesyaputra dalam analisisnya hari ini mengatakan, pada perdagangan hari ini indeks bergerak fluktuatif. Meski demikian, IHSG mampu untuk kembali menguat.

“Yang dapat menahan penguatan indeks hari ini adalah pelemahan harga
berbagai komoditas logam di LME (London Metal Exchange), terutama nikel,” ujar dia.

Pada prediksi awal transaksi hari ini, Maxi memberikan kisaran pergerakan IHSG di level 2.450 hingga 2.480.

Selama transaksi, pemodal asing membukukan pembelian senilai Rp 330,88 miliar dengan penjualan Rp 194,58 miliar. Berdasarkan data tersebut, pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buying) sekitar Rp 136 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang mengontribusi kenaikan indeks di antaranya, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) menguat Rp 400 (3,1 persen) ke posisi Rp 13.300, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp 75 (1,67 persen) ke level Rp 4.550, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) terangkat Rp 75 (2 persen) menjadi Rp 3.825.

Di bursa Asia, indeks Hang Seng menyentuh level 21.328,74 atau naik 236,7 poin (1,12 persen), Straits Times menjadi 2.840,04 atau menguat 16,22 poin (0,57 persen), dan indeks komposit bursa Kuala Lumpur naik tipis 0,11 poin (0,01 persen) ke posisi 1.260,53.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Jelang Libur Panjang, IHSG Tak Semangat
Rabu, 23 Desember 2009 – 16:07 wib

Ade Hapsari Lestarini – Okezone

JAKARTA – Musim libur memang dinanti-nanti banyak pihak, apalagi bila libur Natal 2009 ini yang dilanjutkan dengan libur akhir pekan yang panjang. Profit taking pun tak ayal juga terjadi untuk menunjang liburan para investor. Para investor lebih memilih menarik dananya dari pasar saham.

Kondisi ini tak urung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau malas dan hanya ditransaksi dengan nilai yang kecil.

IHSG pada penutupan perdagangan Rabu (23/12/2009) tercatat rebound 7,24 poin atau 0,29 persen ke posisi 2.474,88. Sedangkan indeks LQ45 menguat tipis 1,69 poin ke posisi 488,04, sementara Jakarta Islamic Indeks (JII) ikut naik 0,58 poin ke posisi 410,66.

Volume perdagangan tercatat 2,22 miliar lembar saham senilai Rp1,2 triliun, dengan saham yang ditutup menguat 74 jenis, melemah 105 jenis saham, serta stagnan 75 jenis saham.

Penguatan tipis IHSG kali ini didukung oleh saham dari berbagai sektor yang terpantau menguat, walaupun sektor pertambangan melemah tipis 0,62 poin.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.100 ke posisi Rp9.800, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp1.100 ke posisi Rp62.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp400 ke posisi Rp30.600, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 ke posisi Rp4.275.

Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) turun Rp300 ke posisi Rp7.800, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp250 ke posisi Rp20.000, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp100 ke posisi Rp9.600, dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) turun Rp100 ke posisi Rp2.450.
(ade)

23/12/2009 – 16:11
IHSG Menguat Tipis ke 2.474

INILAH.COM, Jakarta – Perdagangan hari ini ditutup menguat tipis dengan hanya naik 7,24 poin atau 0,29% di level 2.474,88.

Sementara untuk volume perdagangan mencapai 2.220.603.904 dengan nilai transaksi Rp1.208.359.459.000.

Adapun jumlah saham turun 105, saham naik 74, dan saham stagnan 75. Sedangkan sektor pertambangan masih melemah hingga penutupan dengan turun 0,63 poin ke 2.116,87.

Beberapa saham yang naik antara lain, saham PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp1.100 ke Rp9.800, saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) naik Rp1.000 ke Rp62.000, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp400 ke Rp30.600, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 ke Rp13.300.

Beberapa saham yang turun antara lain, saham PT Mandom Indonesia Tbkl (TCID) turun Rp300 ke Rp7.800, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp250 ke Rp20.000, saham PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) turun Rp100 ke Rp2.450, dan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp100 ke Rp 5.500.

Untuk LQ45 naik 1,69 poin ke 488,04 dan JII naik 0,58 poin ke 410,66. [mre/cms]

Rabu, 23/12/2009 16:11 WIB
Berjuang Keras Jelang Tutup, IHSG Bertahan di Zona Hijau
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil tutup di zona positif setelah bertarung keras selama dua menit terakhir bolak-balik di zona negatif dan positif. Nilai transaksi pada perdagangan sesi II melonjak cukup besar didorong oleh ramainya transaksi di pasar negosiasi.

Pergerakan IHSG hari ini berjalan cukup lambat namun masih didominasi dengan perburuan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Rentang pergerakan IHSG hari ini berkisar antara titik terendah di level 2.456,213 dan titik tertinggi di level 2.476,572.

Pada menit-menit terakhir menjelang penutupan, para penjual melakukan tekanan cukup keras. Namun para pembeli berhasil melakukan perlawanan.

Pada perdagangan Rabu (23/12/2009), IHSG ditutup menguat tipis 7,246 poin (0,29%) ke level 2.474,883. Indeks LQ 45 menguat tipis 1,690 poin (0,34%) ke level 488,038.

Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat. Bursa Jepang sudah meliburkan diri.
Indeks Komposit Shanghai naik 23,26 poin (0,76%) ke level 3.073,78.
Indeks Hang Seng naik 236,70 poin (1,12%) ke level 21.328,74.
Indeks KOSPI naik 5,81 poin (0,35%) ke level 1.661,35.
Indeks Straits Times naik 16,69 poin (0,59%) ke level 2.840,51.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 63.662 kali dengan volume 3,263 miliar saham senilai Rp 1,902 triliun. Sebanyak 74 saham naik, 105 saham turun dan 75 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Goodyear (GDYR) naik Rp 1.100 ke Rp 9.800, Anker Bir (DLTA) naik Rp 1.000 ke Rp 62.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 30.600, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 13.300, Mayora Indah (MYOR) naik Rp 300 ke Rp 4.275, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 8.100, Unilever (UNVR) naik Rp 150 ke Rp 11.150.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 20.000, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 34.000, Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 9.600, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 100 ke Rp 5.550, Sampoerna Agro (SGRO) turun Rp 50 ke Rp 2.550.
(dro/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s