1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

abis cerah, terbit mendunk … 050110 5 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:11 am

Selasa, 05/01/2010 00:00 WIB

Bursa jaga optimisme
Turki, Brasil, Indonesia, dan Korsel jadi pilihan

oleh :

JAKARTA: Bursa saham membuka lembaran transaksi 2010 dengan kenaikan 1,62% (41,057 poin) ke level 2.575,41 menyusul optimisme berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional dan inflasi rendah tahun lalu.

Level itu merupakan posisi penutupan tertinggi sejak 12 Maret 2008 ketika IHSG ditutup di level 2.556. Di bursa Asia, kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin merupakan yang tertinggi kedua setelah indeks saham Vietnam yang naik 4,5%.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pelaku pasar agar tetap memelihara optimisme dan harapan positif dalam menghadapi kondisi sulit.

“Jangan pernah kita kehilangan optimisme. itu sangat penting. Kalau kita optimistis, kita sudah mencapai saparuh kemenangan,” ujarnya saat berdialog dengan pelaku pasar modal di BEI setelah membuka perdagangan saham, kemarin.

Pembukaan perdagangan saham awal tahun ini disambut dengan senyum karena adanya optimisme perekonomian dan terlepas dari belenggu krisis global.

Hal itu, lanjutnya, berbeda dengan situasi saat dia membuka perdagangan bursa di tempat yang sama pada 5 Januari 2009. Saat itu pelaku pasar diliputi kecemasan terhadap ancaman krisis perekonomian global.

“Tahun lalu di ruangan ini [gedung BEI], 5 Januari 2009, saya menyampaikan hal yang sama karena saya tahu, hati kita dirundung kecemasan situasi dunia yang tidak menentu. Kini, saya ikut bergembira melihat perdagangan hari pertama BEI yang lebih tenang, optimistis, dan punya harapan baru,” tutur Kepala Negara.

Presiden juga menyatakan cadangan devisa Indonesia yang ideal adalah sebesar US$100 miliar dari posisi saat ini US$65 miliar. Dia mengatakan jumlah tersebut sangat optimal untuk mendukung perekonomian Indonesia yang saat ini tergolong cukup besar. Adapun cadangan devisa yang ada saat ini dinilai belum optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Optimisme Presiden itu seiring dengan ekspektasi Credit Suisse Group AG. Dalam ulasannya, seperti dikutip Bloomberg, Credit Suisse memperkirakan saham di bursa emerging market bisa mencetak gain lebih dari 20% pada tahun ini, sehingga memperbesar rekor pertumbuhan tahunan.

Hal itu ditopang oleh pemulihan ekonomi AS yang berkelanjutan. Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,9% ke posisi tertinggi dalam 17 bulan ke level 998.17 kemarin. Indeks itu tahun ini diperkirakan naik 21% ke posisi 1,200, level seperti pada Juni 2008.

Credit Suisse menetapkan bursa saham di Turki, Brasil, Indonesia, dan Korea Selatan sebagai pilihan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan pemerintah akan menggenjot komunikasi dan koordinasi dengan pelaku pasar modal untuk meningkatkan peran pasar modal dalam menggerakkan sektor riil.

Pemerintah, ujarnya, akan terus menjaga perekonomian dan kondisi pasar modal di Tanah Air agar tidak terjadi seperti krisis di Dubai dan penurunan peringkat surat utang di Yunani. Krisis itu juga dapat terjadi di Indonesia apabila Indonesia lengah.

Optimisme berlanjut

Analis PT Panin Sekuritas Tbk Purwoko Sartono menilai kenaikan IHSG kemarin didorong optimisme berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional dan global pascaresesi global, di samping sentimen positif inflasi rendah.

“Pengumuman inflasi 2009 yang hanya sebesar 2,78% menambah keyakinan investor bahwa Bank Indonesia masih akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah beberapa waktu mendatang,” paparnya.

Manajer Investasi PT AAA Securities Tunggul F. Silaban menambahkan pergantian tahun yang diwarnai dengan tingginya intensitas politik memaksa para pengelola dana menunggu situasi terlebih dahulu, dengan tidak banyak memasukkan dana ke pasar. “Kalau indeks naik tinggi di tengah nilai transaksi yang tipis, pemodal biasanya berhati-hati.”

Pada perdagangan kemarin, kehati-hatian pemodal, dengan mengambil strategi menunggu dan mencermati (wait and see), tecermin dari kecilnya nilai transaksi harian senilai Rp2,37 triliun. Rata-rata nilai transaksi bursa tahun lalu berkisar Rp5 triliun.

