1NVEST0R MAND1R1 maen SAHAM bener

belajar MANDIRI, akan JAUH LEBE SUKSES (SEJAK 210809)

gue$$ing game … 280210 28 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:58 am

Sabtu, 27/02/2010 17:35 WIB
Pasar Berharap Kasus Century Dapat Happy Ending
Angga Aliya ZRF – detikFinance
Jakarta – Para pelaku pasar dan investor asing berharap Kasus Bank Century berakhir dengan baik atau mendapat happy ending. Salah satu skenario happy ending tersebut adalah Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa tetap menjabat posisinya saat ini.

“Sejauh ini pasar masih menebak-nebak arahnya yang belum begitu jelas. Namun saya menangkap kesan, bahwa pasar menghendaki skenario happy ending, berupa Boediono dan Sri Mulyani tetap di posisi masing-masing,” kata Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Tony Prasetyantono saat dihubungi detikFinance, Sabtu (27/2/2010).

Menurutnya, saat ini pasar menganggap kebijakan bailout Century merupakan tindakan yang benar, dan terbukti berhasil menyelamatkan sektor finansial Indonesia. Tony menambahkan, persepsi investor asing juga mengatakan bahwa stabilitas sektor finansial Indonesia merupakan daya tarik utama yang menyebabkan derasnya capital inflow saat ini.

“Karena itu jika kasus Century berujung sad ending berupa pelengseran Boediono dan Sri Mulyani, saya yakin akan terjadi respons negatif,” jelasnya.

Salah satu respon negatif yang pertama kali diambil oleh investor asing adalah melakukan penarikan dana habis-habisan ke luar negeri. “Persepsi pasar akan terus negatif. Saya sangat meyakini ini, berdasarkan suara-suara di pasar uang selama ini,” ungkapnya.

Secara terpisah, Ekonom Danareksa Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, investor asing sepertinya sudah memiliki antisipasi mengenai hal terburuk dari keputusan Pansus Century nanti. Dengan begitu raksi negatif yang terjadi di pasar tidak akan berlangsung terlalu lama.

“Yang lebih penting justru stabilitas politik akibat pansus ini. Kalau investor melihat stabilitas politik dapat terjaga maka reaksi negatif investor hanya akan berumur pendek,” katanya saat dihubungi detikFinance.

Sebaliknya, lanjut dia, bila politik dianggap kurang stabil dan dapat mengganggu jalannya program program pembangunan, maka reaksi negatif pasar dapat berlangsung lama. Menurut Purbaya, yang terpenting setelah pansus ini, pemerintah harus menunjukkan bahwa program pembangunan tidak terganggu.
(ang/qom)
Jumat, 26/02/2010 17:47 WIB
Acuhkan Wall Street, Bursa Asia ‘Menghijau’
Nurul Qomariyah – detikFinance

Foto: Reuters Tokyo – Pelemahan yang terjadi di bursa Wall Street tidak berimbas ke bursa regional. Indeks saham di bursa-bursa Asia justru ‘menghijau’ dan mengabaikan sentimen negatif data pengangguran AS yang mengecewakan.

Bursa Wall Street ditutup melemah meski tipis setelah sempat terjerembab jauh akibat data pengangguran yang mengecewakan. Pada perdagangan Kamis (25/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 53,13 poin (0,51%) ke level 10.321,03. Indeks Standard & Poor’s 500 juga melemah 2,30 poin (0,21%) ke level 1.102,94 dan Nasdaq melemah 1,68 poin (0,08%) ke level 2.234,22.

Pada perdagangan Jumat (26/2/2010), bursa-bursa Asia bergerak menguat meski tidak terlalu signifikan. Penguatan bursa-bursa Asia lebih lanjut tertahan oleh sentimen negatif ancaman penurunan peringkat Yunani.

Lembaga pemeringkat Moody’s menyatakan perubahan peringkat Yunani akan tergantung bagaimana negara tersebut menyusun sebuah rencana reformasi fiskal. Sementara Standard & Poor’s menyatakan akan menurunkan peringkat Yunani 1 atau 2 tingkat dalam sebulan ke depan. Jika hal itu benar-benar dilakukan, maka dikhawatirkan akan semakin meningkatkan biaya utang Yunani.

