1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

aturan = transaksi marjin minum LQ45 … 190110 19 Januari 2010

Filed under: Teknik Maen Saham — bumi2009fans @ 4:17 pm

19/01/2010 – 15:25
BEI: Transaksi Marjin Berlaku tak Pakai LQ45
Agustina Melani

(inilah.com/Agus Priatna)
INILAH.COM, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerapkan aturan margin mulai 1 Januari lalu. Pihak BEI juga masih membuka diskusi dengan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dan anggota bursa terkait transaksi margin.

Hal itu disampaikan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Wan Wei Yiong, Selasa (19/1). Seperti diketahui, pihak APEI mengusulkan saham LQ45 untuk masuk transaksi marjin. Tetapi usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

“Aturan marjin sudah dijalankan pada 1 Januari lalu dan tidak memakai saham LQ45,” ujar Yiong.

Ia mengatakan, ada aturan peralihan yang digunakan pada Mei 2009 hingga Desember 2009. Aturan peralihan ini karena banyak anggota bursa yang masih dalam kondisi kurang baik terkait krisis global 2008. “Pada transisi tersebut hanya berlaku hingga akhir Desember 2009,” jelasnya kembali.

BEI juga akan kembali bertemu dengan pihak APEI dan anggota bursa untuk mendiskusikan mengenai pemberlakuan aturan transaksi marjin mulai dari penerapan dan menyamakan persepsi. Selain itu, untuk melihat perbandingan .

“Kalau diskusi boleh saja, kita sebagai bursa memerlukan masukan dari pelaku pasar, kita masih mencari waktu untuk bertemu dengan pelaku pasar” tutur Yiong.

Saat ini jumlah saham yang ditransaksikan untuk transaksi marjin sekitar 31 saham. Semula ada sekitar 35 saham untuk transaksi marjin. [san/cms]

Iklan
 

ihsg dicium hangat bumi … 190110

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 12:13 pm

IHSG Ditutup Cantik di Level 2.666
Selasa, 19 Januari 2010 – 16:06 wib
TEXT SIZE :
Candra Setya Santoso – Okezone

Foto: Koran SI
JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) nampaknya berhasil beranjak dari zona merah dan tembus level 2.650 hingga penutupan perdagangan saham sore ini. Pergerakan saham unggulan yang menguat, memberi imbas nyata pada penutupan saham sore ini.

Pada penutupan perdagangan Selasa (19/1/2010) sore, IHSG naik 23,523 poin atau setara 0,89 persen menjadi 2.666,071. Sementara itu, indeks LQ45 juga menguat 5,147 poin ke posisi 525,020, begitu juga dengan Jakarta Islamic Indeks (JII) yang naik 3,936 ke posisi 441,152.

Terpantau, sore ini tercatat nilai transaksi sebanyak Rp3,169 triliun dengan volume sebanyak 4,084 miliar lembar saham, dan total transaksi sebanyak 85.162. Sebanyak 118 saham mengalami kenaikan, sementara sebanyak 67 saham melemah, dan 79 saham terpantau stagnan.

Seluruh saham cenderung bergerak penguatan, seperti sektor properti yang naik tipis 0,439 poin, konsumsi melonjak 0,11 poin dan sektor perbankan berhasil naik sebesar 3,32 poin. Sementara sektor pertambangan memimpin penguatan saham yang naik hingga 15,02 poin.

Saham-saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain saham dari PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp24.050, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang naik sebesar Rp600 menjadi Rp14.150, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp425 ke posisi Rp2.275, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp400 ke level Rp18.700, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp300 menjadi Rp11.300.

Sementara saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp350 menjadi Rp5.450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 menjadi Rp33.550, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp75 menjadi Rp4.975, PT Bisi International Tbk (BISI) turun Rp60 menjadi Rp1.490, dan PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp50 menjadi Rp1.800.

