1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

150110, imbas keyakinan ws meluas … donk 15 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:20 am

15/01/2010 – 05:34
Mantab! Dow Tembus 10.700
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, New York – Dow Jones ditutup tembus level 10.700 untuk pertama kali dalam 15 bulan dipicu oleh sikap antisipasi laporan kinerja emiten.

Indeks bergerak tidak biasa, dipicu oleh sikap antisipasi para investor terhadap laporan kinerja Intel Corp. dan JPMorgan Chase & Co. dipaparkan dalam waktu dekat. Sikap tersebut telah memicu penguatan saham-saham di sektor teknologi dan keuangan. Namun sektor utilitas dan kebutuhan konsumen bergerak sebaliknya.

Selain itu gain yang tercetak dicapai usai SAP, perusahaan software ternama asal Jerman, menyatakan bahwa pendapatan kuartal IV sedikit lebih rendah dibawah proyeksi. Para investor menilai, dengan pencapaian tersebut perseroan terlihat lebih memilih investasi di sektor teknologi ketimbang memotong biaya usaha. Dan ini menimbulkan harapan baru di kalangan investor.

Sementara itu, sentimen positif datang dari pernyataan Departemen Perdagangan, bahwa

business inventories naik menjadi 0,4% pada bulan November atau dua kali lebih besar dari ekspektasi para ekonom.

Sedangkan laporan Departemen Tenaga Kerja mengenai insentif bagi pengangguran naik untuk pertama kalinya menjadi 11 ribu atau lebih tinggi 3.000 dari ekspektasi para ekonom. Namun kenaikan hal tersebut dinilai wajar karena dipicu oleh pemecatan musiman pada sektor ritel, manufaktur dan industri konstruksi.

Pada penutupan perdagangan Kamis (14/1), Dow Jones naik 29,78 poin (0,3%) ke 10.710,55. Ini merupakan level baru dalam 15 bulan terakhir. S&P 500 naik 2,78 poin (0,2%) ke 1.148,46 dan Nasdaq naik 8,84 poin (0,4%) ke 2.316,74. [mre/cms]
15/01/2010 – 05:51
Mendinginkan Suhu Ekonomi China
Bastaman

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Untuk mendinginkan suhu ekonominya, bank sentral China terpaksa menaikan giro wajib minimum (GWM). Kebijakan ini diyakini bakal membuat harga komoditas dunia jatuh.

Beijing akhirnya menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi China yang terlalu cepat sudah berbahaya. Seperti diketahui, saat ini perekonomian Cina tumbuh lebih dari 8%.

Karena itu, untuk mendinginkan suhu ekonomi yang mulai memanas, Bank Sentral China awal pekan ini memutuskan untuk menaikan giro wajib minimum (GWM). Kebijakan ini akan mengurangi kemampuan bank-bank dalam memberikan kredit.

Keputusan bank sentral China itu langsung merontokan saham-saham di bursa Shanghai. Meskipun pengaruhnya tidak secara langsung, penurunan saham itu langsung diikuti bursa lainnya di kawasan Asia.

Selasa kemarin (12/1), bursa di kawasan Asia mencetak tinta merah. “Ini bisa menjadi titik tolak berakhirnya bullish period di bursa-bursa Asia, termasuk Indonesia,” kata seorang analis dari Kresna Securities.

Namun kekhawatiran analis itu tampaknya tak menjadi kenyataan. Sebab, Kamis (14/1) hampir semua bursa regional Asia mencatat kenaikan indeks. Shanghai Composite misalnya, mencatat kenaikan 42,89 poin (1,35%) ke level 3.215,55. Kenaikan juga dicatat Nikkei 225 (1,61%), Straits Times (0,73%), Seoul (0,86%), Taiwan Weighted (1,14%), KLSE (0,40%), dan Jakarta (0,47%).

Satu-satunya bursa yang mencatat penurunan adalah Hang Seng yang mengalami koreksi 31,65 poin (0,15%). Penguatan saham di kawasan Asia sebenarnya sudah berlangsung sejak pagi menyusul kenaikan saham-saham di Wall Street.

Sebenarnya, China pernah mengalami overheating economy seperti sekarang, yakni pada 1993-1994. Waktu itu, pertumbuhan investasi di negara itu lebih dari 60%, produk domestik bruto naik 15%, dan inflasi melonjak hingga ke level 28%.

