1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

manuver2 pamunkass 2500 bulat … 281209 28 Desember 2009

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 8:48 am

Saham Masih Bisa 2.500

KOMPAS/RIZA FATHONI
Pialang menjalankan aktivitas perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Artikel Terkait:
Wall Street Kembali Capai Level Tertinggi
Wall Street Pertahankan Kenaikan pada Hari Keempat
Perdagangan Terakhir, IHSG Naik Tipis
Saham Naik Tipis, Rupiah Masih Lemas
Ini Dia Pemberi Untung Terbesar di Bursa
SENIN, 28 DESEMBER 2009 | 08:31 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia pekan ini sekaldiperkirakan masih bisa menggapai level psikologis 2.500. “Beberapa hari menjelang penutupan perdagangan akhir tahun bursa, kami melihat indeks masih memiliki peluang untuk kembali ke level 2.500-an,” sebut analis riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono.

IHSG pada perdagangan Rabu (23/12/2009) berhasil ditutup menguat tipis 0,29 persen di 2.474,883, ditengah nilai transaksi yang minim yakni Rp 1,92 triliun seiring dengan libur panjang Natal. “Kami melihat saham-saham consumer goods, farmasi yang cenderung relatif lebih defensif, akan menjadi pilihan trading untuk pekan ini, dibandingkan dengan saham komoditas yang cenderung lebih volatile,” tambah Purwoko.

Sementara untuk hari ini ia perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.462-2.496.

EDJ

Editor: Edj
IHSG Awal Pekan Rebound 0,3%
Senin, 28 Desember 2009 – 09:36 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) awal pekan sesi pagi dibuka rebound. Pergerakan bursa di kawasan regional yang menguat serta pergerakan saham-saham unggulan, memberi imbas positif terhadap saham-saham unggulan. Seluruh saham cenderung menguat, dipimpin saham sektor pertambangan yang mengalami lonjakan 18,97 poin.

Indeks saham pada perdagangan Senin (28/12/2009) pagi rebound 7,975 poin atau setara 0,32 persen ke level 2.482,858. Sementara itu indeks LQ45 naik 1,874 poin ke posisi 489,912 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) menguat 1,189 poin ke posisi 411,849.

Sementara itu, nilai perdagangan dibuka sebanyak 29,0 juta lembar saham senilai Rp71,8 miliar. Sedangkan total frekuensi mencapai 530 kali transaksi. Terdapat 21 saham yang menguat, tiga melemah, dan 13 stagnan.

Sedangkan saham yang dibuka menguat atau top gainer, hanya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp300 ke Rp34.300 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (ITMG) naik Rp100 ke Rp30.700, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menguat Rp100 menjadi Rp22.300.

Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terkoreksi Rp250 ke Rp10.900, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp25 ke posisi Rp4.525, dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melemah Rp10 ke Rp500.

Seperti dikutip dari buletin Samuel Sekuritas Indonesia, IHSG sempat terkoreksi tajam pada awal minggu lalu, turun hingga 78,19 poin terkait dengan kekhawatiran pasar terhadap permintaan Pansus DPR agar Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani non aktif selama periode konsultasi. “Kendati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan dalam pidatonya di Kopenhagen sabtu malam, tetapi reaksi negatif pasar tetap terjadi pada perdagangan Senin tersebut,” ungkapnya, di Jakarta, Senin (28/12/2009).

Sementara, bursa regional bergerak menguat, antara lain indeks Nikkei 255 berhasil menguat 110,19 poin atau setara 1,05 persen ke posisi 10.604,9, indeks Shanghai Composite di China juga naik 50,302 poin ke posisi 3.191,655, dan indeks Hang Seng menguat 144,25 poin ke posisi 21.661,25. Begitu pula indeks Seoul Composite naik 4,61 poin ke level 1.686,95.
(css)
28/12/2009 – 10:27
Teroris Northwest Airlines Siap Rontokkan IHSG
Ahmad Munjin

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Pergerakan IHSG tiga hari terakhir di 2009 diprediksikan anjlok. Sentimen negatif dari insiden teroris di Northwest Airlines siap mewarnai indeks dengan tekanan jual.

Pengamat pasar modal, Irwan Ibrahim mengatakan, pelemahan indeks tiga hari terakhir perdagangan tahun ini karena terpengaruh negatif dari berita baru pesawat Amerika yang nyaris diledakan. Pelaku, Umar Farouk Abdulmutallab yang mengklaim anggota kelompok Al-Qaidah berusaha meledakkan pesawat.

