1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

akhirnya minus juga, koreksi berarti peluang … 270110 27 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 8:47 pm

Indeks Saham Kembali Tenggelam
Rabu, 27 Januari 2010 | 18:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Meskipun sempat naik tipis di sesi pagi, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali terpangkas seiring kejatuhan bursa regional. Harga minyak yang sedikit turun turut menggelamkan indeks domestik.

Demikian dikatakan Wakil Kepala Riset PT Valbury Asia Securities, Nico Omer Jonckheere. Menurut dia, indeks masih bisa bertahan dan penurunannya cenderung terbatas dibandingkan penurunan bursa regional lainnya.

Hal tersebut dikarenakan secara fundamental makroekonomi, serta kinerja emiten bursa domestik masih sangat bagus. “Dan bila bursa kawasan mulai kondusif, tidak tertutup kemungkinan indeks akan berlari paling kencang,” ujarnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu (27/1) ini, indeks harga saham kembali susut 13,861 poin atau 0,54 persen ke level 2.564,554 dibandingkan posisi kemarin di 2.578,415. Sepanjang lima hari berturut-turut indeks sudah tergerus 102,71 poin atau 3,85 persen.

Tekanan jual kembali melanda saat sesi kedua sehingga harga 116 saham turun, hanya harga 49 saham yang naik, dan 73 saham lainnya stagnan. Investor asing mencatat penjualan cukup besar senilai Rp 452,3 miliar. Volume perdagangan 3,48 miliar unit, senilai Rp 3,44 triliun, serta frekuensi 70,36 ribu kali.

Saham-saham yang menyeret kejatuhan indeks antara lain: Bumi Resources turun Rp 100 menjadi Rp 2.475, Adaro turun Rp 40 menjadi Rp 1.840, bank BRI melemah Rp 50 menjadi Rp 7.550, Telkom terkoreksi Rp 50 menjadi Rp 9.250, Indocement merosot Rp 500 menjadi Rp 12.800, PTBA melorot Rp 450 menjadi Rp 16.450, serta Semen Gresik tergelincir Rp 100 menjadi Rp 16.450.

Pasir kian tak pasti seiring sidang Dewan Gubernur bank Sentral AS (The Fed) yang akan digelar Rabu malam (Kamis dini hari) untuk memutuskan tingkat suku bunga, serta pemilihan suara untuk menentukan apakah Ben Bernanke akan melanjutkan kepemimpinannya. Sehingga investor kembali melakukan aksi jual di tengah kuatnya sentimen negatif global.

Indeks saham, menurut Nico, untuk jangka panjang tetap memiliki potensi kembali menguat hingga ke level tertinggi di 2.830. “Tapi kemungkinan itu hingga saat ini semakin meredup,” ucap Nico yang memperkirakan indeks harga saham bergerak dalam rentang antara 2.540 hingga 2.600.

Di kawasan Asia, bursa India anjlok 3,21 persen memimpin kejatuhan bursa Asia hari ini, disusul bursa Malaysia 1,34 persen, lalu bursa Singapura 1,24 persen, bursa Shanghai 1,09 persen, Tokyo 0,71 persen, serta bursa Seoul juga terkoreksi 0,72 persen.

VIVA B KUSNANDAR
Rabu, 27 Januari 2010 | 17:09

PASAR

Minyak dan Sentimen Global Rontokkan IHSG

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) rontok lagi digoyang penurunan harga minyak mentah dunia dan kekhawatiran investor bursa Asia terhadap kebijakan ekonomi China. Pada penutupan perdagangan Rabu (27/1), indeks tergelincir 0,54% ke level 2.564,55.

Aksi jual melanda sejumlah saham unggulan di bursa. Sebut saja saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang longsor 3,76% menjadi Rp 12.800, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 2,66% menjadi Rp 16.450, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang anjlok 3,88% menjadi Rp 2.475. Selain itu ada saham PT PP London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) yang melorot 2,33% menjadi Rp 8.400 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang turun 0,73% menjadi Rp 13.600.

Broker asing terlihat melakukan aksi jual terhadap saham-saham tersebut. Lihat saja, di saham INTP broker yang paling banyak melepas saham emiten semen tersebut adalah UBS Securities Indonesia. Nilai penjualannya Rp 20,4 miliar. Disusul JP Morgan Securities Indonesia sebesar Rp 15,6 miliar. Di saham BUMI, broker asing yang paling gencar jualan adalah Macquarie Capital Securities Indonesia dengan nilai transaksi Rp 97,1 miliar dan UBS Securities Indonesia senilai Rp 24,7 miliar.

Di barisan saham-saham peraih keuntungan terbesar (top gainer), terdapat saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang menanjak 3,40% menjadi Rp 21.950, PT Pacific Utama Tbk (LPPF) meroket 25% menjadi Rp 2.625, dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang naik 1,48% menjadi Rp 34.350. Lalu, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 0,86% menjadi Rp 23.500, dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) naik 0,95% menjadi Rp 5.300.

Total nilai transaksi perdagangan saham hari ini mencapai Rp 3,44 triliun dengan volume 3,48 miliar saham. Sebanyak 49 saham harganya naik, 116 saham harganya turun, dan 73 saham harganya tetap.

Penurunan harga minyak dunia ke level US$ 74 sebarel dan kekhawatiran pasar terhadap kebijakan ekonomi China yang membatasi ekspansi kredit perbankan kembali merontokkan bursa Asia. Indeks bursa Asia serentak membara. Indeks Nikkei 225 melorot 0,71% ke level 10.252,0, indeks Hang Seng turun 0,38% ke level 20.033,07, dan indeks Shanghai tergelincir 1,09% ke level 2.986,61. Begitu pula dengan indeks Strait Times yang merosot 1,24% ke level 2.706,26 dan indeks Kospi lengser 0,72% ke level 1.625,48.

Hari Widowati kontan
Saham Masih Merana
Rabu, 27 Januari 2010 | 16:11 WIB

KRISTIANTO PURNOMO
TERKAIT:
IHSG dan Rupiah Bertahan
Andalkan “Selective Buying”, IHSG Dibuka Naik
Saham Dibayangi Sentimen Negatif Bursa Global
Wall Street Kembali Merah
Saham Dibuka Hijau
GramediaShop: Seven Motivations Of Islamic Business
GramediaShop: Kata-kata Bijak Warren Buffett
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia Rabu (27/1/2010) sore, tidak mampu bertahan di zona hijau. Begitu perdagangan sesi II di mulai, indeks langsung terpuruk ke zona merah sampai perdagangan berakhir

IHSG ditutup turun 0,54 persen ata 13,861 poin pada 2.56,554. Emiten sektor pertambangan dan perkebunan menjadi pemberat utama indeks hari ini.

Sementara indeks Kompas100 melemah 0,69 persen, Indeks LQ45 terkoreksi 0,64 persen serta Jakarta Islamic Index berkurang 0,45 persen.

Sebanyak 116 saham turun mendominasi perdagangan hari ini, dibandingkan 49 saham naik dan 73 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 3,443 triliun dari 70.357 kali transaksi dengan volume 3,48 miliar saham.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s