Sementara, bursa regional cenderung bergerak mixed, antara lain indeks Nikkei 255 anjlok 90,18 poin atau setara 0,83 persen ke posisi 10.764,90, indeks Shanghai Composite di China malah naik 9,78 poin ke posisi 3.246,87, dan indeks Seoul Composite turun tipis 1,56 poin ke evel 1.710,22. Namun, indeks Hang Seng berhasil menanjak 217,97 poin ke posisi 21.667,01.
(css)
19/01/2010 – 16:03
Mantab! IHSG Melaju Kencang 23 Poin
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – Penguatan indeks di lantai bursa terus berlanjut. Terbukti pada penutupan perdagangan IHSG sesi II melompat 23,52 poin (0,89%) ke level 2.666. Sejumlah saham si lantai bursa pun kian manis.

Satu hari perdagangan hari ini, nilai transaksi dan volume perdagangan kian menipis hanya Rp2,91 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 35,28 miliar lembar saham yang ditopang oleh 118 saham menguat, hanya 67 saham menurun dan 76 saham masih stagnan.

Indeks saham pun ditutup positif. Indeks saham JII ditutup naik 3,92 poin ke level 441, begitu juga dengan indeks saham LQ45 pun ditutup naik 5,15 poin ke level 525. Merasa tak mau kala sektor tambang pun naik 15,02 poin ke level 2.374. Hanya sektor pertanian yang turun 2,90 poin ke level 1.920.

Adapun saham-saham yang menguat signifikan sore ini adalah GGRM naik Rp700 ke Rp24.050, HMSP naik Rp600 ke Rp14.150, EXCL naik Rp425 ke Rp2.275, UNTR naik Rp400 ke Rp8.700, UNVR naik Rp300 ke Rp11.300, BBRI naik Rp300 ke Rp8.200, ASIInaik Rp250 ke Rp36.250, BUMI naik Rp75 ke Rp2.800.
Sementara itu, saham-saham yang koreksi adalah ISAT turun Rp350 ke Rp5.450, ITMG turun Rp150 ke Rp33.550, BBCA turun Rp75 ke Rp4.975, BISI turun Rp75 ke Rp1.490, LPPF turun Rp50 ke Rp1.800, GDYR turun Rp50 ke Rp9.300, PTBA turun Rp50 ke Rp18.050. [san/cms]
19/01/2010 – 12:02

BUMI Kerek IHSG Loncat 5,82 Poin
Susan Silaban

INILAH.COM, Jakarta – Pergerakan IHSG sesi 1 ini cukup mengesankan dan mampu berbalik arah setelah dibukan negatif. IHSG pun berhasil ditutup lompat 15,82 poin (0,60%) ke posisi 2.658,37.

Menguatnya IHSG pun ditolong oleh saham tambang yang ditutup naik tipis 1,98 poin ke level 2.361, walaupun saham pertanian lunglai 7,91 poin ke level 1.915. Indeks saham JII pun ditutup naik 2,64 poin ke level 439, serta indeks saham LQ45 pun naik 3,63 poin ke level 523.

Setengah hari ini, nilai transaksi di bursa relatif kecil sekitar Rp1,37 triliun dengan volume perdagangan baru mencapai 20,72 miliar saham yang ditopang oleh 96 saham menguat, 62 saham koreksi, dan 71 saham amsih stagnan.

Adapun saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan adalah GGRM naik Rp600 ke Rp23.950, HMSP naik Rp550 ke Rp14.100, INTP naik.ke Rp14.050, EXCL naik Rp375 ke Rp2.225, UNTR naik Rp350 ke Rp18.650, UNVR naik Rp250 ke Rp11.250, BUMI naik Rp25 ke Rp2.750.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan signifikan adalah ISAT turun Rp200 ke Rp5.600, ITMG turun Rp150 ke Rp33.550, PTBA turun Rp100 ke Rp18.000, LPPF turun Rp50 ke Rp1.800, SGRO turun Rp50 ke Rp2.925, LSIP turun Rp50 ke Rp9.000, GDYR turun Rp50 ke Rp9.300. [san/cms]
Sesi I Tutup
Pergerakan Positif IHSG Berlanjut
Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak negatif.
SELASA, 19 JANUARI 2010, 12:18 WIB
Antique

