1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ogah-ogahan di 2500-2400, itu stabil donk … 231209 23 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:07 am

23/12/2009 – 12:58
Bursa Saham Sesi Pertama
‘T-Plus 3’ Picu Penguatan IHSG
Ahmad Munjin & Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, Jakarta – Sehari jelang libur panjang, tidak menjadi sentimen negatif di pasar saham seiring potensi aksi profit taking. Pasar justru memanfaatkan T-Plus 3 dengan aksi beli.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I naik 3,55 poin (0,14%) ke 2.471,19, dengan 54 saham naik, 73 saham turun, dan 70 saham stagnan. Sementara volume perdagangan mencapai 1,271 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp643,397 miliar.

Sedangkan secara sektoral, saham-saham properti, infrastruktur, pertambangan, dan konsumer mengalami pelemahan.

Beberapa saham yang menjadi penopangnya penguatan indeks kali ini antara lain PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp300 ke Rp30.500, PT Mayora Indah (MYOR) menguat Rp225 ke Rp4.200, PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) terangkat Rp200 ke Rp13.100, dan saham PT London Sumatera (LSIP) naik Rp200 ke Rp8.150.

Beberapa saham yang turun antara lain, saham PT Mandom Indonesia (TCID) turun Rp300 ke Rp7.800, PT Unilever Indonesia (UNVR) terkoreksi Rp150 ke Rp10.850 dan saham PT Tri Polyta Indonesia (TPIA) melemah Rp125 ke Rp2.425.

Supriyadi, reasearch analyst Asia Kapitalindo Securities memperkirakan pergerakan indeks hingga penutupan sore nanti akan melemah tipis seiring antisipasi pasar menjelang libur Natal, Kamis (24/12) dan Jumat (25/12).

“Indeks akan bergerak pada kisaran support 2.451,34 dan 2.471,59 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (23/12).

Namun, pelaku pasar masih melakukan aksi beli, untuk memanfaatkan rentang waktu pembayaran yang lebih lama. Pasalnya, T-Plus Three jatuh pada hari Sabtu (26/12). Karena itu, dari sisi ini indeks menguat di sesi pertama. “Sekarang tinggal bagaimana kondisi bursa regional,” imbuhnya.

Melihat pergerakan bursa regional, rata-rata mengalami pelemahan. Masing-masing bursa kemungkinan besok, Kamis (24/12) sudah libur. Hari ini merupakan hari kejepit bagi para investor. “Volume transaksi di bursa regional pun sudah mulai mengecil,” imbuhnya.

Karena itu, kemungkinan indeks untuk melemah lebih besar ketimbang penguatannya. Apalagi, melihat nilai transaksi pukul 10.45 WIB di sesi pagi tadi baru mencapai Rp502 miliar. “Artinya nilai transaksi saat ini tipis. Pahahal seharusnya sudah mencapai Rp1 triliun,” paparnya.

Ia memprediksikan, plus minusnya indeks hanya tipis di bawah 10 poin. Mayoritas pelaku pasar akan wait and see terhadap perkembangan bursa regional. Di sisi lain, rata-rata saham second liner dari sisi frekuensi paling aktif ditransaksikan selain saham PT Bumi Resources (BUMI).
Sementara itu, sentimen dari penyelesaian skandal Bank Century senilai Rp6,7 triliun, menurutnya tidak begitu berpengaruh pada pergerakan bursa hari ini. Sebab, untuk tokoh-tokoh yang penting, seperti Wakil Presiden Boediono baru dipanggil kemarin. “Wapres sendiri merefleksikan ketenangan,” tuturnya.

Boediono menyampaikan jawaban dengan santai di hadapan Pansus dan tidak terjadi kepanikan. Bahkan, Pansus sendiri tampak legowo menerima argumen Boediono. Pansus tinggal menunggu data-data yang akan disampaikan pada panggilan berikutnya. “Ini tidak berpengaruh negatif. Apalagi, Bank Century tidak berpengaruh pada fundamental ekonomi Indonesia,” urainya.

Dalam kondisi pasar seperti ini, Supriyadi merekomendasikan saham-saham second liner. Sedangkan untuk saham-saham bluechips disarankan hold karena pergerakannya masih sideways.

Saham-saham pilihannya adalah PT Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB), PT Danayasa Arthatama (SCBD), PT Mayora (MYOR), PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS), dan PT Barito Pacific (BRPT). “Trading buy untuk saham-saham tersebut,” pungkasnya. [mdr]

PREDIKSI INVESTOR DAILY 23 Desember 2009: Volume Transaksi Saham Bakal Sepi
23/12/2009 08:21:48 WIB
Volume transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menipis menjelang libur panjang pekan ini. Penurunan nilai transaksi dapat mengakibatkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bervariasi.

