1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

prediksi gw 21 taon yang lampau … 080110 8 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:03 pm

… sejak 1988, gw ngoceh2 pada tante gw di amrik: CHINA WILL BE THE REAL ECONOMY DRAGON TO COME … lalu 2008, gw posting di blog gw :  http://ekonomitakseriuslagi.blogspot.com/2009/03/terlanjur-cinta-should-capitol-of.html#links … 2010, prediksi itu beneran semakin TERJELMA :  http://ekonomitakseriuslagi.blogspot.com/2010/01/kenangan-terindah-giant-c-is-coming-2.html … 21 taon yang lalu, itu LAMA ABIS YO … TAPI C BERGERAK LAMBAT TAPI MANTAPPPPPPPP DAH … indo? well, masuk di BARISAN BRIIC atawa chinDONESIA seh, namun HARUS KOMPAK BERSATU DAN MAKIN GCG FULL DAH … well, kita liat aja

Iklan
 

DASAR segala DASAR investasi saham

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 12:41 pm


… DASAR DARI SEGALA DASAR BERINVESTASI gw … jadi gw bisa menghubung-hubungkan dan mengaitkan SEMUA FAKTOR DASAR FUNDAMENTAL INVESTASI menjadi KESATUAN YANG KUAT dan BENAR … indahnya …

KEDEWASAAN INVESTOR SAHAM yg gw iri dah

JENIS INVESTOR SAHAM INDON

HUKUM RUMOR BURSA n SAHAM GORENGAN

UNDUH_DOWNLOAD FILE2 EXCEL RUMUS TRADING

ORDER TRANSAKSI HARIAN SAHAM gw

RUMUS TRADING SAHAM HARIAN

ANALISIS TEKNIKAL SEDERHANA SETIAP HARI lho

the NEW saham bumi

TAKTIK TRANSAKSI FOKUS LABA DI TREN TURUN

 

rumus strategi trading YANG LEBE SEDERHANA … 080110

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 9:26 am

… baca dulu strategi trading menurut analis pro di link ini : https://transaksisaham.wordpress.com/2009/10/20/gw-mesti-baca-posting-ini-201009/; baru baca selanjutnya …
… gw makin sederhanain cara / rumus strategi trading fokus laba harian … elo bole download / unduh file xls nya di link ini : http://sites.google.com/site/ekonomibanget/Selamat-Jumpa/ambil-file-rumus-inves-trading.. judul file: kalkulasi target revisi sederhana.xls
… lebe cepat gw jelasin aja sbb:
… TENTUKAN TARGET LABA YANG PALING ANDA HARAPKAN, misalnya 100 Jt
… TENTUKAN BERAPA LAMA WAKTU YANG DIBUTUHKAN? misalnya 6 BULAN
… ketentuan umum: 1 BULAN TERDIRI DARI 20 HARI KERJA BURSA
… LALU HITUNG BERAPA TARGET LABA HARIAN YANG ANDA HARAPKAN, yaitu: TARGET LABA SEBENARNYA DIBAGI 120 HARI … ini rumus trading pertama
… LALU ANDA TENTUKAN BERAPA JUMLAH LOT SAHAM SESUAI BESAR POIN GAIN YANG DIKEHENDAKI …
… PALING SEDERHANA: GAIN 1 POIN … nah nilai gain 1 poin bervariasi, misalnya pada tingkat harga 100 perak, gain 1 poin = 1 … pada tingkat harga 1500, gain 1 poin = 10 … pada tingkat harga 7500, gain 1 poin = 50 … pada tingkat harga saham bumi, yaitu sekira 2500, gain 1 poin = 25 …
… ketentuan umum: 1 lot = 500 saham; harga saham adalah harga per satu saham
… JUMLAH LOT YANG DITRANSAKSIKAN (RUMUS TRADING KEDUA) = TARGET LABA HARIAN DIBAGI TERHADAP TARGET LABA 1 POIN DIKALI JUMLAH SAHAM/LOT

… MODAL INVESTASI ANDA (RUMUS TRADING KETIGA) = JUMLAH LOT EKSPEKTASI KALI JUMLAH LOT SAHAM KALI HARGA SAHAM EKSPEKTASI
… neh contohnya SKENARIO 01 :

