1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

seharusnya, OMDO JUGA KENA SANKSI donk :P …220110 22 Januari 2010

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 4:08 pm

Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sedang mengkaji tambahan sanksi atas kejahatan pasar modal, termasuk penyitaan aset-aset pelaku.

“Ini sedang digodok. Kita ingin agar sanksi atas kejahatan pasar modal ditingkatkan,” ujar Kepala Bapepam-LK Fuad Rahmany di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (22/1/2010).

Menurut Fuad, sanksi atas kejahatan pasar modal yang berlaku saat ini cenderung tidak memberatkan, sehingga para pelaku kejahatan tidak merasa jera.

“Coba aja kita lihat, pelaku cuma dihukum 18 bulan, kemudian yang namanya penyitaan aset masih sulit dilakukan. Ini yang sedang coba kita ubah,” ujar Fuad.

Fuad mengakui kalau lemahnya mekanisme sanksi atas kejahatan pasar modal memang disebabkan karena UU pasar modal yang berlaku saat ini belum mengatur itu secara lebih detil.

“Nanti akan kita atur lebih detail, selain sanksi yang lebih berat, juga kemungkinan dilakukannya penyitaan aset-aset pelaku kejahatan dengan menggunakan UU pasar modal. Kalau sekarang, penyitaan aset tidak diatur dalam UU pasar modal, tapi menggunakan UU lain,” tegas Fuad.

Dengan revisi UU pasar modal yang sedang digodok Bapepam, diharapkan ke depannya, peluang terjadinya kejahatan pasar modal dapat diminimalisir.

“Nanti kita lihat deh coba hasilnya. Belum tahu kapan selesainya, tapi sedang dipersiapkan,” ujarnya.

Sumber: detikcom
Jumat, 22/01/2010 16:14 WIB
Bapepam Keluarkan 6 Aturan Baru di Kuartal I-2010
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Foto: dok.detikFinance Jakarta – Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menargetkan dapat mengeluarkan enam peraturan baru, dalam lingkup pasar modal pada kuartal I-2010.

Peraturan yang dimaksud adalah:

IX.B.2 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Emiten atau Perusahaan Publik
IX.F.1 tentang Ketentuan mengenai Penawaran Tender (Tender Offer )
IX.A.1 tentang Ketentuan Umum Pengajuan Pernyataan Pendaftaran
IX.A.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan
IX.C.1 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum
IX.D.1 tentang Ketentuan mengenai Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue .

Sejatinya, peraturan yang akan dikeluarkan berjumlah 24. Ini bersumber dari usulan dari masing-masing kepala biro dan kemudian diserahkan kepada Kepala Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Robinson Simbolon.

“Masing-masing kan usulkan enam peraturan, jadi jumlahnya 24. Targetnya enam di tiap kuartal,” kata Kepala Biro Sektor Keuangan Noorahman di Gedung Bapepam-LK Jalan Wahidin Lapangan Banteng Jakarta Jumat (22/1/2010).

Dari keenam daftar peraturan tersebut, ada sebagian yang merupakan peraturan baru. Sedangkan lainnya merupakan revisi dari peraturan yang sebelumnya dibuat.

Tentu Bapepam-LK melihat skala kebutuhan dan keterdesakan dari masing-masing peraturan. “Bisa saja revisi peraturan keluar duluan. Tergantung,” tambahnya.

Menurut Robinson, daftar 24 peraturan yang diusulkan dari masing-masing Kepala Biro baru ia dapatkan Jumat pagi ini. Dirinya sedang menyeleksi dan nantinya akan menentukan, mana-mana peraturan yang dikeluarkan terlebih dahulu.

“Baru saja saya terima. Ini masuk dalam program peraturan pasar modal tahun 2010. Nanti akan saya jelaskan lebih lanjut, dan bisa dimonitor,” tutur Robinson.

(wep/dnl)
IPO Bisa Dilakukan Bertahap
Jum’at, 22 Januari 2010 – 15:00 wib
TEXT SIZE :
Widi Agustian – Okezone

Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA – Dengan penyempurnaan aturan yang tengah dibahas Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK), perusahaan di masa mendatang bisa melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) secara bertahap.

“IPO bisa dilakukan secara partial melalui penyempurnaan aturan prospektus,” kata Kepala Biro Bantuan Hukum dan Perundang-undangan Bapepam-LK Robinson Simbolon, di Gedung Bapepam, Jakarta, Jumat (22/1/2010).

Dilanjutkannya, kendati dilakukan secara secara partial, perseroan hanya perlu membuat satu prospektus. “Tapi izinnya hanya sekali, pada prospektus yang sama,” tuturnya.

Lebih jauh dia memisalkan, perusahaan yang berniat melepas 10 persen saham bisa dilakukan secara bertahap. Di mana enam persen di tahun pertama dan empat persen di tahun kedua.

Perusahaan memiliki jangka waktu selama dua tahun untuk menyelesaikan IPO yang dilakukannya. “Dua tahun kami anggap sudah terprediksi,” tambahnya.

Selain itu, alokasi pendanaan IPO juga tidak harus dilakukan pada waktu yang sama. Penggunaannya juga bisa dilakukan secara bertahap pada tahun berikutnya.

Dia mengatakan, Bapepam akan mengeluarkan enam peraturan pada kuartal pertama 2010. “Daftar peraturan bulan ini sedang siapkan, ada yang revisi dan baru,” ujar Robinson.

Diperkirakan sekira 24 peraturan yang akan diterbitkan pada 2010. Robinson menuturkan, memang ada skala prioritas untuk penerbitan peraturan pasar modal.
(ade)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s