1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

biasa dah… abis euforia, pada mikir ulank : 140110 14 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:43 am

IHSG Ditutup Rebound Tipis
Kamis, 14 Januari 2010 – 16:06 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan saham sore ini. Pergerakan bursa di kawasan Asia Pasifik yang mengalami penguatan, memberi imbas nyata pada penutupan saham sore ini.

Pada penutupan perdagangan Kamis (14/1/2010) sore, IHSG naik 12,309 poin atau setara 0,47 persen menjadi 2.645,181. Sementara itu, indeks LQ45 juga menguat 520,802 atau naik 2,284 poin, begitu juga dengan Jakarta Islamic Indeks (JII) yang naik 4,094 ke posisi 439,341.

Terpantau, sore ini tercatat nilai transaksi sebanyak Rp4,301 triliun dengan volume sebanyak 6,678 miliar lembar saham, dengan total transaksi sebanyak 108.895. Sebanyak 127 saham mengalami kenaikan, sementara sebanyak 60 saham melemah, dan 73 saham terpantau stagnan.

Seluruh saham cenderung bergerak mixed, seperti sektor agribisnis yang naik 13,929 poin, konsumsi malah melemah 2,25 poin dan sektor perbankan juga naik tipis sebesar 0,24 poin. Sementara sektor pertambangan berhasil memimpin penguatan saham yang naik hingga 44,87 poin.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain saham dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.000 menjadi Rp33.800, PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik sebesar Rp550 menjadi Rp18.300, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp450 ke posisi Rp35.550, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp300 ke level Rp14.550, dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik Rp300 menjadi Rp6.300.

Sementara saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp300 menjadi Rp13.750, PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) turun Rp100 menjadi Rp550, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp100 menjadi Rp3.850, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) sebanyak Rp100 menjadi Rp23.450, dan PT Smart Tbk (SMAR) turun Rp75 menjadi Rp3.125.

Sementara, bursa regional cenderung bergerak menguat, antara lain indeks Nikkei 255 menguat 172,65 poin atau setara 1,61 persen ke posisi 10.907,68, indeks Shanghai Composite di China naik 42,892 poin ke posisi 3.215,55, dan indeks Seoul Composite naik 14,36 poin ke level 1.685,77. Namun, indeks Hang Seng malah anjlok 31,65 poin ke posisi 21.716,95.(css)
IHSG Ditutup Naik 0,47 Persen
Kamis, 14 Januari 2010 | 16:38 WIB

KOMPAS/YUNIADHI AGUNG

TERKAIT:
Saham dan Rupiah Melaju
IHSG Kembali Positif
Saham Masih Dibayangi Mendung
Investor Optimistis, Wall Street Menguat
Saham Hari ini: “Selective Buy”
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia Kamis (14/1/2010) sore berhasil mempertahankan kenaikannya, meski sedikit turun dibandingkan dengan penutupan sesi pertama.

IHSg ditutup bertambah 12,309 poin atau 0,47 persen pada 2.645,181. Sektor perdagangan dan pertambangan menjadi pemimpin kenaikan indeks hari ini. Pada perdagangan sesi pertama IHSG ditutup naik 0,99 persen.

Sementara indeks Kompas100 meningkat 0,47 persen, kemudian indeks LQ45 menguat 0,44 persen, serta Jakarta Islamic Index naik 0,94 persen.

Pada perdagangan hari ini 114 saham naik masih mendominasi dibandingkan 56 sahan turun dan 70 saham stagnan. Adapun transaksi mencapai Rp4,3 triliun dari 108.895 kali transaksi dengan volume 6,678 miliar saham.
Sesi II Tutup
Sentimen Mancanegara Topang Posisi IHSG
Indeks di BEI menguat 0,46% ke level 2.645, sedang rupiah bercokol di posisi 9.165/US$.
KAMIS, 14 JANUARI 2010, 16:14 WIB
Antique

BERITA TERKAIT
Ambil Untung Berlanjut, IHSG Tergerus 26 Poin
Investor Beli Selektif, IHSG Makin Melaju
Saham Astra Topang IHSG di Level Positif
Aksi Beli Selektif Angkat IHSG
IHSG Ikuti Tekanan Jual Regional
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berakhir positif di penutupan transaksi menjelang akhir pekan ini, setelah berhasil berbalik arah menguat (rebound) pagi tadi.

Analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi berpendapat, penguatan yang terjadi pada beberapa bursa di wilayah global dan regional, serta penurunan tajam indeks dalam negeri kemarin menjadi beberapa variable penggerak IHSG hari ini.

“Kenaikan harga minyak dunia menjadi US$79,95 per barel dan penguatan sebagian besar harga komoditas global juga menjadi pemicu,” kata dia melalui risetnya kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis, 14 Januari 2010.

Akhmad mengakui, beberapa saham berfundamental kuat dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar dipandang turut mewarnai pergerakan indeks domestik menjelang akhir pekan ini.