“Sebagian pelaku pasar telah keluar dari pasar untuk berlibur sambil menunggu perkembangan informasi yang ada. Sepinya transaksi masih menyelimuti indeks menjelang Natal tahun ini,” ujar analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Selasa (22/12).

Pola pergerakan indeks hari ini akan berbeda jauh dibandingkan perdagangan kemarin. Pada perdagangan kemarin, nilai transaksi BEI mencapai Rp 2,6 triliun. Indeks ditutup menguat 1,49% ke level 2.467,637. Investor asing masih membukukan pembelian bersih (net buying) sekitar Rp 180 miliar.

Purwoko mengatakan, momentum libur panjang serta penyelesaian kasus Bank Century membuat mendorong investor untuk menahan diri bertransaksi saham. Perdagangan saham akan dipengaruhi kondisi pasar Eropa dan Asia.

Hari ini, indeks mencoba bertahan pada level support 2.443. Apabila ada sentimen positif yang cukup kuat, indeks akan menguji level resistance di 2.491. Investor berorientasi jangka menengah bisa mencermati saham-saham unggulan yang sudah mengalami jenuh jual. (epa)

Hari Ini, IHSG Menguat Terbatas
Rabu, 23 Desember 2009 – 07:39 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Sentimen positif diproyeksikan bakal mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Rabu (22/12/2009).

Menurut analis pasar modal dari Finan Corpindo Nusa Edwin Sebayang, potensi penguatan indeks tersebut terhalang oleh libur panjang natal dan tahun baru. Akibatnya, penguatan indeks diproyeksikan akan terbatas.

“Masih ada potensi menguat, tapi agak terbatas,” kata Edwin kepada okezone di Jakarta.

Dilanjutkannya, menjelang libur panjang kondisi diluar negeri ia nilai cukup kondusif sekarang ini. Menurutnya, data Gross Domestic Product (GDP) dan data eksisting home sales akan lebih baik daripada yang diekspetasikan pasar.

Terlihat, pergerakan bursa regional seluruhnya bergerak bullish seperti indeks Nikkei 255 naik 194,56 poin atau setara 1,91 persen ke posisi 10.378,03, indeks Shanghai Composite di China malah terkoreksi 72,453 poin ke posisi 3.050,52. Sementara itu indeks Hang Seng melonjak 143,94 poin ke posisi 21.092,04 dan indeks Straits Times Singapura naik 36,94 poin ke level 2.823,75.

“Eksternal factor tidak perlu dikhawatirkan,” tegasnya.

Menurutnya, indeks akan berada dalam kisaran support resistance di level 2.423-2.498. Dimana untuk saham yang potensial untuk ditransaksikan menurutnya antara lain, PT Adaro Energi Tbk (ADRO), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT United Tractor Tbk (UNTR), (INCO), PT Bank MAndiri Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sebelumnya, IHSG pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa (22/12/2009) tercatat bullish 36,248 poin atau naik 1,49 persen ke level 2.467,637. Tak jauh beda dengan IHSG, indeks LQ45 melonjak 7,923 poin ke posisi 486,348, begitu pula Jakarta Islamic Indeks (JII) yang melonjak 7,483 poin ke posisi 410,084.

Nilai perdagangan ditutup sebanyak 3,388 miliar lembar saham senilai Rp2,2620 triliun. Sedangkan total frekuensi mencapai 70.573 kali transaksi. Terdapat 142 saham yang menguat, 48 saham melemah, dan 59 saham terpantau stagnan.

Terpantau, saham sektor konsumer naik 12,47 poin, saham sektor perbankan ikut naik 3,69 poin, saham sektor manufaktur melonjak 10,25 poin, sedangkan sektor pertambangan hanya naik signifikan mencapai 34,56 poin ikut meringankan langkah IHSG hari ini. Hingga menyentuh ke 2.467,637. Namun, saham sektor perkebunan terpangkas 15,829 poin.(css)

23/12/2009 – 06:44
Prediksi IHSG
BoW Bank & Telekomunikasi
Natascha & Vina Ramitha

INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan Rabu (23/12) diperkirakan bergerak flat. Beberapa saham masih bisa diandalkan seperti BMRI, BDMN, TLKM, dan ISAT.