Menurut seorang analis, jika saat ini China memperlambat pertumbuhan ekonominya, maka hal itu akan membuat harga-harga komoditi global menurun. “Jadi, peluang harga saham-saham akan jatuh masih terbuka lebar, terutama yang terkait dengan bisnis komoditi,” imbuhnya. [mdr]

 

detik2 PERUBAHAN ARAH di candlestick … 150110

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 1:10 am
Indra Yudistira
Associate Analyst Vibiz Research Center
Pola Pembalikan Arah Pada Candlestick.
Kamis, 14 Januari 2010 13.57 WIB
(Vibiznews – FX) – Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh seorang trader/investor dalam meningkatkan kemampuan menganalisa pergerakan pasar adalah dengan memperdalam lebih lanjut teknik analisa pengenalan pola candlestick.

Pendalaman pada teknik ini dapat memberikan arahan yang berharga dalam mengamati pergerakan pasar baik itu pasar forex, index, komoditi maupun saham.

Dimana dengan pemahaman yang cukup pada pengenalan pola candlestick tingkat dasar (basic) seorang trader/analis sudah memiliki kompetesi yang cukup baik dalam menganalisa pasar, maka pendalaman lebih lanjut dari teknik ini dapat memberikan kemampuan analisa dan menciptakan profit yang lebih baik lagi.

Hal yang dapat dieliminir dengan pendalaman teknik ini adalah kesalahan trader/analis dalam menangkap sinyal pola candlestick karena pola yang terlalu umum,dimana hal ini terjadi karena cukup sulit bagi trader/analis untuk membedakan mana candlestick yang berpola dan mana yang bukan.

Berikut adalah beberapa pola candle stick dalam tingkatan pembahasan yang lebih lanjut.

Pola Hook Reversal

Pola Hook Reversal merupakan pola jangka pendek sampai jangka menengah dimana munculnya pola ini menunjukkan adanya potensi pembalikan arah pergerakan. Ciri utamanya adalah terjadinya higher low dan lower high pada candle stick dibandingkan dengan candle sebelumnya.

Pola ini seperti yang tampak pada gambar di atas yang merupakan chart dari perdagangan indeks Hang Seng dengan time frame H1.

Indikasi terjadinya potensi balik menguatnya harga adalah ketika candlestick naik terjadi setelah candlestick turun, dimana candlestick naik tersebut memiliki lowest price yang lebih tinggi dari lowest price bar pada sebelumnya dan memiliki highest price yang lebih rendah dari bar sebelumnya.

Hal serupa terjadi pada pola beraish reversal. Setelah terjadi kenaikan pada nilai indeks Hang Seng, terjadinya bar turun dengan lowest price lebih tinggi dari bar sebelumnya dan highest price lebih rendah dari bar sebelumnya , mensinyalkan potensi terjadinya pergerakan melemahnya harga selanjutnya.

Pola San-Ku (Tiga Celah/ Tiga Gap).

Pola candlestick San-Ku (Tiga celah) juga merupakan salah satu sinyalemen yang dapat digunakan untuk memperkirakan potensi terjadinya pembalikan arah atau trend.

Seperti terlihat pada gambar diatas pada perdagangan komoditi kedelai (soy bean, SB_1) dengan time frame satu hari (daily,D1), terjadi pola pembalikan harga bullish yang ditandai dengan terjadinya celah (gap) antara candlestick turun satu dengan candlectick turun berikutnya sebanyak tiga kali.Harga komoditi menunjukkan terjadinya pergerakan bullish setelah terjadinya gap sebanyak tiga kali.

Hal serupa terjadi pada pergerakan Indeks saham-saham Inggris FTSE pada time frame D1.

Pergerakan bearish terjadi setelah pada pergerakan bullish sebelumnya terdapat gap sebanyak tiga kali.

Kicker Patterns

Pola Kicker (Kicker patterns) merupakan salah satu pola yang paling kuat dan paling dapat diandalkan. Pola ini memiliki ciri khas berupa terjadinya pembalikan arah yang sangat tajam pada dua bar candlestick. Contohnya dapat dilihat pada gambar diatas.

Setelah terjadi pembalikan arah dengan dua batang candlestick yang sangat tajam, maka terdapat potensi yang kuat bahwa terjadi pembalikan arah yang signifikan.