IHSG pada penutupan transaksi hari ini, menguat 12,31 poin (0,46 persen) ke level 2.645,18. Pada akhir sesi I tadi, indeks berakhir terangkat 26,04 poin atau 0,98 persen di posisi 2.658,92

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,30 triliun dan volume tercatat 13,35 juta lot, dengan frekuensi 108.895 kali. Sebanyak 127 saham menguat, 60 melemah, 73 ditutup stagnan, serta 222 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 947,03 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 965,46 miliar.

Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Indeks Hang Seng turun 31,65 (0,15 persen) ke level 21.716,95, tetapi Nikkei 225 menguat 172,65 atau 1,61 persen menjadi 10.907,68, dan Straits Times terangkat 23,67 persen (0,82 persen) di posisi 2.912,05.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang menguat cukup besar di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp 1.000 atau 3,04 persen ke level Rp 33.800, PT Astra International Tbk (ASII) menguat Rp 450 (1,28 persen) menjadi Rp 35.550, dan PT Indosat Tbk (ISAT) terangkat Rp 200 atau 4,12 persen di posisi Rp 5.050.

Sementara itu, dia mengakui, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pun ikut menjadi katalis bergairahnya kembali pasar modal dalam negeri.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.165 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.155/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.130 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu, 13 Januari 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.180-9.208/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Kamis, 14/01/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 12 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance

(foto: dok detik Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil bertahan di zona positif, meskipun pada perdagangan sesi II tampak adanya tekanan jual yang membuat level kenaikan IHSG menipis. IHSG mencetak kenaikan 12 poin.

Aktivitas perdagangan hari ini berjalan agak lambat, meskipun sekali-sekali terlihat cukup bergairah. Tipisnya transaksi investor asing sepertinya membuat investor-investor domestik kurang berminat melakukan aksi pembelian maupun penjualan yang cukup signifikan.

Sejak perdagangan kemarin, investor asing tercatat melakukan transaksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp 112 miliar, artinya ada penarikan dana keluar. Hal serupa terjadi pada perdagangan hari ini, asing tampak kurang atraktif dan kembali mencatat net sell tipis sebesar Rp 57 miliar. Transaksi beli asing tercatat sebesar Rp 1,147 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 1,204 triliun.

Saham-saham sektor pertambangan masih menjadi pemimpin laju kenaikan IHSG. Indeks saham-saham tambang naik 44,877 poin (1,89%) ke level 2.415,481. Indeks saham perkebunan naik 13,927 (0,72%) ke level 1.946,317. Rentang pergerakan IHSG hari ini berkisar antara 2.633,582 hingga 2.660,892.

Pada perdagangan Kamis (14/1/2010), IHSG ditutup naik 12,309 poin (0,46%) ke level 2.645,181. Indeks LQ 45 naik 2,284 poin (0,44%) ke level 520,802.

Bursa-bursa regional Asia hampir seluruhnya berada di zona hijau, kecuali indeks Hang Seng yang banting setir ke zona merah di tengah perdagangan

Indeks Shanghai naik 42,89 poin (1,35%) ke level 3.215,55.
Indeks Hang Seng turun 31,65 poin (0,15%) ke level 21.716,95.
Indeks Nikkei-225 naik 172,65 poin (1,61%) ke level 10.907,68.
Indeks Straits Times naik 20,41 poin (0,71%) ke level 2.908,79.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 108.895 kali pada volume 6,678 miliar saham senilai Rp 4,301 triliun. Sebanyak 127 saham naik, 60 saham turun dan 73 saham stagnan.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.000 ke Rp 33.800, United Tractors (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 18.300, Astra International (ASII) naik Rp 450 ke Rp 35.550, Kentucky Fried Chicken (FAST) naik Rp 300 ke Rp 6.300, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 14.550, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 250 ke Rp 6.400, Indosat (ISAT) naik Rp 200 ke Rp 5.050, Astra Agro (AALI) naik Rp 150 ke Rp 24.750.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 13.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 23.450, PGN (PGAS) turun Rp 100 ke Rp 3.850, Medco (MEDC) turun Rp 50 ke Rp 2.550, Unilever (UNVR) turun Rp 50 ke Rp 11.000.
(dro/qom)

Prediksi Pasar Saham
IHSG Masih Rawan Tekanan Jual
Bursa regional Asia juga tetap menjadi sentimen pendorong indeks domestik.
KAMIS, 14 JANUARI 2010, 08:29 WIB
Antique

BERITA TERKAIT
Aksi Beli Selektif Masih Warnai Transaksi
Tren Harga Naik, Saham Komoditas Layak Beli
IHSG Cenderung Berfluktuasi
IHSG Tetap Rawan Tekanan Jual
Akumulasi Saham Grup Bakrie
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berpeluang berfluktuasi (mixed) dengan potensi melanjutkan tekanan jual investor.

