1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

risiko FRAUD di ONLINE TRADING … 271209 27 Desember 2009

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 11:24 pm

Aturan Online Trading Harus Jelas
Minggu, 27 Desember 2009 – 12:10 wib

JAKARTA – Penerapan online trading yang semakin marak dilakukan oleh sekuritas harus memiliki aturan yang jelas untuk melindungi investor. Jika tidak, dikhawatirkan terjadi kejahatan yang memanfaatkan kemudahaan teknologi tersebut.

“Online trading member banyak kemudahan,tetapi di lain sisi tentu juga memiliki resiko.Ini yang harus mendapat perhatian dari otoritas. Sebab, perdagangan secara online di tahun-tahun mendatang bakalan marak,” ujar Pengamat Pasar Modal, Haryajid Ramelan, di Jakarta.

Menurut Haryajid, pihak otoritas dalam hal ini Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) harus menyiapkan aturan yang memadai.

Pihak regulator, harus melakukan pengawasan transaksi dengan proses online. Sebab, tingginya frekuensi yang terjadi dengan menggunakan sistem online, memiliki potensi besar dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mempermaikan harga saham di pasar bursa. Selain itu kemungkinan adanya hacking juga harus menjadi perhatian. Sebab, jangan sampai nantinya investor dirugikan akibat transaksi yang tidak dilakukan bersangkutan, namun menggunakan account milik investor tersebut.

“Kemungkinan-kemungkinan itu bisa terjadi. Sehingga harus ada pengawasan yang jelas,” terang Haryajid, yang juga ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia.

Menanggapi hal itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Wan Wei Yiong mengatakan, pihaknya tengah menyusun aturan yang akan menjadi acuan perdagangan online.Acuan tersebut akan diterapkan setelah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam- LK) mengesahkan aturan perdagangan BEI.

“Acuan tersebut akan mengatur hubungan antara anggota bursa (AB) dan nasabah.Misalnya, bagaimana cara nasabah memesan (order) saat jaringan putus,” ungkapnya. Acuan tersebut merupakan petunjuk pelaksanaan aturan perdagangan.

Dimana itu hanya merupakan penjelasan tambahan dari aturan induk yang nantinya disahkan oleh Bapepam-LK. “Ini akan menjadi penjelasan tambahan,” terangnya.

Selain itu, BEI juga memperketat standar know your clients (KYC) untuk anggota bursa yang mengimplementasikan online trading. Salah satu yang akan diatur kontrak perjanjian perusahaan efek dengan nasabah yang menggunakan fasilitas online trading.

“Dalam kontrak nasabah yang menggunakan online trading harus dicantumkan penyelesaian jika terjadi kesalahan penggunaan. Sehingga tidak menimbulkan konflik antara nasabah dengan perusahaaan efek. Harus ada disclaimer- nya,” jelas Wei Yiong. Sebelumnya, Bapepam-LK mengatakan, tengah melakukan kajian khusus untuk aturan perdagangan secara online.

Pengaturan tersebut akan dituangkan dalam peraturan perdagangan bursa yang saat sedang dibahas Bapepam-LK.

“Kita memang berencana akan mengatur soal online trading. Namun kita memerlukan waktu untuk melakukan kajian terlebih dahulu dari negara lain,seperti apa mereka mengaturnya. Apakah dalam peraturan perdangangan atau peraturan tersendiri,” ujar Kepala Biro Lembaga Transaksi Efek Bapepam-LK Nurhaida. (wdi)
(Juni Triyanto /Koran SI/rhs)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s