Masyarakat melihat data saham (Andika Wahyu)
BERITA TERKAIT
Saham Komoditas Tertekan, IHSG Turun
Sentimen Harga Minyak, Picu IHSG Turun
IHSG Positif Sejalan Bursa Asia
Investor Ambil Untung, IHSG Merosot 29 Poin
IHSG Balik Arah, Menguat 13 Poin
Web Tools

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terus menunjukkan pergerakan positif sejak berhasil berbalik arah menguat (rebound) awal transaksi pagi tadi.

Menurut PT CIMB Securities Indonesia dalam riset yang diterima VIVAnews hari ini, proyeksi laporan kinerja perusahaan tahun buku 2009, yang positif (terutama perusahaan Amerika Serikat) memberikan pengaruh ke pasar domestik.

Sekuritas tersebut juga mengakui, pelaku pasar lebih mencermati sentimen mancanegara karena tidak banyaknya berita penggerak dari dalam negeri.

Indeks akhir sesi I Selasa, 19 Januari 2010, terangkat 15,82 poin atau 0,59 persen ke level 2.658,37, dari awal transaksi pagi tadi yang menguat tipis 0,82 poin (0,03 persen) di posisi 2.643,37.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 1,53 triliun dan volume tercatat 5,12 juta lot, dengan frekuensi 39.673 kali. Sebanyak 96 saham menguat, 62 melemah, 71 stagnan, serta 256 saham tidak terjadi transaksi.

Saham-saham komoditas yang menguat cukup besar antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp 600 (2,56 persen) di posisi Rp 23.950, PT United Tractors Tbk (UNTR) terangkat Rp 350 atau 1,91 persen menjadi Rp 18.650, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat Rp 250 atau 2,27 persen ke level Rp 11.250.

Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak negatif. Indeks Hang Seng turun 78,64 poin (0,37 persen) di posisi 21.381,37, Nikkei 225 terkoreksi 90,66 atau 0,85 persen menjadi 10.762,42, dan Straits Times melemah 0,55 poin (0,02 persen) ke level 2.911,47.

Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg, rupiah pukul 12.00 WIB, berada di posisi 9.230 per dolar AS. Menurut data RTI, mata uang lokal tersebut juga berada di level 9.211/US$.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
IHSG Sesi I Mulai Percaya Diri
Selasa, 19 Januari 2010 – 12:02 wib

Ade Hapsari Lestarini – Okezone

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi tadi memang sempat dibuka melemah tipis. Namun, pada sesi siang pertama IHSG mulai menunjukkan percaya dirinya, walaupun tidak melonjak drastis.

Indeks saham pada penutupan perdagangan Selasa (19/1/2010) siang melesat 15,82 poin atau setara 0,60 persen ke level 2.658,37. Indeks LQ45 mendukung penguatan IHSG yang juga naik 3,63 poin ke posisi 523,5. Sementara Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 2,64 poin ke posisi 439,87.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 2,072 miliar lembar saham senilai Rp1,37 triliun dengan saham yang ditutup menguat sebanyak 96 jenis, melemah 62 jenis saham, dan stagnan 71 jenis saham.

Pergerakan IHSG yang tercatat menguat kali ini didukung oleh pergerakan saham di sektor internal, di mana sektor konsumer menguat tipis 9,9 poin. Kendati demikian, sektor perkebunan dan infrastruktur malah tercatat melemah tipis.

Saham yang ditutup menguat atau top gainer, seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp600 ke Rp23.950, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat Rp550 ke Rp14.100, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 menjadi Rp14.050, dan PT Untited Tractors Tbk (UNTR) naik Rp350 menjadi Rp18.650.