Menurut Irwan, aksi terorisme ini merupakan berita yang sangat gawat bagi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Karena itu, indeks domestik akan terpengaruh negatif oleh faktor regional itu.

“Untuk tiga hari ke depan IHSG akan bergerak pada kisaran support 2.300 dan 2.480 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (27/12).

Karena dipastikan indeks di AS akan anjlok nanti malam, hari ini pasar Asia pun akan anjlok termasuk IHSG. Senin (28/12) ini indeks akan mengarah ke level support pertama 2.420 dan 2.350 (kedua), serta 2.480 sebagai level resistance-nya. “Tapi, bisa saja indeks mengarah ke level resistance terlebih dahulu, namun setelah itu akan turun tajam,” ujarnya.

IHSG (^JKSE), Rabu (23/12) pekan lalu ditutup menguat tipis 7,24 poin (0,29%) ke level 2.474,88. Sementara volume perdagangan mencapai 2,220 miliar senilai Rp1,2 triliun. Saham yang mengalami penurunan mencapai 105 emiten, naik 74, dan 75 saham stagnan.

Lebih jauh, Irwan mengatakan, berita dari AS itu menandakan mewabahnya kembali aksi terorisme. Northwest Airlines merupakan anak usaha Delta Air Lines yang coba diledakan meskipun usaha itu gagal. “Investor di Asia sudah tahu, bahwa indeks AS akan jatuh tajam karena itu indeks regional akan tergelincir,” paparnya.

Aksi teror ini sangat berpengaruh negatif karena terjadi di pesawat. Menurutnya, pasar masih trauma dengan kejadian 11 September 2001 (nine-eleven). Dua pesawat telah menabrak dua menara kembar kebanggaan AS, World Trade Centre (WTC). “Teroris di Pesawat Delta kemungkinan akan menjadi sinyal awal terulangnya peristiwa 11 September 2001 silam,” imbuhnya.

Di sisi lain, lanjut Irwan, indeks juga mendapat tekanan dari sentimen negatif skandal Bank Century senilai Rp6,7 triliun. Kejahatan perbankan ini menurutnya telah melebar ke mana-mana. Pada Januari 2010 Pansus DPR akan memanggil 15 saksi skandal Bank Century termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Karena itu, di pasar akan terjadi tekanan jual dan bukan lagi profit taking,” tukasnya. Apalagi nantinya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengambil tindakan. Pada saat yang sama Goerge Junus Aditjondro, seorang pengajar di Universitas Salatiga, sudah merilis sebuah buku ‘Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century’.

Berita lain yang berpengaruh negatif ke pasar adalah Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R), Marsilam Simanjuntak yang pada akhirnya mengakui kehadirannya dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) 20-21 November 2008 lalu, bukan representasi Presiden SBY melainkan sebagai penasihat Menteri Keuangan.

“Jadi sudah kacau ini. Pernyataannya berbeda-beda. Mana yang benar kita nggak tahu!” timpalnya. Sementara Presiden SBY sendiri mengaku tidak tahu-menahu perihal kucuran dana talangan senilai Rp6,7 triliun itu.

Menurut Irwan, Presiden mustahil tidak mengetahui bailout itu. Pasalnya, SBY sendiri yang menandatangai Perpu No 4 tahun 2008 tentang bailout Bank Century. “Mana mungkin nggak tahu,” ucapnya.

Irwan menandaskan, polemik politik terkait skandal Bank Century menjadi sentimen negatif di pasar. Indeks pun susah untuk naik karena sentimennya sudah sangat negatif. “Sudah kacau balau!” tandasnya. Dalam kondisi ini, pelaku pasar sebaiknya melakukan akumulasi beli dengan orientasi jangka panjang untuk sektor pertambangan.

Saham-saham pilihannya adalah PT Bumi Resources (BUMI), PT Aneka Tambang (ANTM), PT International Nickel Indonesia (INCO), PT Timah (TINS), PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Bukit Asam (PTBA), PT Adaro Energy (ADRO), dan PT Indo Tambangraya Megah (ITMG).

Menurutnya, rekomendasi beli, karena suku bunga di tingkat global dan regional masih sangat rendah. Akibatnya, meski saat ini terjadi tekanan jual, IHSG berpeluang kembalirebound. Asal, situasi dalam negeri berangsur membaik. “Setelah kasus skandal Bank Century selesai, dalam dua bulan ke depan, indeks akan kembali naik,” pungkasnya. [mdr]

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s