1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

pemberani, dicari … beneran neh : 070110 7 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:07 pm

Rhenald Kasali
Membangun Masyarakat Entrepreneur
Kamis, 7 Januari 2010 – 09:32 wib

BEBERAPA waktu lalu saya pernah menulis bahwa tahun ini tahun entrepreneur. Beberapa waktu lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga berbicara pentingnya mencetak usahawan-usahawan baru.

Para menteri, baik Menteri Pendidikan Nasional maupun Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, kemudian memasukkan hal ini dalam program 100 hari. Yang terakhir, majalah Entrepreneur yang terbit di Amerika Serikat dan menjadi acuan para entrepreneur global, pada edisi penutup 2009, ternyata juga menyebut 2010 sebagai The Year of Entrepreneur.

Entrepreneur Modern

Apa yang saya maksud tentu saja bukan sekadar entrepreneur jadi-jadian. Anda boleh saja punya usaha besar dan terkenal, tapi bagaimana profesionalisme dan keberlangsungannya? Harap dicatat, di negeri ini sudah ada 52,7 juta usaha kecil dan menengah yang menampung lebih dari 90 juta tenaga kerja. Tetapi kalau kita tengok ke dalam, sebagian besar usaha mereka adalah usaha yang dikelola secara asal-asalan, sekadar bisa menghidupi, dan sangat informal.

Itulah sebabnya mereka sulit tumbuh menjadi usaha kelas menengah dan akses terhadap permodalan terbatas. Mereka tidak bisa mendapatkan kredit, selain kredit mikro karena pencatatannya tidak ada dan akibatnya tidak bankable. Selain usaha-usaha itu harus modern, para pembuat kebijakan juga harus memikirkan cara menjadikan usaha-usaha itu unggul dan berdaya saing. Seperti yang kita lihat saat ini, saat negeri ini harus menjalankan kesepakatan perdagangan bebas (FTA) dengan negara-negara ASEAN dan China. Saat produk-produk buatan China menjadi “darling” bagi para UKM, maka satu per satu industri kita jatuh berguguran.

Membangun masyarakat entrepreneur atau entrepreneurial economy jelas bukan sekadar menambah daftar jumlah pelaku ekonomi. Kita tidak cukup melakukannya dengan membuka akses permodalan saja, melainkan juga perlu memodernkan dan menciptakan kekuatan-kekuatan baru yang berdaya saing tinggi. Di negara-negara industri, daya saing dibangun dengan policy economy yang memungkinkan pelaku usaha mampu bersaing secara sehat.Namun, di Indonesia ini pekerjaan rumahnya masih sangat banyak. Kita perlu iklim usaha yang benar-benar sehat, tapi kita juga perlu strategi.

Strategi keunggulan daya saing itu tidak bisa dibangun dengan infrastruktur dan investasi saja.Peran lokasi, industri-industri penopang, badan-badan riset dan dunia pendidikan akan sangat menentukan.Dalam strategi, peran-peran itu kita kelompokkan dalam apa yang disebut institute for collaborations. Itulah yang dilakukan oleh Malaysia, Thailand,Vietnam,dan kini dijalankan oleh Singapura, India, dan China. Namun itulah yang belum dijalankan di sini, di Filipina dan di Myanmar.

Entrepreneurial Economy

Di Amerika Serikat sendiri,gema entrepreneurial economymulai berbunyi keras. Setelah dilanda krisis, banyak orang kehilangan kepercayaan pada perusahaanperusahaan besar.Apalagi setelah banyak industrinya pindah ke China, kini ada banyak profesional muda beralih menjadi owner, menjalankan usahanya sendiri.

Henrik Fisker, 46, adalah contohnya. Mantan desainer kepala perusahaan automotif BMW dan Aston Martin ini sekarang mendirikan perusahaan automotif Fisker. Modalnya USD529 juta, didapat dari pinjaman yang diberikan Departemen Energi Amerika Serikat. Berbeda dengan Detroit yang mempekerjakan ribuan orang, Fisker hanya menampung 50 orang karyawan. Namun, di balik itu Fisker berhubungan dengan lebih dari 80 pemasok dari segala penjuru dunia. Diperkirakan tiga tahun lagi merek baru ini akan segera menyaingi mobil-mobil buatan General Motor. Selain Fisker, ada William Wang yang memperkenalkan televisi layar datar merek Vizio dan dalam tempo sekejap meraih penjualan sebesar USD1,9 miliar.