Sementara saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, antara lain PT Indosat Tbk (ISAT) terkoreksi Rp200 ke Rp5.600, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 ke posisi Rp33.550, serta PT Tambang Barubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah Rp100 ke Rp18.000.
(ade)
Selasa, 19/01/2010 09:38 WIB

IHSG rebound setelah dibuka turun 0,20% ke level 2.642,35

oleh : Pudji Lestari

JAKARTA (Bisnis.com): Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah tipis 0,20 poin ke level 2.642,35 pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Kemarin sore, IHSG ditutup turun 4,54 poin atau 0,17% ke level 2.642,55 terseret saham komoditas. Pada menit keenam perdagangannya indeks rebound 5,41 poin ke level 2.647,96, yang merupakan level tertinggi pagi ini dengan level terendah 2.640,18. Volume transaksi tercatat sebanyak 9,56 juta saham.

Rebound IHSG ini dimotori oleh saham bank. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Danamon Tbk berada pada posisi puncak penyumbang kenaikan indeks masing-masing sebesar 0,79 poin dan 0,53 poin. Kedua saham itu naik Rp50 naik menjadi Rp7.950 dan Rp4.900.

Sebaliknya, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Gudang Garam Tbk yang turun pagi ini menyebabkan indeks tertahan. Harga saham PGAS turun Rp25 ke level Rp3.700, sedangkan saham GGRM turun Rp150 ke level Rp23.200. Keduanya mengurangi indeks sebesar 0,78 poin dan 0,37 poin.

Di kawasan, pergerakan indeks bursa saham masih mixed. Sembilan dari 20 indeks bursa saham di Asia Pasifik membukukan keuntungan, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh indeks Ho Chi Minh sebesar 1,90% ke level 496,39. Sebaliknya, yang turun paling dalam adalah indeks Colombo Sri Lanka sebesar 0,97% ke level 3.528,55.

Indesk Hang Seng turun 0,39% ke level 21.376,87, Nikkei 225 turun 0,12% ke level 10.841,67, dan indeks Straits Times Singapura turun 0,10% ke level 2.909,24. Sebagian bursa belum memulai poerdagangan ketika berita ini diturunkan.

bisnis.com

 

asien-K biasanya pake CARA BODOH … 190110

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 10:58 am

Selasa, 19 Januari 2010 | 10:48

BURSA

Dana Asing Masih Akan Masuk Bursa

Dana asing yang parkir di SUN dan SBI terus meningkat.***

JAKARTA. Aliran dana asing akan akan mengalir masuk ke pasar modal Indonesia tahun 2010. Ekonom Standard Chartered Bank Eric Alexander Sugandi mengatakan, kondisi itu disebabkan oleh tingkat imbal hasil atau rate of return Indonesia yang tinggi. Selain itu, prospek ekonomi makin membaik. “Prospek ekonomi yang baik mengakibatkan laba emiten akan naik,” katanya di Jakarta, kemarin (18/1).

Menurut dia, untuk tahap awal, investor asing akan menyasar instrumen investasi obligasi pemerintah atau Surat Utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Nah, jika kondisi terus membaik, mereka akan masuk ke pasar saham. “Dana asing masih akan masuk, dengan harapan Indonesia masuk investment grade (peringkat layak investasi) paling cepat tahun depan,” ujar Eric. Namun, masuknya dana asing di pasar Indonesia pada tahun ini tidak akan sederas tahun lalu. “Karena imbal hasil yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” imbuh Eric.

Sepanjang 2009, dana asing yang parkir di berbagai Surat Berharga Negara (SBN) meningkat 23,27% dari Rp 87,61 triliun di akhir 2008 menjadi Rp 108 triliun di akhir 2010. Nah, menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan, per 15 Januari 2010, dana asing yang parkir di obligasi negara mencapai Rp 113,32 triliun. Jadi, dalam dua pekan, dana asing di SUN naik 4,93%.