… bole juga baca2 posting2 gw sebelum ini soal rumus2 trading : https://transaksisaham.wordpress.com/2009/12/10/rumus2-aneh-strategi-trading-harian-demi-laba/ ; https://transaksisaham.wordpress.com/2009/12/17/akhirnya-formulir-itu-datang-juga-171209/ ;

… kalo mo liat 15 SKENARIO TRADING HARIAN gw, silakan unduh file xls yang gw sebut di atas : kalkulasi target revisi sederhana.xls dari SITUS INVESTOR INDONESIA JAYA di link ini : http://investorindonesiajaya.yolasite.com/

… termasuk ANDA wajib menggolongkan diri sebagai INVESTOR JENIS APA :  https://transaksisaham.wordpress.com/2009/12/19/investor-inves-di-bei-jauh-lebe-banyak-jumlahnya-191209/

… trading sehari dapat gain 1%, dalam setaon 200 hari bursa berarti ekspektasi 200% di tangan dah … coba baca posting ini :  https://transaksisaham.wordpress.com/2010/01/26/3-dalam-3-hari-terakhir-jan-2010-260110/

 

080110, jelang libur mingguan :) … 080110

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:28 am

Jumat, 08/01/2010 16:11 WIB
Transaksi Rp 6 Triliun, IHSG Perkasa Genggam 2.600
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detikFinance) Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mempertahankan diri di atas level 2.600 dengan volume dan nilai transaksi besar. Saham-saham pertambangan dan perkebunan memimpin kenaikan IHSG.

Sepanjang perdagangan hari ini, kubu pembeli perkasa menjaga lantai perdagangan dari serangan-serangan kecil kubu penjual. Meski sempat menyentuh zona negatif pada awal perdagangan, namun dengan cepat para pembeli mengambil alih tahta perdagangan.

Nilai transaksi membengkak mencapai Rp 6 triliun dan begitu pula dengan volume transaksi mencapai 7 miliar saham lantaran ramainya transaksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan volume mencapai 799 juta saham senilai Rp 2,288 triliun.

Pada perdagangan Jumat (8/1/2010), IHSG ditutup naik 27,475 poin (1,06%) ke level 2.614,370. Indeks LQ 45 juga naik 5,742 poin (1,12%) ke level 515,188. Ineks saham pertambangan naik tajam 63,780 poin (2,71%) ke level 2.409,813, sedangkan indeks saham perkebunan naik 27,723 poin (1,44%) ke level 1.952,190.

Rentang pergerakan IHSG hari ini berkisar antara 2.583,847 di titik terendah dan tertinggi pada level 2.614,536. IHSG ditutup pada level tertinggi untuk hari ini, mengindikasikan tren kenaikan akan terus berlanjut pada perdagangan pekan depan.

Seluruh bursa-bursa regional Asia juga bertahan di teritori positif mengiringi bursa-bursa Eropa yang sebagian besar berada di zona hijau.

Indeks Hang Seng naik 27,30 poin (0,12%) ke level 22.296,75.
Indeks Nikkei-225 naik 116,66 poin (1,09%) ke level 10.798,32.
Indeks Straits Times naik 8,75 poin (0,30%) ke level 2.922,00.
Indeks KOSPI naik 11,81 poin (0,70%) ke level 1.695,26.

Perdagangan saham sesi I hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 112.449 kali pada volume 7,86 miliar lembar saham senilai Rp 6,062 triliun. Sebanyak 116 saham naik, 50 saham turun dan 90 saham stagnan.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 22.150, Kentucky Fried Chicken (FAST) naik Rp 800 ke Rp 6.000, United Tractors (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 16.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 11.000, Sinar Mas Agri Resources (SMAR) naik Rp 200 ke Rp 3.100, Astra International (AASII) naik Rp 200 ke Rp 34.400, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 200 ke Rp 2.900, Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 25.250.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Rig Tender (RIGS) turun Rp 170 ke Rp 540, BCA (BBCA) turun Rp 125 ke Rp 4.850, Anker Bir (DLTA) turun Rp 100 ke Rp 62.000, Bayan (BYAN) turun Rp 50 ke Rp 5.600, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 7.650.
(dro/qom)
Jumat, 08/01/2010 16:11 WIB

IHSG menutup pekan ini naik 1,06% ke 2.614,37

oleh : Pudji Lestari

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 1,06% atau 27,47 poin ke level 2.614,37 pada penutupan perdagangan hari ini dimotori saham batu bara. Ini merupakan kenaikan tertinggi kedua di kawasan.

