1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

tengok2 papan atas … 200110 20 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:16 am

20/01/2010 – 16:06
Astra Anjlok, IHSG Naik Secuil 1 Poin
Susan Silaban

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Anjloknya bursa-bursa Asia, saham Grup Astra dan BUMI tak dirasakan oleh IHSG di lantai bursa. IHSG sore ini pun ditutup naik secuil 1,2 poin (0,05%) ke level 2.667,21.

Saham Grup Astra pasca wafatnya Direktur Utama Astra International, Michael Dharmawan Ruslim membuat harga saham ASII turun Rp400 ke Rp36.500. Walaupun saham Astra anjlok, namun nilai transaksi di bursa cukup kuat Rp4,20 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 39,40 miliar lembar saham yang ditopang oleh 67 saham menguat, 123 saham melemah, dan 68 saham koreksi.

Ternyata anjloknya saham Astra dan BUMI ini diseret oleh sektor tambang yang turun 1,60 poin ke level 2.358,93 sedangkan sektoer manufaktur bisa naik tipis 1,80 poin ke level 553,4. Indeks saham JII turun 0,63 poin ke level 440, namun tak berlaku bagi indeks LQ45 berhasil naik tipis 0,47 poin ke level 525.

Adapun saham-saham yang sore ini berhasil naik adalah ITMG naik Rp600 ke Rp34.150, UNVR naik Rp350 ke Rp11.650, BDMN naik Rp300 ke Rp5.400, BTPN naik Rp175 ke Rp4.775, EXCL naik Rp175 ke Rp2.450, GGRM naik Rp150 ke Rp24.200, SMGR naik Rp150 ke Rp8.000, ISAT naik Rp150 ke Rp5.900.

Sementara itu, saham-saham yang koreksi adalah ASII turun Rp450 ke Rp35.800, UNTR turun Rp350 ke Rp18.350, FASW turun Rp150 ke Rp1.450, HMSP turun Rp150 ke Rp14.000, PTBA turun Rp150 ke 17.900, AALI turun Rp150 ke Rp24.500, JKON turun Rp120 ke Rp610, SMDR turun Rp100 ke Rp3.750, BBRI turun Rp100 ke Rp8.100. [san/cms]
20/01/2010 – 12:53
IHSG Siang
Saham Unggulan Mantapkan IHSG
Ahmad Munjin

INILAH.COM, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat pasti mengikuti positifnya bursa regional dan Wall Street. Investor kembali mengakumulasi saham-saham unggulan.

Pada perdagangan Rabu (20/1) sesi pertama, IHSG naik 14,05 poin (0,53%) menjadi 2.680,12. Indeks saham unggulan LQ45 juga naik 3,29998 poin ke level 528,32. Jakarta Islamic Index (JII) ikut naik 2.05999 poin ke angka 443,21.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ramai, dengan volume 2.199 juta lembar saham senilai Rp 2,34 triliun dan frekuensi 48.893 kali. Sebanyak 79 saham naik, 71 saham turun dan 77 saham stagnan.

Penguatan indeks dipimpin sektor industri dasar yang naik 1,42%, disusul konsumsi 1,40%, dan keuangan 1,28%. Demikian juga sektor pertanian yang naik 0,09%, pertambangan 0,37%, properti 0,38%, dan manufaktur 0,84%. Hanya tiga sektor saham yang melemah, yaitu manufaktur 0,76%, infrastuktur 0,29%, dan aneka industri 0,35%.

Arga Paradita Sutiono, research analyst Asia Kapitalindo Securities memperkirakan, pergerakan indeks hingga penutupan sore nanti akan menguat, didukung sentimen positif sektor perbankan. “Indeks akan mengarah ke level resistance 2.672 dan 2.638 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (20/1).

Penguatan indeks juga mendapat dukungan dari bursa regional yang semuanya bergerak naik. Investor asing sudah mulai membanjiri bursa, terindikasi dari derasnya aliran capital inflow . “Secara teknikal pun, indeks masih ada peluang menguat,” ujarnya.

Bursa Asia berada di area positif, didukung pelemahan Yen. BHP memperkirakan produksi iron ore naik 11% di 2Q10 karena tingginya permintaan dari China dan beberapa negara maju.

Positifnya sektor perbankan dipicu sentimen asing yang memberikan pernyataan bahwa sektor perbankan Asia cukup baik, menyusul kinerja JP Morgan yang mencatatkan laba US$3,3 miliar sepanjang 2009 lalu. “Hal ini menimbulkan ekspektasi positif pemulihan ekonomi, terutama di sektor keuangan,” paparnya.

Arga menuturkan, sektor keuangan sebelumnya diekspektasikan belum bisa pulih beberapa bulan mendatang. Namun, JP Morgan membalikkan estimasi itu, dengan membukukan laba dari net interest margin. “Meski suku bunga rendah, tapi net interest margin-nya masih tinggi,” imbuhnya.

Pasar menilai, saham sektor perbankan cukup baik pada kuartal pertama ini, dan bisa dijadikan andalan. Terutama saat sektor tambang mengalami stagnasi, akibat harga minyak yang masih berkutat di kisaran US$78 per barel .