Investor jangka panjang

Analis Bank Danamon Helmi Arman memprediksi, kepemilikan asing pada obligasi negara bakal bertambah
Rp 10 triliun-Rp 20 triliun pada tahu ini. Dia melihat, investor lokal tak akan mampu menyerap seluruh obligasi yang diterbitkan pemerintah pada tahun ini, yang nilainya mencapai Rp 104 triliun. “Sekitar separuhnya akan diserap investor asing,” katanya.

Di pasar saham, kepemilikan asing juga terus bertambah. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan, kepemilikan investor asing di pasar saham Indonesia pada awal 2009 mencapai 64,56% dari total kapitalisasi pasar aset-aset saham yang tercatat di KSEI. Sementara, di akhir 2009, komposisi kepemilikan investor asing di saham mencapai 67,1% dari total kapitalisasi pasar.

Sebagai catatan, nilai kapitalisasi pasar yang tercatat di KSEI hanya 56,93% dari total nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia. Di akhir 2009, nilai kapitalisasi pasar yang tercatat di KSEI hanya Rp 1.151,36 triliun. Sementara, nilai kapitalisasi pasar di BEI Rp 2.019,38 triliun.

Sejak pembukaan perdagangan bursa saham pada 4 Januari lalu hingga kemarin, investor asing telah membukukan nilai pembelian bersih (net buy) saham senilai US$ 299,29 juta atau setara Rp 2,76 triliun (dengan kurs Rp 9.230 per dollar AS).
Kepala Riset Obligasi Danareksa Sekuritas Budi Susanto mengatakan, asing itu terdiri dari investor jangka panjang dan jangka pendek. “Jika kita lihat, ketika pasar Indonesia jatuh pada tahun 2008 lalu, masih ada sekitar 75% dana asing yang bertahan,” katanya. Itu menandakan, meski pasar modal memburuk, tak berarti investor asing akan menarik dananya begitu saja dari Indonesia.

Wahyu Tri Rahmawati KONTAN

 

neh bwat yang cari info : bearish 3 crows

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:49 am

Bearish Identical Three Crows

Bearish Identical Three Crows

This pattern signals a trend…

Reversal

How to identify…

  1. Three consecutive long black days with lower closes each day.
  2. Each day opens at the previous day’s close.

Similar pattern(s)…

Bearish Three Black Crows

 

ihsg berdasarkan analisis para prof … 190110

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:53 am

Tekanan Jual Investor “Hantui” IHSG Hari Ini
Selasa, 19 Januari 2010 – 08:05 wib
TEXT SIZE :
Widi Agustian – Okezone

Foto: Koran SI
JAKARTA – Tekanan jual masih akan menyelimuti pasar saham pada perdagangan hari ini, Selasa (19/1/2010). Akibatnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak mix.

“Stochastic masih memberi ruang bagi tekanan jual sehingga hari ini IHSG masih cenderung mix,” kata Trimegah Securities dalam analisa hariannya kepada okezone di Jakarta.

Secara short term, indeks saat ini sebenarnya masih berada dalam tren untuk naik (uptrend), hanya saja sentimen negatif dari eksternal memang menjadi hambatan terbesar indeks untuk kembali naik. “Sentimen negatif dari regional dan kembali turunnya harga minyak memicu tekanan jual terhadap saham unggulan berbasis komoditas,” jelasnya.

Menurutnya, walau Pansus Hak Angket Bank Century masih berjalan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), kondisi domestik ia nilai masih cukup kondusif. “Mampu menahan tekanan jual,” tukasnya.

Menurutnya, IHSG akan berada pada kisaran support resistance di level 2.620-2.660.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG melemah 4,542 poin atau setara 0,17 persen menjadi 2.642,548.

