1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

ihsg meniti stagnansi pasca euforia … 180110 18 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 4:20 pm

Sesi II Tutup
IHSG Terpengaruh Bursa Mancanegara
Indeks di BEI turun tipis 0,1% ke level 2.642, sedang rupiah bercokol di posisi 9.232/US$.
SENIN, 18 JANUARI 2010, 16:21 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali mengakhiri transaksi awal pekan ini dengan pelemahan. Sentimen negatif, baik di bursa global dan regional mempengaruhi bursa domestik.

Analis PT BNI Securities Asti Pohan berpendapat, adanya laporan kerugian dari JP Morgan, bank besar di Amerika yang meluruhkan spekulasi adanya pemulihan keadaan ekonomi di AS menjadi sentimen negatif ke bursa kawasan di Asia, termasuk IHSG.

“Pergerakan harga komoditas yang bervasiasi turut menjadi pemicu pergerakan indeks bursa kita,” kata dia melalui risetnya kepada VIVAnews di Jakarta, Senin, 18 Januari 2010.

IHSG pada penutupan transaksi awal pekan ini, melemah tipis 4,54 poin (0,18 persen) ke level 2.642,55. Pada akhir sesi I tadi, indeks pun berakhir turun 9,06 poin atau 0,35 persen di posisi 2.638,03.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 2,76 triliun dan volume tercatat 11,63 juta lot, dengan frekuensi 76.173 kali. Sebanyak 64 saham menguat, 122 melemah, 69 ditutup stagnan, serta 230 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 460,13 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 760,90 miliar.

Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Indeks Hang Seng turun 194,15 (0,90 persen) ke level 21.460,01, Nikkei 225 melemah 127,02 atau 1,16 persen menjadi 10.855,08, tetapi Straits Times terangkat 5,05 persen (0,17 persen) di posisi 2.913,47.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang melemah cukup besar di antaranya PT Astra Internasional Tbk (ASII) turun Rp 200 atau 0,55 persen ke level Rp 36.000, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah Rp 150 (1,08 persen) menjadi Rp 13.650, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp 150 atau 0,63 persen di posisi Rp 23.350.

Rupiah Ikut Berpengaruh
Sementara itu, Asti mengakui, mata uang rupiah terhadap dolar AS yang pagi ini sempat dipertukarkan menguat tipis juga memberikan pengaruh pada pergerakan IHSG hari ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.232 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.230/US$.

Sedangkan berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.205 per dolar AS. Pada perdagangan Jumat, 15 Januari 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.197-9.905/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Senin, 18/01/2010 16:08 WIB
IHSG Melemah 4 Poin
Indro Bagus SU – detikFinance
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di zona negatif dan kehilangan 4 poin. Koreksi besar pada saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan membuat IHSG tak mampu terangkat ke zona positif.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terjebak di zona negatif. Tekanan jual menguasai lantai bursa sejak awal perdagangan dan sempat menjatuhkan IHSG ke level 2.629,908.

Namun seiring dengan masuknya aksi beli pada sektor-sektor pertambangan, IHSG perlahan-lahan terangkat hingga sempat menyentuh zona positif dengan titik tertinggi di level 2.648,924. Sayangnya, mendadak saham-saham tambang kembali menerima tekanan jual secara masif, sehingga gerak IHSG kembali jatuh ke zona negatif.

Aktivitas transaksi investor asing juga masih terbatas. Transaksi beli asing sebesar Rp 600 miliar, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 896 miliar. Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) tercatat sebesar Rp 296 miliar.

Nilai transaksi juga tidak besar masih di kisaran Rp 2 triliun, sedangkan volume transaksi membengkak lantaran adanya transaksi tutup sendiri (crossing) atas 3 juta lot atau 1,5 miliar saham baru (rights) PT Darma Henwa Tbk (DEWA) di harga Rp 15 dengan total nilai Rp 23,179 miliar. Broker PT Danatama Makmur (II) memfasilitasi transaksi ini.

Pada perdagangan Senin (18/1/2010), IHSG ditutup turun 4,542 poin (0,17%) ke level 2.642,548. Indeks LQ 45 turun 1,250 poin (0,23%) ke level 519,873.

Bursa-bursa regional Asia juga didominasi koreksi, meski mulai terjadi dorongan naik.

Indeks Shanghai naik 12,95 poin (0,40%) ke level 3.237,10.
Indeks Hang Seng turun 194,15 poin (0,90%) ke level 21.460,01.
Indeks Nikkei-225 turun 127,02 poin (1,16%) ke level 10.855,08.
Indeks Straits Times naik 5,38 poin (0,18%) ke level 2.913,80.

Perdagangan berjalan agak lambat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 76.173 kali pada volume 5,816 miliar saham senilai Rp 2,761 triliun. Sebanyak 64 saham naik, 122 saham turun dan 69 saham stagnan.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga dan berada di jajaran top gainer antara lain: Indosat (ISAT) naik Rp 350 ke Rp 5.800, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 250 ke Rp 6.650, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 ke Rp 18.100, BRI (BBRI) naik Rp 100 ke Rp 7.900, BCA (BBCA) naik Rp 100 ke Rp 5.050, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 ke Rp 4.850.

Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga dan berada di jajaran top loser antara lain: HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 350 ke Rp 13.550, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 33.700, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 23.350, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 18.300, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 ke Rp 2.725, Astra International (ASII) turun Rp 200 ke Rp 36.000, XL Axiata (EXCL) turun Rp 400 ke Rp 1.850.
(dro/qom)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s