Pergerakan bursa-bursa Asia pada Jumat akhir pekan ini adalah:

Indeks Shanghai melemah tipis 8,68 poin (0,28%) ke level 3.051,94.
Indeks Hang Seng menguat 209,13 poin (1,03%) ke level 20.608,70.
Indeks Nikkei-225 menguat 24,07 poin (0,24%) ke level 10.126,03.
Indeks Straits Times menguat 1,71 poin (0,06%) ke level 2.750,86.
Indeks KOSPI naik tipis 7,07 poin (0,45%) ke level 1.594,58.
Indeks Sydney naik 43,6 poin (0,95%) ke level 4.637,7.

Bursa Efek Indonesia dan Kuala Lumpur libur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Hanya Bursa Shanghai yang melemah akibat rontoknya saham-saham perbankan. Hal itu dipicu oleh kekhawatiran seputar masalah pengetatn kredit. Demikian pula saham-saham komoditas ikut melorot seiring turunnya harga komoditas.

Sedangkan bursa-bursa Eropa juga memulai perdagangan Jumat akhir pekan ini dengan penguatan yang cukup signifikan. Indeks DAX 30 naik 1,02%, CAC 40 naik 0,95%, FTSE 100 naik 1,03%.

(qom/qom)

Iklan
 

pemulihan itu datank lah … 270210 27 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:47 pm

Mengejutkan, Ekonomi Amerika Tumbuh 5,9%
Sabtu, 27 Februari 2010 – 16:15 wib

Wilda Asmarini – Okezone

WASHINGTON – Tak diduga, ekonomi Amerika Serikat (AS) berhasil melonjak 5,9 persen pada kuartal ke IV-2009. Angka ini mengejutkan banyak kalangan, karena lebih tinggi dari estimasi sebesar 5,7 persen.

Dilansir dari AFP, Sabtu (27/02/2010), Departemen Perdagangan Amerika merilis, peningkatan ini tidak terlepas dari kenaikan 2,2 persen produk domestik bruto (PDB) pada kuartal ketiga dan merupakan pertumbuhan ekonomi pertama kalinya, setelah empat kuartal mengalami penurunan.

Percepatan pertumbuhan PDB terutama tercermin dalam peningkatan investasi pemilikan pribadi, investasi nonhunian tetap dan ekspor.

Ekonom Moody’s Agustinus Faucher mengatakan, perubahan PDB tersebut menggambarkan kondisi perekonomian selama 2010 nantinya.

“Ini memungkinkan proses ekspansi terus berlanjut, tetapi pertumbuhannya tidak akan signifikan, hanya berjaga untuk mecegah terjadinya penurunan angka tenaga kerja,” tambahnya.

Sementara dalam analisia Briefing.com mengungkapkan, perbaikan terbesar terjadi pada sektor investasi, di mana sejumlah unit usaha meningkat. “Jumlah investasi swasta tumbuh 48,9 persen, naik dari 39,3 persen pada perkiraan sebelumnya. Peningkatan ini guna mendorong pertumbuhan PDB kuartal keempat sebesar 0,81 persen,” tutur analisa tersebut.

Sementara inflasi mulai melunak dengan indeks harga PDB turun 0,2 persen menjadi 1,9 persen.

Tingkat inflasi yang diawasi ketat oleh Federal Reserve ini naik 1,6 persen pada kuartal keempat yang sebelumnya berkisar 1,4 persen.

Namun, pengeluaran konsumen dua pertiga aktivitas ekonomi AS. Sektor konsumen meningkat 1,7 persen, menurun dari 2,8 persen pada kuartal ketiga.(rhs)

 

Maret, bulan penentuan … 250210 25 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:20 pm

Kamis, 25/02/2010 17:38 WIB
Daftar Saham Marjin dan Short Shell Periode Maret 2010
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan daftar saham transaksi marjin dan short sell untuk periode Maaret 2010, sama dengan apa yang tercatat bulan sebelumnya. BEI menetapkan 32 saham transaksi marjin dan 29 saham transaksi short sell.

Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (29/1/2010).

Berikut daftar saham transaksi marjin periode Maret 2010:

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
PT Astra International Tbk (ASII).
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
PT Indosat Tbk (ISAT).
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).
PT Semen Gresik Tbk (SMGR).
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
PT United Tractors Tbk (UNTR).
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO).
PT Timah Tbk (TINS).
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Berikut daftar saham transaksi short sell:

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
PT Astra International Tbk (ASII).
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).
PT Semen Gresik Tbk (SMGR).
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
PT United Tractors Tbk (UNTR).
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
PT Timah Tbk (TINS).
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
(wep/dnl)
IHSG Digempur Sentimen Negatif di Akhir Pekan
Kamis, 25 Februari 2010 – 16:19 wib

Widi Agustian – Okezone

JAKARTA – Berbagai sentimen positif yang datang berhasil menggempur habis pasar saham, akibatnya indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan di akhir pekan ini.

Tercatat, IHSG mengalami pelemahan sebanyak 30,39 poin atau setara dengan 1,18 persen ke posisi 2.549. Dengan nilai transaksi sebesar Rp2,26 triliun dan volume saham yang ditransaksikan sebanyak 2,5 miliar lembar saham.

Hal yang sama juga terjadi pada Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah sebanyak 4,8 poin ke 413,73. Serta indeks LQ45 yang melemah sebanyak 6,4 poin ke posisi 496.

Seluruh sektor terlihat melemah secara merata, walau terlihat sedikit mereda dibandingkan dengan penutupan sesi I siang tadi. Sektor perkebunan hanya turun 21,27 poin ke 1.856,36, sektor pertambangan turun 17,9 poin ke 2.178,87, sektor infrakstuktur turun 12,2 poin ke 667,94.

Sementara itu, sebanyak 53 saham menguat. Tapi, sebanyak 128 saham bergerak melemah, dan 86 saham tidak bergerak.

Saham yang ditutup melemah (top looser), antara lain saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) yang turun Rp2.000 ke Rp157.000, PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DLTA) turun Rp1.500 ke Rp70.500, PT Astra Internasitional Tbk (ASII) turun Rp550 ke Rp36.250, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) turun Rp500 ke Rp10.000 serta PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp350 ke Rp15.600.

Sementara saham yang ditutup menguat (top gainer), antara lain saham PT Gudang garam Tbk (GRGM), PT Indo Tambangraya megah Tbk (ITMG) naik Rp250 ke Rp31.600, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) naik Rp250 ke Rp6.500, PT XL Axiata naik Rp200 ke Rp3.050 serta PT Metro Supermarket Realty Tbk (MTSM) naik Rp200 ke Rp1.200.

Untuk perdagangan saham bursa Asia, terlihat indeks Nikkei melemah sebanyak 96,87 poin atau 0,95 persen ke 10.01,96, indeks Hang Seng melemah 68,17 poin atau setara dengan 0,33 persen ke 20.399,57 serta indek Straits Times turun 12,99 poin atau 0,47 persen ke 2.749,15. (wdi)
(rhs)

[ihsgbulananrata1989-2008.gif]

 

tutup sendiri grup raksasi … 250210

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 6:11 pm

Kamis, 25/02/2010 17:39 WIB
Crossing Saham Grup Sinar Mas Capai Rp 1,772 Triliun
Indro Bagus SU – detikFinance

Jakarta – Sebanyak 5 saham grup Sinar Mas tercatat melakukan transaksi tutup sendiri (crossing) pada perdagangan hari ini. Total nilai transaksi-transaksi tersebut mencapai Rp 1,772 triliun.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Kamis (25/2/2010), sebanyak 2 broker tercatat memfasilitasi crossing 5 saham tersebut, yaitu PT Macquarie Capital Securities Indonesia (RX) dan PT Amantara Securities (YO).

RX menangani crossing atas 3.405.500 lot atau sebanyak 1,702 miliar saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Jumlah tersebut setara dengan 15,56% dari total saham BSDE sebanyak 10,935 miliar saham. Sinar Mas menguasai 36,7% saham BSDE melalui PT Paraga Artamida.