Mengakhiri pekan ini, indeks berhasil kembali ke level psikologis 2.600. Tekanan yang membayangi indeks kalah kuat oleh desakn kenaikan saham komoditas dan sentimen regional yang positif. Sepanjang pekan ini indeks sudah naik total 3,16% atau 80,01 poin dibandingkan dengan penutupan akhir tahun 2.534,35.

Indeks menyentuh level tertinggi 2.614,54 dan posisi terendah di 2.583,85 sepanjang perdagangan hari ini. Jumlah saham yang membukukan kenaikan harga mencapai 107, nyaris tiga kali lebih banyak dari yang turun sebanyak 46 saham. Sebanyak 242 saham lainnya tak beranjak dari posisi penutupan sebelumnya.

Saham PT Bumi Resources Tbk yang melonjak 7,41% atau Rp200 menjadi Rp2.900 menyumbang kenaikan 5,05 poin bagi indeks. PT Danareksa Sekuritas merekomendasikan pemodal mencermati saham pertambangan seperti Bumi menyusul kenaikan harga komoditas. Lalu, JP Morgan Securities Indonesia menetapkan overweight terhadap saham ini dengan target harga Rp3.500.

Saham PT Adaro Energy Tbk berada di belakang Bumi dengan sumbangan 5,00 poin setelah harganya naik Rp120 menjadi Rp1.960. Saham PT Gudang Garam Tbk berkontribusi 3,13 poin setelah harga saham naik Rp1.250 menjadi Rp22.150.

Kenaikan harga saham pertambangan batu bara dan produsen rokok ini ini membatasi penurunan IHSG yang dimotori oleh saham PT Bank Central Asia Tbk. Saham bank ini menekan indeks setelah harganya turun Rp125 menjadi Rp4.850, mengurangi indeks 3,97 poin.

Volume transaksi pada perdagangan hari ini tercatat sebanyak 7,37 miliar saham dengan nilai transaksi yang menembus Rp6 triliun.

Penguatan IHSG ini tampaknya juga dipengaruhi oleh sentimen regional. Mayoritas indeks menghijau dengan kenaikan tertinggi dialami Nikkei 225 sebesar 1,09% ke level 10.798,32 dan kedua tertinggi adalah kenaikan IHSG. Dari 20 indeks bursa di Asia Pasifik yang dipantau Bloomberg, hanya lima indeks yang mengalami tekanan turun. Penurunan terbesar 2,33% dialami oleh Ho Chi Minh ke level 520,90.

Untuk nilai tukar, rupiah di pasar spot diperdagangkan menguat 0,16% atau Rp15 ke level Rp9.220 terhadap dolar AS, dibandingkan dengan posisi sebelumnya Rp9.235.

bisnis.com
Investor Asing Masih Teruskan Aksi Beli
Jumat, 8 Januari 2010 | 03:00 WIB

Jakarta, Kompas – Indeks harga saham dalam negeri kembali terkoreksi menyusul aksi ambil untung serta pengaruh dari pelemahan bursa regional. Namun, investor asing masih terus melakukan aksi beli terhadap saham-saham yang dinilai berpotensi menguat signifikan.

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis (7/1), Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 16,4 poin atau 0,64 persen menjadi 2.586. Sementara Indeks LQ-45 dan Indeks Kompas100 yang beranggotakan saham-saham unggulan masing-masing turun 0,73 persen dan 0,69 persen menjadi 509 dan 625.

Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan dalam negeri ini dipengaruhi aksi ambil untung investor setelah Senin dan Selasa lalu harga saham menguat signifikan. Aksi ambil untung ini juga dilakukan bersamaan dengan pelemahan yang terjadi di bursa regional.

Kecuali bursa China, pada perdagangan kemarin indeks di bursa regional ditutup melemah. Indeks di bursa Hongkong turun 0,66 persen, bursa Jepang turun 0,46 persen, dan bursa Singapura turun 0,65 persen.

Adapun nilai tukar rupiah masih terus mengalami penguatan, yaitu dari Rp 9.275 menjadi Rp 9.262 per dollar AS. Penguatan ini adalah yang keempat kalinya sejak awal tahun atau sejak Senin lalu dengan total kenaikan Rp 120 per dollar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah ini menjadi salah satu indikasi masuknya aliran modal asing ke sektor keuangan Indonesia, termasuk ke pasar modal.