Menurut Arga, stagnannya harga minyak mengindikasikan kelebihan pasokan. Ekspektasi semula bahwa harga minyak akan naik, seiring meningkatnya permintaan minyak pada musim dingin, ternyata tidak terealisasi.

Sedangkan harga batu bara naik kembali ke level US$98 per metrik ton di Newcastle. Pasokan batubara masih terbatas, karena cuaca buruk yang menghambat distribusi. “Karena itu, sektor pertambangan batubara yang akan memberikan potential up nantinya,” tuturnya.

Di tengah kondisi ini, Arga merekomendasikan saham perbankan-multifinance, industri dasar, dan tambang batu bara. Selain sektor properti, konsumsi dan utility.

Saham-saham pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (BBTN), PT Unilever (UNVR), PT Holcim Indonesia (SMCB), PT Adaro Energy (ADRO), dan PT Delta Dunia Petroindo (DOID). “Saya sarankan pasar untuk mencermati saham-saham tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan untuk PT Indofood Sukses Makmur (INDF) dan PT Telkom (TLKM) selain dicermati, bisa juga long term buy. “Sebab, kedua saham ini masuk katagori defensif sehingga tidak terpengaruh siklus bisnis,” pungkasnya.

Siang ini, beberapa saham yang menguat antara lain Bank Danamon (BDMN) naik Rp 350 menjadi Rp 5.450, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 350 menjadi Rp 14.250, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) terangkat Rp 300 menjadi Rp 4.900, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) menguat Rp 600 ke level Rp 34.150, dan Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.600. [ast/mdr]
Prediksi IHSG
Saham Papan Atas Layak Akumulasi
Sahamnya seperti PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
RABU, 20 JANUARI 2010, 06:55 WIB
Antique

VIVAnews – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia cenderung bergerak mendatar (sideways).

“Pelaku pasar masih menanti sentimen,” ujar analis PT Sucorinvest Central Gani Gifar Indra Sakti kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa sore, 19 Januari 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Rabu, 20 Januari 2010, berpotensi bergerak di level batas bawah (support) 2.648 dan batas atas (resistance) 2.675.

Pada transaksi Selasa, indeks kembali berakhir positif karena bercokol di posisi 2.666,07, terangkat 23,52 poin (0,89 persen) dari perdagangan Senin, 18 Januari 2010, yang melemah 4,54 poin atau 0,18 persen ke level 2.642,55.

Sedangkan bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Indeks Hang Seng naik 217,97 (1,02 persen) ke level 21.677,98, Nikkei 225 melemah 90,18 atau 0,83 persen menjadi 10.764,90, dan Straits Times terangkat 4,32 persen (0,15 persen) di posisi 2.916,34.

Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Selasa sore waktu New York, atau Rabu dini hari WIB kembali positif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 115,78 poin (1,09 persen) menjadi 10.725,43, indeks harga saham indikator Standard & Poor’s 500 naik 14,20 poin atau 1,25 persen ke level 1.150,23, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 32,41 poin (1,42 persen) di posisi 2.320,40.

Menurut Gifar, IHSG akan bergerak sideways pada transaksi hari ini, karena belum ada sentimen positif kuat yang dapat mendorong indeks lebih tinggi lagi. “Selain itu, posisi IHSG sudah relatif mahal,” kata dia.

Sentimen bursa regional, dia menambahkan, juga masih sepi dan investor lebih melihat sinyalemen laporan kinerja akhir tahun 2009. “Tapi kalau regional positif, IHSG akan mengikutinya,” tutur Gifar.

Rekomendasi
Gifar menyarankan, akumulasi saham unggulan seperti PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Alasannya, kata dia, selain chartnya masih berpotensi naik, iklim bisnis saham-saham tersebut di tahun ini berprospek positif.

antique.putra@vivanews.com
Rabu, 20/01/2010 08:12 WIB

IHSG hari ini diperkirakan di kisaran 2.640-2.683

oleh : Lahyanto Nadie

JAKARTA (bisnis.com): Aksi beli terhadap saham unggulan yang berada di area jenuh jual membuat IHSG menembus resistan 2.660 meski regional bergerak mix.

Trimegah Securities menyatakan bahwa sentimen yang cenderung kondusif membuka peluang IHSG menutup celah harga 2.671-2.712. IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 2.640-2.683.

Sementara itu, Panin Sekuritas menilai rebound-nya saham sektor pertambangan menjadi motor penggerak naiknya indeks kemarin.

Faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan indeks adalah kenaikan bursa regional. Hari ini Panin memperkirakan indeks bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.

IHSG diperkirakan menguji level resistance 2.675-2.683, sedangkan support berada di 2.640-2.657.

Di sisi lain, Kresna Securities berpendapat bahwa IHSG mencoba melanjutkan kenaikan meski belum didukung sepenuhnya oleh peningkatan volume. Posisi moving average 5 dan 10 yang masih cukup jauh serta stochastic di 72,9 akan menjadi penghalang penguatan indeks.

