1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

asien-K emang asin dah … 280110 28 Januari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 11:50 am

Polisi: Demo 28 Januari Kondusif
Kamis, 28 Januari 2010 | 17:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Unjuk rasa memperingati 100 hari kerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono berjalan kondusif. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar yang ikut memantau situasi demonstrasi di lapangan Monas, Jakarta Pusat, mengatakan aksi massa berjalan dengan baik.

“Masih dalam kondisi kondusif, tidak ada potensi merusak,” ujar Boy saat dihubungi, Kamis (28/1).

Hingga saat ini Polda Metro Jaya belum menerima laporan adanya demonstran yang ditangkap karena melakukan tindakan pidana. “Kami belum terima, kalau ada nanti kami kabarkan,” kata dia.

Aksi turun ke jalan dilakukan oleh sekurangnya 62 elemen masyarakat semula diperkirakan akan menghimpun sekitar 40 ribu orang. Namun dalam pemantauan di lapangan, massa yang terkumpul hanya berkisar 15 ribu orang dan tersebar di berbagai tempat seperti Lapangan Monas, gedung DPR/MPR Senayan, Departemen Keuangan, dan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

VENNIE MELYANI
Abaikan Demo, Rupiah dan Saham Melaju
Kamis, 28 Januari 2010 | 12:19 WIB

Kompas/Yuniadhi Agung
JAKARTA, KOMPAS.com – Maraknya aksi-aksi unjuk rasa mengkritisi 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono seakan tidak terpengaruh terhadap perdagangan di Bursa Efek Indonesia Kamis (28/1/2010) siang.
Indeks Harga Saham Gabungan justru terus melaju sehingga kembali menembus level psikologis 2.600. Saham-saham komoditas, miscellaneous industry dan manufaktur menjadi lokomotif kenaiakan indeks perdagangan sesi pertama ini.

IHSG sesi pertama ditutup menguat 1,68 persen atau 43,039 poin pada 2.607,593. Kondisi ini juga membuat indikator utama BEI lainnya juga ikut meraup poin. Seperti indeks Kompas100 meningkat 1,81 persen, kemudian indeks LQ45 naik 1,88 persen serta Jakarta Islamic Index naik 2,18 persen.

Sebanyak 137 saham naik mendominasi perdagangan sesi pagi ini, dibandingkan 25 saham turun dan 43 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 1,950 triliun dari 43.323 kali transaksi dengan volume 2,326 miliar saham.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga menguat di bawah level 9.400. Mata uang RI ini ada di posisi Rp 9.385 per dollar AS.
Waduh… Dana Asing Keluar dari Bursa hingga April
Kamis, 28 Januari 2010 | 10:24 WIB

TERKAIT:
Hot Money Deras, Rupiah Menguat
Dana Asing Terus Mengalir ke Bursa
Kredit Valas Lesu, Bank Simpan di Luar
Wow! 4,73 Miliar Dollar AS Duit WNI Parkir di Luar Negeri
GramediaShop: The Great 88
GramediaShop: Mantra Uang Dari WordPress Blog
JAKARTA, KOMPAS.com — Dana asing terus berhamburan keluar dari Bursa Efek Indonesia. Sepekan terakhir, dana asing yang terbang dari lantai bursa mencapai Rp 2,24 triliun.
Para analis menilai, langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan China yang membuat likuiditas di pasar saham menjadi terbatas bermuara pada kaburnya dana asing dari bursa negara emerging market, termasuk Indonesia. Buktinya, dalam empat hari terakhir, indeks beberapa bursa emerging market, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rontok.
Menurut Kepala Riset Recapital Securities Poltak Hotradero, investor semakin ragu menempatkan dananya di bursa lantaran beberapa bank sentral negara maju berencana menghentikan program Quantitative Earning (QE). QE adalah mengambil alih fungsi perbankan sebagai penyokong modal, dengan cara membeli efek utang maupun ekuitas perusahaan swasta.
Bank sentral berniat menghentikan QE untuk normalisasi suku bunga guna meredam lonjakan inflasi. European Central Bank sudah lebih dulu mengambil langkah itu. Bank of England dan The Fed bakal menyusul Maret dan April nanti. “Aksi jual asing bakal lebih hebat lagi mendekati April 2010,” ujar Poltak.
Namun, dia tak bisa memperkirakan seberapa besar guncangan yang bakal dialami bursa saham akibat rencana tersebut. Sebab, ini baru pertama kali diterapkan.
Meski hengkang dari bursa saham, dana asing justru bertambah di pasar obligasi. Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan menunjukkan, kepemilikan asing di Surat Utang Negara (SUN) meningkat dari Rp 108 triliun pada akhir Desember 2009 menjadi Rp 113,89 triliun pada 22 Januari lalu. Dua hari lalu, 30 persen dari penawaran lelang SUN yang masuk sebesar Rp 10,88 triliun berasal dari asing.
Nico OmerJonckheere, Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities, menilai, hal tersebut terjadi bukan karena adanya peralihan dana dari pasar saham. “Obligasi juga bakal tertekan seiring dengan kenaikan suku bunga. Sebaiknya investor bertahan di saham atau keluar sejenak menyimpan dana tunai,” ujarnya. (Kontan/Ade Jun Panjaitan)

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s