Analis Citi Pacific Securities Hendri Effendi mengatakan, pergerakan indeks akhir-akhir ini moderat, yaitu tidak melemah tajam, sedangkan kenaikannya hanya technical rebound.

Ia pun memprediksikan IHSG akan bergerak secara teknikal. “Karena pada perdagangan akhir-akhir ini masih berada di bawah level 2.500,” ujarnya ketika berbincang dengan INILAH.COM, Selasa (22/12), petang.

Menurutnya, IHSG bisa bergerak di atas level 2.500, dengan asumsi terjadi window dressing pekan depan selain ekspektasi efek Januari. Namun, jika keduanya tidak terjadi, ada potensi pembalikan arah mengingat kenaikan sepanjang 2009 sudah cukup tinggi. “Jika trading hingga akhir tahun tidak ada window dressing dan January Effect maka akan ada pembalikan atau reverse tren,” lanjutnya.

Investor berharap terjadi window dressing, terutama karena secara teknikal, indikator weekly moving average-nya masih bullish. Meski pergerakan bursa ada variatif, namun masih ada tekanan terhadap IHSG. “Ini memungkinkan window dressing karena investor tidak menginginkan pembalikan tren yang drastis,” ulasnya.

Hendri pun menyarankan investor fokus pada saham-saham sektor perbankan, komoditas, dan infrastruktur. Saham ini akan menjadi penggerak indeks. “Investor bisa buy on weakness (BoW),” paparnya.

Saham sektor perbankan dipilih, kendati ada risiko peningkatan tekanan inflasi. Hal ini mengingat masih adanya peluang kenaikan, seiring pulihnya perekonomian dunia. Apalagi ada potensi kenaikan suku bunga yang dilakukan secara bertahap.
Rabu, 23/12/2009 00:00 WIB

REKOMENDASI

oleh : bisnis

Trimegah Securities:

Regional di teritori positif akibat berita akuisisi korporasi di AS yang menunjukkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Sentimen itu membuat IHSG rebound. Pelaku pasar sebaiknya memperhatikan penutupan yang masih di bawah resistan tren naik dan volume yang cenderung turun menjelang libur panjang. Pada hari ini IHSG mencoba menguji resistan di kisaran 2.435-2.484.

Panin Sekuritas:

Di tengah minimnya nilai transaksi, yang hanya Rp2,6 triliun, IHSG ditutup menguat 1,49% ke level 2.467,64. Kami perkirakan sepinya transaksi masih akan menyelimuti pergerakan indeks menyusul libur panjang Natal. IHSG diperkirakan ke kisaran 2.443-2.491. Rekomendasi investasi jangka menengah ke saham blue chip yang jenuh jual.
REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 23 Desember 2009
23/12/2009 08:25:16 WIB
Trimegah Securities
Pemodal diminta tetap waspada, menyusul penutupan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin di bawah resistance tren naik. Membaiknya bursa regional setelah ada berita akuisisi korporasi di Amerika Serikat menjadi sentimen positif penopang indeks kemarin. Hari ini, indeks akan mencoba menguji kisaran 2.435-2.484.

Reliance Securities
Indeks berpotensi melanjutkan penguatan seiring dengan sentimen positif dari pasar regional dan global. Hari ini, indeks akan bergerak pada kisaran 2.444-2.490. Investor dapat mencermati pergerakan saham BUMI, TLKM, UNVR, SMCB, INTP, TINS, dan INCO yang diperkirakan menguat, menyusul penguatan harga minyak.
23/12/2009 – 06:13
Banyak Sentimen Positif Dongkrak Wall Street
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, New York – Indeks semakin menguat pada perdagangan Selasa (22/12) usai laporan penjualan rumah dipaparkan.

Indeks terpicu oleh sentimen positif yang datang dari laporan National Association of Realtors yang menyatakan bahwa, penjualan rumah naik 7,4% untuk November. Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi para analis, yaitu 2,5% sekaligus angka tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

Selain itu, harga surat utang yang jatuh memicu yield lebih tinggi. Hal ini menandakan bahwa para investor mulai menyadari bahwa ekonomi mulai tumbuh.

Sementara itu, dolar AS menguat terhadap euro. Ini menandakan pemulihan ekonomi di AS akan berlangsung lebih cepat dibanding di Eropa.