Trading range pada hari ini diduga berada antara 2.648-2.675. Rekomendasi untuk saham ASII, LSIP, SMGR.
Wow, Dow Jones Melesat Ke Level Tertinggi!
Rabu, 20 Januari 2010 – 07:39 wib

Candra Setya Santoso – Okezone

NEW YORK – Sejumlah saham di bursa Wall Street berhasil menguat secara luas pada penutupan perdagangan Selasa 19 Januari waktu setempat, sehingga mengangkat dua indeks utama, Dow Jones dan S&P 500 hingga cetak level tertingginya selama 15 bulan terakhir.

Sejumlah investor mengatisipasi terhadap kemenangan salah satu partai di senat Massachusetts. “Pertarungan” antara dua partai ini akan sangat mempengaruhi jajak pendapat (voting) yang ada.

Pasalnya program utama perbaikan sektor kesehatan Presiden Obama akan dipertaruhkan di sini. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik lebih dari satu persen.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilih di Massachusetts dapat menggantikan posisi Senator Edward Kennedy dari partai Demokrat. Partai Demokrat kehilangan 60-suara di Senat AS.

“Kemenangan Partai Republik justru berimbas positif terhadap pasar, pasalnya hal itu meningkatkan potensi kepadatan yang cukup besar di Washington. Terlihat dari agenda-agenda sosial Obama (Presiden Amerika Serikat),” jelas Kepala Analis Mizuho Securities Carmine Grigoli, seperti dikutip okezone dari Reuters, Rabu (20/1/2010).

Sementara itu, Wall Street juga mendapat dorongan dari saham sektor teknologi yang bersatu dalam mengantisipasi pendapatan selama 2009. Terpantau, penguatan dipimpin oleh emiten International Business Machines Corp yang naik 1,8 persen menjadi USD134,14 yang menjadi pendorong utama Dow Jones. IBM melaporkan pendapatan triwulan yang melesat, jauh dari prediksi sejumlah analis.

Namun, rally saham sektor kesehatan yang paling dalam terjadi di sesi reguler karena harapan kebijakan memperbaiki sektor tersebut kembali tersendat di Washington, sehingga akan memperlambat perbaikan di sektor kesehatan AS ke depannya.

Sentimen tersebut, membawa indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 115,78 poin atau setara 1,09 persen ke 10,725.43. Sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 Index (SPX) melonjak 14,20 poin atau setara 1,25 persen ke 1,150.23 dan indeks Nasdaq Composite Index (IXIC) naik 32,41 poin atau setara 1,42 persen ke level 2,320.40.
(css)

• VIVAnews
Rabu, 20/01/2010 09:04 WIB

S&P/ASX 200 mendaki 0,4% capai 4.880,60

oleh : Elsya Refianti

SYDNEY (Bloomberg): Indeks saham acuan Australia yakni S&P/ASX 200 menguat 0,4% menjadi 4.880,60 pada pukul 10:44 a.m. di Sydney. Indeks NZX 50 Selandia Baru mengalami gain 0,3% ke posisi 3.237,49 di Wellington.

Kontrak tembaga untuk pengiriman Maret naik 2,4% menjadi US$3,447 per pound di New York kemarin dipicu spekulasi permintaan akan tetap kuat di China.

BHP Billiton Ltd. (BHP AU), perusahaan tambang terbesar di dunia, terangkat 0,8% menjadi A$43,64. BHP mengonfirmasikan tengah dalam pembicaraan awal dengan ArcelorMittal mengenai penggabungan aset bijih besinya di Liberia dan Guinea. BHP juga mengatakan produksi bijih besi di kuartal kedua naik 11% mencapai rekor dipicu kenaikan permintaan dari pabrik baja China.

Rio Tinto Group (RIO AU), perusahaan tambang terbesar ketiga di dunia, naik 1,1% menjadi A$78,80.

Kontrak platinum untuk pengiriman April menguat 2,7% menjadi US$1.639,40 per ounce di New York kemarin. Sebelumnya, harga menyentuh US$1.647,70, level tertinggi bagi kontrak teraktif sejak 4 Agustus 2008.

Aquarius Platinum Ltd (AQP AU), produsen platina terbesar keempat di dunia, mendaki 2,4% menjadi A$7,59.

Platinum Australia Ltd (PLA AU), yang memiliki sejumlah pertambangan di Afrika Selatan dan Australia, mengalami gain 1,6% ke A$1,265. ASX Ltd (ASX AU) terangkat 1,2% menjadi A$34,85.

Computershare Ltd. (CPU AU) tersandung 1% menjadi A$12,28. Flight Centre Ltd (FLT AU), agen travel terbesar Australia, mendaki 5% menjadi A$19,95. Peringkat saham perusahaan itu dinaikkan menjadi outperform dari netral di Credit Suisse Group AG dan menjadi netral dari underweight di JPMorgan Chase & Co.

Orocobre Ltd (ORE AU) menanjak 46% menjadi A$2,04. Orocobre mengatakan telah mencapai satu kesepakatan dengan Toyota Group Co untuk mengembangkan satu proyek lithium di Argentina.(er)

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s