Transaksi jual beli 15,56% saham BSDE ini dibanderol pada harga rata-rata Rp 600,05 per saham, diskon 23,07% dari harga penutupan kemarin sebesar Rp 780 per saham. Total nilai transaksi ini mencapai Rp 1,021 triliun.

Sementara YO menangani crossing 4 saham grup Sinar Mas, yaitu PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN).

Jumlah saham TKIM yang dipindahtangankan sebanyak 128 ribu lot atau sebanyak 64 juta lembar saham. Jumlah tersebut setara dengan 4,79% dari total jumlah saham TKIM sebanyak 1,335 miliar saham.

Transaksi crossing TKIM ini dibanderol Rp 1.800 per saham, lebih rendah 2,7% dari penutupan kemarin Rp 1.850 per saham. Total nilai transaksi sebesar Rp 115,2 miliar.

Saham SMMA yang dipindahtangankan sebanyak 219.607 lot atau sebanyak 109,803 juta saham. Jumlah ini setara dengan 1,77% dari total saham SMMA sebanyak 6,18 miliar saham. Transaksi crossing SMMA dihargai Rp 1.500 per saham, sama dengan harga penutupan kemarin. Total nilai transaksi ini sebesar Rp 164,704 miliar.

Saham PLIN yang dipindahtangankan sebanyak 340 ribu lot atau sebanyak 170 juta saham. Jumlah ini setara dengan 4,78% dari total saham PLIN sebanyak 3,55 miliar saham. Transaksi crossing ini dibanderol Rp 2.500, sama dengan penutupan kemarin. Total nilai transaksi ini sebesar Rp 425 miliar.

Saham INKP yang dipindahtangankan sebanyak 46.275 lot atau sebanyak 23,137 juta saham. Jumlah ini setara dengan 0,42% dari total saham INKP sebanyak 5,47 miliar saham. Crossing INKP dibanderol Rp 2.000 per saham, lebih rendah 2,44% dari penutupan kemarin Rp 2.050 per saham. Total nilai transaksi ini senilai Rp 46,275 miliar.

Nilai transaksi crossing 5 saham grup Sinar Mas ini mencapai Rp 1,772 triliun. Hingga saat ini belum jelas apakah seluruh transaksi itu berkaitan atau tidak. Juru bicara grup Sinar Mas, Gandhi Sulistyanto belum dapat menjelaskan lebih detil atas transaksi-transaksi tersebut.

“Nanti ya. Coba tanya ke manajemen masing-masing perusahaan saja,” ujarnya.

(dro/qom)
25/02/2010 – 18:12
BSDE Crossing Saham Hingga Rp1,02 Triliun

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Bumi Serpong Damai (BSDE) melakukan transaksi tutup sendiri (crossing) senilai Rp1,02 triliun melalui Masquarie Capital Securities.

Crossing dilakukan di harga Rp600 per unit saham sehingga menghasilkan 3,4 juta lot atau mencapai 1,7 miliar saham. Harga crossing tersebut merupakan batas bawah dari yang direncanakan Masquarie yang menargetkan harga di kisaran Rp600-750 per saham atau di bawah harga pasar.

Menurut sumber di pasar, anak usaha Sinar Mas Group ini melakukan private placement yang ditangani Macquarie Securities untuk 1,53 juta unit saham dengan harga terdiskon 14% di bawah harga pasar. Induk BSDE mengharapkan dapat memegang dana segar mencapai US$160 juta.

