1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

sentimen plus lage-lage (3): 270110 27 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:26 am

Rabu, 27/01/2010 07:15 WIB
Rekomendasi Saham
Emiten Baru Siap Segarkan IHSG
Nurul Qomariyah – detikFinance

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin ditutup melemah akibat kuatnya tekanan pelemahan bursa-bursa regional. Sentimen positif kenaikan peringkat Indonesia oleh Fitch Ratings tak mampu berbuat banyak mengangkat IHSG.

Pada perdagangan Selasa (26/1/2010), IHSG ditutup merosot 19,445 poin (0,75%) ke level 2.578,415. Indeks LQ 45 juga melemah 4,469 poin (0,88%) ke level 503,835.

IHSG pada perdagangan Rabu (27/1/2010) diprediksi masih akan bergerak ragu-ragu karena investor masih akan wait and see melihat perkembangan bursa-bursa utama dunia. Namun hadirnya emiten baru PT Benakat Petroleum Energy Tbk diharapkan bisa membawa angin segar ke pasar.

Namun setelah mengalami pelemahan tajam, IHSG punya potensi untuk menguat meski tidak terlalu besar. Apalagi bursa-bursa utama dunia juga bergerak hati-hati. Bursa Wall Street kemarin ditutup melemah tipis setelah bolak-balik dari teritori negatif ke positif.

Bursa Jepang membuka perdagangan Rabu ini di teritori positif. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 17,92 poin (0,17%) ke level 10.343,20.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

eTrading Securities:

IHSG kembali melanjutkan koreksi pada Selasa (26/01), penurunan tersebut dimotori oleh aksi jual investor lokal kepada saham-saham berbasis energi dan agrikultur seperti BUMI dan LSIP. Sentimen kelanjutan pelemahan harga minyak ke depan juga mendukung pelemahan indeks. IHSG berpeluang mengalami technical rebound pada perdagangan hari ini (27/01) dengan Trading Range 2580 – 2610. Investor dapat mencermati saham-saham yang telah menyentuh level Support, yaitu PGAS, INTP, dan ASII.

Panin Sekuritas:

Rencana China memperketat penyaluran kreditnya menjadi sentimen negatif bagi bursa regional dalam perdagangan kemarin. Investor khawatir kebijakan tersebut akan berpengaruh terhadap menyusutnya likuiditas dari pasar untuk jangka pendek. Meski demikian, kami memperkirakan dampak dari kebijakan ini tidak berlangsung lama. Ditengah tekanan jual terhadap saham unggulan, kami melihat adanya kesempatan untuk melakukan selective buy pada saham yang sudah memasuki area oversold. Selain itu, prospek perekonomian nasional yang cerah, masih menjadi daya tarik bagi investor/dana asing untuk masuk ke Indonesia. Secara teknikal, indeks kami perkirakan akan menguji level support 2.553-2.566. Sementara resistance berada pada kisaran 2.600-2.617.

Optima Sekuritas:

Tertekannya saham BBRI, BUMI, BMRI dan ADRO menjadi pendorong pelemahan indeks ke level 2.578. Selain itu faktor bursa regional yang terus terkoreksi menjadi sentimen negatif terhadap bursa. IHSG dalam fase downtrend dan masih mengandalkan sentimen regional. Investor semestinya wait and see dalam kondisi bearish sampai kondisi oversold atau mendekati lower Bollinger band terbentuk. Level pergerakan harian ada di 2.550-2.600.

(qom/qom)
Rabu, 27/01/2010 01:01 WIB
PREDIKSI
Pemodal asing dominasi bursa

oleh :

JAKARTA: Minimnya sentimen dalam negeri diperkirakan mendorong pemodal domestik mengikuti posisi pemodal asing menempatkan portofolionya.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi fluktuatif, dan secara teknis bergerak dalam tren menyamping (sideways).

“Secara teknis, pasar menunggu pengumuman produk domestik bruto [PDB] per triwulan IV/2009 sehingga cenderung bergerak variatif dan kental dipengaruhi sentimen dari bursa regional,” tutur analis PT Asia Financial Network Monalisa, kemarin.

Dominasi investor asing, lanjutnya, terlihat kemarin ketika investor asing membukukan penjualan bersih (net selling) sekitar Rp400 miliar dan mendorong koreksi IHSG.

Monalisa memperkirakan IHSG hari ini berkisar pada titik penopang 2.580 dengan titik resistan 2.620. Saham-saham energi masih berpotensi menjadi penggerak pasar, setelah beberapa hari terakhir tertekan.

Harga minyak mentah dunia dinilai tidak menjadi acuan pergerakan saham sektor komoditas. Harga energi dunia tersebut kemarin melemah 1,06% (US$0,8% per barel) ke level harga US$74,46.

“Korelasi harga minyak dunia ke saham kemungkinan mengecil karena pemodal telah mengekspektasikan posisi harga energi dunia sekarang pada level US$74 per barel sebagai harga wajar,” ujarnya.

Kemarin, indeks merosot 0,75% (19,45 poin) ke level 2.578,42. Koreksi terjadi bersamaan dengan bursa-bursa Asia seperti Hang Seng yang turun 2,38%, Shanghai anjlok 2,42%, Nikkei-225 tertekan 1,78%, dan KOSPI melemah 1,97%.

Oleh Arif Gunawan S.

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s