Tercatat nilai transaksi sebanyak Rp2,761 triliun dengan volume sebanyak 5,816 miliar lembar saham, dan total transaksi sebanyak 76.173. Sebanyak 64 saham mengalami kenaikan, sementara sebanyak 122 saham melemah, dan 69 saham terpantau stagnan.

Seluruh saham cenderung bergerak melemah, seperti sektor agribisnis yang melemah 12,270 poin, konsumsi turun tipis 0,66 poin dan sektor perbankan berhasil naik tipis sebesar 2,5 poin. Sementara sektor pertambangan memimpin pelemahan saham yang turun hingga 15,52 poin.

Sementara, bursa regional cenderung bergerak melemah, antara lain indeks Nikkei 255 anjlok 127,02 poin atau setara 1,16 persen ke posisi 10.855,08, indeks Shanghai Composite di China malah naik 12,946 poin ke posisi 3.237,098, dan indeks Seoul Composite naik 9,98 poin ke level 1.711,78. Namun, indeks Hang Seng ikut turun 194,15 poin ke posisi 21.460,01.
(css)

Selasa, 19/01/2010 07:22 WIB
IHSG Masih Berjalan Pelan
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan kemarin ditutup melemah bersamaan dengan pelemahan bursa-bursa regional mengekor anjloknya Wall Street pada akhir pekan lalu. Investor malas-malasan sehingga nilai perdagangan cukup tipis.

Pada perdagangan Senin (18/1/2010), IHSG ditutup turun 4,542 poin (0,17%) ke level 2.642,548. Indeks LQ 45 turun 1,250 poin (0,23%) ke level 519,873.

Kegamangan masih menaungi perdagangan saham pada Selasa (19/1/2010). IHSG diprediksi masih akan bergerak variatif pada nilai transaksi yang tidak terlalu tebal. Tanpa sentimen besar di pasar, investor memilih menunggu musim laporan keuangan yang akan segera hadir.

Bursa regional juga masih bergerak ragu-ragu. Sementara bursa Wall Street masih libur perdagangan hingga hari Senin.

Bursa Jepang mengawali perdagangan Selasa ini dengan flat, dengan Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 5,38 poin (0,05%) ke level 10.860,46.

Selasa, 19/01/2010 00:00 WIB

REKOMENDASI

oleh :

Trimegah Securities:

Sentimen negatif dari regional dan turunnya harga minyak memicu tekanan jual terhadap saham unggulan berbasis komoditas. Kondisi domestik yang kondusif menahan tekanan jual, sehingga ditutup tipis di wilayah negatif. Stochastic memberi ruang bagi tekanan jual, sehingga hari ini IHSG cenderung mixed di kisaran 2.620-2.660.

Panin Sekuritas:

Rebound saham perbankan gagal mengangkat IHSG ke zona positif. Tekanan jual saham pertambangan menyebabkan IHSG melemah 0,17% ke posisi 2.642,54. Secara technical, IHSG berada dalam pola sideways setelah rally sejak pertengahan Desember 2009. Investor menahan minat beli mengingat indeks sudah naik signifikan. Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak ke kisaran support-resistance 2.630-2.654.
Selasa, 19/01/2010 07:22 WIB

S&P/ASX 200 Index Australia naik 0,2%

oleh : M. Yunan Hilmi

TOKYO (Bloomberg): Bursa Australia bergerak naik seiring dengan tingginya harga logam dan minyak yang mendorong kinerja pendapatan produsen komoditas.

S&P/ASX 200 Index naik 0,2% pukul 10:13 a.m. di Sydney. Kontrak berjangka Nikkei 225 Stock Average Jepang yang berakhir Maret sedikit lebih tinggi pada 10.850 di Osaka pagi ini.

Saham BHP Billiton Ltd, perusahaan pertambangan terbesar di dunia, naik 0,6% di Sydney setelah Citigroup Inc memasukkan saham ini dalam daftar ‘most favored’. Kenaikan juga terlihat pada saham pesaingnya yaitu Rio Tinto Group sebesar 0,5%.