Tunggul menjelaskan batas toleransi pemodal saat ini masih sempit karena tingginya sensitivitas terhadap isu politik nasional. Kondisi tersebut dikhawatirkan memperlemah energi January effect tahun ini.

“Faktor politik yang bergejolak bisa membuat fenomena Efek Januari tertekan. Karena itu pemodal di tengah kondisi sekarang akan merealisasikan keuntungan ketika portofolionya sudah membukukan laba transaksi 5%.”

Pada perdagangan kemarin, pemodal asing membukukan pembelian bersih Rp390 miliar. Bursa Asia bergerak variatif seperti indeks Hang Seng yang melemah 0,23%, Nikkei-225 naik 1,03%, dan Kospi menguat 0,79%. (wisnu.wijaya@bisnis.co.id)

Reportase: Bambang P. Jatmiko/ Arif Gunawan S./Sylviana Pravita R.K.N./Irsad Sati/Linda T. Silitonga

Oleh Wisnu Wijaya

Bisnis Indonesia

bisnis.com

PREDIKSI INVESTOR DAILY 5 Januari 2010: Waspadai Profit Taking Indeks
05/01/2010 07:42:28 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) rawan terkena aksi ambil untung (profit taking) setelah enam hari berturut-turut menguat. Pada perdagangan kemarin, indeks naik 41,06 poin (1,62%) menjadi 2.575,41.

“Meskipun sudah menguat dalam enam hari berturut-turut, indeks tetap berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, pemodal harus tetap mewaspadai aksi ambil untung sampai hari ini,” ujar analis Bumiputera Capital Indonesia Rahardian Setyasmoro kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (4/1).

Dia mengatakan, penguatan harga minyak di pasar global bisa menjadi salah satu penopang penguatan indeks. Selain itu, datra inflasi per Desember 2009 di bawah ekspektasi pelaku pasar juga bakal berdampak positif terhadap saham-saham perbankan. Sebab, rendahnya inflasi akan mendorong Bank Indonesia tetap mempertahankan tingkat suku bunga pada posisi 6,5%.

Secara teknikal, menurut Rahardian, investor disarankan tetap mewaspadai aksi ambil untung, karena kenaikan indeks sudah terlalu tinggi. Hari ini, indeks mulai konsolidasi menuju level resistence 2.600. Indeks akan bergerak pada level support pertama 2.547 dan kedua 2.518 dengan resistance pertama 2.590 dan kedua 2.600.  (epa)


REKOMENDASI SAHAM INVESTOR DAILY 5 Januari 2010
05/01/2010 07:43:21 WIB
Trimegah Securities
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan bergerak pada kisaran 2.540-2.600. Pada perdagangan kemarin, indeks berhasil menguat yang ditopang saham-saham unggulan. Meskipun demikian, volume dan nilai perdagangan saham kemarin masih di bawah rata-rata dan stochastic yang berada di area oversold perlu menjadi perhatian pemodal.

Optima Sekuritas
Indeks berhasil menguat 1.6% menuju level 2.575 pada perdagangan kemarin. Kenaikan indeks ditopang saham unggulan, khususnya saham sektor bank, menyusul rilis data inflasi tahun 2009 mencapai 2,78% atau terendah selama 10 tahun terakhir. Rendahnya laju inflasi menjadi sentimen positif untuk perdagangan saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga, seperti saham bank, automotif, semen, dan properti. Adapun hari ini, indeks kemungkinan melanjutkan penguatan menuju level 2.600.

Kresna Graha Securities
Kenaikan indeks pada perdagangan kemarin diproyeksikan berlanjut hingga hari ini. Potensi penguatan indeks ditunjukkan indikator RSI yang berada pada mid point 64,5 dan indikator MACD berada pada posisi 17,8 bisa memicu penguatan indeks. Hari ini, indeks bakal bergerak pada kisaran 2.547-2.590. Pemodal bisa mencermati saham TLKM, JSMR, dan SMCB.

Erdhika Elit Sekuritas
Secara teknikal, indeks berpotensi bearish reversal pada perdagangan hari ini. Indeks berpeluang bergerak pada kisaran 2.507-2.587 setelah ditutup naik 41,06 poin menjadi 2.575,41 pada perdagangan kemarin. Pemodal dapat mencermati saham PGAS dan ADRO sepanjang hari ini.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s