Pada penutupan perdagangan Selasa, Dow Jones naik 50,79 poin (0,5%) ke 10.464,93, S&P 500 naik 3,97 poin (0,4%) ke 1.118,02, dan Nasdaq naik 15,01 poin (0,7%) ke 2.252,67. Nasdaq dan S&P 500 berada pada level tertingginya sejak Oktober lalu. [mre]
22/12/2009 – 22:10
GDP AS Naik 2,2%, di Bawah Estimasi Ekonom
Asteria

(inilah.com /Agus Priatna)
INILAH.COM, New York – Pertumbuhan ekonomi (GDP) AS tercatat naik 2,2% untuk kuartal tiga 2009. kendati demikian, angka ini masih dibawah estimasi ekonom.

Departemen Perdagangan melaporkan GDP (Produk domestik bruto) AS untuk kuartal tiga 2009 naik 2,2% secara tahunan (YoY). Padahal, bulan lalu, Depdag sudah merevisi perkiraaan pertumbuhan kuartal ketiga ini menjadi 2,8%, dari estimasi semula 3,5%. Data ini juga dibawah perkiraan ekonom Wall Street yang memprediksi GDP akan naik 2,7%.

Eric Thorne, Senior Vice President di Bryn Mawr Trust, menilai, sebagian alasan estimasi direvisi turun adalah karena investasi inventori yang lebih rendah.”Jadi pertumbuhan sedikit melambat karena merosotnya persediaan. Namun hal ini dapat merencanakan tahap ekonomi yang lebih baik beberapa kuartal mendatang,” kata Thorne.

Thorne pun berharap pada 2010 akan ada perbaikan dalam perekonomian, meskipun ia khawatir investor mungkin akan kecewa dengan kecepatan dari pemulihan. “Investor mungkin berharap pemulihan ekonomi dalam beberapa bulan,” katanya. “Kami puas dengan apa yang terjadi, meski beberapa investor menginginkan banyak hal dalam waktu singkat.”
Rabu, 23/12/2009 08:11 WIB

Bursa & US$ memperkuat sinyal pemulihan global

oleh : M. Yunan Hilmi

NEW YORK (Bloomberg): Bursa saham dan dolar AS naik terdorong makin kuatnya sinyal pemulihan ekonomi di seluruh dunia sementara emas turun ke level terendah dalam 7 minggu.

Standard & Poor’s 500 Index naik 0,4% menjadi 1.118,02 pada pukul 4:11 p.m. di New York. Chicago Board Options Exchange Volatility Index atau VIX, turun di bawah 20 untuk pertama kali sejak Agustus 2008. Adapun Dollar Index bertambah 0,3%.

Penjualan rumah di AS naik lebih tinggi dari estimasi pada November dan mencapai level tertingggi sejak Februari 2007. Hal ini memperlihatkan gain di sektor ini makin menguat. Petinggi European Central Bank Juergen Stark mengatakan pertumbuhan di kawasan euro membaik pada kuartal IV. Perekonomian Inggris menciut sebesar 0,2%, lebih kecil dari prediksi kontraksi pemerinhta 0,3% sementara Denmark sudah mentas dari resesi.

“Dengan tidak adanya berita buruk, pasar dapat berlanjut naik. Investor ingin melihat gelas yang penuh dan melangkah lebih jauh,” kata Kilian de Kertanguy, fund manager Cholet-Dupont Gestion SA di Paris.

S&P 500 Index untuk bursa saham AS naik ke level tertinggi pada 1.120,27 pada akhir Maret. Indeks sempat merosot 57% menjadi 676,53 selama ancaman resesi terburuk sejak Great Depression.

Bursa saham di negara ekonomi terbesar ini tetap naik meski Departemen Perdagangan melaporkan ekspansi GDP hanya 2,2% pada kuartal III, lebih rendah dari 2,8% estimasi awal pemerintah. MSCI World Index pada 23 pasar maju naik 0,4%.

Bursa Yunani melonjak dengan ASE Index naik 4,5%, terbesar di antara 18 indeks Eropa barat. Saham Bank of Greece SA, bank terbesar di negara itu, naik 7,4%.

Saham KB Home naik 6,9% memimpin kenaikan pada 12 saham perusahaan di indeks setelah National Association of Realtors melaporkan pembelian rumah yang sudah ada naik 7,4% menjadi 6,54 juta tahunan.

Saham Barratt Developments Plc dan Taylor Wimpey Plc memimpin gain di antara perusahaan properti di Inggris, naik sedikitnya 1,7% di London setelah Goldman Sachs Group Inc merekomendasi beli atas saham itu.

Dollar Index naik menjadi 78,278, level tertinggi sejak 3 September. Dolar AS naik ke posisi tertinggi dalam 8 bulan menjadi 91,87 yen.(yn)

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s