Sampai kemarin, investor asing masih mencatatkan pembelian bersih atas saham-saham di BEI, yaitu sebesar Rp 237 miliar. Dengan demikian, terhitung sejak Senin lalu, total pembelian bersih investor asing atas saham-saham di dalam negeri tercatat Rp 1,94 triliun.

Masih kuatnya minat beli investor asing ini menjadi salah satu penahan indeks harga saham turun lebih dalam. Pada perdagangan sesi kedua, IHSG sempat melemah hingga ke level 2.570 atau turun 1,26 persen.

Faktor lain yang menahan penurunan indeks lebih dalam adalah penguatan signifikan saham-saham sektor perkebunan, seperti saham Astra Agro Lestari naik Rp 950 atau 3,94 persen menjadi Rp 25.050, saham Sampoerna Agro menguat Rp 150 atau 5,31 persen menjadi Rp 2.975, dan saham London Sumatera naik Rp 500 atau 5,75 persen menjadi Rp 9.200.

Dari 10 indeks sektoral di BEI, terdapat 4 sektor yang menguat, yaitu perkebunan, pertambangan, industri dasar, dan konstruksi. Indeks sektor perkebunan mencatat penguatan tertinggi, yaitu 4 persen.

Harga minyak

Analis Anugerah Securindo, Viviet Savitri Prapita Putri, mengatakan, penguatan signifikan saham-saham perkebunan ini dipengaruhi kenaikan harga minyak dunia. Menurut dia, harga minyak yang saat ini diperdagangkan di kisaran 83 dollar AS per barrel berpotensi kuat mendorong kenaikan harga CPO karena harga kedua produk tersebut biasanya bergerak paralel.

Selain terhadap saham perkebunan, Viviet mengatakan, penguatan harga minyak juga mendorong harga saham-saham sektor pertambangan, khususnya batu bara. Kenaikan harga minyak dipastikan akan meningkatkan permintaan batu bara dunia karena batu bara merupakan produk substitusi dari minyak.

Terkait dengan aksi beli investor asing, Viviet memperkirakan, hal itu masih akan terus berlanjut karena saat ini Indonesia menjadi salah satu negara tujuan investasi yang paling digemari, selain China dan India.

Tingginya minat investor asing ke pasar modal Indonesia sebelumnya juga disampaikan Presiden Direktur JP Morgan Indonesia Rizal B Prasetijo dan Presiden Direktur PT Fortis Invesments Tino Moorrees. Rizal dan Tino mengatakan, investor global menilai Indonesia sebagai satu dari sedikit negara di dunia yang memiliki prospek ekonomi cukup baik yang didukung sumber daya alam berlimpah.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan akan adanya aliran dollar AS dalam jumlah sangat besar hingga sekitar 2.400 miliar dollar AS atau sekitar Rp 22.800 triliun pada tahun 2010 ke pasar internasional. (REI)

08/01/2010 – 12:39
Inilah Ide Trading Sesi II
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – PT CIMB Securities Indonesia merekomendasikan empat saham yang bisa trading sell atau buy maupun buy on weakness untuk perdagangan hari ini.

Riset CIMB menuliskan Barito Pasific (BRPT) direkomendasikan trading buy atau trading sell dengan target harga Rp1.330, Hexindo Adiperkasa (HEXA) direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp3.425, Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) direkomendasikan buy on weakness dengan target harga Rp4.000, Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) direkomedasikan trading sell dengan target harga Rp14.400.

CIMB melaporkan IHSG berpeluang untuk ditutup koreksi hari ini setelah CDS mulai naik sementara harga komoditas terkoreksi kemarin. Freday effect juga sepertinya memliki peran untuk hari ini.