Adapun saham Newcrest Mining Ltd, pertambangan emas terbesar di Australia, naik 0,7%.

“Permintaan hasil tambang tumbuh, tidak hanya di China dan India, tetapi juga di negara lain seperti di Afrika,” ujar Kenichi Hirano, general manager dan analis Tachibana Securities Co, Tokyo.

NZX 50 Index Selandia Baru sedikit berubah di in Wellington. Sementara bursa AS tutup liburan nasional pada 18 Januari.

MSCI Asia Pacific Index bertambah 4,8% tahun ini didorong oleh pertumbuhan manufaktur di China dan kenaikan lapangan kerja di Australia. Dua faktor itu mampu menumbuhkan keyakinan ekonomi regional makin membaik.

Minyak untuk pengiriman Februari naik 0,3% di New York kemarin. Di London, harga logam termasuk tembaga dan seng, bertambah 0,7%. Sementara emas untuk pengiriman segera naik 0,2%.(yn)

bisnis.com
Prediksi IHSG
Akumulasi Saham Berfundamental Kuat
Sahamnya seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) & PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
SELASA, 19 JANUARI 2010, 06:51 WIB
Antique

Seorang pialang memantau pergerakan saham. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia masih rawan tekanan jual, seperti perdagangan awal pekan ini yang ditutup terkena aksi ambil untung (profit taking) investor.

“IHSG masih minim sentimen positif,” ujar Direktur PT Paramitra Alfa Sekuritas Ukie Jaya Mahendra kepada VIVAnews di Jakarta, Senin sore, 18 Januari 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Selasa, 19 Januari 2010, berpotensi bergerak di level batas bawah (support) 2.615 dan batas atas (resistance) 2.661.

Pada transaksi Senin, indeks kembali berakhir negatif karena bercokol di posisi 2.642,55, turun tipis 4,54 poin (0,18 persen) dari perdagangan Jumat, 15 Januari 2010, yang menguat 1,91 poin atau 0,07 persen ke level 2.647,09.

Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Indeks Hang Seng turun 31,65 (0,15 persen) ke level 21.716,95, tetapi Nikkei 225 menguat 172,65 atau 1,61 persen menjadi 10.907,68, dan Straits Times terangkat 23,67 persen (0,82 persen) di posisi 2.912,05.

Sementara itu, bursa Wall Street libur pada perdagangan Senin sore waktu New York, atau Selasa dini hari WIB.

Menurut Ukie, IHSG hari ini bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah, seperti transaksi kemarin. Sebab, masih minim sentimen positif yang mempengaruhinya.

Apalagi, dia mengakui, bursa Dow Jones libur dari perdagangan karena memperingati Martin Luther King Day. “Dari dari dalam, investor juga menunggu laporan keuangan emiten tahun 2009,” kata Ukie.

Ditambah, Ukie melanjutkan, kasus Bank Century masih hangat dan tetap menjadi perhatian para pelaku pasar modal asing maupun lokal. “Bursa regional Asia sepertinya pun bergerak flat (mendatar),” tuturnya.

Rekomendasi
Ukie menyarankan, akumulasi saham-saham yang mempunyai fundamental kuat, karena mampu bertahan (defensif) terhadap krisis ekonomi dulu dan sekarang.

Sahamnya, kata dia, seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Selasa, 19/01/2010 00:00 WIB

PREDIKSI
Investor tahan selera beli

oleh :

JAKARTA: Investor diduga menunggu sentimen positif bursa, sebelum memutar dananya ke saham unggulan yang kemarin terkoreksi, terutama sektor pertambangan.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menyamping, sesuai dengan pola teknis yang terbentuk kemarin.

Analis PT Panin Sekuritas Tbk Purwoko Sartono mengatakan IHSG secara teknis masih berada dalam pola pergerakan menyamping, setelah menguat signifikan (rally) sejak pertengahan Desember 2009.