Sedangkan di pasar regular, saham BSDE ditutup turun Rp170 ke Rp610 dengan volume 432.468 unit saham senilai Rp134.11 miliar sebanyak 4.784 kali transaksi. [hid]

 

keyakinan X keraguan = investasi HARIAN:250210

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 7:43 am

… sebenarnya dalam berinvestasi saham, keyakinan dan keraguan selalu ada … abadi … tanpa keyakinan untuk meraih laba, investasi saham sama sekali tidak berguna untuk investor ritel … apalagi institusi … tanpa keraguan maka investasi saham dapat menjerumuskan hingga kebangkrutan, yang pasti PALING DIHINDARI SEMUA INVESTOR … jadi keyakinan akan laba dan keraguan akan risiko kebangkrutan adalah JAMAK sehari-hari … itu sebabnya gw selalu menerapkan keyakinan akan laba secukupnya dan bertahap sehingga bisa bertahan bertahun-tahun karena dana masih tersedia … itu juga sebabnya gw selalu setiap hari menyediakan waktu untuk menganalisis semua pergerakan pasar yaitu melalui info pasar yang tersedia di mana-mana … saat ini gw lage mengincar saham MAPI http://sahammapi.wordpress.com/ http://sites.google.com/site/ekonomibanget/ dan LSIP … tampaknya pergerakan harian kedua saham ini semakin menarik, serta tren 6 bulan terakhir lumayan bullish … gw akan tes kedua saham ini dalam sepekan ke depan dah … semoga gw mampu mengendalikan tingkat efektifitas dan risiko kedua saham ini … well, liat aja dah …Kamis, 25 Februari 2010 | 16:13

BURSA SAHAM

113 Saham Merah, IHSG Ditutup Melorot 1,13%

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merah pada hari ini. Kamis (25/2), hingga sesi kedua berakhir, indeks bertengger di 2.549,03, atau melemah 1,18%. Perinciannya 49 saham naik, 113 saham turun, dan 80 saham tak mengalami perubahan harga.

Nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp 4,48 triliun. Tapi, jangan terkecoh, hari ini terjadi sejumlah transaksi tutup sendiri, seperti PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Sementara, nilai transaksi di pasar reguler hanyalah Rp 2,3 triliun saja.

Beberapa saham yang mampu menguat; PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 1,76% menjadi Rp 26.050, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 0,8% menjadi Rp 31.600, PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) naik 7,02% menjadi Rp 3.050, PT Intiland Development Tbk (DILD) naik 8,49% menjadi Rp 1.150, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik 0,37% menjadi Rp 13.700.

Sebaliknya saham-saham yang ditransaksikan melorot; PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 1,22% menjadi Rp 24.200, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 21,79% menjadi Rp 610, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 3,47% menjadi Rp 4.875, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,72% menjadi Rp 7.150, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun 1,97% menjadi Rp 3.725.

Hendra Soeprajitno kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup hanya melemah tipis setelah sempat melemah tajam di awal perdagangan. IHSG tak kuasa melawan arus pelemahan bursa-bursa regional yang terus menekan.

Pada perdagangan Rabu (24/2/2010), IHSG ditutup turun 4,235 poin (0,17%) ke level 2.579,416. Indeks LQ 45 juga turun tipis 1,153 poin (0,23%) ke level 502,390.

Sentimen positif kembali menaungi perdagangan saham pada Kamis (25/2/2010) ini. Namun perdagangan saham diprediksi hanya akan tipis saja menjelang libur panjang akhir pekan. Investor hanya akan melakukan aksi beli selektif untuk saham-saham unggulan.

Penguatan bursa-bursa utama dunia akan memberikan sentimen positif ke pasar. Bursa Wall Street kemarin menguat setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke memberikan jaminan untuk tetap menjaga suku bunga AS rendah di kisaran 0% untuk periode yang lebih lama.

Pada perdagangan Rabu (24/2/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 91,75 poin (0,89%) ke level 10.374,16. Indeks Standard & Poor’s 500 juga menguat 10,64 poin (0,97%) ke level 1.105,24 dan Nasdaq menguat 22,46 poin (1,01%) ke level 2.235,90.

Bursa Jepang juga mengawali perdagangan Kamis ini dengan penguatan meski tidak terlalu besar. Indeks Nikkei-225 dibuka hanya menguat 36,74 poin (0,36%) ke level 10.235,57.