Wang cukup bekerja dengan 162 orang di California. Mike Michaud, yang usianya baru kepala dua namun baru saja dipecat oleh jaringan ritel elektronik Circuit City, dengan modal hanya USD5.000 kini berhasil dalam bisnis website TV Network.Dalam waktu singkat, mereka berhasil meraih penjualan di atas USD150 ribu sebulan. Masih banyak lagi kisah menarik lainnya, sama seperti kita mendengarkan Hengky Eko, lulusan ITS dan UI yang berhasil memasarkan bakso malang melalui lebih dari 150 outlet di seluruh Indonesia, atau Syammahfuz Chazali yang berhasil mendapatkan order membuat batu bata dari kotoran sapi ke luar negeri,sampai Firmansyah Budi Prasetyo yang berhasil membangun sekitar 500 outlet TelaKrezz.

Semua fakta-fakta ini menunjukkan entrepreneur hanya bisa eksis kalau pemerintahannya juga dibangun di atas konsep ekonomi entrepreneur. Entrepreneurial Economy adalah suatu konsep yang didasarkan oleh sistem yang memungkinkan para entrepreneur bergerak cepat, dengan biaya-biaya overhead yang rendah, berbasiskan struktur usaha kecil-menengah yang adaptif dan didukung industri-industri penopang yang lengkap serta pasokan SDM dari universitas-universitas atau SMK yang berkualitas. Itulah yang kita butuhkan untuk membangun daya saing ekonomi Indonesia dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian ini.

Kita perlu negara yang sehat,yang para politisinya berpikir sehat. Negara tak boleh menjadi sumber ketidakpastian karena politisinya haus kekuasaan, senang berkelahi, berbeda pendapat asal-asalan, dan mudah menyimpan dendam. Kita perlu birokrasi yang profesional dan bekerja cepat. Tapi kita juga perlu strategi yang bisa dieksekusi. Itulah sumber kemenangan masa depan. (*)

Rhenald Kasali
Ketua Program MM UI
(Koran SI/Koran SI/rhs)
Empat Profesi bagi Pecandu Internet
Kamis, 07 Januari 2010 15:00 WIB
corbisimages.com
APAKAH Anda termasuk orang yang betah duduk berlama-lama berhadapan dengan komputer demi sekadar berselancar di dunia maya? Jika iya, sejumlah profesi berikut ini barangkali bisa menjadi rekomendasi tepat sebagai pilihan karier Anda.

1. Konsultan merek
Setiap perusahaan, organisasi, bahkan individu ingin memiliki sebuah merek sebagai identitas yang membuat konsumen langsung mengenali dan memberikan respon positif. Sebagian besar branding tersebut terbentuk secara online, melalui kampanye iklan, interaksi pers serta konsumen. Konsultan merek membantu perusahaan mengidentisikasikan merek seperti apa yang mereka inginkan dan membantu menciptakannya serta menjaganya tetap konsisten. Mereka harus bisa mengetahui apa yang disukai dan tidak disukai target audiens, sehingga sedapat mungkin selalu berada di depan untuk mendapatkan sorotan sekaligus mengukur reaksi audiens.

2. Public relation
Dunia public relation (PR) selalu sibuk dan berubah sepanjang waktu. Apa yang harus dilakukan oleh seorang PR berbeda-beda tergantung kebutuhan perusahaan atau organisasi tempat bekerja. Akan tetapi, esensi pekerjaannya sesungguhnya sama saja yakni memantau publikasi media yang diperoleh dan menerapkan pengendalian kerusakan jika diperlukan. Seorang manajer PR memberikan wawancara secara online, tercetak, atau melalui radio dan televisi atas nama perusahaan. Manajer PR juga harus memantau setiap berita dan kritik, baik online maupun offline, yang menyangkut nama perusahaan ataupun kompetitor dan mempersiapkan respon untuk menjawab setiap pertanyaan yang mungkin muncul di sepanjang jalan.

3. Tenaga perekrut
Teknologi internet telah mengubah industri selama satu dekade terakhir, termasuk dalam cara perusahaan merekrut calon pegawai. Saat ini, para pencari kerja bisa mem-posting riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keahlian mereka di berbagai situs untuk ditemukan para perekrut yang memerlukan talenta baru. Dengan mendaftarkan diri ke sebuah situs jejaring sosial, para pencari kerja memiliki akses menuju ribuan calon majikan potensial dengan sekali klik.

4. Konsultan media sosial
Kemunculan media sosial terbilang relatif baru di dunia bisnis, begitu pula dengan posisi konsultan media sosial. Di beberapa perusahaan, seorang konsultan media sosial memiliki kesibukan tingkat tinggi. Sedangkan di beberapa perusahaan lainnya profesi ini merupakan pekerjaan paruh waktu untuk anak magang. Konsultan media sosial diperlukan untuk menjaga interaksi dengan konsumen secara online. Perusahaan membutuhkan seseorang untuk mengelola akun twitter, facebook, myspace, dan lain sebagainya. Konsultan media sosial dapat pula bekerja berdampingan dengan public relation atau konsultan merek dalam menjalankan tugasnya. (OL-08)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s