Penutupan perdagangan sesi 1, HEXA ditutup naik Rp25 ke Rp3.450, BRPT ditutup naik Rp20 ke Rp1.350, PGAS pun ditutup turun Rp25 ke Rp3.975, serta INTP ditutup naik Rp100 ke Rp14.500. [san/cms]

Bursa Asia yang kemarin melemah tampaknya cukup sulit di akhir pekan ini untuk bersikap optimis. Pergerakan flat merupakan pola yang memungkinkan karena para investor di Asia juga akan mengikuti sikap wait and see Wall Street. Selain itu harga komoditas yang melemah membuat bursa Asia kehilangan sentimen. Dilihat dari sisi teknikal, IHSG bergerak dalam kisaran 2570-2630. Untuk stock pick, kami merekomendasikan GZCO, UNTR, ITMG, INDF, TLKM, PGAS

Author : Research Department

Dow Jones naik 33pts (0,3%), ditutup pada 10606
Nasdaq turun 1pts (0,05%) ditutup pada 2300
S&P500 naik 4,5pts (0,4%) ditutup pada 1141

Dow Jones kembali naik tipis, bertambah 33pts (0,3%), ditutup pada 10606. Para investor masih memilih untuk tidak agresif sebelum keluarnya data pengangguran bulan Des09 pada malam hari ini. Berita ekonomi penting yang diumumkan semalam adalah angka pengangguran mingguan hanya naik tipis, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Sementara di dunia lain, China menaikkan tingkat bunga acuan, membuat dunia terhenyak karena hal ini merupakan pertanda bahwa China melakukan kebijakan uang ketat dan terlihat khawatir dengan inflasi. Kebijakan China ini memberi tekanan pada harga komoditas, namun harga minyak bumi berhasil bertahan di level US$82/barel.

Author : Research Department

Jumat, 08/01/2010 07:24 WIB
Tekanan Jual Masih Tekan IHSG
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya melemah setelah mengalami rally terus menerus. IHSG akhirnya turun dari tahta 2.600.

Pada perdagangan Kamis (7/1/2010), IHSG ditutup melemah 16,402 poin (0,64%) ke level 2.586,895. IHSG tidak seramai hari sebelumnya dengan transaksi hanya senilai Rp 4,013 triliun.

Tekanan jual IHSG diprediksi masih akan berlanjut hingga perdagangan Jumat (8/1/2010) ini. Investor kembali berhati-hati setelah sempat terkena euforia pada awal tahun.

Investor akan melakukan aksi beli selektif sehingga membuat IHSG akan bergerak variatif. Sentimen positif dari bursa regional diharapkan bisa menahan tekanan jual pada perdagangan akhir pekan ini.

Namun aliran dana-dana asing diprediksi masih akan terus kuat. Dalam 4 hari terakhir, total beli bersih asing di pasar saham telah mencapai Rp 2 triliun.

Dari bursa global, bursa Wall Street kemarin ditutup menguat kecuali Nasdaq. Investor meyakini angka pengangguran yang akan dirilis akhir pekan ini menunjukkan perbaikan.

Pada perdagangan Kamis (7/1/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 33,18 poin (0,31%) ke level 10.606,86. Indeks Standard & Poor’s 500 menguat tipis 4,55 poin (0,40%) ke level 1.141,69 dan Nasdaq melemah 1,04 poin (0,05%) ke level 2.300,05.

Sementara Bursa Jepang kembali melanjutkan penguatannya. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat hingga 76,15 poin (0,71%) ke level 10.757,81.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Panin Sekuritas:

IHSG kembali bergerak melemah melanjutkan penurunan yang terjadi sehari sebelumnya. Profit taking pada saham bluechip mendorong indeks turun -0,64% ke 2.586,895. Disisi lain terlihat saham berbasis komoditas (perkebunan/pertambangan) mampu menahan indeks terperosok lebih dalam. Ekspektasi naiknya demand akan komoditas mendorong terjadinya aksi beli terhadap saham perkebunan dan pertambangan.

Sementara hari ini kami melihat indeks masih akan tertekan meski dalam kisaran terbatas. Diindikasikan mulai muncul selective buy terhadap saham-saham yang diproyeksikan mempunyai prospek cerah pada 2010. Kisaran support-resistacne 2.559-2.605.

eTrading Securities:

Pada perdagangan kemarin index ditutup melemah 16.4 poin (0.62%) ke level 2,586 di karenakan masih adanya aksi profit taking pada saham-saham bluechip seperti TLKM, ASII dan BMRI. Secara Teknikal Indeks berpotensi melemah, indicator stochastic sudah menunjukan overbought sinyal.

Untuk perdagangan hari ini indeks masih akan bergerak mixed dikisaran 2,565 – 2,605. Pemodal dapat mencermati saham-saham BTEL, INDY, INTP dan ADRO.

(qom/qom)