“Investor mulai menahan minat beli mereka mengingat indeks sudah naik signifikan,” tuturnya kemarin.

Akibatnya, IHSG diperkirakan masih sulit berbalik menguat secara signifikan. Pada hari ini, Purwoko memproyeksikan IHSG bergerak pada kisaran titik topang 2.630 dan titik resistan 2.654.

Kemarin, IHSG anjlok 0,17% (4,542 poin) ke level 2.642,55. Bursa-bursa utama regional juga terkoreksi seperti Hang Seng yang turun 0,9%, dan Nikkei-225 anjlok 1,16%.

“Rebound-nya saham perbankan gagal mengangkat IHSG ke zona positif. Tekanan jual saham pertambangan menyebabkan IHSG melemah 0,17% pada 2.642,55. Turunnya harga komoditas menjadi katalis negatif bagi saham berbasis komoditas.”

Nilai transaksi kemarin mencapai Rp2,76 triliun dengan transaksi jual bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp296 miliar. Volume transaksi membengkak menyusul transaksi tutup sendiri (crossing) 1,5 miliar saham baru (rights issue) PT Darma Henwa Tbk pada harga Rp15 senilai Rp23,18 miliar.

Pada awal pekan ini, Indeks BISNIS-27 terkoreksi sebesar 0,09% ditutup di level 244,54 dengan penekan utama koreksi saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Saham-saham pertambangan terkoreksi mengikuti harga minyak dunia yang bergerak melemah ke level US$77,95 per barel dan harga emas yang melemah ke level US$1.130 per ounce.

Oleh Arif Gunawan S.

Bisnis Indonesia

&

Harry Setiadi Utomo

Analis Bisnis Indonesia Intelligence Unit

bisnis.com
Perdagangan Saham
Indeks di Eropa Naik, Wall Street Libur
Para investor antusias menyimak kabar aliansi korporat sektor energi dan makanan di Eropa
SELASA, 19 JANUARI 2010, 07:51 WIB
Renne R.A Kawilarang

VIVAnews – Indeks harga saham di bursa-bursa utama Eropa memperlihatkan hasil yang memuaskan di tengah kabar sejumlah kesepakatan korporat. Sementara itu bursa saham Wall Street Senin tutup bersamaan dengan hari libur peringatan Martin Luther King.

Pada penutupan transaksi Senin sore waktu Eropa (Senin malam WIB), indeks FTSE 100 di Inggris naik 39,02 poin (0,7 persen) menjadi 5.494,39. Indeks DAX di Jerman naik 42,98 poin (0,7 persen) menjadi 5.918,55. Begitu pula dengan indeks CAC 40 di Prancis, naik 23,08 poin (0,6 persen) menjadi 3.977,46.

Para investor antusias menyimak kabar bahwa dua perusahaan energi utama di Eropa, yaitu International Power PLC asal Inggris dan Gaz de France SA asal Prancis, berencana melakukan aliansi atau merger. Namun pihak International Power menyatakan bahwa pembicaraan saat ini belum mencapai hasil yang memuaskan.

Selain itu, produsen cokelat asal Inggris, Cadbury PLC, juga mendapat sorotan apakah akan meneriwa tawaran merger dari Kraft Food Inc. Harga saham Cadbury naik 1,5 persen, namun tidak sedikit investor yang masih agak skeptis apakah aliansi itu bisa terwujud.

“Sejumlah pelaku pasar merasa isu ini sudah berjalan berlarut-larut sehingga tak yakin apakah kesepakatan ini bakal terwujud,” kata David Jones, pengamat dari IG Index.

Namun, para pengamat menilai bahwa penjajakan aliansi korporat itu bisa terwujud dalam beberapa bulan mendatang saat ekonomi global pulih dari resesi. Kabar aliansi korporat, baik dalam bentuk merger atau akuisisi, bisa menambah kepercayaan investor mengenai masa depan pemulihan ekonomi. (AP)

• VIVAnews