“Sentimen bursa regional tetap menjadi acuan pergerakan IHSG,” ujar Purwoko Sartono, research analyst PT Panin Sekuritas Tbk kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu sore, 13 Januari 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Kamis, 14 Januari 2010, berpotensi bergerak di level batas bawah (support) 2.603 dan batas atas (resistance) 2.649.

Pada transaksi Rabu, indeks kembali berakhir negatif karena bercokol di posisi 2.632,87, terkoreksi 26,67 poin (1 persen) dari perdagangan Selasa, 12 Januari 2010, yang menguat 27,34 poin atau 1,03 persen ke level 2.659,55.

Bursa Asia saat IHSG juga tutup bergerak negatif. Indeks Hang Seng melemah 578,04 poin (2,59 persen) ke posisi 21.748,6, Nikkei 225 terkoreksi 144,11 poin (1,32 persen) menjadi 10.735,03, dan Straits Times turun 23,92 poin (0,82 persen) ke level 2.892,19.

Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Rabu sore waktu New York, atau Kamis dini hari WIB kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 53,51 poin (0,50 persen) menjadi 10.680,77, indeks harga saham indikator Standard & Poor’s 500 naik 9,46 poin atau 0,83 persen ke level 1.145,68, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 25,59 poin (1,12 persen) di posisi 2.307,90.

Menurut Purwoko, IHSG masih rawan tekanan jual pelaku pasar pada hari ini. Pasalnya, aksi jual besar-besaran kemarin akan mendorong investor merealisasikan keuntungan yang diperoleh dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, pergerakan bursa regional Asia juga tetap menjadi sentimen pendorong indeks yang tengah berada dalam bullish rally sejak awal tahun ini.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

14/01/2010 – 05:47
Sst..Bursa Masih Rawan Aksi Jual
Wahid Ma’ruf

INILAH.COM, Jakarta – Aksi jual besar-besaran masih membayangi pasar saham pada hari ini sehingga indeks akan kembali tertekan dengan perkiraan di kisaran 2.603-2.649.

Demikian dikatakan analis saham Panin Securities, Purwoko Sartono di Jakarta kemarin. “Besok (hari ini) kami perkirakan indeks masih akan berada dalam tekanan. Aksi jual besar-besaran kemarin akan mendorong investor untuk merealisasikan keuntungan yang diperoleh dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

Anjloknya bursa regional Asia menjadi sentimen negatif pendorong indeks yang tengah berada dalam bullish rally sejak awal tahun ini. Penurunan bursa regional Asia didorong oleh langkah bank sentral China menaikkan reserve requirement ratio. Langkah bank sentral China ini bertujuan untuk mencegah naiknya angka inflasi. Disisi lain, investor menilai dalam jangka pendek kebijakan ini akan menyerap likuiditas di pasar.

Indeks saham kemarin ditutup melorot 26,68 poin (1%) ke level 2.632,87. Nilai transaksi ditutup Rp3,1 triliun dengan volume perdagangan 4,59 miliar lembar saham yang ditopang 51 saham menguat, ada 133 saham ditutup melemah dan ada 71 masih stagnan. [hid]
Saham-saham di bursa Wall Street kembali menguat, setelah investor mulai memburu saham-saham yang diperkirakan mencetak laba besar menjelang musim laporan keuangan.

Penguatan terjadi menjelang keluarnya laporan keuangan Intel Corp dan JPMorgan Chase & Co. Saham JPMorgan tercatat naik 1,8%, Intel naik 1,7%.

“Menjelang laporan keuangan Intel dan JPMorgan, saya kira ada sebuah perasaan bahwa saham-saham telah mengalami aksi jual yang cukup dan para pembeli merasa cukup nyaman membeli saham-saham semikonduktor dan finansial,” ujar Michael James, pialang senior Wedbush Morgan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/1/2010).

Pada perdagangan Rabu (13/1/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 53,51 poin (0,50%) ke level 10.680,77. Indeks Standard & Poor’s 500 juga menguat 9,46 poin (0,83%) ke level 1.145,68 dan Nasdaq menguat 25,59 poin (1,12%) ke level 2.308,90.

Mengawali perdagangan, saham-saham sempat melemah oleh saham-saham energi menyusul anjloknya harga minyak. Namun indeks Dow Jones akhirnya menguat berkat kenaikan saham Merck hingga 3,7% setelah Credit Suisse menaikkan estimasinya atas saham perusahaan farmasi itu.

Saham Chevron tercatat turun hingga 0,8% menyusul anjloknya harga minyak. Kemarin minyak light pengiriman Februari tercatat turun 1,14 dolar menjadi US$ 79,65 per barel.

Perdagangan saham cukup moderat, dengan transaksi di New York Stock Exchange kurang dari 1 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,18 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,32 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 1,63 miliar.

Sumber: detikcom

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s