 

harga saham2 yg gw ikutan …240210 24 Februari 2010

Filed under: Investasi Umum — bumi2009fans @ 5:42 pm

BBRI.JK 7,350.00
ADRO.JK 1,860.00
INDY.JK 2,275.00
ELSA.JK 320.00
ihsgw yang stabil = 2951.25
TRUB.JK 116.00
BNII.JK 260.00
BUMI.JK 2,275.00
ANTM.JK 2,075.00
ihsgw yang ga stabil = 1181.5
ihsgw total= 2066.375
^JKSE 2,579.42

 

p0liTiK itU k0T0r(p)R(p)R(p)R(p)r(p)

Filed under: Investasi dan Risiko — bumi2009fans @ 2:09 pm

Indeks Gagal Dekati Level 2.600
Rabu, 24 Februari 2010 | 17:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Jatuhnya indeks saham Dow Jones yang berimbas ke bursa regional lainnya membuat pergerakan indeks kembali tertahan.

Pada perdagangan hari ini indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia ditutup turun tipis 4,235 poin (0,16 persen) ke level 2.579,416 dibandingkan posisi kemarin.

Volume perdagangan mencapai 4,9 miliar unit, dengan nilai Rp 3,1 triliun, serta frekuensi sebanyak 91 ribu kali. Sebanyak 103 saham harganya turun, hanya 66 saham yang naik, dan 63 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Saham-saham yang menghambat indeks kali ini antara lain: saham Bumi Resources turun Rp 50 menjadi Rp 2.275, Bank BRI melemah Rp 100 menjadi Rp 7.350, Telkom terkoreksi Rp 50 menjadi Rp 8.450, Astra International turun Rp 100 menjadi Rp 36.800, Indo Tambangraya merosot Rp 31.350, serta Astra Agro harganya juga tergelincir Rp 200 menjadi Rp 24.500 per saham.

Kepala Riset PT Bhakti Securities Edwin Sebayang mengungkapkan melemahnya bursa regional serta turunnya harga komoditas menghentikan kenaikan indeks dalam dua hari terakhir.

Hingga 2 Maret, ia memperkirakan, indeks akan bergerak side way (datar) karena investor akan menunggu hasil sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat terkait kasus Bank Century.

VIVA BK
24/02/2010 – 13:52
Menkeu Dicopot, Pasar Bakal Bereaksi Negatif
Rosdianah Dewi

INILAH.COM, Jakarta – Pasar akan bereaksi negatif jika Menteri Keuangan Sri Mulyani dicopot karena hasil rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century.

Demikian dikatakan Kepala Ekonomi Mandiri, Mirza Aditya Swara kepada INILAH.COM, Rabu (24/2). “Jika Presiden mencopot Menkeu karena rekomendasi DPR tersebut maka pasar akan bereaksi negatif. Karena ini berarti pasar harus melihat lagi kebijakan makro ekonomi dari Menkeu yang baru,” ucapnya.

Ia menuturkan, saat ini pasar saat ini melihat bahwa apa yang direkomendasikan oleh partai oposisi di DPR terpisah dari kabinet, artinya kesimpulan DPR tidak harus diikuti oleh Presiden karena sistem kabinet di Indonesia adalah kabinet presidential sehingga Presiden bisa tetap mempertahankan menteri keuangan.

Dikatakannya, Pansus Century adalah lembaga politik , bukan lembaga hukum. Dengan begitu kesimpulan yang diperoleh bisa berbeda beda tergantung kepada kebijakan politik masing-masing partai. “Kebenaran hukum akan diperoleh di lembaga hukum, sedangkan kebenaran mutlak ada di Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadi, kita tunggu saja apakah KPK atau Kejaksaan akan menemukan pelanggaran hukum dalam keputusan bailout Bank Century,” ucapnya.

Mirza berpendapat, berdasarkan fakta ekonomi yang ada pada waktu itu, situasi ekonomi dunia dan perbankan Indonesia di kwartal IV 2008 hingga kwartal I 2009 adalah situasi yang sangat genting, sehingga pemerintah

dan BI menghindari jatuhnya kepercayaan masyarakat dengan cara menyelamatkan Bank Century. “Suatu keputusan sulit dan dilematis tapi memang harus diambil demi stabilitas ekonomi dan demi kesejahteraan masyarakat luas,” tukasnya. [cms]